Penguasa 5 Elemental

Penguasa 5 Elemental
Serangan dadakan


__ADS_3

Zeno dan yang lainnya terus menerus berbincang-bincang hingga akhirnya di hentikan oleh kaisar Shima yang baru datang. Sebagai tuan rumah, kaisar Shima tentunya berpenampilan sangat menarik yang mana dia mengenakan sebuah gaun berwarna oranye. Kaisar janda tersebut benar-benar sangat elegan, bahkan para rakyatnya sendiri benar-benar meneteskan air liur saat melihat betapa cantiknya kaisar mereka.


“Para tamu undangan yang saya hormati, saya berharap agar kalian untuk menuju aula istana sekarang. Upacara pernikahan dan juga pengangkatan pangeran Rouya menjadi kaisar benar-benar akan dilaksanakan.”


Semua orang saling menatap dan mengangguki permintaan kaisar Shima. Terutama kaisar Aurrora yang ingin melihat cucu perempuannya, yang mana dia sama sekali belum melihat wajahnya. Dia sangat percaya bahwa Fang Yuna benar-benar tampil cantik yang berdiri di samping seorang pemuda yang tidak biasa.


Mereka berjalan masuk ke dalam istana kekaisaran, dekorasi sebuah pesta yang besar menandakan bahwa pesta ini akan benar-benar sangat meriah. Para keluarga dari pihak Yuna  dan juga dari pihak Rouya berkumpul untuk melihat prosesi pernikahan yang berlangsung.


Dilanjutkan dengan upacara pengangkatan pangeran Rouya menjadi kaisar baru. Yang mana saat ini Rouya berlutut di hadapan kaisar Shima untuk menerima sebuah mahkota dan jubah kekaisaran yang sebelumnya dikenakan oleh kaisar Shima.


“Dengan ini, aku menyerahkan jabatan kaisar kepada putraku, Rouya ama.”


Seluruh orang yang berasal dari negara petir bersorak bahagia dengan kaisar baru mereka. Dan gelar sebagai kaisar termuda sepanjang sejarah, yang sebelumnya dipegang oleh kaisar Fang Tan dari negara air kini berpindah tangan kepada kaisar baru negara petir, yaitu kaisar Rouya. Memang, keduanya sama-sama diangkat menjadi kaisar pada umur yang sama, yaitu dua puluh tahun, tetapi Rouya lebih muda beberapa bulan daripada Fang Tan. Sehingga gelar kaisar termuda yang pernah menjabat kini dipegang oleh Rouya.


Zeno merasa cukup senang, orang yang dulunya terlihat sangat lemah kini menjadi seorang kaisar. Dia juga tidak menyangka, bahwa kakaknya akan menjadi istri seorang kaisar.


“Lyana, bukankah umurmu sama seperti kak Yuna, tetapi kapan kau memiki seorang pasangan?” Tanya Zeno yang meledek Lyana.


Lyana dan Zeno, dua sepupu itu baru saja bertemu setelah berpisah dalam waktu yang cukup lama. Seharusnya, Lyana menghadiri pesta kepulangan Zhuo satu bulan yang lalu, tetapi karena Lyana memiliki kesibukan sendiri, terpaksa dia juga tidak hadir dalam acara tersebut.

__ADS_1


“Bodoh, apakah kau ingin ku bunuh?” Tanya Lyana begitu dingin.


Zeno tersenyum kecil karena melihat sifat Lyana yang tidak banyak berubah, mungkin sifatnya jauh lebih parah dari Turse. Tapi karena Turse lebih hormat kepada dirinya, sehingga dia tidak mau berkata seperti itu. Mungkin jika itu kepada orang lain seperti Nora dan Selena, maka Turse mengucapkan kata-kata ancaman, dia juga tidak terlalu memedulikan sekitar.


Zeno melihat Rouya bergandengan tangan dengan Fang Yuna di depan para tamu undangan. Zeno sedikit tertarik dan menegakkan tubuhnya saat melihat Rouya cukup memiliki kepercayaan diri saat akan menyampaikan sebuah pidato. Mungkin jika itu Rouya dulu, berbicara di depan khalayak hanya akan membuatnya menangis seakan kehilangan harga diri.


“Akan ku tunjukkan kepada dunia, bahwa seseorang yang ku cintai, yaitu Fang Yuna hadir sebagai pendamping hidupku. Aku, kaisar negara petir baru, Rouya Ama berjanji akan menjaganya sepenuh hati.”


“Duaarrr ...!”


Seluruh orang langsung terkejut setelah mendengar suara ledakan yang luar biasa dari arah timur. Kepanikan terjadi di pesta ini, bahkan suasana ketenangan berubah menjadi teriakan panik.


Beberapa detik setelah ledakan tersebut, sebuah angin kencang yang sepertinya merupakan gelombang kejut menghantam istana kekaisaran. Keadaan benar-benar semakin memanas, seluruh orang segera keluar dari istana kekaisaran agar tidak tertimpa istana kekaisaran yang sebentar lagi akan runtuh.


Zeno yang berada di luar istana, dia sangat terkejut, pasalnya kondisi di pagi hari yang seharusnya terang kini tertutup oleh aura kegelapan yang sangat pekat. Selain itu, kondisi di luar istana benar-benar seperti hangus. Tumbuhan juga mendadak layu karena tekanan energi mengerikan yang Zeno rasakan sendiri.


“Nora, Turse, Selena dan juga kau Lyana. Selamatkan seluruh orang yang masih terjebak di dalam istana.” Zeno berkata dengan keras.


Nora, Turse dan Selena mengangguk, dia segera pergi untuk menyelamatkan orang-orang yang masih berada di dalam istana. Pasalnya, saat mereka keluar, masih banyak orang-orang yang terjebak di dalam istana yang bergetar seakan mau runtuh.

__ADS_1


Tapi mereka berempat terlambat, tepat saat akan masuk, istana kaisar benar-benar sudah runtuh hingga mengepulkan sebuh debu. Nora yang tidak tenang, dia menyingkirkan debu dan reruntuhan menggunakan angin kencangnya.


Untungnya saat runtuhan itu hilang, terdapat kaisar Zabuto yang menciptakan sebuah kubah tanah, sehingga orang-orang tidak terkena reruntuhan. Mungkin hanya ada beberapa yang terluka berat karena tertimpa langit-langit dan dinding istana.


“Apa yang terjadi?” Zhuo berteriak, dia menyingkirkan puing-puing yang menimpa istrinya. Untungnya Arina masih sempat selamat karena dia tertimpa sebuah puing-puing kecil.


“Di mana Yuna?” Arina terlihat begitu panik, dia dan Zhuo bergegas mencari Fang Yuna di segala sisi istana yang tengah runtuh. Keadaan mengejutkan hampir membuat mereka benar-benar merasa setengah mati. Apalagi Arina, dalam kondisi seperti ini, dia juga berusaha mencari ketiga anaknya yang entah ke mana.


“Kakek ...!” Di sisi lain, Fang Tan melihat bahwa kakeknya sedang terluka parah, bahkan kepalanya setangah hancur karena tertimpa puing-puing besar dari istana. Fang Tan yang melihatnya mengucurkan air mata saat melihat bahwa kakeknya dalam keadaan kritis.


Melihat hal tersebut, Aurrora menjadi sangat panik, dia memandang arah timur tepat arah ledakan yang terjadi. “Sialan, siapa yang berani menyerang dalam kondisi seperti ini?” Aurrora bahkan sampai menggigit bibirnya hingga berdarah, dia benar-benar tidak bisa memaafkan pelaku utama dalam hari bahagia ini.


....


Saat ini Zeno melayang tinggi untuk melihat apa yang terjadi dari arah timur. “A-apa?” Dia berkata dengan gugup saat melihat dengan begitu jelas bahwa hutan elementals benar-benar tidak tersisa. Bahkan pohon-pohon hutan elemental beast hangus terbakar. “Apakah ledakan besar tersebut berasal dari situ?”


Zeno bertanya kepada dirinya sendiri, ledakan besar yang terjadi pada hutan elemental beast membuat wilayah lainnya rata dengan tanah karena gelombang kejut yang sangat mengerikan. Tapi apa penyebabnya? Apakah musuh? Zeno menjadi terbebani oleh pikiran tersebut, seharusnya tidak mungkin seseorang meratakan hutan elemental beast dalam sekali ledakan. Namun, jika bukan seseorang, lantas itu apa?


Langit juga mulai gelap akibat asap yang berasal dari hutan elemental beast. Dia yang penasaran akhirnya melesat ke arah timur untuk memastikan apa yang terjadi.

__ADS_1


“Tunggu tuan, ada ribuan. Tidak, sepertinya ada ratusan ribu seseorang yang terbang ke sini. Seperempat dari mereka terbang, dan salah satunya terbang menggunakan ....” Kiba tidak melanjutkan ucapannya, dia sama-sama terkejutnya setelah melihat pemimpin yang sepertinya musuh, terbang dengan membawa beast yang tidak biasa.


Zeno menghentikan langkahnya setelah mendengar apa yang diucapkan oleh Kiba. “Ratusan ribu orang? Mangkinkah itu pasukan dari negara api?” Zeno tidak bisa berkata-kata lagi, apa yang dia lakukan adalah menarik Ice Sword dari punggungnya untuk menyambut kedatangan seseorang yang tidak di undang.


__ADS_2