Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 47 - Latihan Pertama


__ADS_3

Berita Feng Jiu yang akan


melatih Dong Hua segera tersebar ke telinga teman-teman dan keluarga Bai. Feng


Jiu meminta Gun Gun dibawa kembali ke Tai Chen gong “Gun Gun, Niang Qin akan


melatih Fu Qin. Apa Gun Gun mau ikut ?” Gun Gun mengangguk “mau Niang Qin, Gun


Gun juga mau dilatih Niang Qin !” Feng Jiu membelai kepala Gun Gun “baik…” Sou


Wan “Xiao Jiu, aku juga mau ikut !” Mo Yuan protes “Wan Wan !” Sou Wan “Ayuan,


kau juga ikut !” Long Nu “Gun Gun gege mau ikut yi niang, Long Nu juga mau…”


Feng Jiu terkejut “Zheng Zhu, shushu juga mau…” Meng Hao berjalan masuk bersama


Mu Rong “Di Hou, jika tidak keberatan, hamba juga mengharap mendapat pengajaran


anda” keluarga Bai, Yan Ci Wu, Lian Song, dan Zu Zhe juga bersahut-sahutan. Feng


Jiu terkejut sampai terduduk memijat pelipisnya “kalian mengira yang mulia


membuka perguruan kah ?” Dong Hua menatap dingin semua.


          Meng Hao “Zheng Zhu, kami murid yang penurut, tidak akan


menyusahkan anda… Zheng Zhu, nah lihat kami semua adalah anak anda… anda tidak


boleh pilih kasih dan hanya mengajar Di Jun dan Gun Gun xiao dianxia… Zheng


Zhu…” sambil merengek. Feng Jiu mencibir “cih… shushu… usiamu denganku berbeda


sangat jauh, mau menjadi anak yang mulia ! jangan mengharapkan hal yang tidak


mungkin !” Dong Hua “Xiao Bai, jika tidak…” Feng Jiu mengangkat tangannya


“sudahlah, daripada nantinya satu persatu datang merecoki yang mulia. Yang


mulia dengan berat hati melatih kalian… tapi ingat, jangan menyesali keputusan


kalian hari ini. Jika ada yang menyerah di tengah jalan, jangan menampakkan


wajah kalian di hadapan yang mulia lagi” “SIAP, Mengikuti perintah Nu Jun…”


semua memberi hormat, Feng Jiu melirik dan menghela nafas.


          Beberapa hari selanjutnya, semua berkumpul di Qing Qiu


“Xiao Jiu, apakah akan berlatih di Qing Qiu ?” Feng Jiu tersenyum menggeleng


“tidak, hanya meminjam gunung Tang Ting untuk berpindah… kalian sudah siap !”


semua mengangguk, Feng Jiu mengibaskan tangan, sekelompok dewa dewi itu


berpindah ke sebuah tanah yang subur. Seperti Bi Hai Cang Ling tapi jauh lebih


besar “ini adalah Feng Huo Cang Ling, selanjutnya kalian akan berlatih disini


!” Dong Hua merangkul Feng Jiu “Xiao Bai, ini adalah tempatmu ?” Feng Jiu


tersenyum “salah satunya, tempat ini dikhususkan untuk berlatih. Kalian bersiaplah,


kita akan langsung memulai latihan !” semua bersiap-siap.


          Feng Jiu membawa mereka ke sebuah gua, mulutnya kecil


tetapi didalam sangat besar. Terlihat 2 arena latihan yang dipenuhi bola-bola


api yang terus bergoyang diudara dan ujung-ujung tombak yang tajam di bawahnya,


hanya ada batu-batu kecil sebagai pijakan. Feng Jiu mengibaskan tangan ke


semuanya “yang mulia sudah mengunci kekuatan kalian… kalian memutuskan sendiri


kelompok kalian, masuk kesana, berlatih seperti biasanya. Kalian dianggap


lulus, setelah bisa keluar tanpa terkena satupun rintangan di dalamnya” “Baik,


Nu Jun…” semua segera menurut tanpa protes. Hal yang dianggap mereka mudah,


ternyata sangat susah, apalagi tanpa kekuatan dan pelindung mereka.


Berkali-kali mereka terjatuh atau terlempar keluar, mengokohkan kaki, kembali


masuk kedalam. Tubuh mereka penuh dengan luka terbakar dan darah yang mengalir


karena tertusuk ujung tombak. Sementara Feng Jiu bermeditasi di pinggir dengan

__ADS_1


tenang dan aura energi yang mengitarinya.


          Setelah langit menggelap, Feng Jiu menyudahi latihan,


menarik semua keluar dari arena “hari ini cukup sampai disini !” semua keluar


dengan tampang yang berantakan, Feng Jiu tersenyum menahan tawa “bagaimana ?


ada yang menyerah ?” “Tidak” semua kompak menjawab hingga suaranya menggema di


dalam gua. Feng Jiu menutup telinganya “Zheng Zhu, bagaimanapun, kami sudah


pernah menghadapi pertempuran besar… hal sekecil ini, tidak akan mempengaruhi


kami” Feng Jiu nyengir “shushu, kau semakin pintar berkata-kata… tidak tahu


siapa yang dulu dibodohi sampai rela mengorbankan nyawa hah…” Meng Hao merengek


“Zheng Zhu…” Feng Jiu kembali menutup telinganya “berhenti, bulu kudukku


berdiri semua mendengarmu” segera berlalu keluar gua.


          Semua membersihkan diri dan menyantap makan malam yang sudah


disediakan oleh beberapa pelayan yang entah datang dari mana. Gun Gun


kecapekan, segera tertidur bersama Ali di kamar yang sudah disiapkan Feng Jiu


untuk mereka. Dikamar Dong Feng “Xiao Bai, dulu kau sering berlatih disini kah


?” Feng Jiu menggeleng “tempat ini untuk melatih dewa dewi yang terpilih. Aku


hanya terkadang bermain disini” Dong Hua “dimana tempat latihanmu ?” Feng Jiu


“tidak ada tempat, dimana saja bisa jadi tempat latihan buatku…” Dong Hua “kau


yang membuat semua arena itu ?” Feng Jiu mengangguk sambil mengoleskan saleb


kembang sepatu ke luka Dong Hua “hari ini sudah lelahkan ! istirahatlah ?” Dong


Hua tersenyum, segera menjatuhkan Feng Jiu ke ranjang “lelah, tapi weifu masih


belum melakukan latihan terakhir” Feng Jiu mengkerutkan keningnya “latihan a…”


mulutnya sudah ditutup oleh ciuman menggelora Dong Hua. Feng Jiu terengah-engah


cekikikan, mengalirkan energinya.


          Keesokan harinya, mereka kembali berlatih di arena yang sama.


Selama sebulan, yang berhasil keluar tanpa luka sama sekali hanya Dong Hua. Mo


Yuan dan Zhe Yan masih memiliki 1-3 luka, diikuti lainnya. Sementara Gun Gun,


walau masih terluka, tapi sudah tidak terjatuh. Feng Jiu tersenyum “bagaimana ?


sudah sebulan, masih terus atau !” Sou Wan yang tidak pernah mau mengaku kalah,


malah semakin tertantang “terus… aku tidak percaya, tidak dapat lolos tanpa


luka dari sini !” Feng Jiu mengangguk “baik, Dong Hua, hari ini pertama kalinya


keluar tanpa luka. Selama seminggu kedepan, tetap berlatih disini. Jika bisa


meneruskan tanpa luka 5 hari, aku akan membawamu ke latihan selanjutnya !” Dong


Hua mengangguk, merangkul Feng Jiu.


          Dong Hua lulus dengan baik, selama seminggu, hanya 1 hari


Dong Hua mendapat luka. Feng Jiu membawa Dong Hua ke arena latihan selanjutnya.


Arena kedua juga didalam gua, berbeda dari yang pertama, gua itu sangat dingin


penuh dengan stalaknit dan stalaktit yang terus berjatuhan. Sementara dari


sudut-sudut gua terus keluar tombak yang tidak beraturan tempatnya “Dong Hua,


sama dengan aturan di arena pertama” Dong Hua mengangguk “sebelum weifu masuk,


bolehkah meminta hadiah kecil dari Fu Ren-ku !” Feng Jiu “hadiah…” Dong Hua


segera mencium bibirnya “sangat manis, weifu semakin bersemangat” Feng Jiu


menggelengkan kepala, tersenyum “Dong Hua, selama sebulan ini, aku akan biguang


di sana. Jika kau sudah selesai, kembalilah ke Shi gong istirahat.” Dong Hua

__ADS_1


mencium kening Feng Jiu “baik… biguang dengan tenang, aku akan mengawasi


lainnya dan Gun Gun” Feng Jiu tersenyum memeluk Dong Hua.


          Dong Hua melihat Feng Jiu yang bersila dan biguang di salah


satu sudut gua, memulai latihannya. Semua latihan dari Feng Jiu terlihat


sederhana, tapi setelah di hadapi, tingkat kesulitannya sangat tinggi. Hari


pertama tidak melihat Feng Jiu, semua bertanya dan tenang setelah melihat Feng


Jiu yang sedang biguang. Semua juga melihat arena latihan kedua mereka “setelah


panas, berpindah dingin. Apa xiao di hou sering berlatih disini ?” Dong Hua


menggeleng “ini hanya tempat bermain untuknya !” semua terkejut “tem… tempat


bermain !” Lian Song “jadi Dong Hua, dimana tempat latihan Feng Jiu ?” Dong Hua


tersenyum “kehidupan sesungguhnya adalah tempat latihannya.” Bai Ce “tidak tahu


apa yang sudah dialaminya, sekeras apa kehidupannya sebelumnya !” Zhe Yan “kita


keluar, jangan mengganggunya biguang !”


            Saat Feng Jiu chuguang, sudah ada Mo Yuan, Zhe


Yan, Bai Ce, Gun Gun dan Long Nu yang menemani Dong Hua latihan di arena kedua.


Kedua anak kecil itu sangat lincah bergerak kesana kemari membuat Feng Jiu


tersenyum melihat semuanya. meninggalkan arena kedua, Feng Jiu melihat arena


pertama. Zu Zhe, Lian Song, Bai Yi, Bai Chen, Bai Qian, Ye Hua, Ali, Mu Rong,


dan Meng Hao sudah hampir lulus. Sedangkan Sou Wan dan Yan Ci Wu sering kalah


oleh sifat tergesa-gesa mereka sendiri. Feng Jiu menggelengkan kepala melihat


keduanya.


          Feng Jiu meninggalkan mereka, beristirahat di shigong. Dong


Hua yang selesai latihan, tidak melihat Feng Jiu, segera mencari. Feng Jiu


sedang berendam di permandian yang pekat aura ling chi, terlindung oleh jiejue.


Feng Jiu membuka jiejue setelah merasakan aura Dong Hua “masuklah…” kembali


memasang jiejue setelah Dong Hua masuk. Dong Hua membuka bajunya, ikut


bergabung dengan Feng Jiu “Xiao Bai, kau chuguang tidak memberitahuku…” Feng


Jiu tersenyum “bukankah kau dengan mudah menemukanku…” masuk ke pelukan Dong


Hua. Dong Hua ber ‘shhh…” Feng Jiu segera melepasnya “maaf, maaf… tubuhmu


terluka !” Dong Hua tersenyum, kembali menarik Feng Jiu “tidak masalah… Xiao


Bai, aku merindukanmu…” mencium bibirnya.


          Dong Hua “bagaimana lukamu ? kekuatanmu ?” Feng Jiu “sudah


pulih, kekuatan baru kembali 1 tingkat… bagaimana denganmu ? masih begitu


banyak luka !” sedih melihat luka-luka Dong Hua. Dong Hua tersenyum “tidak


masalah… metodemu sungguh berguna, tubuh terasa lebih ringan…” Feng Jiu nyengir


“hanya saja Sou Wan dan Xiao Yan belum bisa lulus dari tahap pertama… mereka


belum bisa mengalahkan emosi sendiri hihihi…” Dong Hua “otak mereka terlalu


kecil…” Feng Jiu tersenyum “setidaknya mereka memiliki jiwa juang yang kokoh…


kalian sudah berusaha keras selama ini, besok kita keluar bersenang-senang


bagaimana ?” Dong Hua “baik, kau ingin kemana ?” Feng Jiu “hmm… menjemput Ling


Ling di Qing Qiu… sudah lama tidak ke Fan Yin Gu, apa kau tidak mengajar lagi


?” Dong Hua “tidak berlatih lagi ?” Feng Jiu tersenyum “yang mulia Nu Jun


memberikan kalian sebulan untuk bersenang-senang…” Dong Hua “kalau begitu, Dong


Hua Di Jun berterima kasih atas kerendahan hati Nu Jun…” mereka tertawa

__ADS_1


bersama.


__ADS_2