Penguasa 5 Elemental

Penguasa 5 Elemental
Pergerakan Northern empire


__ADS_3

Zhuo menaruh kedua pedangnya di punggungnya, dia menuruni kuda dengan senyum cerah di wajahnya. Selain itu, dia juga mengulurkan tangan ke arah raja kerajaan yamlam yang tengah bertekuk lutut. “Bangunlah, kami sekarang juga sudah tidak percaya dengan Akram lagi, dan anakku sudah membunuhnya. Dan peperangan ini juga untuk menyatukan kedua emperor menjadi sebuah emperor terbesar di dunia ini, selain itu juga untuk membunuh Rungdaf.”


“Setelah menjelaskan penjelasan anakku, aku tahu bahwa tujuan Akram berada di sini adalah mencari Ice Sword dengan berpura-pura baik di hadapan emperor. Selain itu, sebelum dia pergi, dia juga yang telah mengadu domba kedua emperor agar dia pergi dengan tidak sia-sia.” Sambungnya dengan wajah yang tersenyum.


Mata Parsha menjadi berkaca-kaca setelah mendengar apa yang di ucapkan oleh jenderal Zhuo, dia mengira bahwa jenderal Zhuo akan membunuhnya setelah mengatakan seluruh kebenaran. Dengan senang hati, dia meraih uluran tangan jenderal Zhuo dan berdiri di depannya sebagai raja yang kembali memiliki sebuah kehormatan.


“Kau hebat, kau rela menjadi pemberontak hanya karena ingin mengungkapkan musuh dalam selimut.” Ucap jenderal Zhuo sebelum senyumannya berubah menjadi sedikit leboh suram, “Tetapi tindakan mu yang menggunakan adu domba untuk membunuh Rundaf ataupun Akram itu sama saja juga akan menimbulkan perang besar.”


“Aku Parsha, raja Yamlam siap menerima hukuman dari jenderal, bahkan kaisar sekalipun juga bisa membunuhku.” Ucap raja Parsha dengan nada yang sedikit tinggi.


“Tindakanmu sudah kumaafkan. Apa yang perlu kau lakukan adalah bergabung dengan pasukanku untuk menguasai tambang, setelah itu kita menuju timur untuk menuju wilayah kekaisaran. Mungkin sebentar lagi ibu dan anakku sudah sampai di ibu kota.” Ungkap Jenderal Zhuo.


“Percayalah, ini bukan perintah Akram licik itu. Kita berperang untuk merebut wilayah Northern menjadi satu, serta membunuh Rungdaf yang menjadi pengendali Northern. Dan sudah ku katakan kembali bahwa Akram sudah mati.” Sambungnya.


Parsha mengangguk dan bernapas lega, tetapi dia  masih tidak percaya bahwa ternyata ada orang yang bisa mengalahkan Akram. Namun setidaknya hal tersebut membuatnya benar-benar bersyukur, karena musuh dalam selimut akhirnya mati, dan sisa membebaskan Northern dari Rungdaf, serta membuat kedua emperor ini menjadi satu kekaisaran terbesar.

__ADS_1


Saat ini, seluruh pasukan yang awalnya berjumlah 280.000 kemudian 700 orang terbunuh karena perang melawan para pemberontak dan pasukan Southern. Namun, setelah itu pasukan milik jenderal Zhuo bergabung menjadi pasukan mantan pemberontak yang kini menjadi 281.300 pasukan yang siap menguasai tambang milik Northern.


Bergerak ke arah utara, itulah yang mereka lakukan, sekaligus juga menyerang satu persatu kerajaan dalam provinsi yang menjadi jalur antara provins Yamlam menuju tambang. Hal itu tentu saja sangat mudah bagi mereka, karena lima kerajaan menyerah tanpa syarat karena tidak ingin melakukan perlawanan dan memakan banyak korban


 


Saat ini, kaisar Artruk justru bersantai dengan menikmati secangkir teh tanpa mengetahui keadaan wilayahnya di luar sana. karena dia sangat yakin bahwa saat ini kaisar Aurrora telah mundur karena pasukan milik jenderalnya yaitu Gare.


Kesunyian dan ketenangan milik kaisar Artruk tiba-tiba terganggu dengan kedatangan orang dengan tergesa-gesa. Hal tersebut membuat kaisar sangat marah dan menyiram teh panas ke atas wajah orang yang baru datang tersebut.


“Maafkan aku yang mulia kaisar, tetapi saat ini para pemberontak justru bergabung dengan pasukan yang dipimpin oleh jenderal Zhuo untuk menuju ke arah utara, lebih tepatnya menuju tambang besar kita.” Ucap orang tersebut dengan mengusap wajahnya yang melepuh.


Orang tersebut menggertak, dia tidak menyangka bahwa ternyata kaisar benar-benar sebodoh itu. Dengan nada yang sedikit tinggi dia mengatakan, “10.000? seluruh pasukan tersebut sudah di kalahkan oleh 280.000 pasukan yang dipimpin oleh jenderal Zhuo.”


Kaisar Artruk terkejut dan menjatuhkan gelas yang ia pegang, dia tidak menyangka ternyata sebagian pasukan milik kaisar Aurroa telah dikerahkan untuk menuju ke barat. Tetapi setelah memecahkan sebuah gelas dan terkejut sejenak, Artruk menghela napas dan tidak terlalu panik. “Kirim 300.000 pasukan untuk menuju ke barat!”

__ADS_1


Tiba-tiba dari pintu ruangan tersebut, terdapat orang lain yang datang dengan sangat tergesa-gesa. Wajahnya terlihat sangat pucat seputih kertas yang menandakan terdapat berita yang tidak baik-baik saja.


“Kaisar gawat, dari 500.000 pasukan yang dikirim, hanya 20.000 yang kembali dengan terluka berat, selain itu jenderal Gare juga terbunuh dalam peperangan. Dan pasukan musuh juga hampir menuju ibukota.”


“Apa kau bilang?” Kaisar Artruk semakin terkejut, wajah yang tadinya begitu tidak panik kini bagaikan orang dengan lamunan kosong. Bahkan dia sangat tidak percaya bahwa 500.000 pasukan yang ia miliki hanya tersisa 20.000 itupun terluka, serta jenderal Gare yang terbunuh. “Bagaimana dengan pasukan musuh? Tentunya mereka juga kehilangan banyak pasukan.” Kaisar Artruk benar-benar tidak bisa menerima sebuah kenyataan.


“Dari pihak musuh tidak ada yang terluka, bahkan mereka belum mengangkat pedang sama sekali. Ini karena terdapat pasukan pemanah dari atas gunung yang menembaki pasukan kita, selain itu juga terdapat sosok mengerikan di pihak musuh. Dan itu bukan Akram!”


Kaisar Artruk tidak bisa berbicara lagi seakan mulutnya terkunci, bahkan kakinya juga lemas dan terjatuh dengan tidak ada sebuah energi yang membuatnya untuk bisa berdiri. Dia benar-benar tidak menyangka bahwa negara seberang tanpa Akram pun sudah menjadi sosok yang mengerikan, selain itu ia juga menjadi penasaran dengan sosok kuat selain Akram.


Artruk yang lemas memaksa mulutnya untuk berbicara, “Kita harus meminta Rundaf untuk turun tangan, dan biarkan 300.000 pasukan yang tersisa untuk menyerang pasukan Zhuo di sebelah barat.”


Salah satu orang yang tadi melaporkan mengenai pasukan pertama menghela napas, sama seperti orang pertama yang datang, dia tidak menyangka bahwa dia memiliki kaisar yang sangat bodoh, “Tentunya itu tidak mungkin yang mulia, karena yang pasti pasukan yang dipimpin kaisar Aurrora, akan dibagi menjadi dua, yang mana pasukan dengan pemimpin yang mengerikan seperti Akram, serta pasukan utama untuk menyerang istana. Aku sarankan 300.000 pasukan tersebut kita kerahkan untuk melawan pasukan utama milik kaisar Aurrora.”


“Aku setuju, yang pastinya saat pasukan kaisar Aurrora ini memecah menjadi dua kelompok, maka pasukan utama menjadi sangat sedikit. Dan itu menjadi peluang kita, lagi pula pasukan yang dipimpin oleh jenderal Zhuo akan membutuhkan paling tidak satu hari penuh untuk mencapai ibukota kekaisaran.” Kata orang yang ada di sampingnya.

__ADS_1


“Baiklah, terserah kalian, yang pasti tetap pertahankan kekaisaran ini!” Sahut kaisar Artruk sambil mencoba untuk berdiri.


Mereka berdua mengangguk, tetapi mereka juga tidak yakin apakah rencana ini akan berhasil? Masalahnya, mereka tiba-tiba memiliki sebuah orang yang kemampuannya sangat hebat. Tetapi mereka tidak terlalu memikirkannya, karena saat mereka berdua keluar, mereka sepakat apabila Rungdaf mati, maka mereka memilih untuk melengserkan kaisar bodoh mereka dan memilih untuk bergabung dengan Southern.


__ADS_2