Penguasa 5 Elemental

Penguasa 5 Elemental
Rencana penaklukkan


__ADS_3

“Menaklukkan Northern?” Sala salah satu petinggi tertawa begitu keras, “Itu ucapan paling bodoh yang kudengar selama hidupku.”


“Nefd, sepertinya kau butuh pelajaran yang lebih. Aku sarankan kau tidak menghina anakku seperti itu.” Kata Jenderal Zhuo dengan nada tinggi.


“Maafkan aku jenderal, tetapi apa yang dikatakan anakmu sungguh lucu. Menaklukkan Northern? Apakah kau salah minum obat nak.”


Zeno menatap dingin Nefd yang merupakan petinggi negara. Mungkin Zeno masih membiarkan untuk Nefd banyak bicara, karena dia belajar dari pengalaman dengan Rosh yang sikapnya tidak jauh beda dari Nefd. Mengingat, saat dirinya diolok-olok oleh Rosh, emosi Zeno tidak terkendali.


“Sudahlah, lupakan saja. Zeno, lupakan semua masalah ini. Dan hiraukan apa yang dikatakan Nefd, dia memang asal bicara.”


Zeno mengangguk dengan ucapan neneknya. Dia masih diam dan tidak bergerak setelah Nefd meremehkan dirinya. Apa perlu pembuktian? Itulah yang batin oleh Zeno, tetapi dia tidak mau lelah mengatakan itu secara terus terang. Daripada membuang waktu mengurus Nefd satu ini, lebih baik dia memilih mendengarkan mengenai pembahasan yang dikatakan oleh neneknya, yaitu mengenai pemecahan masalah yang terjadi, yaitu konflik yang dibuat oleh Akram.


“Bagaimana dengan utusan perdamaian?” Ucap Nefd.


“Northern bukanlah tipe emperor yang bisa menerima perdamaian semudah itu, masalahnya ini mengenai terbunuhnya raja mereka yang katanya di akibatkan oleh raja kita.” Jenderal Zhuo memberikan suara.


“Sepertinya perang merupakan hal yang sangat bagus, tapi ini bukanlah sembarang perang, daripada konflik terus menerus antara dua emperor di masa depan, bagaimana jika kita berperang untuk menaklukkan Northern. Dengan begitu, masalah di perbatasan akan selesai, masalah pemberontakan juga akan selesai, serta juga tidak akan ada konflik yang begitu rumit di masa depan.”


Seluruh orang terkejut dengan apa yang dikatakan oleh kaisar Aurrora. Berperang untuk menaklukkan suatu wilayah? Sepertinya itu bukanlah perkara yang sangat mudah, tentunya juga akan memakan korban jiwa yang tidak sedikit.


“Ini perkara yang sangat sulit, dipihak mereka terdapat penyihir badai yang sangat hebat. Bahkan aku sendiri juga sedikit kewalahan dan hampir mati dibuatnya.” Ucap Jenderal Zhuo.


Tiba-tiba mata seluruh orang tertuju kepada Zeno yang sedang bersedekap, dia mengangkat alisnya setelah melihat apa yang dilakukan oleh orang-orang.


“Sudah kuduga, kalian pasti menatapku seperti itu.” Zeno menghela napas sebelum melanjutkan ucapannya. “Sebelumnya aku memang sangat benci berperang, tetapi jika dilihat dari sisi bahwa kedua emperor ini tidak menjalin hubungan apapun, maka lebih baik berperang untuk menaklukkan salah satu emperor, daripada di masa depan akan merugikan salah satu pihak. Jika kalian ingin aku membunuh Rungdaf, tentu saja itu merupakan hal yang mudah. Tetapi aku juga membutuhkan sebuah pasukan, karena penyihir seperti dia pastinya memiliki anak buah yang sangat banyak.”


“Aku tahu itu.” Kaisar Aurrora tersenyum.

__ADS_1


Nefd kemudian melemparkan sebuah peta benua Artik ke atas sebuah meja pertemuan. Sambil berkata, “Jenderal Zhuo, sepertinya kau memang ahli strategi. Jadi laksanakan apa yang memang tugasmu.”


Jenderal Zhuo juga tersenyum sambil bersedekap di atas meja. “Aku ingin lihat kemampuan anakku. Jadi Zeno, kau tahu apa yang harus kau lakukan?”


“Aku bukanlah ahli strategi. Seperti yang ayah pikirkan.” Zeno menundukkan wajahnya.


“Ayolah, kau bebas membuat strategi apa pun. Yang paling penting hal itu kau harus membuat semua orang menyetujui strategi yang kau buat.” Jawab ayah Zeno.


Zeno kemudian mengangguk dan mengambil sebuah gulungan kertas yang merupakan sebuah peta benua Artik. Sebelum membuka, Zeno melihat sekeliling dan memperhatikan seluruh orang yang berada di pertemuan ini. Hanya 8 orang, antara lain dua petinggi negara, Aurrora, Ayah Zeno, Turse, dan Zeno sendiri, serta sisinya merupakan orang yang tidak terlalu banyak bicara yang sedang duduk di sebelah Nefd.


“Sekarang? Bagaimana jika besok saja untuk membahas strategi, setidaknya nenek harus mengumpulkan orang-orang penting lainnya untuk tahu. Sedangkan untuk Turse, sebaiknya kau jangan kembali terlebih dahulu menuju kerajaanmu.” Kata Zeno.


“Memangnya kenapa?” Jenderal Zhuo mengerutkan dahinya. “Bukankah kita memiliki waktu yang sangat banyak? Bahkan kaisar bisa mengumpulkan orang-orang itu secepatnya.”


“Aku memikirkan hal yang lain selain waktu.” Zeno mengangkat wajahnya setelah menundukkan wajahnya.


Petinggi negara yang bukan Nefd tiba-tiba berdiri dengan wajah yang tidak senang. Dengan nada tinggi, dia berkata, “Hey hey tunggu, tidak bisa begini. Setidaknya kita harus menyelesaikan strateginya sekarang juga.”


Kaisar Aurrora menoleh sebelum pergi meninggalkan ruang pertemuan, wajahnya sangat dingin saat menatap Barou yang merupakan salah satu petinggi negara. “Barou, sudahlah. Lagi pula hari ini merupakan hari baik karena kita kedatangan tamu istimewa yang sangat jauh.”


“Zeno, kau bisa mengikuti pelayan untuk menuju kamarmu yang telah di siapkan. Jangan ragu untuk meminta bantuan kepadanya.” Ucap kaisar Aurrora.


Zeno mengangguk, dia kemudian keluar setelah orang lain keluar dengan disambut oleh tiga pelayan yang siap mengantarnya menuju kamarnya.


-----


Zeno saat ini tengah berada di luar, lebih tepatnya memandang langit malam yang dipenuhi aurora yang sangat cantik. Namun, dirinya tiba-tiba terganggu oleh suara yang mendadak muncul di belakangnya.

__ADS_1


“Memikirkan sebuah strategi?”


Zeno menoleh ke belakang, memperhatikan Turse yang menghampiri dirinya sambil menjawab, “Bukan. Lebih baik kau tidak perlu tau.”


“Kau tau?” Turse duduk di sebelah Zeno sebelum melanjutkan ucapannya, “Entah kenapa kau sangat hebat saat bertarung menggunakan elemen. Dan aku benar-benar menyukai itu.”


Zeno menatap Turse dengan begitu jijik, tapi dia segera melupakan rasa jijiknya dan berkata, “Aku punya teman wanita yang tidak memiliki elemen, tapi jangan meremehkan dia, dia benar-benar hebat bertarung menggunakan pedang. Kau mungkin akan tertarik kepadanya, lagipula dia sangat cantik.”


“Tertarik dengan wanita yang cantik? Aku masih normal kau tahu.” Turse menggembungkan pipinya.


Zeno mengerutkan dahinya setelah mendengar apa yang Turse katakan, “Hah apa maksudmu, tunggu sebentar, jangan bilang bahwa kau-.” Zeno tidak melanjutkan ucapannya setelah melihat Turse membuka penutup kepalanya.


Dengan sangat elok, Turse menguraikan rambutnya yang sangat panjang, sosok wanitanya terlihat begitu cantik dengan rambut hitam terurai. Zeno begitu terkejut, dia tidak menyangka bahwa Turse merupakan seorang wanita. Memakai penutup kepala serta suara yang begitu berat membuatnya terlihat seperti pria.


“Kalah dengan wanita?” Zeno terlihat sangat malu, mengingat saat bertarung dengan Turse, dia kalah dan dibuat pincang.


“Aku yang kalah saat itu. Tertimpa pohon besar itu sangat mengerikan.” Turse memeluk kedua kakinya.


“Tapi Anda sangat hebat, bahkan tanpa elemen sekalipun kau bisa mengalahkan sang pemanah racun. Dan aku benar-benar mengagumimu, yang membuatku berjanji kepada diriku sendiri, serta kepada Anda untuk menjadi tangan kanan dan orang paling setia saat Anda menjadi kaisar benua Artik nanti.” Sambungnya sambil memandang Zeno dengan mata yang berkaca-kaca.


“Kaisar?” Zeno mengerutkan dahinya sebelum melanjutkan ucapannya, “Bukankah kau merupakan tangan raja Buras, mengapa kau mengkhianatinya?” Tanyanya.


“Benar, suatu saat Anda pasti menjadi kaisar, karena hanya Andalah yang merupakan pewaris tahta kekaisaran. Dan aku tidak mengkhianati raja Buras, raja Buras memiliki hidup yang tidak lama lagi.” Turse nampak begitu sedih, wajahnya yang berkaca-kaca mengeluarkan sebuah air mata yang menetes di telapak tangannya.


“Sedangkan aku, aku hanya berjanji menjadi tangan kanan raja Buras saja, dan bukan kepada pewaris tahta kerajaan Alvalos.” Sambungnya.


Zeno mengangguk, apa yang dia pedulikan bukan mengenai raja Buras yang hidupnya tidak akan lama lagi, tetapi mengenai dirinya yang merupakan pewaris tahta kekaisaran. Ya walaupun dia sadar, bahwa neneknya tidak memiliki anak lain kecuali Zhuo, dan Zhuo memiliki tiga anak antara lain Fang Tan merupakan kaisar air, dan Yuna pasti akan mengikuti suaminya.

__ADS_1


Maka yang pasti Zeno akan menjadi kaisar Southern empire di masa depan. Tentunya itu bukan merupakan kabar gembira bagi Zeno, tetapi juga bukan kabar buruk pula. Masalahnya, dia tidak terlalu tertarik untuk menjadi kaisar.


__ADS_2