Penguasa 5 Elemental

Penguasa 5 Elemental
Mengintograsi mata-mata Danze


__ADS_3

Zeno tidak membiarkan itu terjadi, dia bergerak ke arah Selena yang mencoba untuk bergerak ke samping untuk mencoba menghindar, akan tetapi sayangnya tidak ada cukup waktu karena bola elemen kegelapan itu terlalu besar.


Itulah Zeno langsung menangkap Selena secepat cahaya dan menaruhnya tepat di samping mata-mata yang mengeluarkan elemen kegelapan tersebut. Kemudian, Zeno kembali bergerak untuk menghancurkan bola kegelapan, karena jika dibiarkan itu akan meledak dan menghancurkan lingkungan kekaisaran.


Dia berdiri di depan bola kegelapan, selain itu dia juga mengeluarkan sebuah bola cahaya namun sangat kecil dibandingkan dengan bola kegelapan yang terus maju dihadapannya. Mungkin hanya seukuran kepala bayi. Akan tetapi, tanpa ragu sedikitpun, dia langsung mendorong bola cahaya miliknya untuk membenturkannya ke arah bola kegelapan.


Memang, bola kegelapan itu hancur dalam sekejap. Dan tidak ada ledakan yang terjadi. Akan tetapi, gelombang kejut yang dihasilkan dapat membuat pohon-pohon disekitarnya menjadi tumbang.


Para prajurit dan orang-orang penting kekaisaran langsung keluar untuk mencari tahu apa yang terjadi. Karena dia merasa ada sebuah angin kencang yang mana itu adalah gelombang kejut yang hampir meruntuhkan istana kekaisaran.


Jangan berpikir bahwa bola elemen cahaya milik Zeno juga hancur. Lebih tepatnya, setelah menghancurkan bola kegelapan itu, bola cahaya milik Zeno langsung kembali muncul dan mengarah ke arah mata-mata yang kini tidak punya dua kaki karena mungkin akibat perbuatan Selena.


Mata-mata tersebut langsung berteriak karena kesaktian, serta dijadikan oleh bola cahaya yang akan menghancurkan kepalanya.


Namun, sesaat sebelum bola cahaya itu menghancurkan kepala orang tersebut, bola cahaya itu hilang setelah Zeno mengulurkan tangannya dan menggenggam dengan cepat. 


"Aku berpikir bahwa membunuhmu dengan cepat tidak ada gunanya. Dewan hukum juga akan terlalu lembut saat memaksamu untuk angkat bicara, maka dari itu aku sendiri yang akan membuatmu berbicara." Zeno menoleh ke arah mata-mata satunya yang terbaring lemas setelah perutnya terbelah karena terkena pedang milik Selena. Kemudian dia menatap mata-mata yang ada di hadapannya dengan sinis, memperhatikan bahwa kedua kaki orang itu sudah dibawa Selena seperti membawa benda mati.


"Sebaiknya aku mati saja daripada harus mengatakan sesuatu." Orang tersebut mengeluarkan belatinya dan ingin membunuh diri dengan menusuk bagian leher.

__ADS_1


Tentu saja, Zeno langsung mengeluarkan dua buah tombak es dan melemparkannya ke arah kedua tangan orang itu, sehingga tidak hanya tersiksa dan berteriak kesakitan, namun orang tersebut juga gagal untuk melakukan sebuah bunuh diri.


"Kau pikir aku akan membiarkanmu?" Zeno membekukan luka di semua kaki tangannya yang terputus agar darah tidak keluar lagi. Karena jika itu terus terjadi, maka orang tersebut akan pingsan karena kehabisan darah yang begitu banyak. Selain itu, ini adalah salah satu cara penyiksaan paling pedih, karena perlahan darah yang ada di dalam tubuh tersebut akan membeku secara perlahan.


"Tahan!" Zeno berteriak saat para prajurit yang baru datang mengepung orang tersebut sambil mengarahkan tombak mereka dan siap untuk membunuh. Namun, Zeno menahannya karena ingin mengintrogasi orang itu.


"Kaisar, tampaknya aku meminta maaf. Dan aku benar-benar akan meningkatkan pertahanan kekaisaran." Jenderal Lois datang dan berkata seperti itu. Kemudian di sampingnya terdapat Nefd yang berwajah panik.


"Itu kita bahas nanti, aku hanya ingin bertanya kepada dia terlebih dahulu." Zeno semakin mendekat ke arah orang tersebut dengan tatapan yang sangat tajam, sehingga siapa saja yang melihatnya bakal merinding.


"Sudah kubilang kesekian kali, aku tidak mengatakan apapun!" Kata orang itu dengan ngotot. Namun, semakin dia ngotot, tubuhnya seolah merasakan rasa sakit yang luar biasa. Itu terjadi karena darah dalam tubuhnya semakin membeku.


Orang itu tidak menjawab, karena dia tahu bahwa semakin dia ngotot, maka darah di dalam tubuhnya juga akan semakin keras dan membeku. Sehingga dia memilih untuk diam saja.


"Hee? Ternyata kau tahu bahwa semakin banyak kau mengotot, maka darah di dalam tubuhmu juga akan semakin membeku. Tapi bagaimana jika kau diam saja, maka salah satu organmu yang aku bekukan. Dimulai dari bola mata!" Zeno tersenyum tipis sambil melakukan sesuatu kepada orang tersebut tanpa dia bergerak.


Apa yang terjadi pada orang tersebut sungguh mengejutkan, pasalnya kedua bola mata orang tersebut mendadak membeku dan berubah menjadi sebuah es. Kemudian saat Zeno menjentikkan jarinya, es atau bola mata tersebut hancur berkeping-keping dan berubah menjadi serpihan es.


Spontan, orang itu kembali berteriak kesakitan, namun saat dia berteriak, darah yang membeku semakin merambat. Bahkan terlihat sangat jelas, bahwa kulit orang itu menjadi benar-benar pucat seputih kertas dengan darah yang terus menetes dari lubang matanya.

__ADS_1


"Sudah 25% darah di tubuhmu sudah membeku. Jika kau berkata dengan santai dan memberitahu apa yang kutanyakan, maka aku tidak akan melakukan apa-apa. Jangan berpikir untuk diam, karena setelah ini aku akan membekukan organ yang paling umum dimiliki seorang pria." Zeno berkata dengan kejam, mungkin siapa saja yang mendengarnya bakal merasa ngeri, karena mereka tahu bahwa kehilangan sebuah organ penting tersebut akan membuat mereka kehilangan masa depan.


"Tidak hentikan." Kata orang itu dengan nada yang lirih, "Benar! Kaisar Danze akan melakukan penyerangan kepada Gleces dalam waktu mungkin sampai dia pulih sepenuhnya karena kekuatan tempurnya sudah siap kapan saja. Karena dia ingin mendapatkan peringkat pertama dan membalas kekalahan saat itu." Jelas orang itu.


"Ada informasi penting lainnya?" Zeno melanjutkan pertanyaannya 


"Mungkin ini tidak terlalu penting bagi Anda. Namun, Danze membutuhkan mayat seorang kaisar kuat untuk membangkitkan sebuah patung bernama Yashimaru. Tapi aku memberitahu, bahwa mungkin kaisar Danze membutuhkan mayat Anda." 


"Apa?" Zeno tersentak kaget bak disambar petir setelah mendengar apa yang dikatakan oleh mata-mata itu. Tidak, dia tidak takut, tapi dia terkejut saat baru mengetahui bahwa Danze memiliki sebuah patung yang merupakan musuh dewinya. Tentu saja, dia tidak akan tinggal diam dan akan melakukan perang besar yang begitu serius.


Tidak hanya Zeno, ketiga beast yang ada di tubuh Zeno juga langsung bangun dari malas-malasnya dengan raut wajah yang mengerikan, bahkan Kiba juga berjalan di tubuh Zeno seperti harimau yang begitu kelaparan, seolah mereka benci saat mendengar nama Yashimaru.


"Tuan, sudah tidak perlu diragukan lagi. Kita akan mengalami sebuah perang besar lagi jika anda tidak segera menghancurkan patung itu." Azure berkata dengan suara yang menggema dan memenuhi seluruh dimensi yang ada di dalam tubuh Zeno.


"Siapa yang menyangka bahwa aku pernah berhadapan dengan kacung Yashimaru." Kiba berkata juga.


Zeno mengerti, matanya menjadi berwarna merah bercahaya dan menatap dingin mata-mata yang ada di hadapannya yang mana dia menjadi bergidik ketakutan


Tanpa ragu lagi, tubuh orang itu sepenuhnya hancur, setelah Zeno tidak hanya membekukan darahnya sepenuhnya, melainkan juga membekukan kulitnya dan menghancurkan dengan begitu mudah.

__ADS_1


__ADS_2