Penguasa 5 Elemental

Penguasa 5 Elemental
Mengungkap para pengkhianat


__ADS_3

Keesokan harinya, pertemuan di adakan kembali sesuai apa yang diminta Zeno. Zeno kali ini hadir dan melihat bahwa pertemuan ini dihadiri lebih lebih dari delapan tidak seperti kemarin. Mungkin sekitar tiga belas yang menghadiri pertemuan. Tentunya yang menghadiri pertemuan ini bukanlah orang biasa, melainkan orang terpenting di kekaisaran seperti Nefd dan Barou yang merupakan petinggi kekaisaran.


“Baiklah, Zeno. Bisakah kau menjelaskan bagaimana rencanamu?” Kaisar Aurrora membuka pertemuan.


Zeno memejamkan matanya sebentar sebelum dia berbicara, “Tapi sebelum itu-.”


Tiba-tiba, sosok kloningan Zeno dengan jubah anginnya muncul dari belakang Barou. Tanpa perlu ragu sedikitpun, kloningan Zeno memukul leher Barou dengan sangat keras, akibatnya Barou langsung pingsan dengan kepala tergeletak di atas meja pertemuan.


Seluruh orang sangat terkejut setelah melihat apa yang dilakukan kloningan Zeno. Memukul petinggi negara tanpa alasan yang sebab, membuat mereka langsung marah dan menatap Zeno dengan wajah yang sangat mengerikan, bahkan kaisar Aurrora dan jenderal Zhuo sekalipun.


“Hey! Apa yang kau lakukan!” Serentak mereka berkata dengan nada yang sangat tinggi.


“Pengkhianat tidak seharusnya mengikuti pertemuan ini. Sepertinya bukan hanya petinggi Barou yang berkhianat, silahkan bagi yang merasa berkhianat untuk berdiri. Atau jika tidak, maka aku akan memperlakukan kalian sama seperti Barou. Aku tahu di sini, siapa yang berkhianat dengan emperor.” Zeno menjelaskan.


Seluruh orang terkejut dengan apa yang dikatakan Zeno. Berkhianat dengan emperor? Mereka nampak tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Zeno. Bahkan sedikit dari mereka yang mengecam Zeno sebagai salah satu pemberontak karena telah melakukan tindakan tanpa bukti.


“Aku hitung sampai tiga, jika kalian tidak berdiri, maka aku akan membunuh kalian.”


“Satu-.”


Seluruh orang terdiam dan tidak ada yang berdiri, mereka masih bingung dengan apa yang Zeno katakan mengenai pengkhianat, bahkan mereka menganggap Zeno ini merupakan orang yang sudah sangat gila dan merasa sok hebat di depan kaisar.

__ADS_1


“Dua-.”


“Zeno, berhenti berbicara, atau kau akan merasakan akibatnya.” Nefd berteriak.


“Ti-.”


Saat Zeno ingin mengatakan hitungan yang ketiga, terdapat empat orang yang ikut melakukan pertemuan ini berdiri dengan wajah yang sangat takut. Keempat orang itu antara lain dari salah satu yang tidak terlalu banyak bicara kemarin, serta sisanya merupakan orang penting yang baru mengikuti pertemuan yang diadakan kaisar Aurrora.


“Bagus, aku bahkan mengira bahwa pengkhianat hanya terdapat dua orang, yaitu petinggi Barou dan kau yang mengikuti pertemuan kemarin. Namun siapa sangka bahwa ternyata ada pengkhianat lainnya yang baru mengikuti pertemuan ini. Sepertinya kalian telah di suap oleh Northern sehingga rela untuk melakukan penghianatan.” Zeno tersenyum lebar.


Kaisar Aurrora langsung berdiri dengan wajah yang begitu marah. Dia tidak menyangka bahwa di pertemuan ini terdapat pengkhianat yang merupakan orang-orang kekaisaran sendiri. Dia juga tidak menyangka bahwa orang tersebut telah menerima suap dari Northern sama seperti apa yang dikatakan Zeno.


“Apakah benar, kalian merupakan pengkhianat?” Tanya kaisar Aurrora dengan nada yang sangat tinggi.


“Be-benar yang mulia.” Kata salah satu dari mereka dengan gugup. “Sebenarnya, petinggi Barou sudah mengetahui bahwa semua permasalahan ini berasal dari Akram. Dan Akram sendiri sudah memberikan 500 koin emas kepada petinggi Barou untuk menjual informasi kepada Northern empire.”


“Itulah mengapa aku tidak memberikan sebuah strategi langsung dari kemarin. Karena aku belajar dari kesalahan kekaisaran negara air, yang mana salah satu tetua telah berkhianat. Mungkin jika kemarin aku memberikan sebuah strategi, maka aku yakin, esok kita akan kalah perang karena mereka telah menjual sebuah Informasi.” Zeno tersenyum lebar.


“Jadi maksudmu kau memata-matai mereka?” Nefd berkata.


“Tidak hanya mereka.” Zeno memejamkan matanya sebentar sambil menghilangkan senyum lebar.

__ADS_1


Perlahan, terdapat enam kloningan Zeno yang juga muncul di belakang orang-orang yang mengikuti pertemuan kemarin. Bahkan di belakang kaisar Aurrora juga muncul Zeno kloningan dengan jubah angin. Hal tersebut membuat kaisar mengerutkan dahinya dan berkata, “Kau memata-mataiku? Jadi maksudmu kaisar bisa berkhianat di kekaisarannya sendiri?”


“Tidak menutup kemungkinan bahwa Anda palsu dan bukan sosok kaisar yang sebenarnya. Jadi aku hanya berjaga-jaga saja.” Ucap Zeno sambil menghilangkan seluruh kloningan yang berubah menjadi sebuah hembusan angin.


Kaisar Aurrora tersenyum sambil bertepuk tangan, kemudian diikuti oleh seluruh orang yang mengikuti pertemuan ini. Entah kenapa mereka menjadi senang dengan adanya Zeno, bahkan Nefd yang sebelumnya terlihat jijik dengan Zeno kini harus ikut tepuk tangan dan mengakui bahwa Zeno memang berhati-hati sebelum melangkah. Terutama jenderal Zhuo, dia juga tersenyum lebar setelah melihat anaknya benar-benar tidak bisa diremehkan.


“Kau benar-benar berhati-hati, aku sangat bangga kepadamu.” Ungkap kaisar Aurrora.


“Jangan bilang dia anak siapa.” Jenderal Zhuo juga tersenyum sambil menghentikan tepukan tangannya.


Sebelumnya, saat setelah dia melakukan pertemuan dan berada di kamar yang telah di siapkan. Dia mengeluarkan tujuh kloningan tanpa sepengetahuan siapapun. Kemudian, dia menggunakan sebuah jubah angin pada setiap kloningannya guna untuk menghilangkan diri. Sehingga dengan mudah dia bisa memata-matai orang tanpa ada yang tahu.


Tepat berada di kamar petinggi Barou, kloningan Zeno mendengarkan sesuatu yang sangat janggal. Yang mana petinggi Barou sedikit kesal dengan sosok Zeno yang telah membunuh Akram, karena petinggi Barou sendiri memang bawahan langsung Akram, sehingga dia benar-benar geram dengan tindakan Zeno. Kemudian dia juga kesal dengan Zeno lantaran menghentikan sebuah pertemuan, padahal petinggi Barou ingin mendengarkan strategi perang tersebut dengan cepat, agar dia bisa menjual informasi tersebut dengan cepat pula.


Hal itu sama dengan salah satu orang yang mengikuti pertemuan tersebut. Walaupun dia tidak banyak bicara, namun siapa sangka dia merupakan pengkhianat yang statusnya sama seperti Barou, yaitu merupakan bawahan Akram dan menjual semua informasi kepada Northern.


Saat Zeno mengancam orang tersebut saat pertemuan, tetapi siapa menyangka bahwa tiga orang lainnya yang baru mengikuti sebuah pertemuan ikut berdiri dan mengakui bahwa dirinya telah berkhianat. Sehingga Zeno hanya menghela napas karena tidak perlu repot-repot mengungkapkan pengkhianat satu persatu.


Saat ini kelima orang termasuk petinggi Barou yang tengah pingsan digiring menuju penjara oleh beberapa prajurit panggilan kaisar. Kaisar Aurrora benar-benar tak henti-hentinya untuk memuji Zeno yang berhasil mengungkapkan pengkhianat, mungkin jika tidak, maka dia tidak tahu entah bagaimana nasib ke depannya.


“Baiklah Zeno, kau bisa membuka peta yang dilemparkan oleh petinggi Nefd dan memberikan sebuah strategi.” Sahut kaisar Aurrora.

__ADS_1


Zeno mengangguk, kemudian dia mengambil selembar gulungan yang belum dia sentuh sama sekali dan membukanya. Nampaknya dia sedikit kesal, masalahnya dirinya belum terlalu mengenal Southern serta wilayahnya, namun sudah diharuskan untuk merumuskan strategi perang.


__ADS_2