Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 395 - Berkeliling


__ADS_3

Bab 395 –


          Paman Kaisar merengek “Yao er, kakek ikut denganmu saja ya,


bagaimana ? Kakek tahu banyak tempat menarik diluaran” Shen Yao bergidik “kami


para anak muda pergi, kenapa kau seorang kakek tua bergabung !” Kaisar mendapat


ide “Yao er, kalian semua anak muda pergi, sangat berbahaya. Paman Kaisar


memiliki pengalaman lebih, dia bisa menjagamu. Ada Paman Kaisar menjagamu, Fu


Wang lebih tenang, bagaimana ?” “aiyo Yao er, lihat, Wang Jun juga


menyetujuinya… Yao er…” Shen Yao melipat tangan di dadanya “TIDAK… tidak usah


melakukan hal yang tidak perlu. Kalian, dua orang tua, tidak perlu mencoba


keberuntungan kalian. Hal itu tidak akan bekerja padaku !” keduanya menunduk


dengan wajah cemberut.


          Shen Yao “baik-baik menjaga ibukota ! tidak usah memasang


tampang seperti itu, tidak mempan padaku ! aku akan berangkat besok pagi !”


Kaisar mengangkat wajah dengan mata berkaca-kaca “Yao er, Fu Wang masih tidak


rela !” Shen Yao menepuk keningnya “hentikan ! atau Fu Wang tidak akan mendapat


kabarku sama sekali !” Kaisar segera menghilangkan air matanya “baik… baik… Fu


Wang menurut ! tapi kau tidak boleh melupakan janjimu pada Fu Wang. Paling


lambat seminggu, Fu Wang harus mendapatkan kabarmu” Shen Yao “baik… jika Fu


Wang yang melanggarnya terlebih dahulu, maka aku juga akan melanggarnya” Kaisar


cemberut “baiklah !”


          Keesokan paginya, setelah sedikit drama di dalam istana,


Shen Yao keluar dari gerbang istana dengan seekor kuda coklat biasa bersama


kedua sepupunya dengan kuda masing-masing “Nona Besar-ku, anda memang serba


bisa !” Hao Cun mengacungkan jempol “hush… Panggil aku Tuan Ketiga” Shen Yao


melirik dingin dan membetulkan kata-kata Hao Cun “Shen Yao, kita akan bertemu


mereka 1 mil dari gerbang ibukota” Xi Juan memberitahu, mereka langsung memacu


kuda mereka keluar gerbang.


          Mereka semua berkumpul di tempat yang sudah di tentukan


“Shen Yao…” Tian Guang langsung menyapa “Hi… kalian sudah siap semua !” semua


gadis sudah memakai pakaian pria dengan kuda mereka masing-masing, hanya Li


Suen dan Mei Gui yang memakai kereta, karena membawa lumayan barang “wah Tuan


Muda dan Nyonya Muda Li, ini sangat menguntungkan buat kalian, membuat seorang


Putri Mahkota menjadi pengawal kalian” semua tertawa. Semua barang bawaan


mereka berada di kereta.


          “Baik, semua sudah siap ! dari sini ke Lu Guo, kita akan


melewati beberapa kota dan desa kecil, ayo !” Fang Ying mengajak semua memulai


perjalanan. Hui Shi “Shen Yao, apa kau tidak lelah ? mendengar dari Hao Cun,

__ADS_1


kau sudah bekerja keras semenjak kembali dari perjalanan sebelumnya” Shen Yao


acuh tak acuh “begitulah, aku memiliki terlalu banyak bayi yang harus diurus hi


hi hi…” Xi Juan “Shen Yao, jika lelah, istirahatlah di kereta.” Shen Yao


memeletkan lidahnya “istirahat dan melewatkan semua pemandangan ini, sangat


menyia-nyiakan waktu !”


          Tian Guang menarik tali kekang kuda Shen Yao “kemarilah,


berkuda bersamaku !” Shen Yao terkejut. Hui Shi “Tian Guang, berkuda hanya akan


membuat tubuh Shen Yao semakin lelah” Shen Yao menggelengkan kepalanya “aku


memiliki kuda sendiri, kejar saja aku dahulu hahaha… ciat…” memacu kudanya. Hao


Cun menggelengkan kepala “haih tidak usah memaksanya. Dengan tidak mudah dia


keluar, mana mungkin mau melewatkan waktu hanya untuk istirahat” Xi Juan


“sudah, tidak usah membicarakannya… Shen Yao sudah jauh… ciat…” mereka segera


menyusul.


          Xi Juan “Shen Yao, pokoknya jangan memaksakan dirimu !”


Shen Yao menghela nafas “haih lao diedie yang menyuruhmu !” Xi Juan cekikikan


“kau tahu bagaimana sayangnya orang tua itu padamu !” Shen Yao mengangguk “haih


bayi tuaku yang manja ! Sudah, kita nikmati saja !” Xi Juan “baik-baik, ini


minumlah !” Shen Yao cekikikan, menerima sebuah botol, membuka, dan mengambil 1


pil didalamnya “kalian betul-betul terlalu nganggur. Ini, simpan untuk dirimu sendiri,


aku sudah memiliki punyaku !” Xi Juan “aku tahu, ayah tuamu itu khusus


nafas “sudah tahu, cerewet sekali !”


          “Pang Pang sudah datang…” Hao Cun sudah bergabung dengan mereka,


melihat seekor elang menukik turun kearah mereka, langsung bertengger di pundak


Shen Yao “hai… ini belum setengah jam, apa lagi yang dilakukannya ?” mengambil


sebuah gulungan di kaki elang dan membiarkan elang itu terbang kembali. Hui Shi


“wow Shen Yao, kau memiliki elang !” Hao Cun “dia memiliki banyak peliharaan !


sebelum bersama kami, merekalah yang menemaninya” “apa kau rindu dengan Hei Mao


?” Shen Yao melirik dingin Hao Cun, yang langsung memainkan wajahnya.


          Xi Juan melihat surat di tangan Shen Yao “ada apa ?” Shen


Yao menghela nafas “ada apa lagi ! menambah 1 kolam lagi lah !” Hao Cun dan Xi


Juan cekikikan. Tian Guang “di sekitar sini, ada air terjun tersembunyi, apa


kau mau melihatnya ?” bertanya pada Shen Yao “baik…” Tian Guang tersenyum manis


“nanti bisa membakar ikan untuk makan siang !” Shen Yao mengangguk dengan mata


yang berbinar. Mereka memacu kuda, mengikuti Tian Guang yang membawa jalan.


          “wah tidak menyangka, di dalam hutan ada air terjun kecil


seperti ini !” Xi Juan pun sangat senang “apa kau mau bermain air ?” Fang Ying


mengajak, Xi Juan langsung mengangguk “Shen Yao…” “wa…” Shen Yao sudah berlari

__ADS_1


ke air terjun dan mencipratkan air ke mereka “hahaha… air ini sangat dingin


hihihi… wa… ada ikan-ikan kecil…” masuk ke dalam air bermain dengan ikan-ikan


“hei, kau tidak menungguku…” Xi Juan langsung berlari, ikut bermain.


          Tian Guang tersenyum lembut, menghampiri bersama lainnya


“haih… dia seperti anak kecil !” Xin Qian tersenyum. Hao Cun “apa kau sering


bermain disini ?” memulai pembicaraan “disini ! baru kali ini melihatnya. Aku


pernah bermain di beberapa air terjun. Saat kecil, nakal, paling suka bermain


air hihihi…” ikut bermain air bersama. Suara tawa ceria mereka terdengar, semua


sudah basah kuyub.


          Hui Shi “ayo, jangan sampai masuk angin ! Shen Yao, ganti


bajumu, perjalanan masih jauh, jangan sampai sakit !” mengajak semua menyudahi


permainan air. Untung saja ada kereta, memudahkan para gadis berganti pakaian.


Para pria, mencari kayu bakar, bersiap membakar ikan yang sudah mereka tangkap


sebelumnya. Mereka mengelilingi api unggun untuk menghangatkan tubuh “ini arak,


minum beberapa teguk saja, untuk menghangatkan badan” Li Suen membagi arak pada


semua, tapi ditolak Shen Yao “terima kasih, aku tidak minum” Li Suen bingung.


          Xi Juan “Shen Yao baru saja meminum vitaminnya, akan


ternetralisir dengan arak !” semua mengangguk. “Shen Yao, ini airnya sudah


panas, minumlah !” Tian Guang memberikan segelas air panas. Shen Yao menerima


dan meminumnya perlahan “masih mau ?” Tian Guang menawarkan, Shen Yao


mengangguk “segelas lagi…” Xi Juan memberikan mantel untuk Shen Yao “bagaimana


?” Shen Yao “baik-baik saja ! air disini sangat menyegarkan. Tian Guang,


bagaimana kau menemukan tempat ini ?”


          Tian Guang duduk disampingnya “tidak sengaja menemukannya !”


Shen Yao “hei, kalian membakar seperti itu, akan sangat lama matangnya…”


melihat Li Suen dan Fang Ying yang membakar ikan “sini, berikan padaku !” Shen


Yao mengambil ikan-ikan itu dan menancapkannya di sekitar api. Xin Qian “Shen


Yao, kau tahu cara membakar ikan ?” Xi Juan memuji “jangan pandang remeh gadis


ini, dia adalah juru masak terenak di rumah”


Mei Gui


“kapan dapat merasakan masakanmu ?” Shen Yao “ini bukannya sudah mengajarkan


cara membakar ikan !” Mei Gui merengek “aiyo bukan hanya ikan ini !” Shen Yao


mengejek “Li Fu Ren, kau sepanjang hari sudah makan enak di rumah besar Li,


masih mencari masakan lain ?” Mei Gui “aih, kalian masih bisa sering bertemu.


setelah sampai di Lu Guo, tidak tahu kapan akan bertemu lagi !” berkaca-kaca.


Shen Yao mencibir “bukankah hanya masakan saja ! baik, saat tiba di Lu Guo, aku


akan turun tangan, sebagai hadiah untuk kalian, begini sudah bisakan !” semua

__ADS_1


mengangguk.


__ADS_2