Penguasa 5 Elemental

Penguasa 5 Elemental
Rasa tidak percaya


__ADS_3

Beberapa detik kemudian, naga Uron sudah berada di istana kekaisaran Nuvoleon dengan kecepatan petir. Hal tersebut tentu saja, membuat para pasukan Nuvoleon yang kini tengah berbaris seakan-akan mau berperang langsung bersiaga saat ada sosok naga yang tiba-tiba muncul.


Kemudian, Uron, dia turun di antara pasukan yang dipimpin oleh kaisar Lexus tanpa berniat apapun. Sehingga, kaisar Lexus mengangkat tangannya agar para pasukan tidak menyerang, selain itu, dia tahu bahwa di atas punggung naga tersebut terdapat Turse yang sedang merangkul Zeno yang tengah pingsan atau tidak sadar.


Tepat di atas tanah, Turse menurunkan Zeno dengan dibantu oleh beberapa pasukan milik Nuvoleon untuk mendapatkan sebuah perawatan yang cukup. Lalu, Uron merubah wujudnya menjadi seorang manusia yang membuat Lexus lantas terkejut. Dia baru menyadari bahwa Uron merupakan sosok naga.


“Turse, apa yang terjadi? Kau tidak apa-apa bukan? Kenapa Zeno pingsan?”


“Aku harap kaisar mengerti bahwa aku diculik tengah malam tadi.” Turse tidak melanjutkan ucapannya, karena disahut oleh Zillie yang ada di samping kaisar Lexus.


“Kami tahu, itulah kami menyiapkan pasukan untuk membawamu pergi. Selain itu, kami juga tahu bahwa pelaku penculikan tersebut adalah Ampera Empire.”


Turse kemudian pergi meninggalkan mereka berdua, karena apa yang lebih penting adalah melihat kondisi Zeno yang tengah tidak sadarkan diri. Selain itu, sebelum Turse melangkah lebih jauh, dia melirik ke belakang dan berkata dengan nada yang cukup tinggi, “Saranku sebaiknya kalian membubarkan pasukan ini. Ampera sudah tiada, kekaisaran Ampera runtuh tepat fajar tiba.”


“Apa maksudmu?” Lexus dan Zillie bertanya penasaran dengan serentak. Mereka masih kebingungan dengan perkataan bahwa Ampera sudah tiada.


Uron yang masih berada di tempat kemudian angkat suara untuk berusaha menjelaskan apa yang Turse katakan. “Tuan Zeno meruntuhkan Ampera kekaisaran seorang diri. Tidak hanya kekuasaannya, bahkan juga istana juga runtuh dan menyisakan puing-puing berdebu yang hanya akan menjadi sebuah tempat bersejara, hmm entahlah jika ada seseorang yang mendirikan kembali. Namun yang pasti, aku yakin bahwa provinsi di Ampera akan berebut untuk menjadi kekaisaran agar bisa memimpin provinsi lain.”


“Oh iya aku lupa, aku mengatakan bahwa kerajaan provinsi akan berebut karena tidak ada keluarga Forjen yang tersisa. Jika kalian tidak percaya, maka kalian bisa mengirimkan mata-mata yang berasal dari kalian. Aku sarankan untuk tidak membawa pasukan ke sana, karena itu akan sia-sia. Sebaiknya kalian menyiapkan pasukan untuk Lumenlus. Itupun apabila Kirin gagal.” Sambungnya sambil beranjak pergi, karena Uron benar-benar ingin melihat kondisi Zeno.


Kaisar Lexus seketika terdiam membeku di saat mendengarkan apa yang Uron katakan. Ampera hancur? Memang itu merupakan berita yang tidak terlalu buruk, setidaknya konflik untuk Nuvoleon berkurang. Masalahnya, penyebab hancurnya kekuasaan beserta istananya membuat Lexus tidak sanggup untuk menggelengkan kepalanya. Benar-benar sangat tidak masuk akal apabila hal itu benar-benar terjadi.

__ADS_1


Tidak percaya, kaisar Lexus langsung bergerak dengan penuh tenaga dalam satu kedipan menuju Ampera. Dalam satu detik, kaisar Lexus sudah menembus perbatasan dan berada di dekat istana kekaisaran Ampera, tidak, lebih tepatnya reruntuhan istana kekaisaran dengan genangan darah yang begitu banyak. Selain itu, banyak orang-orang yang berkumpul baik itu dari kalangan warga biasa, atau pihak kerajaan provinsi dari Ampera Empire.


Merasa cukup puas, kaisar Lexus kembali di samping Zillie dengan tersenyum cengengesan. Bahkan dia mendadak lumpuh yang membuat Zillie panik. Bahkan, Lexus mendadak seperti orang gila yang tertawa lirih sambil menggarukkan kepalanya.


“Tuan, apa yang terjadi?” Zillie mencoba untuk membantu kaisar Lexus berdiri.


“Apakah kau percaya apa yang dikatakan Uron itu tadi?”


“Tidak. Bagaimana mungkin seseorang bisa menghancurkan kekuasaan dan istana kekaisaran dalam satu malam? Bahkan Danze sekalipun, membutuhkan kekuatan para pasukannya untuk menghancurkan hutan elemental beast.”


“Bagaimana jika aku percaya? Bukankah kau berjanji untuk terus mempercayaiku?” Kaisar Lexus masih tersenyum gila.


“Benar. Aku baru saja melihatnya, dan persis apa yang dikatakan oleh Uron. Bahwa kekuasaan dan istana Ampera runtuh, dengan jutaan pasukan milik mereka terbunuh. Bahkan aku melihat banyak dari keluarga Forjen meninggal secara tidak wajar.” Lexus menjelaskan.


Zillie mendadak menjadi linglung setelah mendengar apa yang kaisar Lexus katakan. Dia juga tersenyum gila dan menyentuh kepalanya. “Dia itu manusia atau bukan? Bahkan dengan pasukan saja, mungkin membutuhkan waktu satu hari penuh untuk meruntuhkan istana kekaisaran. Tetapi dia dengan begitu mudahnya menghancurkan kekaisaran seorang diri dalam waktu setengah malam?” Zillie menggeleng-gelengkan kepala saat tahu bahwa Zeno benar-benar seorang dewa kematian. Walaupun pada akhirnya, Zeno pingsan, mereka berdua benar-benar hampir syok.


“Benar, pantas saja Danze bisa dikalahkan. Meruntuhkan kekaisaran saja adalah hal yang mudah. Zillie, aku sarankan agar kau tidak bercanda di depannya. Karena apa yang aku takutkan, kau bisa salah berbicara yang membuat Zeno marah besar. Dan kau tahu apa akibatnya?” Lexus berkata dengan bingung.


“Anda tidak lagi menjadi kaisar.”


“Kau benar.”

__ADS_1


Hingga akhirnya, pasukan yang seharusnya digunakan untuk menyerang Ampera karena beberapa faktor seperti penculikan Turse dan beberapa masalah yang membuat mereka ingin menyerang dahulu, kini dibubarkan karena Ampera sudah tidak ada seperti apa yang dikatakan oleh Turse. Hal ini, justru membuat mereka merasa sangat diuntungkan, karena mereka bisa lebih fokus untuk menyerang Lumenlus, apabila Kirin kembali dengan membawa pesan, bahwa Lumenlus siap berperang.


.....


Zeno, kini dia terbaring di sebuah kasur dengan beberapa tabib yang sedang membuat sebuah ramuan, agar orka atau energinya pulih dengan begitu cepat. Kemudian di dekat Zeno, ada Turse yang menggenggam tangan Zeno sambil mengeluarkan air matanya, berharap bahwa Zeno segera siuman dari pingsan.


“Zeno bangun!” Turse memanggil tuannya kali ini dengan nama panggilan Zeno.


“Sebenarnya apa yang terjadi nona?” Kata salah seorang pelayan di dekat Turse yang begitu penasaran.


“Tuan bersikeras menyelamatkanku dari Ampera. Tidak hanya menyelamatkanku, justru dia meruntuhkan istana beserta kekuasaannya sekaligus. Dia pingsan, karena mengeluarkan lima belas kloningan dan tiga beast dalam waktu yang sama.”


“Apa?”


Semua orang yang ada di ruangan tersebut begitu terkejut kecuali Uron yang baru datang. Kemudian disusul kaisar Lexus yang juga ingin melihat kondisi Zeno yang sama sekali belum tersadar. Bahkan, salah satu dari tabib menjatuhkan gelas karena ucapan Turse barusan.


“Yah itu benar, apa yang dikatakan Turse benar. Ampera Empire sudah tidak ada dalam setengah malam karena Zeno membereskannya sendiri. Namun, aku juga baru tahu, bahwa Zeno mengeluarkan lima belas kloningan dan .... tunggu sebentar, Zeno mempunyai tiga elemental beast?” Kaisar Lexus kembali terkejut saat mendengar bahwa Zeno ternyata memiliki tiga elemental beast.


Turse hanya mengangguk tanpa menjelaskannya secara rinci. Karena, Zeno sendiri berusaha menyembunyikan bahwa dirinya memiliki tiga elemental beast legenda. Sehingga Turse tidak bisa mengatakannya.


Semua orang yang ada di ruangan tersebut yang sebelumnya terkejut, hanya bisa memukul jidatnya dan menggelengkan kepala saat kaisar Lexus tahu hal tersebut.

__ADS_1


__ADS_2