Penguasa 5 Elemental

Penguasa 5 Elemental
itu hal yang sangat mudah tuan


__ADS_3

“Berhenti kau di sana!”


Beberapa waktu setelah Zeno terus berjalan-jalan menikmati suasana benua Artik, kondisi hati Zeno tiba-tiba terganggu karena ada seseorang yang memanggilnya. Padahal dirinya juga telah berjalan di pinggir jalan yang membuat ada banyak celah untuk para bangsawan lewat. Dengan rasa malas pun, Zeno menoleh ke belakang dan mendapati seseorang yang membawa lima prajurit dengan tombak di tangannya.


“Aku, perwakilan dari Duke Arlos Nothan diperintahkan untuk menangkapmu atas perlakuan yang buruk kepada tuan muda Dion serta bawahannya. Menyerahlah dengan senang hati atau kami yang akan membuatmu terpaksa untuk menyerah!” Kata orang yang berada di hadapan Zeno.


“Sebelumnya aku sudah meminta maaf kepada tuanmu Dion Nothan, tetapi sayangnya tuanmu masih bertindak sombong yang membuat tanganku gatal untuk memberikannya sebuah pelajaran.” Ucap Zeno begitu dingin.


“Laksanakan tugas kalian!”


“Siap!”


Lima prajurit itu kemudian mengepung Zeno dengan mengulurkan tombak dari segala sisi, hal itu membuat Zeno tidak bisa kabur dari para prajurit yang siap menyerang Zeno dari sisi manapun. Tapi hal yang mengejutkan adalah, Zeno nampak tenang dengn wajahnya yang dingin membuat seluruh prajurit dan pemimpin mereka tampak keheranan.


“Bagaimana jika aku tidak mau? Apakah kalian akan membunuhku? Bukankah itu juga merupakan sebuah pelanggaran berat?” Tanya Zeno sambil menoleh ke kiri dan kanan.


“Jika kau tidak mau, maka aku hanya perlu menyiksamu sampai kau memohon untuk mati. Bagaimanapun dihadapan duke kau harus di bawa hidup-hidup. Serta menurut tuan muda kau adalah bawahan Rungdaf, sehingga duke ingin mencari informasi darimu kenapa kau menuju ke wilayah kami.”


“Siapa itu Rungdaf, aku sama sekali tidak memiliki hubungan dengannya. Aku hanyalah pengunjung yang mencari ayahku di benua ini, jadi pergilah, aku juga tidak memiliki hubungan apapun dengan Duke kalian. Jika kalian masih keras kepal, maka aku juga akan menerima perlawanan kalian.” Sahut Zeno dengan nada yang sangat tinggi. Sehingga membuat orang-orang kembali bergerumun melihat apa yang terjadi.


“Baik, jangan menyesali keputusanmu. Prajurit, buat dia tidak bisa menggerakkan kedua tangannya lagi!”

__ADS_1


Lima prajurit dengan tombaknya di semua sisi Zeno semakin mendekat ke arah Zeno. Zeno melihat sekeliling dengan tersenyum lebar sambil membatin, “Manusia yang sangat bodoh, Kirin Uron, selesaikan mereka, paling tidak satu menit sudah cukup untuk membuat mereka lari terbirit-birit.”


“Itu hal yang sangat mudah tuan.”


Sosok Dragones Gemoles kemudian keluar secara bersamaan dan berputar mengitari Zeno dengan sangat cepat. Hal itu membuat lima prajurit yang mengepung Zeno dari segala sisi terlempar cukup jauh karena tekanan Dragones Gemoles yang sangat kuat. Bahkan setelah melindungi Zeno, kedua roh naga tersebut mengaum dengan begitu keras sehingga terdengar dari pojok kota.


“Tuan, kenapa anda tidak menyuruhku?” Tanya Skarlos penasaran.


“Maafkan aku Skarlos, bukannya aku tidak mau mengandalkanmu. Tetapi kau terlalu mencolok jika kau keluar, apabila kau keluar, maka kemungkinan terbesar rasa mereka untuk memburuku semakin besar karena aku akan dianggap sebagai bahaya paling besar.” Ucap Zeno.


“Jika itu Kiba, maka kemungkinan hal itu juga tidak terjadi, karena bentuk Kiba yang tidak terlalu femiliar. Mungkin kau akan aku keluarkan jika terdapat musuh yang benar-benar serius dan tidak bermain-main seperti mereka.” Sambungnya sambil menjelaskan hal yang lebih kepada Skarlos.


Zeno kini memperhatikan prajurit dan pemimpin diserang habis-habisan oleh dua roh naga miliknya. Dirinya hanya bisa tersenyum saat mendengar teriakan ketakutan saat menghadapi Kirin maupun Uron. Bahkan mereka langsung kabur saat diri mereka dipenuhi luka yang sangat banyak.


“Belum sampai satu menit. Tuan, kami telah menyelesaikan tugas dari anda.” Serentak Kirin dan Uron menghadap ke Zeno yang perlahan Zeno menariknya ke dalam tubuhnya.


“Ternyata apa yang dikatakan tuan muda benar. Dia, dia adalah bawahan Rungdaf, pasti dia mendapatkan sebuah roh dari Rungdaf. Tidak mungkin manusia biasa menaklukkan roh dan terikat kontrak dengannya, kecuali seorang penyihir!” Kata pemimpin prajurit yang berlari layaknya orang gila.


Melihat ucapan yang keluar dari orang tersebut, Zeno hanya menggaruk kepalanya sembari berkata, “Bukannya elementalist biasa juga bisa terikat dengan kontrak dengan roh?” Tapi Zeno berpikir sejenak, nyatanya menaklukkan roh bukanlah perkara yang mudah, bahkan dalam hidupnya, dirinya tidak pernah bertemu orang yang terikat kontrak dengan roh. Jadi mungkin orang-orang di sini juga tidak pernah tau bahwa ada orang yang memiliki roh sebagai bawahannya.


Zeno melupakan hal tersebut dan berinisiatif untuk pergi mencari tempat makan, kedai atau sejenisnya. Karena dia juga perlu untuk istirahat dan mengisi perut, sekaligus kegiatan favorit yang dia lakukan di tempat tersebut adalah menguping.

__ADS_1


*****


“Anak yang bernama Zen itu sepertinya memang bawahan Rungdaf, terlebih lagi dia memiliki dua roh yang sangat kuat. Bagaimana ini tuan? Apakah kita menyerahkan semua ini kepada pihak kerajaan?”


“Tidak, lebih baik kita berusaha terlebih dahulu. Kirim Hanof atau orang terkuat kita untuk menangkap hidup-hidup anak itu. Setelah itu, kita akan membawanya ke kerajaan, tidak, lebih tepatnya langsung ke kekaisaran.” Kata sosok pria tua yang tidak lain adalah Duke Arlos Nothan, ayah Dion.


“Anda serius untuk mengirim Hanof? Bagaimana jika orang tersebut akan mati? Anda akan kehilangan saru orang terkuat milik Anda. Sepertinya Anda harus memikirkannya secara matang.” Sahut bawahan Arlos dengan nada sedikit tinggi, karena dirinya juga tidak mau sesuatu hal yang buruk terjadi.


“Jangan bantah aku, lagi pula  mungkin anak yang bernama Zen itu bukanlah apa-apa dibandingkan Hanof. Kita buktikan bahwa kita juga bisa membunuh bawahan Rungdaf tanpa masalah sedikit pun. Dengan begitu pihak kerajaan, atau bahkan mungkin kekaisaran akan memberi hadiah yang sangat besar.” Jawab Arlos.


“Itu benar, tuan Arlos memang cerdas. Baiklah, aku akan mengantarkan Hanof menuju Zen dan mengalahkannya.”


“Jangan lupa untuk memberi sebuah pengumuman agar orang-orang menjauhi anak yang bernama Zen, akan sangat berbahaya apabila anak tersebut berbaur dengan orang-orang.”


Arlos tidak akan tahu, bahwa pergerakan seperti itu justru akan membangunkan naga yang tertidur. Apa yang ia lakukan justru bukanlah keputusan yang bijak, bagaimanapaun menantang Zeno sama saja dengan mengantarkan nyawa menuju lubang neraka. Bahkan jika diganggu seperti itu, Zeno bahkan tidak segan untuk menghancurkan sebuah kerajaan, bahkan kekaisaran sekalipun.


Tetapi Arlos terlalu percaya diri, dan terlalau yakin bahwa dirinya bisa membunuh Zeno yang dia anggap sebagai bawahan Rungdaf. Padahal Arlos sendiri belum membuktikannya secara jelas, dan hanya mendengarkan dari mulut anaknya yang membuat dia langsung percaya begitu saja.


“Rungdaf, musuh bebuyutan kaisar Aurrora. Sepertinya setelah sekian tahun akhirnya dia bergerak dengan mengirim bawahan bodoh yang membuat sebuah kesalahan, sehingga identitasnya terkuak.”


 

__ADS_1


__ADS_2