
Flashback On~
"Anda mengingatnya??" Tanya Tuan Edison.
Ash tertawa keras, Lalu tersenyum kecut.
"Mengingat masa lalu, membuatku tertawa puas. Itu adalah moment yang sangat lucu dalam seumur hidupku."
"Tuan Ash, Anda sudah mempermainkan saya." Kata Tuan Gideon yang meremang dan tidak menerima penghinaan Ash yang meremehkan peristiwa itu.
"Kau yang mempermainkan ku di sini. Selain pengusaha, kau lebih pantas menjadi seorang sutradara! Kau membuat rekayasa, bahwa aku seorang pedofil, Pria dewasa yang melakukan hubungan intim dengan gadis di bawah umur." Hardik Ash.
Lalu, Kembali berkata...
"Kau pikir selama ini aku mempercayai bahwa aku telah memperkosanya di masa lalu? Kau lupa dengan siapa kau berhadapan dengan ku sekarang. Sudah lama, aku mendapat bukti bahwa kau menyeret putrimu dalam rencana busuk mu itu. Dengan tangan mu sendiri, kau menanggalkan pakaian wanita dan pakaian ku di lantai sampai berserakan. Kau membuat putrimu yang setengah badan berada di dalam satu selimut yang sama dengan ku, lalu memotretnya. Membuat rekayasa agar seolah pemerkosaan itu benar-benar terjadi."
"Dan aku masih salut padamu saat itu. Pikiran seorang Ayah masih berfungsi, yang tidak menginginkan putrinya dijamah oleh pria dewasa. Itu artinya pikiran mu masih sehat, Tapi mengapa hatimu buta dengan kejahatan ingin menjebak ku!!" Hardik Ash dengan nada tinggi sampai menggebrak meja kerjanya.
"Tuan Gideon, Anda tidak tahu bahwa saya pun memanipulasi perjanjian dengan anda. Saat peristiwa itu dan mengetahui kebenarannya bahwa itu rekayasa, Saya ingin membuat hidup mu hancur, Sehancur-hancurnya! Dengan memberimu jawaban menerima perjodohan dengan putrimu, Itu seharusnya sudah sangat cukup untuk membalas dendam dengan memberikan sebuah harapan palsu!!"
"Dan akan ku tegaskan, Dari awal saja aku hanya membohongi kalian, Dan sampai kapanpun, Aku tidak akan pernah menikahi putrimu!!"
Tuan Gideon tertegun. Ia kehilangan kata-kata untuk membalas Ash.
"Sayang, Kau membuatku menunggu terlalu lama dan sekarang kau ingin meninggalkan ku dengan tidak menepati janji mu itu?" Ucap Soya menimpali.
Soya duduk di meja tepat berhadapan dengan wajah Ash, Pakaian area dadanya terlihat sangat minim.
__ADS_1
"Kau tahu, Aku sangat merindukanmu? Aku sangat menantikan di mana aku bisa menikah denganmu!" Rengek Soya dengan menangis.
Ash berdiri dan memasukan tangannya ke saku kantong celananya, Senyum mematikan membuat kepercayaan diri Soya sedikit goyah. Sebenarnya ia tidak yakin, Namun karena obsesinya ia terpaksa harus melakukan berbagai macam cara yang diperintahkan Ayahnya.
"Aku sudah memberikan waktu yang panjang untuk pergi dari hadapan ku Nona Soya, Namun kau menghiraukannya dan menganggap ancaman ku itu hanya sebuah permainan. Aku senang kau masih nyaman bermain-main dengan ku!"
Soya tersenyum bahagia, Ia pikir Ash sudah menerimanya.
"Jika kau senang, Aku jauh lebih bahagia sayang!" Soya mencoba menyentuh wajah Ash, Namun langsung di tepis oleh Ash.
"Aku memiliki hadiah untuk mu!"
Soya merasa tidak enak, ada yang tidak beres dengan tatapan Ash.
"Apa hadiah untuk ku?" Tanya Soya dengan ragu.
"Baiklah, Kau tunggu beberapa saat! Aku yakin kau dan Ayah mu pasti sangat menyukainya."
"Laksanakan!" Titah Kenan pada dua orang yang berada di sampingnya.
"Nikmati hadiah mu Nona! Kau bermain-main dengan orang yang salah. Kau tahu dia adalah menantu Keluarga Myles!" Kenan tersenyum saat semua rencana Tuan nya berjalan dengan baik.
Dengan sekejap mata semua berita dipenuhi dengan wajah Soya dan para Tuan-tuan kaya yang ia layani di ranjang sebagai pemuas nafsu laki-laki mata keranjang.
Ponsel Soya mulai berdering, dan deringan itu makin lama semakin sering. Sebenarnya Soya sudah mulai curiga dengan senyuman maut dari Ash, Namun dengan tanpa merasa curiga ia membuka ponselnya.
Betapa terkejutnya Soya saat didapatnya semua gambar vulgarnya tersebar di jejaring dunia maya. Bahkan video ranjang panasnya bersama beberapa lelaki tua juga ikut tersebar.
__ADS_1
"Sial! Apa-apaan ini! Siapa yang berani melakukan ini!" Batin Soya ketakutan.
Wajahnya sudah mulai panik dan keringat dingin sudah membasahi wajahnya. Soya menatap tajam ke.arah Ash, Ia yakin ini pasti ulah pria itu, siapa lagi yang bisa melakukan hal segila ini selain pewaris tunggal keluarga Vinson?!
"Bagaimana dengan hadiah yang kuberikan? Kau menyukainya? Tuan Edison, Anda pasti menyukai, bukan?" Tanya Ash menyeringai.
Wajah Tuan Edison berubah menjadi merah padam. Ia benar-benar baru mengetahui juga jika putrinya Soya, selama ini menjadi wanita pemuas ranjang laki-laki hidung belang.
"Apa kau tahu mengenai masalah ini, Tuan Gideon? Sejak kapan putrimu ini menjual diri pada pria hidung belang? Apakah di usia 15 tahun, dia juga sudah banyak melayani para pria dewasa? Pantas saja kau menggunakan putrimu, Karena dasarnya saja dia sudah banyak melayani pria hidung belang." Hardik Ash tersenyum devil.
"Aku sudah menduga kau yang melakukannya! Sekarang kau tarik kembali semua berita itu!" Pekik Soya dengan wajah memerah karena emosi.
"Ouh, Kau sering bermain, Aku baru saja berpikir, Sepertinya janin yang sedang kau kandung adalah anak dari banyak pria yang kau tiduri dan diantara mereka bisa saja Ayah anak mu! Nona Soya, Masih banyak seorang gadis yang kurang beruntung dan menginginkan posisimu saat ini, Dari sejak muda seharusnya kau memanfaatkan masa muda mu itu dengan bermain, Kau bisa pergi ke mall, Bukan pergi ke dunia gelap. Kau bahkan berhutang ucapan, karena sudah mencap istriku sebagai pekerja **** komersial. Padahal ternyata kau membicarakan dirimu sendiri."
"Kau adalah pria licik!! Kau banyak menipu orang lain!!" Gertak Soya memaki.
Ash mendekati Soya dan mencengkeram kedua pipi Soya dengan satu tangannya.
"Aku sudah memperingatkan mu wanita murahan! Jangan bermimpi menjadi Nyonya Muda Vinson, Aku bahkan jijik melihat dirimu saat ini." Ash menghempaskan tubuh Soya dengan kuat hingga terpental ke dinding.
"Kau pria curang! Aku akan membalas mu." Pekik Soya emosi yang siap menyerang.
"Sebelum kau melakukannya, Aku akan membuat mu menyesali semua perbuatan bejat mu itu."
Ash memanggil Kenan untuk menangani Soya, Dia mengerahkan beberapa orang untuk membawa Soya dan Ayahnya itu pergi.
Kenan langsung membawa Soya yang sejak tadi meronta minta dilepaskan dan meminta belas kasih dari Ash, Soya menyadari kesalahannya, Namun semua sudah terlambat.
__ADS_1
Selain foto dan video prostitusi Soya yang tersebar luas di sosial media, Berita mengenai rencana jahat dengan membuat jebakan yang dilakukan Soya dan Tuan Gideon juga tersebar di mana-mana. Bahkan kejadian hari ini dengan Soya mengarang cerita palsu bahwa dirinya hamil pun membuat masyarakat sangat geram. Bisa-bisanya Anak dari seorang pengusaha itu melayangkan sebuah fitnah pada seorang Ash!
Tentu saja ini malapetaka bagi citra seorang Tuan Gideon yang memiliki perusahaan. Bagaimana dengan nasib perusahaannya setelah berita aibnya ini? Dibalik itu, Tentu Ash mendapatkan keuntungan besar yang menarik simpatik masyarakat luas. Banyak orang yang lebih mendukung Ash bahkan dengan berita ini membuat saham perusahaan Ash naik pesat!