
Semua orang kembali terkejut saat melihat sebuah sambaran tersebut. Para kaisar langsung berdiri karena sepertinya ada sebuah serangan dadakan yang terjadi. Namun, mereka membuka matanya, saat melihat sambaran petir itu merupakan seseorang yang bergerak secepat kilat. Yang mana saat ini, orang tersebut sedang mencekik orang tangan kanan Yin dengan pedang di tangan kiri yang siap menembus kepala tangan kanan Yin.
“Katakan itu sekali lagi, maka aku akan membunuhmu.”
“Zeno?” Fang Tan terkejut, kemudian di susul kaisar Hanzi dan kaisar Shima juga terkejut saat menyadari bahwa orang yang bergerak menyambar itu adalah Zeno.
Tepat saat Fang Tan fokus ke arah Zeno. Jenderal Zhuo bergerak ke arah samping kursi Fang tan. Sebelumnya, tangan kanan Fang Tan menyadari dan hendak menghadang Fang Zhuo, namun orang tersebut seketika terdiam dan tahu, serta mempersilahkan Fang Zhuo untuk berdiri di sisi Fang Tan yang fokus ke arah Zeno.
“Aku suka pertemuan kaisar. Namun, selalu saja ada yang membuat ulah di antara para kaisar. Siapa lagi kalau bukan dari negara api?” Fang Zhuo mengangkat salah satu kakinya di atas meja, dia kemudian menatap dingin kaisar Yin.
Fang Tan langsung menoleh ke samping saat mengenal suara tersebut. Dan betapa terkejutnya, bahkan dia hampir pingsan setelah melihat bahwa orang yang ada di sampingnya adalah ayahnya. Fang Tan kesulitan untuk berbicara, bukan karena bisu, tapi dia tidak bisa membuat kata-kata untuk mengekspresikan apa yang tercantum di dalam hatinya.
Bahkan seluruh orang juga terkejut, seperti kaisar Shima, Zabuto, serta Yin. Bahkan kaisar Hanzi tidak bisa untuk menutup mulut setelah tahu siapa yang datang.
“Fang Tan, tidak. Yang mulia kaisar Fang Tan, senang bertemu denganmu, kita bertemu lagi.” Fang Zhuo tersenyum ke arah Fang Tan.
“Ayah?” Fang Tan segera berdiri dan memeluk ayahnya. Mungkin di hadapan kaisar lainnya, dia seperti pria dewasa yang mengerti segalanya dan memiliki sebuah kekuasaan. Namun di hadapan ayahnya, dia menjadi seperti anak kecil yang tidak peduli lagi bahwa kaisar yang lainnya melihatnya.
“Ayah cukup bangga kepadamu, kau benar-benar menjadi kaisar hebat.” Fang Zhuo memuji sambil menurunkan kakinya.
Setelah di rasa puas, Fan Tan mempersilahkan agar ayahnya duduk di kursi yang ia tempati. Tapi Fang Zhuo menolak, karena kursi tersebut hanya diduduki oleh kaiisar. Dan saat ini, Zhuo bukanlah seorang kaisar.
__ADS_1
“Mantan kaisar negara air, sepertinya kau telah kembali dari perjalanan panjangmu.” Zabuto berdiri, kemudian dia melanjutkan ucapannya, “Zabuto Arad, kaisar negara tanah saat ini.”
“Senang bertemu denganmu kaisar Zabuto. Maafkan aku karena membuat beberapa penjaga di luar sana pingsan, karena aku benar-benar tidak bisa untuk menahan sabar karea mendengar ucapan kaisar Yin.”
Kaisar Zabuto tidak mempermasalahkannya, mungkin jika Fang Zhuo tidak datang tepat waktu, maka keributan benar-benar muncul di sini.
“Dan kau kaisar Yin. Jika kau mengatakan seperti itu, maka aku akan membunuhmu!” Fang Zhuo menatap sinis Kaisar Yin.
“Sepertinya kau ingin mengulangi sejarah peperangan.” Yin duduk tegak, dia melipat kedua tangannya dan menatap Zhuo seakan menantangnya.
“Perang, silakan berperang! Tapi jangan harap untuk bisa menang karena kau tidak tahu siapa ayahku.” Zeno menoleh , tapi tangannya masih mencekik tangan kanan pribadi kaisar Yin.
Kemudian Nora menambahkan apa yang dikatakan oleh Turse, “Mungkin kau juga kesulitan untuk menang, karena Zeno berhasil membunuh orang terkuat di benua Artrik.”
“Serta Akram juga.” Kata Selena.
Kaisar Hanzi kemudian tersenyum mengangkat ujung bibirnya dan menatap sinis kaisar Yin, “Jangan lupa, negara air dan angin adalah saudara.”
“Serta negara petir juga akan bersaudara. Jadi jika kau ingin deklarasi perang, ya silakan. Tapi jangan harap untuk menang.” Ucap kaisar Shima.
Zabuto menatap Yin dengan sinis, padahal perkumpulan ini dilakukan untuk membuar sebuah perdamaian dan hubungan antara lima negara. Tetapi sialnya, kaisar Yin membuat ulah sehingga dia tidak bisa tinggal diam. “Ini sebenarnya merupakan pertemuan perdamaian, bukan sebuah deklarasi perang. Tapi, karena tindakanmu yang semena-mena di sini, aku memutuskan untuk melawanmu apabila kau juga mendeklarasikan perang dengan negara air. Kaisar, Yin San, aku tegaskan sekali lagi, sikap angkuhmu lah yang membuat empat negara lainnya membencimu.”
__ADS_1
“Begini, jika kau tidak mengakui kesalahanmu dan meminta maaf, serta tidak menyetujui perjanjian perdamaian. Itu tidak masalah, tapi negara api akan dikucilkan dan tidak mengikuti sebuah hubungan baik, baik itu melalui perdagangan, akademi, yang dilakukan oleh empat negara lainnya.” Kaisar Shima menjelaskan.
Bukannya gentar, Yin tidak takut dengan ancaman empat kaisar di hadapannya, yang mana negaranya akan dikucilkan. Yaah, mungkin dia tidak berani untuk mendeklarasikan perang dengan negara air, karena sepertinya tiga negara lainnya mendukung negara air.
Seketika Yin beranjak dari tempat duduknya, kemudian dia melemparkan sebuah bola api ke arah Zeno agar melepaskan tangan kanan kepercayaannya.
Sebuah aliran air mengeliling Zeno dan melindungi dari serangan Yin. Dia hanya tersenyum sinis ke arah Yin dan berkata, “Apa? Apa kau ingin aku melepaskan orang kepercayaanmu ini?” Zeno berdecak sebentar sebelum dia melanjutkan ucapannya, “Jangan harap dulu, setidaknya aku harus memberikannya sebuah hukuman karena menghina kakak dan ibuku.”
Tangan Zeno mengeluarkan sebuah es yang perlahan membekukan leher orang yang dicekiknya. Orang tersebut ingin berteriak kesakitan, tapi dia tidak mengeluarkan suaranya karena tertahan leher yang di cekik. Kaisar Yin San menjadi marah, kemudian dia mengeluarkan sebuah kepala naga berwujud api di tangannya yang kin ia gunakan untuk memukul Zeno.
Tapi Fang Tan dan Fang Zhuo sigap, dia langsung bergerak ke arah Yin untuk menghentikan tindakannya. Yin yang melihat itu langsung berbalik arah dan melancarkan tinjunya ke arah Fang Zhuo. Namun, dari belakang Yin, Zeno segera memukul tengkuk Yin menggunakan ujung Ice Sword hingga tengkuknya membeku.
Yin tidak mau kalah, dia membakar tengkuknya agar tidak membeku dan merambat ke kepalanya, selain itu, dia mengeluarkan sebuah pusaran api di sekelilingnya agar Fang Tan dan Fang Zhuo tidak mendekat.
Memang, Fang Tan dan Fang Zhuo melompat ke belakang setelah Yin mengeluarkan pusaran apinya. Bahkan, Zeno harus melompat ke samping sambil menyeret orang yang ia cekik agar tidak terkena kobaran api milik Yin. Zabuto yang melihat itu, dia langsung memukul permukaan tanah dan mengakibatkan sebuah gundukan tanah menjerat Yin.
Pusaran terhenti, Yin terjebak di gundukan tanah hingga menyisakan setengah badan, dia menggertakkan giginya karena melihat kaisar yang lainnya melawan dirinya.
“Apa-apaan ini? Aku hanya meminta orang kepercayaanku kembali, tapi kalian malah menyerangku.” Protes Yin.
Zeno melemparkan orang kepercayaan kaisar Yin dengan lehernya yang sepenuhnya membeku. Orang kepercayaan kaisar kini berdiri di samping gundukan tanah yang menjerat Yin, yang mana saat ini orang tersebut berusaha untuk melepaskan es membeku di lehernya karena es tersebut benar-benar mencekik lehernya, bahkan dia tidak bisa untuk bernapas.
__ADS_1