
Sebulan setelah Feng Wei
melahirkan, Yin Ching pun melahirkan di istana Chan Shen, dibawah pantauan Yao
Wang dan Zu Zhe. Hai Long Wang tidak mempercayai klan langit menjaga Yin Ching,
jadi menemani di Chan Shen gong. 2 minggu setelah Yin Ching melahirkan, Hai
Long Wang membawa Yin Ching dan Yuan Chen ke Da Hai. Semua pelayan yang
melayani diganti dengan kepercayaan Hai Long Wang, tidak akan mengijinkan
adanya kesalahan lagi.
Di Qing Qiu, Hua Zi fokus merawat Feng Wei, sementara kedua
bayi dirawat keluarga Bai, hanya saat menyusui akan merepotkan Feng Wei.
Disamping, semua juga bahu membahu menyiapkan pernikahan Gun Gun – Long Nu dan
Jin Cheng – Ling Ling. Dengan perawatan Hua Zi dan pantauan Zhe Yan, tubuh Feng
Wei pulih dengan cepat. Sou Wan “Hong Ling, sudah sebulan, kenapa kau masih
begitu kurus ?” Feng Wei cemberut “shuuuu… jangan katakan lagi, aku disini
sudah akan menjadi babi, tiap hari hanya makan dan tidur” Ling Ling “Niang Qin,
kau memang sangat kurus. Lihat saja, kau bahkan lebih kecil dariku…” Feng Wei
menyentil kening Ling Ling “kata-katamu ini, jangan sampai Fu Qin-mu dengar…”
Ling Ling menggosok keningnya sambil memeletkan lidah.
Sou
Wan “oh benar, dimana Yu Huang ? biasanya dia tidak pernah melepasmu walau
sesaat. Kenapa hari ini begini rela ?” Ling Ling “mana mungkin rela… Fu Qin
hanya pergi membakarkan ubi untuk Niang Qin saja !” Bai Qian “kenapa ? masih
susah makan ?” Sou Wan “eh bukankah kau sudah melahirkan, kenapa masih memilih
makanan ?” Feng Wei menggeleng “tidak memilih, hanya mungkin karena terlalu
banyak meminum ramuan pahit Zhe Yan. Sekarang makan apa saja, aku merasa berbau
ramuan pahit” Bai Qian “bagaimana kata Zhe Yan ?” Feng Wei “sudah membaik,
tidak perlu minum ramuan lagi” Bai Qian “kau ini ya, baik-baiklah menjaga diri
sendiri, selalu membuat orang khawatir. Kau tidak tahu Yu Huang begitu
ketakutan melihatmu sakit, semua tidak dapat beristirahat menunggumu
melahirkan” Feng Wei “maaf gugu, aku juga tidak menyangka akan melahirkan
secepat itu” Ling Ling “sudah Niang Qin, tidak perlu merasa bersalah. Yang
penting, mulai sekarang Niang Qin harus baik-baik menjaga diri, jangan sakit
lagi…” Feng Wei mengangguk.
Hua Zi membawa sebungkus ubi bakar menghampiri, duduk di
samping Feng Wei “Feng Wei, makanlah… masih hangat” Feng Wei berbinar,
__ADS_1
mengambil 1 ubi bakar dan membelahnya, segera mencicipi “terima kasih Hua Zi
gege”. Hua Zi membelai kepalanya “pelan-pelan, ini semua milikmu, tidak ada
yang berebutan denganmu” Feng Wei nyengir. Sou Wan “Yu Huang, kau tidak ke Jiu
Jong Tian kah ? Hai Long Wang mencari kalian, Lao Tian Jun dan San Chi juga”
Hua Zi “tidak perlu...” Bai Qian mengangguk “sudah selesai, masalah kecil biar
mereka selesaikan sendiri. oh apa tanggal pernikahan anak-anak sudah kalian
tentukan ?” Hua Zi mengangguk “tanggal 25 bulan 9 adalah hari baik, mereka akan
menikah pada hari itu” Sou Wan “tanggal 25 bulan 9 masih 38 hari lagi… hmm baik
juga, Hong Ling sudah pasti pulih pada saat itu”.
Ling Ling “Niang Qin, berita kembalimu sudah tersebar. Di
Qing Qiu juga sudah banyak yang mengenalimu. Aku berencana membuat perayaan
untuk memberitakan kembalinya kalian” Feng Wei “tidak perlu… terlalu
merepotkan, biarkan berjalan sendiri saja” Hua Zi menambahkan “Ling Ling,
walaupun kembali, tapi Fu Qin Niang Qin tidak ingin terlibat dengan semua hal
ini. Kami hanya akan membantu pada saatnya. Kehidupan kali ini, hanya ingin
hidup bebas tanpa beban, apa kau mengerti ?” Ling Ling mengangguk “mengerti…”,
Sou Wan bergosip “tapi kudengar Long Ling Zhu, tidak
mendapat bantuan Tian Zhu, sekarang malah berbalik ingin menyerang” Bai Qian
“iya, Ye Hua juga karena masalah ini menjadi pusing… San Chi setiap hari
keempat anak itu sudah tidak ada harapan ?” Feng Wei acuh tak acuh “haih gugu,
mereka memang akan terkena hukuman, tapi tidak akan langsung yuhua. Mereka
terlalu banyak berfikir, santai saja menikmati hidup.” Sou Wan “Hong Ling,
sebenarnya hukuman apa yang akan mereka tanggung ?” Feng Wei “tanyakan saja
pada Yuan Chen, sudah selama ini bertahan, takut apa !” Bai Qian “maksudmu Yuan
Chen sudah pernah mendapat hukuman ?” Feng Wei mengangguk, Hua Zi “sudah dari
awal” menyuapi Feng Wei teh.
Sou Wan “pantas Yuan Chen santai saja, kenapa San Chi yang gusar
!” Bai Qian menghela nafas “haih… mengetahui keempat anaknya akan yuhua,
bagaimana dia tidak gusar !” Feng Wei “hihihi gugu, jangan mudah tertipu oleh
penampilan luar…” Bai Qian mengkerutkan kening “Hong Ling, maksudmu ?” Feng Wei
tersenyum “gugu, pecahkan saja ! permainan belum berakhir…” Hua Zi tercengang “Feng
Wei, kau…” Feng Wei memainkan matanya “Feng Wei, Meng Hao mau bertemu denganmu”
Feng Wei “Meng Hao shushu ?” Hua Zi mengangguk “hmm… sudah lama tidak bertemu
dengannya… dimana Meng Hao shushu ?” Hua Zi “aku akan memanggilnya…” Sou Wan
__ADS_1
“Hong Ling, apa maksudmu permainan belum berakhir ? apa kasus itu masih
berlangsung ?”Fen Wei mengangguk.
Bai Qian “apa masih ada pelaku lain ?” Feng Wei mengangguk
lagi, cekikikan melihat Bai Qian dan Sou Wan yang terbengong “menurut kalian Ba
She dan Zhi He bisa bergerak sendiri ! mereka 2 wanita, biasanya hanya
menikmati hidup, tidak mengerti arti perjuangan, bisa melakukan kejahatan
sebesar itu sendiri ? hihihi gugu, Sou Wan, kalian tidak mungkin begitu naïf
kan hihihi…” Sou Wan “Hong Ling, bagaimana kau bisa melihat begitu jelas segala
sesuatunya ?” Feng Wei mengangkat bahu, Hua Zi “Shen Zhu, weifu harus banyak
belajar darimu…” Feng Wei mengangguk dengan wajah nakal dan tertawa riang.
Bai Ce “Hong Ling, ada apa begitu senang ?” masuk dengan Hu
Hou bersama kedua bayi. Feng Wei segera berdiri “tidak ada apa-apa yeye… putri
Niang Qin sudah lapar ?” mengambil Xin Xin dari gendongan Bai Ce “kalian
berbincanglah, aku menyusui Xin Xin dan Xiong Xiong, ayo… anak-anak Niang Qin…”
Dong Hua mengambil Xiong Xiong, masuk ke kamar. Bai Qian memberitahu Bai Ce
yang dikatakan Feng Wei sebelumnya “apa ? masih ada pelaku lain ? siapa ?” Bai
Qian “Hong Ling meminta kita perhatikan sekitar, jangan percaya penampilan”.
Merekapun segera menyampaikan hal itu ke Ye Hua, Mo Yuan dan Lian Song, membuat
semua kembali was-was.
Gun Gun “Niang Qin, siapa pelaku lainnya ?” Feng Wei
“tebaklah…” Ling Ling “Niang Qin, pelakunya salah satu keluarga Lao Tian Jun ?”
Feng Wei memainkan bibirnya dan mengangguk. “Zheng Zhu…” “Di Hou…” Meng Hao dan
Mu Rong berteriak, masuk ke Dong Feng yuan. Feng Wei menyemburkan tehnya
“shushu, perlu sekeras itu kah ?” cemberut mengelap bibirnya. Meng Hao “Zheng
Zhu, kau kembali kenapa tidak memberitahu shushu ?” Feng Wei mencibir “kenapa ?
ingin memberikan tandukmu padaku ?” Meng Hao cekikikan “Zheng Zhu, kau
lepaskanlah tanduk tua shushu ini…”.
Hua Zi “Meng Hao, ceritakan yang kau temukan sekali lagi.”
Meng Hao dan Mu Rong bergantian menceritakan hasil temuan mereka. Gun Gun “Meng
Hao shushu, apa kalian sudah menemukan identitasnya ?” keduanya menggeleng “Gun
Gun, Niang Qin memanggil Meng Hao - shushu, bukankah kau harus memanggilnya
yeye…” Feng Wei dengan wajah nakal. Mu Rong “Di Hou, jika Gun Gun dianxia memanggil
kami yeye, jadi Di Jun…” Feng Wei “Hua Zi gege adalah kelahiran kembali, usia
kalian terpaut sangat jauh, harus memanggil kalian lao Zu Zhong” keduanya
__ADS_1
bergidik dan menggeleng, memikirkan Di Jun memanggil mereka lao Zu Zhong “tidak
tidak tidak perlu Zheng Zhu…” Feng Wei memainkan bibirnya.