Penguasa 5 Elemental

Penguasa 5 Elemental
Melawan Dark knight


__ADS_3

“Kau ingin beradu pedang?” Zeno juga menarik pedangnya untuk memberikan sebuah serangan yang lebih kuat lagi, “Baiklah!” Zeno kembali mengayunkan pedangnya. Mungkin tidak hanya pedangnya yang berbenturan dengan pedang milik Dark Knight, melainkan sebuah elemen angin yang sangat tipis keluar dan hampir membuat pedang dark knight patah.


“Aku tidak akan membiarkanmu masuk ke dalam ibukota!” Tegas Dark Knight.


Tampaknya mereka berdua masih memainkan pedangnya masing-masing dan beradu pedang di atas kuda. Selain itu, Zeno juga menahan kekuatannya karena dia ingin bersenang-senang lebih lama lagi. Hitung-hitung pemanasan sebelum menghadapi Danze yang berada di istana kekaisaran. Kalaupun mau, sebenarnya Zeno bisa membunuh Dark Knight dengan begitu mudah.


Dark Knight yang sebelumnya berusaha menyerang Zeno menggunakan sebuah tebasan, kini merubah pola serangannya menggunakan sebuah tusukan. Tentu saja, Zeno bisa menghadapinya dengan begitu mudah, apalagi dia tinggal menebaskan pedangnya di udara kosong sekalipun, maka elemen air atau anginnya akan menahan tusukan dari Dark Knight.


Mungkin kali ini dia akan lebih bersenang-senang menggunakan elemen air dan anginnya dibandingkan elemen yang lainnya. Karena dia tahu, apakah pihak musuh masih bisa menyombongkan diri walaupun telah dikalahkan oleh elemen yang paling lemah sekalipun?


Tampaknya, Dark Knight sedikit kewalahan saat menghadapi Zeno, walaupun Zeno mengeluarkan elemen air dan angin. Mungkin jika itu elemen air dan angin Zeno yang dulu, menghadapi Dark Knight adalah perkara yang sangat sulit, namun setelah dia menjadi sang penguasa lima elemental, dia bisa meningkatkan kedua elemen itu dengan sangat mudah.


“Sial, tampaknya dia adalah kaisar yang sangat hebat. Benar-benar bukan lawanku.” Dark Knight melompat ke belakang dengan kudanya, dia mengatur napasnya setelah melawan Zeno yang tampak begitu sulit.


Namun, Zeno tetap menebaskan pedangnya, sehingga sebuah angin kencang berhembus ke arah Dark Knight. Mungkin Dark Knight juga menebaskan pedangnya sehingga memunculkan sebuah elemen kegelapan untuk mengimbangi elemen angin tersebut. Siapa yang menyangka, tebasan elemen kegelapan seketika hancur saat berbenturan dengan elemen angin, dan elemen angin itu membuatnya hampir jatuh dari kuda.


Lagi-lagi, Zeno menebaskan pedangnya, sehingga tebasan elemen eir muncul mengarah ke arah Dark Knight, dan Dark Knight melakukan hal yang sama seperti semula yaitu mengeluarkan tebasan elemen kegelapan. Tetapi, mau tidak mau dia juga harus menghadapi nasib yang sama seperti tadi.


“Ini adalah seorang penjaga gerbang?” Zeno mengangkat alisnya, dia tidak lagi menebaskan pedangnya.

__ADS_1


“Jangan sombong kau!” Dark Knight menebaskan pedangnya secara berulang-ulang, sehingga beberapa energi elemen kegelapan berbentuk bulan sabit mengarah ke arah Zeno, dan dalam serangan tersebut dia menyisipkan sebuah teknik yaitu mengeluarkan elemen kegelapan dari ujung pedangnya ke arah Zeno.


“Aku tidak sombong, apakah itu tadi disebut sombong? Aku hanya memberimu sebuah perkataan agar kau bisa melakukan apa yang menjadi tugasmu.” Tangan kiri Zeno melambai ke atas, sehingga sebuah bongkahan es muncul untuk menahan serangan itu semua. Walaupun bongkahan itu harus hancur saat serangan terakhir.


Mungkin jika itu elemen es Zeno yang dahulu, menghadapi serangan elemen kegelapan yang berlipat ganda akan membuat bongkahan es itu hancur dengan sangat mudah. Namun dengan kekuatan penguasa, dia bisa menguatkannya dengan cepat saat hendak hancur.


“Kaisar Zeno, aku datang!”


Zeno melirik ke samping, memperhatikan bahwa pasukan yang dipimpin oleh Lois sudah datang dengan begitu cepat sebelum sejam pertarungan ini di mulai. Kemudian, pasukan tersebut langsung bergabung untuk melawan musuh.


“Terimakasih Dark Knight, kau benar-benar menghiburku, aku tidak akan membunuhmu karena kau mungkin bisa bertarung dengan seseorang yang sepadan denganmu.” Zeno memacu kudanya ke depan, dan melewati Dark Knight yang tampaknya sangat emosi.


Namun saat hendak melewati Dark Knight, dark Knight kembali menebaskan pedangnya ke arah perut Zeno dengan sangat cepat. Akan tetapi, Zeno yang lebih cepat menyadari itu langsung membekukan perutnya dengan es yang sangat tebal, sehingga Dark Knight gagal membelah perut Zeno.


Dark knight menyadari, namun responnya benar-benar terlambat. Mungkin dia menghindar dengan cara melompat ke samping dan jatuh dari kudanya, namun lehernya tergores yang membuatnya sedikit terkejut.


“Apa kabarmu Zeno? walaupun tiga minggu kita tidak bertemu, namun aku benar-benar rindu kepadamu.” Selena melambaikan tangannya ke arah Zeno dan tersenyum senang, walaupun di hadapannya adalah musuh yang tidak bisa untuk diremehkan.


“Apa kau bisa menyelesaikannya? Aku akan menunggumu sebelum menuju inti utama pertarungan Selena.” Kata Zeno sambil memasukkan Ice Sword kembali ke selongsongnya.

__ADS_1


“Tidak masalah.” Selena menunjukkan sebuah pedang yang masih terdapat sebuah es yang melapisinya, yang mana itu Zeno sendiri yang melapisinya agar dia bisa bertarung dengan mata-mata kala itu, serta bisa menandingi pedang yang dilapisi oleh elemen kegelapan. “Aku akan memanfaatkan hadiah dari seorang teman dengan begitu baik.” Sambungnya sambil berjalan perlahan ke arah Dark Knight.


“Tebasan elemen kegelapan!” Dark Knight tanpa berpikir panjang langsung menebaskan pedangnya ke arah Selena. Namun dengan sangat gesit, Selena dapat menggulingkan badannya di udara untuk menghindari pedang tersebut dari Dark Knight.


Dan saat dia berdiri lagi, Dia langsung menebaskan pedangnya ke arah Dark knight. Sayangnya, itu tidak berhasil melukainya karena musuh yang dia hadapi memakai sebuah Zirah yang sangat tebal.


Sedangkan Zeno, dia hanya ingin melihat apa yang dilakukan oleh temannya, lebih tepatnya dia tidak melakukan apa-apa padahal gerbang terbuka lebar baginya. Mungkin karena dia sedikit lebih tertarik dengan pertarungan Selena yang sejauh ini menjadi sangat baik daripada sebelumnya, bahkan pergerakannya sangat sulit untuk ditebak bagi seorang mantan pembunuh sepertinya.


Kali ini yang beradu pedang adalah Dark Knight dan juga Selena, tanpa kuda. Dan tampak sangat jelas bahwa kemampuan berpedang dari kesatria dengan Selena masih unggul Selena. Padahal seharusnya, kemampuan pedang ksatria tidak bisa diremehkan, namun siapa yang menyangka bahwa Selena bisa menghindar dengan begitu baik mengenai pedang atau elemen kegelapan milik Dark Knight.


Terdengar juga suara pedang yang begitu nyaring. Walaupun pedang Dark Knight terlapisi oleh elemen kegelapan sekalipun, namun pedang Selena masih tetap utuh akibat es yang melapisinya. Sehingga, Selena masih tampak untuk percaya diri tanpa takut pedangnya patah. Karena dia tahu, bahwa dahulu, setiap dia bertarung dengan seorang elementalist, pedang yang dia bawa sering patah dan berganti-ganti, karena musuh yang dia hadapi melapisi pedangnya menggunakan sebuah elemen.


“Keparat, gunakan elemenmu!” Protes Dark Knight sambil berusaha menusuk Selena menggunakan pedangnya.


“Perkataanmu cukup menghinaku!” Selena melompat ke atas, menendang helm zirah Dark Knight hingga jatuh ke bawah, kemudian tanpa ragu dia menusukkan pedangnya ke arah kepala tersebut.


Sayangnya, Dark Knight tak kalah cepat, dia mengangkat pedangnya dan menahan pedang Selena dengan sangat kuat.


Selena terjatuh ke bawah, karena dia tidak bisa berlama-lama untuk melompat. Namun, tiba-tiba dia mengambil sebuah anak panah yang ada di bawah, yang mana itu merupakan milik pemanah. Tanpa ragu, Selena mengayunkannya ke arah kepala Dark Knight.

__ADS_1


Sedangkan tangan kanannya, dia berfokus untuk menyerang kepala Dark Knight selagi Dark knight berfokus pada anak panah yang dia ayunkan.


“Apakah teknik mengecoh yang sangat rendahan ini sangat laku keras di benuamu? sadar! jika yang kau hadapi adalah elementalist kegelapan!” Ucapnya, sambil mengangkat pedangnya untuk menahan pedang Selena, sedangkan anak panahnya seketika hancur saat berbenturan dengan sebuah bola elemen kegelapan yang keluar dari tangannya.


__ADS_2