Penguasa 5 Elemental

Penguasa 5 Elemental
Hal yang mengejutkan


__ADS_3

Spontan, Zeno memutar pedangnya untuk menyerang jenderal Gorb. Pasalnya, dia tersadar bahwa jenderal Gorb akan memotong tangan kiri Zeno untuk merebut bunga teratai emas. Sehingga, dengan begitu cepat sebuah benturan pedang terjadi yang membuat mereka menatap satu sama lain dengan begitu serius.


Kirin yang melihatnya, langsung mengeluarkan sebuah elemen petir di tangannya untuk menyerang jenderal Gorb. Sedangkan Uron, dia juga mengeluarkan elemen petir dan melesat ke arah kaisar Lexus dengan begitu cepat.


“Hentikan!” Seru kaisar Lexus, dia memang berteriak seperti itu namun tidak melakukan perlawanan apapun.


Baik itu kaisar Lexus, dan jenderal Gorb, keduanya langsung bergerak secepat kilat untuk menghindari serangan Kirin maupun Uron.


“Kaisar Lexus, atas nama dua kaisar bagaimana jika kita bekerja sama untuk melawan orang asing seperti mereka.” Jenderal Gorb menawarkan.


Mendengar hal tersebut, bukannya setuju justru kaisar Lexus langsung mengeluarkan sebuah bola cahaya di tangannya, kemudian dia berputar ke arah samping dan menyerang jenderal Gorb secara langsung dan tidak memikirkan apa yang akan terjadi nantinya.


Spontan, jenderal Gorb menghindar ke belakang sambil mengeluarkan sebuah energi cahaya di tangannya, kemudian dia membenturkannya dengan bola cahaya milik kaisar Lexus. Sepertinya jenderal Gorb kali ini tidak berpikir panjang, dia lupa siapa yang dirinya hadapi saat ini. Beradu elemen dengan kaisar Lexus? Zeno yang melihatnya hanya bisa tersenyum kecut.


Lagipula, Zeno juga kaget saat kaisar Lexus tiba-tiba menyerang jenderal Gorb. Karena jika dipikir-pikir, seharusnya mereka bekerja sama untuk mengalahkan Zeno yang merupakan orang asing di benua ini. Akan tetapi, kaisar Lexus melakukan tidak seperti apa yang dirinya pikirkan.


“Bumm!!” Sebuah ledakan terjadi lagi. Jenderal Gorb terlempar sejauh beberapa meter dengan tangan kanan yang hancur sampai ke pundak. Mungkin karena elemen cahayanya tidak bisa menahan serangan milik kaisar Lexus. Hal itu membuat jenderal Gorb kejang-kejang karena tidak bisa menahan dari rasa sakit yang luar biasa karena kehilangan tangan kanannya. Terlihat dengan begitu jelas, potongan-potongan tangan jenderal Gorb tercecer akibat dari serangan tersebut.


“Bodoh, apa yang kamu katakan? Bahkan aku sedikit menyesal setelah melawan tuan Zeno.” Kaisar Lexus berbicara dengan nada yang tinggi.

__ADS_1


Keadaan menjadi hening kecuali erangan dari jenderal Gorb. Semuanya terkejut terkecuali Hole yang masih bertarung melawan ribuan pasukan tuan sepuluh yang menurutnya pengganggu. Bahkan Zillie yang berdiri juga kaget dengan apa yang diucapkan kaisar Lexus barusan.


Terutama Zeno dan juga Turse, dia merasa seperti salah mendengarkan apa yang Lexus katakan. Terdengar begitu formal dengan awalan tuan yang membuat Zeno sedikit tidak percaya. Dia juga mencoba untuk membersihkan telinganya berharap bahwa apa yang dia dengar merupakan hal yang salah.


“Kaisar, kau tadi berbicara apa?” Zeno menyuruh kaisar lexus untuk mengulangi ucapannya untuk mengetes apakah telinganya bermasalah atau tidak.


Kaisar Lexus tidak mengulangi ucapannya, justru dia menghadap di hadapan Zeno dan langsung bertekuk lutut tanpa diperintahkan oleh sesiapapun. Dengan nada rendah, dirinya berkata, “Suatu kehormatan bisa bertemu dengan yang mulia Fang Zeno. maafkan aku, aku berpikir bahwa Anda tidak berada di sini untuk mengambil bunga teratai untuk ibunda Anda.”


“Sebelumnya, kami ingin mendapatkan bunga teratai juga akan diberikan kepada Anda sebagai hadiah dari kaisar terkuat kedua di dunia kepada calon kaisar terkuat di dunia. Maka dari itu, aku, kaisar Lexus benar-benar meminta maaf atas kecerobohan yang aku buat.” Sambungnya sambil menarik kembali beast naganya.


Baik itu Zeno, Turse maupun Zillie yang sudah bangkit, mereka sama-sama terkejut. Pasalnya, baru kali ini dia melihat seorang kaisar tingkat atas bertekuk lutut kepada Zeno yang hanya merupakan pangeran kekaisaran, itupun dari benua yang paling lemah yaitu benua negara.


Zeno juga tidak menyangka, bahwa kaisar Lexus sebenarnya juga ingin mendapatkan bunga teratai emas untuk dirinya. Hanya karena mereka berdua tidak saling kenal, membuat pertarungan tersebut begitu sengit, bahkan Zeno hampir terbunuh oleh kaisar Lexus yang menurut Zeno benar-benar mengerikan. Dia juga seolah merasa akan kalah apabila melawan kaisar Lexus. Pasalnya, kekuatan Lexus benar-benar hampir menyamai kekuatan Danze.


“Kaisar Lexus, berdi ....”


“Zen! Terima kasih sudah bersusah payah mendapatkan bunga teratai emas untukku. Selain itu, aku tidak menyangka bahwa kau berhasil membuat kaisar Lexus bertekuk lutut.” Hole datang memotong ucapan Zeno. Napasnya terengah-engah membuat dia tampak  kelelahan karena habis membunuh pasukan kriminal.


Hole juga tidak mendengar apa yang Lexus bicarakan. Sehingga dia datang tanpa ada rasa terkejut sama sekali.

__ADS_1


Memang, apa yang Zeno lihat dalam kegelapan, sudah tidak ada lagi kelompok kriminal yang tersisa. Hal itu membuatnya sedikit lega karena tidak ada yang mengganggu. Akan tetapi, masalahnya hanya satu, yaitu Hole. Sepertinya kali ini dia akan berperan sebagai seorang pengkhianat dalam sebuah kesepakatan. Walaupun biasanya, Zeno membenci apa yang namanya pengkhianatan. Mau bagaimana lagi, hal itu semua demi ibunya.


Zeno mengulurkan tangan kirinya ke arah Hole dengan tersenyum tipis. Dia sedikit tidak percaya bahwa dirinya akan menjadi seseorang yang paling ia benci. Tapi, tidak ada cara lain, dia mengingat apa yang dirinya katakan bahwa hidup tidak jauh dari sebuah hukum alam, apalagi di dunia elementalist seperti ini. Selain itu, Hole merupakan pembohong besar yang memang wajib untuk dikhianati.


Hole tampak bahagia dan mengulurkan tangannya untuk mengambil bunga teratai emas dari tangan Zeno. Akan tetapi, senyum bahagianya tiba-tiba berubah saat Zeno menarik kembali tangannya, ha itu membuat Hole bertanya-tanya, mengapa Zeno menarik tangannya kembali?


Dengan sedikit tertawa, Zeno berkata, “Apakah semudah itu aku menyerahkan bunga teratai emas kepadamu, tuan Forjen Hole?”


“Apa? Zen, apa maksudmu? Jangan sandingkan aku dengan keluarga bangsawan Ampera empire seperti itu. Aku hanyalah seorang dari kalangan keluarga miskin yang sama sekali tidak memiliki marga.” Hole berkata dengan patah-patah, dia juga nampak cengengesan setelah berkata demikian.


“Bukankah kau mengatakan bahwa dirimu tidak memiliki banyak uang? Lantas mengapa kau bisa mempunyai rumah yang cukup mewah di Nuvoleon? Selain itu, bukankah teknik ledakan kubah cahaya merupakan teknik yang berasal dari keluarga kekaisaran Ampera Empire? Ibumu bahkan tampak sehat, setelah Kirin dan Uron melakukan penyelidikan selama berhari-hari. Dan .... tujuanmu mengambil bunga teratai emas adalah untuk kepentingan kekaisaran bukan? Apa aku benar, pangeran kedua Ampera Empire?”


“Astaga.” Ekspresi Hole kali ini tampak menyeringai setelah Zeno menjelaskan secara demikian, dia juga tertawa keras setelahnya yang membuat Zeno dan yang lainnya mencoba untuk meningkatkan kewaspadaan, “Aku tidak menyangka, bahwa seseorang yang berasal dari benua lemah sepertimu bisa menyelidiki identitasku.”


Kaisar Lexus langsung berdiri, dia juga sebelumnya tidak tahu bahwa Hole merupakan pangeran kedua kekaisaran Empire. Karena pada dasarnya, Lexus sama sekali tidak pernah bertemu kaisar Ampera, apalagi anak-anaknya. Karena Lexus tahu sendiri bahwa Ampera terkenal dengan kekaisaran yang tidak senang untuk melakukan aktivitas sosial dengan kekaisaran lain.


“Hei jenderal Gorb. Apa kau tahu siapa pembunuh anakmu? Tentunya aku tahu, pembunuh anakmu adalah ....”


Tiba-tiba sebuah anak panah menancap ke pipi Hole dan menembus ke pipi yang satunya. Hal tersebut membuat Hole kesulitan untuk melanjutkan apa yang dia ucapkan. Selain itu, dia langsung terjatuh dan mengerang kesakitan karena luka yang tidak terlalu serius di wajahnya.

__ADS_1


“Jika kau punya mulut, harap dijaga dengan benar. Jangan katakan bahwa ibumu sakit keras, padahal yang sebenarnya ibumu tampak sehat. Apa kau ingin perkataanmu menjadi kenyataan? Lagipula aku sudah menaruh curiga kepadamu bahwa kau bukanlah orang biasa.” Turse berjalan perlahan dengan Zillie yang berada di sampingnya.


“Serang ....!! rebut bunga itu dan jangan biarkan wanita yang telah melukai adik untuk hidup!!”


__ADS_2