Penguasa 5 Elemental

Penguasa 5 Elemental
Pertemuan 5 Kaisar


__ADS_3

Tepat pada hari di mana lima kaisar besar berkumpul di sebuah tempat yang jauh di istana kaisar, namun masih berada dalam wilayah negara tanah. Walaupun ada beberapa kaisar yang kurang Akrab, dan nampak bermusuhan seperti kaisar negara Angin yaitu Hanzi Ares, serta Yin Shan sebagai kaisar negara api.


Pertemuan tersebut dilakukan untuk membahas sebuah pertahanan di sebuah benua. Karena mereka tidak tahu, kapan dan siapa musuh yang akan menyerang benua lima negara. Selain itu, tujuan dua kaisar yang membuat sebuah pertemuan ini, yaitu kaisar Shima Ama  dan Zabuto Arad, adalah menyambungkan hubungan baik antara lima negara. Seperti, memecah sebuah permusuhan antara negara api dan angin, serta membuatkan sebuah perjanjian perdamaian antara negara api dan air. Agar orang-orang dari negara api bisa bebas untuk menuju negara air, ataupun sebaliknya.


Karena sebenarnya peperangan antara negara air dan api secara langsung sudah berakhir puluhan tahun yang lalu, namun saat ini, kedua negara tersebut masih melakukan seperti sebuah perang dingin, dan akhir peperangan tersebut sama sekali belum ada sebuah perjanjian perdamaian sama sekali.


Saat ini, lima kaisar duduk di sebuah kursi dengan meja bundar. Masing-masing kursi tersebut berisi kaisar besar yang saling berhadapan, dengan tangan kanan pribadi mereka yang berdiri di masing-masing kaisar.


Terlihat begitu jelas, bahwa kaisar Hanzi yang memiliki kursi berhadapan dengan kaisar Yin Shan, keduanya menatap sinis satu sama lain.


Berbeda dengan kaisar Fang Tan sebagai kaisar negara air, yang duduk bersebelahan dengan kaisar negara api, Yin Shan. Walaupun dua negara tersebut memiliki sebuah konflik lama, tapi kedua kaisar tersebut nampak tidak terlalu bermusuhan. Bagaimanapun, Fang Tan dan Yin Shan sama-sama tidak memiliki sebuah permasalahan, karena dua negara tersebut memiliki konflik akibat kaisar mereka dahulu.


“Fang Tan, aku harap kau tidak terlalu dekat dengan kaisar sialan itu. Apa kau tidak ingat insiden beberapa bulan yang lalu dan sebelumnya? Di mana negara api menyerang wilayah barat negara angin. Itu benar-benar tidak bisa dimaafkan. Untung ada adikmu kala itu.” Hanzi Ares angkat bicara.


“Hey pria tua, sebaiknya kau turun dari jabatanmu. Sebenarnya kala itu niatku baik, yaitu mengetes dan memperkuat pasukanmu agar tidak menjadi negara lemah seperti negara lainnya. Yaah, walaupun imbalannya merupakan beberapa harta yang dirampas. Tapi tenang saja, aku sudah tidak menyerang negaramu lagi, karena ada sosok yang tidak bisa diremehkan.” Yin shan mengusap wajahnya sebelum melanjutkan ucapannya, “Aku sangat heran kala itu, bagaimana mungkin pasukan diratakan dalam sekejap. Sepertinya aku benar-benar meremehkanmu.”

__ADS_1


“Sudah, hentikan!” Sosok seorang pria dengan tubuh yang berotot, wajahnya terlihat sangat garang dengan rambut panjang. Siapa saja yang melihatnya pasti akan merasa ngeri. Pria tersebut tidak lain merupakan Zabuto Arad, kaisar negara tanah yang paling ditakuti saat ini. “Kita di sini untuk berdamai, terutama kalian kaisar Hanzi dan kaisar Yin. Kita melakukan perkumpulan bukan untuk menyatakan deklarasi perang.”


“Ini kesempatan kalian untuk berdamai. Mungkin negara api dan air masih memiliki konflik walaupun sudah tidak berperang selama puluhan tahun. Dengan begitu, kalian harus membuat sebuah perjanjian damai. Begitu pun dengan negara api dan angin yang sampai saat ini masih bermusuhan, kalian harus segera berdamai.” Sambung kaisar Zabuto.


“Ini juga demi kepentingan benua ini. Jika kita bersatu dalam maslah militer, maka menghadapi musuh yang tiba-tiba menyerang seperti kejadian dua bulan yang lalu juga tidak akan sulit. Selain itu, kita juga berhubungan baik, seperti mengirim beberapa bahan makanan ke negara lain, bahan tambang, keperluan senjata dan lainnya. Jika perlu, kita bisa membuka sebuah akademi yang berisi tidak hanya murid yang berasal dari satu negara, melainkan lima negara juga.” Kata kaisar Shima melanjutkan ucapan kaisar Zabuto.


“Dengan itu, benua ini akan menjadi benua terhebat daripada benua yang lainnya.” Kata kaisar Zabuto.


“Aku juga tidak keberatan apabila membuat perjanjian damai dengan negara api. Tapi, jika kaisar Yin masih tidak mau meminta maaf kepada kaisar Hanzi atas perbuatan negara yang ia lakukan selama ini, maka jangan harap aku membuat perjanjian damai dengannya.” Fang Tan angkat bicara.


Sebagai kaisar termuda di antara kaisar lainnya, Fang Tan juga terlihat berani dan mau untuk berbicara, apalagi dengan kaisar Yin. Setidaknya, dia juga ingin menunjukkan, walaupun dia kaisar paling muda di antara kaisar lainnya, tetapi dia tidak mau terlihat seperti kaisar lemah yang ragu dengan apa yang ia utarakan.


“Tidak.” Kata kaisar Yin dengan singkat.


Seketika Zabuto berdiri dan memukul sebuah meja pertemuan dengan sangat keras, dengan nada yang sangat tinggi, dia berkata, “Kaisar Yin, aku katakan sekali lagi, jika kau masih keras kepala dan tidak meminta maaf kepada kaisar Hanzi atas perbuatanmu selama ini, maka aku dan satu negara juga akan membencimu!” Zabuto Arad kemudian mengubah tatapannya ke arah Fang Tan, “Dan kau kaisar Fang Tan, aku tahu bahwa kaisar Hanzi adalah kakekmu, tapi jangan tunda perdamaian itu hanya karena kaisar Yin tidak mau meminta maaf kepada kaisar Hanzi.”

__ADS_1


“Kaisar Zabuto, tenanglah, seperti yang kauucapkan tadi, ini merupakan pertemuan perdamaian, bukan pertemuan untuk menyatakan deklarasi perang.” Kaisar Shima angkat bicara.


Kaisar Zabuto menghela napas, dia kemudian duduk dengan meredakan emosinya. “Baiklah, sepertinya membahas hal tersebut terlihat sangat sulit. Karena aku juga menginformasikan berita bahagia antara tiga negara, yaitu negara air, angin serta petir.”


“Seperti yang kau tau kaisar Yin. Adik, kaisar Fang Tan, atau cucu kaisar Hanzi yaitu putri Fang Yuna, akan segera menikah dengan putra tunggal kaisar Shima, pangeran Rouya Ama. Kaisar Yin, dengarkan aku! Aku harap kau hadir dalam acara resepsi sekaligus pengangkatan pangeran Rouya sebagai kaisar baru, kau hadir dan menyatakan perdamaian dan permintaan maaf. Jika tidak, kami empat negara akan memusuhimu!” sambungnya.


“Yaah, aku harap kau hadir. Tapi perlu digaris bawahi, kau datang hanya bersama keluarga intimu. Tanpa ada sebuah pasukan.” Fang Tan tersenyum sinis ke arah kaisar Yin.


Kaisar Yin tertawa sekali sambil memejamkan matanya, dia juga bersedekap seolah menantang beberapa kaisar lainnya. “Pernikahan ******, buat apa aku menghadirinya?”


Seluruh orang menjadi terkejut, kaisar Hanzi langsung mengeluarkan sebuah bilah angin yang ia lancarkan ke arah kaisar Yin.


Namun, tangan kanan kaisar Yin, dia langsung melompat ke atas meja dan menahan bilah angin itu dengan pedang yang mengeluarkan sebuah api di besinya. Tidak mau kalah, tangan kanan kaisar Hanzi, dia juga melompat ke atas meja untuk melindungi kaisar Hanzi yang mungkin tiba-tiba di serang.


“Jangankan putrinya yang ******, bukankah ibunya juga ******? Dia pernah di tampung keluarga Agalia selama beberapa tahun.” Kata tangan kanan kaisar Yin.

__ADS_1


“Jaga mulutmu!” Fang Tan mengangkat pedangnya dan ingin menebaskannya ke arah orang tersebut.


Namun, seketika sebuah sambaran petri dengan suaranya yang khas menyerang orang tangan kanan Yin sebelum Fang Tan menyerang orang tersebut


__ADS_2