Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 99 - Petunjuk Feng Wei


__ADS_3

Hua Zi


“Feng Wei, kita ke Shi Li Tao Ling dulu memeriksakanmu…” Gun Gun “Fu Qin, Zhe


Yan yeye saat ini sedang di Jiu Jong Tian.” Feng Wei tersenyum “ayo…” Hua Zi


“baik, tapi kalau kau merasa tidak sehat harus segera memberitahuku…” Feng Wei


mengangguk dengan senyum manis, Hua Zi mengecup keningnya. Bersama-sama keluar


Bi Hai Cang Ling ke Jiu Jong Tian, langsung masuk Tai Chen gong. Feng Wei


terkejut dengan perubahan Tai Chen gong “ini…” Hua Zi memeluknya “suka ?” Feng


Wei “ini desainmu ? kapan kau melakukannya ?” Hua Zi “sudah lama, saat kau


hamil Ling Ling… bagaimana ?” Feng Wei “aku suka, terima kasih Fu Jun…” Hua Zi


memeluk erat dan mencium pipinya.


      Chong


Lin menyapa “Di Jun, Di Hou, Gun Gun dianxia, Ling Ling dianxia, Jin Cheng


dianxia, Long Nu dianxia” Feng Wei “Chong Lin, kami sekarang…” Ling Ling


memotong “Niang Qin, hanya panggilan, tidak usah difikirkan… sudah saatnya


kalian kembali ke posisi sebenarnya…” Feng Wei menghela nafas “haih… kenapa aku


merasa, kaulah yang menjadi Niang Qin disini !” Ling Ling cekikikan, Feng Wei


mengetuk keningnya. Hua Zi “Feng Wei, kalau tidak senang…” Feng Wei menggeleng


“bukan tidak senang, hanya akan berkurang kebebasan…” Hua Zi tersenyum “kau


ingin kemana saja, melakukan apapun, semua terserahmu, weifu akan selalu


menemanimu… tidak usah memikirkan yang lain…” Feng Wei mengangguk dengan senyum


manis.


      Segera


berita kedatangan mereka terdengar di telinga semua, Lian Song – Zu Zhe, Ye Hua


– Bai Qian, dan Zhe Yan segera ke Tai Chen gong “Yu Huang, Hong Ling…” Bai Qian


“Hong Ling, bagaimana perutmu, sudah 6 bulan, kenapa perutmu masih kecil begini


?” Feng Wei mencucu “gugu, ini dengan saat hamil Gun Gun, Ling Ling sudah jauh


lebih besar” Zu Zhe “Hong Ling, namanya juga kembar…” Ye Hua “Di Jun sudah


mendengar tentang Zhi He ?” Hua Zi mengangguk sambil merangkul Feng Wei,


menempatkannya di posisi yang nyaman “Zhe Yan…” Zhe Yan segera memeriksa “sangat


baik, tapi Hong Ling, kau harus makan yang banyak, kau terlalu kurus…” Feng Wei


cemberut “sudah tahu…” Hua Zi “dengarkan, kalau aku yang memberitahumu, kau


tidak mau dengar…” Bai Qian “kenapa ? susah makan ?” Feng Wei mengangguk


“kadang suka manis, kadang suka asin, haih… aku juga tidak tahu, kedua anak ini


setiap hari keinginannya berbeda…” Zhe Yan “ooo…” kembali memeriksa “tidak apa,


ikuti saja, mereka adalah sepasang jadi wajar kalau keinginan berbeda-beda…”


Feng Wei mengangguk, Hua Zi “sekarang sudah kembali ke Tai Chen gong, kau ingin


makan apa, beritahu Chong Lin saja”.


      Lian


Song “Yu Huang, Zhi He ?” Hua Zi “aku sudah tidak ada hubungan dengannya,


kalian lakukan saja sesuai dengan aturan yang ada” Ye Hua mengangguk “pohon


terkutuk itu…” Feng Wei “oh sebelumnya, apa pernah ada kasus keguguran dewi ?”


semua saling melihat, Lian Song mengangguk “sebaiknya panggil Sie Ming”.


Sebagai penggosip, Lian Song, Sie Ming, dan Zu Zhe paling mengetahui segala


gosip di Si Hai Ba Huang. Sie Ming segera datang, melihat Hua Zi dan Feng Wei,


tidak tahu bagaimana menyapa “Sie Ming, melihat Di Jun Di Hou, mulutmu sudah


tertutup rapat”. Sie Ming segera memberi hormat “Di Jun Di Hou…” Feng Wei “Sie


Ming, tidak perlu begitu sungkan, duduklah…”


Lian


Song “Sie Ming, berita yang kau dapatkan yang lalu, tentang keguguran beberapa


dewi…” Sie Ming “oh, san dianxia, itu sudah sangat lama, yang terakhir


sepertinya 100 tahun yang lalu” Zhe Yan “Sie Ming, coba ceritakan…” Sie Ming


“xiao xian juga tidak tahu kebenaran ceritanya, hanya mendengar mereka cerita


saat ada perayan. Hanya saja yang anehnya, selalu keguguran di awal kehamilan,


tapi jasad janin selalu hilang.” Bai Qian “siapa yang terakhir keguguran ?” Sie


Ming “dengar-dengar adalah salah seorang putri kecil di Ci Ling Zhu…” Ye Hua

__ADS_1


“Hong Ling…” Feng Wei “Gun Gun, dimana induk pohon ?” Gun Gun “di gunung tidak


jauh dari Desa Hei Feng. Di gunung itu ada lahar panas jadi tidak ada yang


mendekatinya, di tengah-tengah gunung, ada sebuah pohon terkutuk” Feng Wei


menggeleng, Hua Zi “Feng Wei…” Feng Wei “jalan ceritanya tidak benar…”


      Bai


Qian “apa yang tidak benar ?” Feng Wei “ehm, apa sebelumnya Zhi He pernah


keguguran ?” semua saling melihat dan menggeleng. Hua Zi “Feng Wei, ada apa ?”


Feng Wei “Hua Zi gege, biarkan aku berfikir dulu…” sambil meminum tehnya, semua


menunggunya. Feng Wei mengangkat bicara “semakin difikir semakin salah…” Zhe


Yan “Hong Ling, coba katakan dimana yang salah ? mungkin kami bisa membantu”


Feng Wei mengangguk “begini, coba cari tahu dimana saja terjadi keguguran dewi


selama 10.000 tahun ini. ah tidak, mungkin lebih awal dari itu. Untuk Zhi He,


sementara diawasi saja, jangan membangunkan musuh” Ling Ling “Niang Qin…” Feng


Wei “begini, kalau hanya membangkitkan bayi sakit, cukup menggunakan salah


satu, benih dewa atau benih makhluk fana, tapi walaupun seperti itu, dengan


begitu banyaknya benih, harusnya saat ini bayi terkutuk itu sudah menampakkan


diri dan tidak memerlukan tambahan benih lagi” Ye Hua “tapi kehilangan masih


tetap terjadi.” Feng Wei mengangguk “makanya ada yang salah. keguguran


dewi-dewi itu yang menjadi titik baliknya”


      Zhe


Yan “kalau menggunakan benih dewa bukankah akan mempercepat evolusinya ?” Feng


Wei mengangguk “bisa seperti itu, tapi bagaimana jika yang mau dibangkitkan


bukan bayi terkutuk itu ?” semua terkejut. Hua Zi “Feng Wei, kau curiga Zhi He


pernah keguguran dan mau membangkitkan bayinya ?” Feng Wei menggeleng “Hua Zi


gege, kau tahu bagaimana mengobati jiwa dewa terluka, sama seperti saat di


mimpi Aranjo” mata Hua Zi membola “maksudmu ?” Ling Ling “Niang Qin, ada apa


sebenarnya ?” Feng Wei “Ling Ling, cara tercepat dan teraman untuk memulihkan


jiwa dewa adalah menitipkan dan merawat serpihan jiwa dewa ke tubuh di xian


atau makhluk fana, terutama didalam janin yang bertumbuh” Bai Qian “Hong Ling,


bayi atau seorang dewa ke janin Yin Ching.” Feng Wei mengangguk.


      Zhe


Yan “kalau seperti itu, bukankah menunggu bayi itu lahir saja sudah bisa,


kenapa membunuh begitu banyak bayi...” matanya terbelalak melihat Feng Wei, Hua


Zi pun melihat Feng Wei “Feng Wei…” Feng Wei menatap Hua Zi, Mo Yuan “tapi Zhi


He ingin membangkitkan siapa ?” Sou Wan “kenapa semakin membingungkan ?” Feng


Wei berfikir “tidak, tidak sesederhana itu… hmm…”


      Feng


Wei “tapi harusnya itu adalah jiwa bayi, karena dia memerlukan jasad janin 2


bulan” semua saling melihat. Hua Zi membelai kepalanya “kau sudah mencurigai


ini, jadi minta ke Jiu Jong Tian” Feng Wei tersenyum. Hua Zi “Zhe Yan, sampai


Feng Wei melahirkan, kau jangan jauh-jauh dari Tai Chen gong. Chong Lin, tidak


boleh ada orang asing yang datang selain mereka dan keluarga Bai” Gun Gun “iya,


Niang Qin sedang hamil, harus dijaga sebaik-baiknya. Pelayan di Tai Chen gong


juga harus diperhatikan” Feng Wei menggeleng “aku mana begitu lemah…” Ling Ling


“tidak lemah juga harus tetap dijaga… aku akan sering di Tai Chen gong menemani


Niang Qin” Feng Wei tersenyum mengangguk.


      Ye


Hua “Di Jun, jadi bagaimana sekarang ?” Hua Zi melihat Feng Wei “cari semua


kebenaran berita dewi-dewi yang keguguran. Awasi Zhi He, cari informasi, apa


dia pernah keguguran sebelumnya atau melahirkan bayi sakit. Gun Gun, kurung


pohon terkutuk itu sehingga tidak bisa menyerap benih lagi.” Feng Wei “ehm Gun


Gun, coba gambarkan rupa pohon terkutuk itu, jangan ada yang ketinggalan,


setiap serat yang timbul, dahan, warna, gambar sedetail mungkin” Gun Gun


mengangguk, Zu Zhe “Jin Cheng, kau ikut Gun Gun, perhatikan dengan teliti” Hua


Zi “Feng Wei, untuk apa sesusah itu, kau mau melihatnya, aku akan menggerakkan

__ADS_1


cermin Miao Hua” Feng Wei tersenyum “baik” Hua Zi tersenyum mengusap hidung


Feng Wei “Chong Lin, ambilkan cermin Miao Hua kecil” Chong Lin segera pergi.


      Hua


Zi “kau ingin melihat apa ?” Feng Wei “induk pohon terkutuk di perut gunung, pohon


terkutuk Desa Hei Feng dan…” Gun Gun “sisa kehancuran pohon terkutuk Desa Chang


Ma…” Feng Wei mengangguk, Gun Gun tersenyum. Hua Zi segera mengatur cermin Miao


Hua melihat induk pohon terkutuk, Feng Wei terbatuk-batuk, Hua Zi menepuk


ringan punggungnya. Terlihat sebuah pohon yang berdiri kokoh ditengah lautan


lahar panas, daunnya berwarna merah dan mengkilat, kemudian mereka melihat yang


di Desa Hei Feng, pohon itu tidak banyak perubahan, hanya semakin besar saja.


Yang terakhir di Desa Chang Ma, pohon yang dihancurkan Feng Wei 3 tahun yang


lalu. Pohon itu sudah tumbuh kembali tapi kali ini warnanya hijau kemerahan.


      Ling


Ling “apa yang berbeda dari pohon-pohon itu ?” Zhe Yan “ini…” Feng Wei memucat,


memegang perutnya, Hua Zi segera menyadari “Feng Wei… ada apa ?” Feng Wei


menutup mulutnya, segera berdiri dan muntah hebat, Hua Zi menepuk-nepuk


punggungnya. Bai Qian memberikan teh “apa masih sering muntah ?” Feng Wei


menggoyang-goyangkan tangannya, Hua Zi meminumkan tehnya “tidak sering, tapi


kalau sudah muntah, tidak ada makanan bisa masuk ke perutnya” Feng Wei terduduk


lemas “manisan bagaimana ?” Bai Qian bertanya. Hua Zi “sudah habis…” Ling Ling


“aku akan meminta waipo membuatkannya lagi” Gun Gun “Niang Qin,


beristirahatlah… Zhe Yan yeye, apa yang salah dengan pohon-pohon itu ?” Feng


Wei “Hua Zi gege, perlihatkan kembali induk pohon…” Hua Zi segera menuruti


“lihat akarnya…” mengerahkan sihir, jalur akar yang seperti jaring terlihat


“gufu, cari di Da Hai, induk pohon yang sama” semua terkejut.


      Hua


Zi “Feng Wei, istirahatlah, jangan dipaksakan…” Feng Wei mengangguk “kepalaku


pusing…” Zhe Yan memeriksa “Hong Ling, kau harus makan, walau sedikit harus


paksa makan… perutmu kosong jadi merasa pusing…” Feng Wei menggoyang-goyangkan


tangannya “nanti saja, ngantuk sekali…” bersandar di tubuh Hua Zi, langsung


masuk kealam mimpinya. Ling Ling “Fu Qin, aku akan membuatkan Niang Qin bubur…”


segera ke dapur. Hua Zi pun membawa Feng Wei kekamar untuk mendapatkan


istirahatnya.


      Bai


Qian “apa maksud Hong Ling ? masih ada induk pohon lain di Da Hai ?” Zhe Yan


“jika aku tidak salah, ini bukan induk pohon…” Gun Gun “yeye, jadi Da Hai ?” Zu


Zhe “ini harusnya adalah 2 anak utama dari pohon yang sesungguhnya. 1 di inti


panas alam fana dan 1 di laut alam dewa, menyerap inti kedua alam. Sesuai


dengan kata Hong Ling, ini buka bayi sakit itu. Hal ini hanya bisa terjadi…”


Zhe Yan “sepertinya ada yang mencoba bermain menjadi sang pencipta” Ye Hua


“bagaimana mencari induk pohon di Da Hai ?” Zu Zhe “Lian Song, kau paling


mengetahui Da Hai, pastikan Zhi He tidak pernah keguguran dan cari tahu ada


siapa yang pernah keguguran atau melahirkan bayi sakit tak normal di


sekitarnya.” Lian Song “bayi tak normal ?” Zu Zhe mengangguk, Zhe Yan “bayi ini


tidak terjadi oleh proses normal. Jika Zhi He yang melakukan hal ini, dia


betul-betul sudah gila” Gun Gun “kenapa aku merasa hal ini lebih rumit dari itu


! coba berfikir dari sudut pandang Niang Qin… Niang Qin mengatakan Zhi He


sebelumnya hanya dewi bodoh, kemungkinan Zhi He disini hanya merupakan kaki tangan.


Da Hai… Lian Song shushu, bukankah Yin Ching sekarang sedang hamil lagi ?” Lian


Song mengangguk “bagaimana kalau sementara Yin Ching dibawa ke Jiu Jong Tian,


mungkin bisa mendapat petunjuk” Long Nu mengangguk “Yin Ching akan lebih aman


di Jiu Jong Tian” Zhe Yan “Gun Gun, aku akan ikut denganmu melihat pohon di


lahar panas itu” Chong Lin keluar “Gun Gun dianxia, ini diberikan Di Jun untuk


anda dan Ling Ling dianxia, bisa menghubungi Di Jun kapan saja. Oh Di Jun


berpesan, sementara berita kedatangan Di Jun Di Hou, jangan sampai tersebar

__ADS_1


keluar” semua mengangguk dan berdiskusi sejenak, pergi menjalankan tugas


masing-masing.


__ADS_2