
Hua Zi
“Feng Wei, kita ke Shi Li Tao Ling dulu memeriksakanmu…” Gun Gun “Fu Qin, Zhe
Yan yeye saat ini sedang di Jiu Jong Tian.” Feng Wei tersenyum “ayo…” Hua Zi
“baik, tapi kalau kau merasa tidak sehat harus segera memberitahuku…” Feng Wei
mengangguk dengan senyum manis, Hua Zi mengecup keningnya. Bersama-sama keluar
Bi Hai Cang Ling ke Jiu Jong Tian, langsung masuk Tai Chen gong. Feng Wei
terkejut dengan perubahan Tai Chen gong “ini…” Hua Zi memeluknya “suka ?” Feng
Wei “ini desainmu ? kapan kau melakukannya ?” Hua Zi “sudah lama, saat kau
hamil Ling Ling… bagaimana ?” Feng Wei “aku suka, terima kasih Fu Jun…” Hua Zi
memeluk erat dan mencium pipinya.
Chong
Lin menyapa “Di Jun, Di Hou, Gun Gun dianxia, Ling Ling dianxia, Jin Cheng
dianxia, Long Nu dianxia” Feng Wei “Chong Lin, kami sekarang…” Ling Ling
memotong “Niang Qin, hanya panggilan, tidak usah difikirkan… sudah saatnya
kalian kembali ke posisi sebenarnya…” Feng Wei menghela nafas “haih… kenapa aku
merasa, kaulah yang menjadi Niang Qin disini !” Ling Ling cekikikan, Feng Wei
mengetuk keningnya. Hua Zi “Feng Wei, kalau tidak senang…” Feng Wei menggeleng
“bukan tidak senang, hanya akan berkurang kebebasan…” Hua Zi tersenyum “kau
ingin kemana saja, melakukan apapun, semua terserahmu, weifu akan selalu
menemanimu… tidak usah memikirkan yang lain…” Feng Wei mengangguk dengan senyum
manis.
Segera
berita kedatangan mereka terdengar di telinga semua, Lian Song – Zu Zhe, Ye Hua
– Bai Qian, dan Zhe Yan segera ke Tai Chen gong “Yu Huang, Hong Ling…” Bai Qian
“Hong Ling, bagaimana perutmu, sudah 6 bulan, kenapa perutmu masih kecil begini
?” Feng Wei mencucu “gugu, ini dengan saat hamil Gun Gun, Ling Ling sudah jauh
lebih besar” Zu Zhe “Hong Ling, namanya juga kembar…” Ye Hua “Di Jun sudah
mendengar tentang Zhi He ?” Hua Zi mengangguk sambil merangkul Feng Wei,
menempatkannya di posisi yang nyaman “Zhe Yan…” Zhe Yan segera memeriksa “sangat
baik, tapi Hong Ling, kau harus makan yang banyak, kau terlalu kurus…” Feng Wei
cemberut “sudah tahu…” Hua Zi “dengarkan, kalau aku yang memberitahumu, kau
tidak mau dengar…” Bai Qian “kenapa ? susah makan ?” Feng Wei mengangguk
“kadang suka manis, kadang suka asin, haih… aku juga tidak tahu, kedua anak ini
setiap hari keinginannya berbeda…” Zhe Yan “ooo…” kembali memeriksa “tidak apa,
ikuti saja, mereka adalah sepasang jadi wajar kalau keinginan berbeda-beda…”
Feng Wei mengangguk, Hua Zi “sekarang sudah kembali ke Tai Chen gong, kau ingin
makan apa, beritahu Chong Lin saja”.
Lian
Song “Yu Huang, Zhi He ?” Hua Zi “aku sudah tidak ada hubungan dengannya,
kalian lakukan saja sesuai dengan aturan yang ada” Ye Hua mengangguk “pohon
terkutuk itu…” Feng Wei “oh sebelumnya, apa pernah ada kasus keguguran dewi ?”
semua saling melihat, Lian Song mengangguk “sebaiknya panggil Sie Ming”.
Sebagai penggosip, Lian Song, Sie Ming, dan Zu Zhe paling mengetahui segala
gosip di Si Hai Ba Huang. Sie Ming segera datang, melihat Hua Zi dan Feng Wei,
tidak tahu bagaimana menyapa “Sie Ming, melihat Di Jun Di Hou, mulutmu sudah
tertutup rapat”. Sie Ming segera memberi hormat “Di Jun Di Hou…” Feng Wei “Sie
Ming, tidak perlu begitu sungkan, duduklah…”
Lian
Song “Sie Ming, berita yang kau dapatkan yang lalu, tentang keguguran beberapa
dewi…” Sie Ming “oh, san dianxia, itu sudah sangat lama, yang terakhir
sepertinya 100 tahun yang lalu” Zhe Yan “Sie Ming, coba ceritakan…” Sie Ming
“xiao xian juga tidak tahu kebenaran ceritanya, hanya mendengar mereka cerita
saat ada perayan. Hanya saja yang anehnya, selalu keguguran di awal kehamilan,
tapi jasad janin selalu hilang.” Bai Qian “siapa yang terakhir keguguran ?” Sie
Ming “dengar-dengar adalah salah seorang putri kecil di Ci Ling Zhu…” Ye Hua
__ADS_1
“Hong Ling…” Feng Wei “Gun Gun, dimana induk pohon ?” Gun Gun “di gunung tidak
jauh dari Desa Hei Feng. Di gunung itu ada lahar panas jadi tidak ada yang
mendekatinya, di tengah-tengah gunung, ada sebuah pohon terkutuk” Feng Wei
menggeleng, Hua Zi “Feng Wei…” Feng Wei “jalan ceritanya tidak benar…”
Bai
Qian “apa yang tidak benar ?” Feng Wei “ehm, apa sebelumnya Zhi He pernah
keguguran ?” semua saling melihat dan menggeleng. Hua Zi “Feng Wei, ada apa ?”
Feng Wei “Hua Zi gege, biarkan aku berfikir dulu…” sambil meminum tehnya, semua
menunggunya. Feng Wei mengangkat bicara “semakin difikir semakin salah…” Zhe
Yan “Hong Ling, coba katakan dimana yang salah ? mungkin kami bisa membantu”
Feng Wei mengangguk “begini, coba cari tahu dimana saja terjadi keguguran dewi
selama 10.000 tahun ini. ah tidak, mungkin lebih awal dari itu. Untuk Zhi He,
sementara diawasi saja, jangan membangunkan musuh” Ling Ling “Niang Qin…” Feng
Wei “begini, kalau hanya membangkitkan bayi sakit, cukup menggunakan salah
satu, benih dewa atau benih makhluk fana, tapi walaupun seperti itu, dengan
begitu banyaknya benih, harusnya saat ini bayi terkutuk itu sudah menampakkan
diri dan tidak memerlukan tambahan benih lagi” Ye Hua “tapi kehilangan masih
tetap terjadi.” Feng Wei mengangguk “makanya ada yang salah. keguguran
dewi-dewi itu yang menjadi titik baliknya”
Zhe
Yan “kalau menggunakan benih dewa bukankah akan mempercepat evolusinya ?” Feng
Wei mengangguk “bisa seperti itu, tapi bagaimana jika yang mau dibangkitkan
bukan bayi terkutuk itu ?” semua terkejut. Hua Zi “Feng Wei, kau curiga Zhi He
pernah keguguran dan mau membangkitkan bayinya ?” Feng Wei menggeleng “Hua Zi
gege, kau tahu bagaimana mengobati jiwa dewa terluka, sama seperti saat di
mimpi Aranjo” mata Hua Zi membola “maksudmu ?” Ling Ling “Niang Qin, ada apa
sebenarnya ?” Feng Wei “Ling Ling, cara tercepat dan teraman untuk memulihkan
jiwa dewa adalah menitipkan dan merawat serpihan jiwa dewa ke tubuh di xian
atau makhluk fana, terutama didalam janin yang bertumbuh” Bai Qian “Hong Ling,
bayi atau seorang dewa ke janin Yin Ching.” Feng Wei mengangguk.
Zhe
Yan “kalau seperti itu, bukankah menunggu bayi itu lahir saja sudah bisa,
kenapa membunuh begitu banyak bayi...” matanya terbelalak melihat Feng Wei, Hua
Zi pun melihat Feng Wei “Feng Wei…” Feng Wei menatap Hua Zi, Mo Yuan “tapi Zhi
He ingin membangkitkan siapa ?” Sou Wan “kenapa semakin membingungkan ?” Feng
Wei berfikir “tidak, tidak sesederhana itu… hmm…”
Feng
Wei “tapi harusnya itu adalah jiwa bayi, karena dia memerlukan jasad janin 2
bulan” semua saling melihat. Hua Zi membelai kepalanya “kau sudah mencurigai
ini, jadi minta ke Jiu Jong Tian” Feng Wei tersenyum. Hua Zi “Zhe Yan, sampai
Feng Wei melahirkan, kau jangan jauh-jauh dari Tai Chen gong. Chong Lin, tidak
boleh ada orang asing yang datang selain mereka dan keluarga Bai” Gun Gun “iya,
Niang Qin sedang hamil, harus dijaga sebaik-baiknya. Pelayan di Tai Chen gong
juga harus diperhatikan” Feng Wei menggeleng “aku mana begitu lemah…” Ling Ling
“tidak lemah juga harus tetap dijaga… aku akan sering di Tai Chen gong menemani
Niang Qin” Feng Wei tersenyum mengangguk.
Ye
Hua “Di Jun, jadi bagaimana sekarang ?” Hua Zi melihat Feng Wei “cari semua
kebenaran berita dewi-dewi yang keguguran. Awasi Zhi He, cari informasi, apa
dia pernah keguguran sebelumnya atau melahirkan bayi sakit. Gun Gun, kurung
pohon terkutuk itu sehingga tidak bisa menyerap benih lagi.” Feng Wei “ehm Gun
Gun, coba gambarkan rupa pohon terkutuk itu, jangan ada yang ketinggalan,
setiap serat yang timbul, dahan, warna, gambar sedetail mungkin” Gun Gun
mengangguk, Zu Zhe “Jin Cheng, kau ikut Gun Gun, perhatikan dengan teliti” Hua
Zi “Feng Wei, untuk apa sesusah itu, kau mau melihatnya, aku akan menggerakkan
__ADS_1
cermin Miao Hua” Feng Wei tersenyum “baik” Hua Zi tersenyum mengusap hidung
Feng Wei “Chong Lin, ambilkan cermin Miao Hua kecil” Chong Lin segera pergi.
Hua
Zi “kau ingin melihat apa ?” Feng Wei “induk pohon terkutuk di perut gunung, pohon
terkutuk Desa Hei Feng dan…” Gun Gun “sisa kehancuran pohon terkutuk Desa Chang
Ma…” Feng Wei mengangguk, Gun Gun tersenyum. Hua Zi segera mengatur cermin Miao
Hua melihat induk pohon terkutuk, Feng Wei terbatuk-batuk, Hua Zi menepuk
ringan punggungnya. Terlihat sebuah pohon yang berdiri kokoh ditengah lautan
lahar panas, daunnya berwarna merah dan mengkilat, kemudian mereka melihat yang
di Desa Hei Feng, pohon itu tidak banyak perubahan, hanya semakin besar saja.
Yang terakhir di Desa Chang Ma, pohon yang dihancurkan Feng Wei 3 tahun yang
lalu. Pohon itu sudah tumbuh kembali tapi kali ini warnanya hijau kemerahan.
Ling
Ling “apa yang berbeda dari pohon-pohon itu ?” Zhe Yan “ini…” Feng Wei memucat,
memegang perutnya, Hua Zi segera menyadari “Feng Wei… ada apa ?” Feng Wei
menutup mulutnya, segera berdiri dan muntah hebat, Hua Zi menepuk-nepuk
punggungnya. Bai Qian memberikan teh “apa masih sering muntah ?” Feng Wei
menggoyang-goyangkan tangannya, Hua Zi meminumkan tehnya “tidak sering, tapi
kalau sudah muntah, tidak ada makanan bisa masuk ke perutnya” Feng Wei terduduk
lemas “manisan bagaimana ?” Bai Qian bertanya. Hua Zi “sudah habis…” Ling Ling
“aku akan meminta waipo membuatkannya lagi” Gun Gun “Niang Qin,
beristirahatlah… Zhe Yan yeye, apa yang salah dengan pohon-pohon itu ?” Feng
Wei “Hua Zi gege, perlihatkan kembali induk pohon…” Hua Zi segera menuruti
“lihat akarnya…” mengerahkan sihir, jalur akar yang seperti jaring terlihat
“gufu, cari di Da Hai, induk pohon yang sama” semua terkejut.
Hua
Zi “Feng Wei, istirahatlah, jangan dipaksakan…” Feng Wei mengangguk “kepalaku
pusing…” Zhe Yan memeriksa “Hong Ling, kau harus makan, walau sedikit harus
paksa makan… perutmu kosong jadi merasa pusing…” Feng Wei menggoyang-goyangkan
tangannya “nanti saja, ngantuk sekali…” bersandar di tubuh Hua Zi, langsung
masuk kealam mimpinya. Ling Ling “Fu Qin, aku akan membuatkan Niang Qin bubur…”
segera ke dapur. Hua Zi pun membawa Feng Wei kekamar untuk mendapatkan
istirahatnya.
Bai
Qian “apa maksud Hong Ling ? masih ada induk pohon lain di Da Hai ?” Zhe Yan
“jika aku tidak salah, ini bukan induk pohon…” Gun Gun “yeye, jadi Da Hai ?” Zu
Zhe “ini harusnya adalah 2 anak utama dari pohon yang sesungguhnya. 1 di inti
panas alam fana dan 1 di laut alam dewa, menyerap inti kedua alam. Sesuai
dengan kata Hong Ling, ini buka bayi sakit itu. Hal ini hanya bisa terjadi…”
Zhe Yan “sepertinya ada yang mencoba bermain menjadi sang pencipta” Ye Hua
“bagaimana mencari induk pohon di Da Hai ?” Zu Zhe “Lian Song, kau paling
mengetahui Da Hai, pastikan Zhi He tidak pernah keguguran dan cari tahu ada
siapa yang pernah keguguran atau melahirkan bayi sakit tak normal di
sekitarnya.” Lian Song “bayi tak normal ?” Zu Zhe mengangguk, Zhe Yan “bayi ini
tidak terjadi oleh proses normal. Jika Zhi He yang melakukan hal ini, dia
betul-betul sudah gila” Gun Gun “kenapa aku merasa hal ini lebih rumit dari itu
! coba berfikir dari sudut pandang Niang Qin… Niang Qin mengatakan Zhi He
sebelumnya hanya dewi bodoh, kemungkinan Zhi He disini hanya merupakan kaki tangan.
Da Hai… Lian Song shushu, bukankah Yin Ching sekarang sedang hamil lagi ?” Lian
Song mengangguk “bagaimana kalau sementara Yin Ching dibawa ke Jiu Jong Tian,
mungkin bisa mendapat petunjuk” Long Nu mengangguk “Yin Ching akan lebih aman
di Jiu Jong Tian” Zhe Yan “Gun Gun, aku akan ikut denganmu melihat pohon di
lahar panas itu” Chong Lin keluar “Gun Gun dianxia, ini diberikan Di Jun untuk
anda dan Ling Ling dianxia, bisa menghubungi Di Jun kapan saja. Oh Di Jun
berpesan, sementara berita kedatangan Di Jun Di Hou, jangan sampai tersebar
__ADS_1
keluar” semua mengangguk dan berdiskusi sejenak, pergi menjalankan tugas
masing-masing.