Penguasa 5 Elemental

Penguasa 5 Elemental
Dunia Metpoterina


__ADS_3

Kaisar berjalan keluar dengan tergesa-gesa, bagaimanapun ia sangat panik mendengar berita dari salah satu pengikutnya mengenai langit negara yang berubah menjadi hitam.


"Apa? Apa yang akan terjadi, bukannya petir merah akan menyambar langit Kekaisaran dua bulan lagi?" Kata kaisar dengan mata begitu terbuka lebar, pasalnya keadaan begitu gelap karena tidak ada cahaya matahari yang menembus awan hitam tersebut.


"Segera perketat keamanan, perintahkan seluruh raja kota untuk meningkatkan prajurit mereka. Kemungkinan terbesar akan terjadi sesuatu yang buruk, tapi aku berharap ini tidak akan pernah terjadi." Perintah Kaisar Shima kepada beberapa pengikutnya.


"Bagaimana untuk hubungan tiga negara?" Tanya penasehat.


"Segera lakukan, karena kemungkinan terbesar kita juga akan butuh bantuan mereka saat kita terdesak." 


"Baik, aku mengerti kaisar." Ucap penasehat sambil undur diri.


Kaisar menggertakkan giginya begitu keras, ia sangat cemas dengan keadaan langit hitam yang membuatnya harus melakukan persiapan apabila musibah akan terjadi. Kaisar sendiri juga tidak tahu, musibah apa yang akan terjadi pada negaranya ini, apakah itu banjir bandang? badai berpetir yang sangat hebat? peperangan? Kaisar Shima sangat mengkhawatirkan apabila hal itu benar-benar terjadi.


^^^^^^^


“Kita akan kemana?” Tanya Zeno begitu penasaran.


“Aku akan memberitahu sebuah rahasia dimana tidak ada orang di negara ini yang tau rahasia tersebut.” Bisik Selena.


Mereka berdua tepat di hadapan sebuah hutan dengan tidak ada seorangpun yang ada disitu. Setelah memastikan tidak ada satu orangpun, Selena bersiul menggunakan jari dengan begitu nyaring.


Sesosok kelinci keluar dari tanah dengan giginya yang begitu khas. Selena lantas menghentikan siulannya dan memperhatikan kelinci dengan begitu menggemaskan.


“Yunny, akhirnya kau keluar. Apakah kau mengizinkan aku membawa temanku menuju dunia Metpo?” 


“Tentu saja nona Selena.” Jawab kelinci tersebut yang bernama Yunny.

__ADS_1


“Dunia Metpo? Seekor kelinci yang bisa berbicara?” Zeno begitu terkejut saat melihat kejadian aneh tepat di hadapannya. Pasalnya ia baru mendengar sesuatu yang asing didengar, dan juga selama hidupnya ia tidak pernah mendengar apa itu dunia Metpo. Tetapi dengan Yunny atau kelinci yang bisa berbicara, Zeno tidak terlalu terkejut, karena kemungkinan terbesar bahwa Yunny merupakan seekor elemental beast.


“Kau akan tau Zen.” 


Yunny menciptakan segel tangan dengan tangannya yang begitu lembut, siapa saja yang melihatnya mungkin akan menjadi merasa gemas dengan tingkah lucu Yunny.


Perlahan sebidang tanah terbuka dengan tangga ke bawah seakan-akan menuju ruangan bawah tanah. Yunny yang berada disitu segera masuk kedalam tangga yang menuju bawah tanah dengan diikuti oleh Selena, begitu juga dengan Zeno yang ikut turun kebawah.


Sebidah tanah yang terbuka kembali tertutup seperti semula, keadaan di tangga juga menjadi sangat gelap seakan-akan mereka terkubur di bawah tanah. Tetapi mereka bertiga sangat cukup tenang seakan-akan tidak memiliki ketakutan apabila ada sesuatu yang keluar dari kegelapan.


Tapi lama kelamaan, mereka mendapati setitik cahaya dari tangga bawah yang lambat laun membesar saat mereka semakin kebawah, Zeno yang melihat itu menjadi sangat penasaran dengan apa yang akan ditunjukkan oleh Selena, tetapi sepertinya apa yang akan ditunjukkan Selena merupakan sesuatu yang begitu spesial, karena tidak ada satu orang pun yang tau.


“Selamat datang di dunia Metpoterina, dunia bawah tanah dengan elemental beast jinak.” Ucap Selena.


"Walaupun terdapat serigala, harimau, ataupun singa yang masuk tergolong buas, tapi di dunia ini hewan-hewan tersebut tidak akan membahayakan." Sambungnya.


“Ini, bagaimana kau bisa menemukan dunia ini?” Tanya Zeno yang masih sangat takjub.


“Kau tidak perlu tau. Sebenarnya aku ingin mengajakmu dengan tempat yang bisa mengasah adrenalin, tetapi tak ada salahnya jika kita memanjakan otak dengan pergi ke tempat seperti ini.” Kata Selena.


“Selamat menikmati perjalanan anda Nona Selena dan Tuan…” Yunny mempersilahkan.


“Zen, panggil saja aku Zen.”


“Baiklah aku mengerti.” Kata Yunny sambi pamit  undur diri.


Dunia Metpoterina, merupakan sebuah dunia yang hanya dipenuhi Elemental Beast, tempat ini kemungkinan terbesar menjadi tempat kedua bagi tinggalnya elemental beast, tetapi perbedaanya, tempat seperti ini memiliki aktivitas yang tak jauh dengan manusia seperti aktivitas sosial maupun ekonomi, berbeda dengan hutan elemental yang mana hewannya selalu mementingkan ego mereka sendiri.

__ADS_1


Ditambah lagi dunia Metpoterina lebih dekat dengan cerita dongeng yang Zeno pernah dengar seperti suasana dan keadaan yang sangat melekat. Mimpinya sewaktu balita untuk masuk ke dalam dunia dongeng kini telah menjadi kenyataan.


Tetapi siapa sangka, Selena bercerita bahwa Elemental Beast disini berbeda dengan beast di hutan elemental, beast disini memiliki sifat yang tak jauh persis sama seperti manusia, padahal beast-beast ini tidak memiliki gabungan dengan orangpun, itulah mengapa beast-beast disini memiliki kegiatan ekonomi dan sosial sama seperti manusia. Selena juga bercerita bahwa beast disini tidak akan pernah terjalin kontrak dengan siapapun walaupun dengan paksaan.


“Kau mengetahuinya dari mana?” Tanya Zen yang begitu penasaran dengan cerita Selena.


"Sudah kubilang, Zen tidak perlu tau." Kata Selena sambil pergi berjalan meninggalkan Zeno.


Zeno hanya menggelengkan kepala melihat tingkah Selena yang tidak ingin memberitahukan rahasianya lebih luas lagi. Tetapi dia tidak memaksa Selena untuk membuka rahasia yang ia miliki, karena setiap orang juga memiliki rahasia yang harus mereka jaga.


Zeno berjalan mengikuti Selena dari belakang, ia masih sangat heran dengan keberadaan hewan yang melakukan aktivitas sama seperti manusia. 


"Tempat ini sangat keren, semoga saja takdirku tentang bangkitnya elemen tanah ada disini." Gumamnya di dalam hati.


"Kiba, apa kau tidak mau keluar untuk menyapa beast lain?" Kata Zeno menawarkan kepada Kiba untuk keluar.


"Tidak, terimakasih tuan, aku lebih nyaman berada di dalam diri tuan." Jawab Kiba.


"Tuan, sepertinya kau teman nona Selena dari dunia manusia, ada yang bisa saya bantu?" Kata seekor rubah yang berdiri layaknya seekor manusia.


"Selena? Nona? Ah iya benar, aku temannya nona Selena." Kata Zeno sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal, ia tidak menyangka bahwa sepertinya Selena sangat berpengaruh dalam dunia ini.


Tapi Zeno masih sangat penasaran, bagaimana Selena bisa menemukan dunia bawah tanah seperti ini, lantas yang Zeno juga bingung merupakan rahasia mengenai dunia ini yang tidak ada satupun orang yang tahu. Padahal jika dunia ini sudah ada semenjak berpuluh tahun yang lalu, seharusnya dunia ini terbongkar oleh orang lain selain Selena.


"Dimana nona Selena?" Tanya Zeno kepada rubah tersebut.


"Ia sedang bertemu teman lamanya tuan." Kata rubah itu dengan ramah.

__ADS_1


"Teman lama?"


__ADS_2