Penguasa 5 Elemental

Penguasa 5 Elemental
Apanya yang lucu?


__ADS_3

Benua 99 cahaya.


Kirin dan Uron yang telah melesat kali ini akhirnya telah sampai di langit benua 99 Cahaya yang menjadi tujuan Zeno kali ini.


Karena benua ini juga dipenuhi oleh manusia, tidak mungkin Kirin dan Uron langsung mendarat secara asal. Maka dari itu, mereka berdua akhirnya mendarat di sebuah hutan yang merupakan sebuah wilayah yang terjamah oleh manusia. Tapi, mereka mendarat tidak terlalu di tengah hutan, melainkan juga berada hampir di pinggir hutan, yang terpenting tidak ada seseorang pun yang tahu.


“Terima kasih, Kirin Uron.” Kata Zeno sambil turun dari tubuh Kirin.


Sebelumnya Zeno ingin menarik Kirin dan Uron, tapi dia teringat bahwa Azure tidak setuju satu tempat dengan Kirin dan Uron. Sehingga, dia hanya menyaksikan bahwa Kirin dan Uron berubah menjadi seorang manusia.


“Tuan, kita akan pergi ke mana terlebih dahulu?” Tanya Turse.


“Tentunya kita akan mencari sebuah penginapan yang disertai dengan tempat makan. Apa kau tidak cukup lapar? Bagaimanapun, menahan lapar selama dua hari akan membuatmu sakit. Lagi pula Kirin dan Uron akan beristirahat selama duuua hari.” Zeno menjelaskan.


Mereka akhirnya pergi menuju wilayah selatan yang mana tempat kota di empire ini. Selain itu, Zeno juga membutuhkan sebuah informasi mengenai di mana dia sekarang, dan di mana Nuvoleon empire berada. Yang pasti, Zeno juga membutuhkan informasi tersebut, apalagi tempat yang paling cocok adalah penginapan yang disertai dengan tempat makan. Karena, selain bisa bertanya kepada pegawai penginapan, dia juga bisa menguping pembicaraan orang-orang yang sedang makan.


Hingga akhirnya, mereka berempat telah keluar dari hutan dan memasuki sebuah wilayah yang tidak jauh berbeda daripada benua lima negara. Orang-orang juga melakukan perdagangan, berlalu-lalang, ataupun melakukan kegiatan lainnya. Zeno mengira, di benua ini, kondisi alamnya juga akan berbeda dengan benua lima negara, namun, dia tidak menyangka bahwa itu semua sama saja.


“Turse, ini merupakan benua 99 cahaya. Jadi jaga sikapmu, karena kau tahu sendiri, bahwa cahaya merupakan elemental terkuat. Jika kau memiliki masalah tanpa sebab dengan seseorang, sangat sulit untuk menyelesaikan masalah tersebut, karena yang pasti, demi menyelesaikan masalah, orang-orang akan menggunakan jalur kekerasan. Tapi tenang saja, jika kau terkena masalah oleh orang-orang yang mengganggumu, kau bisa saja melaporkan kepadaku.” Zeno menjelaskan, dia pasti yakin bahwa di tempat ini pasti akan ada sebuah masalah yang mendatanginya. Namun, Zeno berharap, bahwa apa yang dia yakini sepenuhnya salah.


Walaupun dia bisa memukul mundur kaisar terkuat sekalipun, terkena masalah dengan elementalis cahaya merupakan hal yang sangat merepotkan. Apalagi Zeno tidak memiliki sesuatu yang dibanggakan seperti sebuah keluarga bangsawan di sini. Berbeda dengan saat dia berada di benua Artrik, jika bukan karena neneknya seorang kaisar, maka dia pasti akan sangat kesulitan untuk menghadapi masalah tersebut.

__ADS_1


“Turse tidak selemah itu sehingga harus meminta bantuan tuan. Selama Turse bisa menghadapinya sendiri, maka Turse tidak akan meminta bantuan kepada tuan. Apa tuan lupa? Aku dijuluki pemanah racun di benua Artrik.” Kata Turse sambil menatap Zeno begitu sinis.


Zeno hanya mengangkat kedua ujung bibirnya sedikit, dia juga lupa bahwa Turse bukanlah seorang wanita lemah, buktinya dia dijuluki oleh pemenah racun terhebat di benua Artrik, serta menjadi pemimpin pasukan pemanah. Bahkan dia hampir terlupa bahwa dirinya pernah hampir dikalahkan oleh Turse.


Tidak lama kemudian, mereka berempat akhirnya menemukan sebuah penginapan dengan kedai yang cukup ramai. Zeno yang tertarik, akhirnya mengajak seluruh orangnya untuk masuk ke dalam kedai dan penginapan tersebut.


Zeno yang baru saja masuk, menghampiri seorang penjaga kasir yang selesai melayani beberapa orang.


“Nona, bisakah aku memesan empat kamar untuk dua hari saja? Sekaligus dua porsi makanan yang biasa di makan orang di sini.” Kata Zeno kepada penjaga kasir tersebut.


“Maafkan aku tuan, tetapi penginapan di sini hanya memiliki dua sisa kamar yang kosong. Apakah tuan bersedia?” Jawab wanita tersebut sekaligus bertanya kembali kepada Zeno.


Kirin dan Uron hanya berdeham sambil memejamkan matanya sebentar, Kirin berkata, “Tuan, aku akan Akrab terlebih dahulu bersama Uron, sehingga aku bisa sekamar dengannya.”


“Iya benar tuan, Anda tidak perlu memperlama lagi. Kita juga butuh istirahat untuk memulihkan tenaga, bagaimanapun, bergerak dengan cepat selama dua hari benar-benar melelahkan.” Sahut Uron menambah apa yang Kirin katakan.


“Bagaimana bisa begitu?” Zeno mengerutkan dahinya, dia juga memandang Turse hanya memalingkan wajahnya tanpa memberikan kata-kata apapun.


“Baiklah. Aku memesan dua kamar.” Kata Zeno sambil kembali menatap kasir begitu sinis.


Sekamar dengan Turse? Sepertinya Zeno akan mendapati sebuah masalah paling besar. Baru kali ini dia tidur sekamar dengan seorang wanita, yang pasti, malam ini hanya akan dipenuhi malam yang penuh canggung. Keduanya sama-sama tidak berani mengeluarkan kata-kata apapun.

__ADS_1


“Selain itu, dua porsi makanan segera antarkan menuju kamar yang ku tempati. Dua pria di belakangku tidak perlu kalian kasih makan.” Ucapnya dengan begitu malas, bahkan nampak begitu jelas bahwa Zeno sedang menyipitkan matanya.


Zeno berkata seperti itu memang sedikit jengkel dengan Kirin dan Uron. Namun, dia juga memiliki alasan lain mengapa tidak memesankan makanan untuk Kirin dan Uron. Karena mereka berdua adalah beast spirit atau roh yang tidak membutuhkan makanan yang di makan manusia.


Nona penjaga kasir tersebut hanya mengangguk dan tersenyum ramah sambil berkata, “Totalnya adalah sepuluh koin emas.”


Zeno sedikit terkejut, pasalnya biaya menginap di sini sedikit mahal. Jika itu di negara air, menginap dua hari untuk dia kamar hanya membutuhkan enam koin emas. Mau bagaimana lagi, dengan terpaksa dia membayar apa yang kasir tersebut katakan.


“Ngomong-ngomong, ini berada di wilayah mana?” Zeno tidak bisa untuk tidak bertanya, pasalnya dia benar-benar ingin tahu dia berada di wilayah mana.


“Anda berada di wilayah Lumenius Empire. Sepertinya Anda merupakan pendatang baru, jika boleh tahu, Anda berasal dari wilayah mana?”


“Benua lima negara.” Jawab Zeno dengan spontan.


Seketika suasana yang tenang, tiba-tiba dipenuhi dengan suara tertawa menghina begitu keras. Bahkan hampir seluruh pengunjung yang mendengar apa yang Zeno katakan hanya bisa terkekeh.


“Apanya yang lucu?” Zeno berbalik badan, dia dan seluruh orangnya merasa terhina dengan orang-orang yang tertawa setelah Zeno mengatakan bahwa dirinya berasal dari benua lima negara.


“Hey lihat? Siapa yang menyangka bahwa ada seseorang yang berasal dari benua terlemah dan berani menuju benua terkuat ini?”


“Nak, sebaiknya kalian pulang. Kalian tidak akan bisa bertahan dengan orang-orang seperti kami yang memiliki elementalis terkuat yaitu cahaya.” Sahut salah satu orang sambil mengeluarkan bola cahaya di tangannya.

__ADS_1


__ADS_2