
Bab 355 –
Ling Ling “sudah kukatakan akan berhasil… hanya perlu yakin
pada Niang Qin !” Jin Cheng “melawan kehampaan saja, kita sudah hampir tidak
berhasil… bagaimana dengan ujian kedua Huo Feng niang ?” Gun Gun “sementara
rawat yang terluka dahulu, harus bersiap untuk ujian kedua !” “Shushu,
bagaimana keadaanmu ?” terdengar suara Xin Xin. Semua segera menggeser
perhatian pada kedua dewa dewi ini. Ling Ling langsung menanyakan rasa
penasarannya “betul Xin Xin, apa yang terjadi antara dirimu dan Jin Shan shushu
?” menyuarakan rasa penasaran semuanya.
Qing Yun sudah membawa semua kembali berkumpul bersama.
Semua melihat Xin Xin menunggu jawabannya. Xin Xin baru sadar, melirik ke Zuo
Zun yang tersenyum lembut padanya, menghela nafas, melihat ke Dong Hua “Fu
Qin…” Dong Hua mengangkat tangannya “Xin Xin, semuanya di bicarakan setelah
Feng Wei menyelesaikan semua ini !” Xin Xin mengangguk. Zuo Zun melihat Xin Xin
yang tidak tenang, memegang tangannya lembut “jangan khawatir… ibumu sudah
mengetahuinya, dia tidak menghalangi kita !” semua mata terbelalak melihat Zuo
Zun, curiga telinga mereka salah mendengar.
Dong Hua mencibir “sebaiknya sembuhkan saja diri kalian…
Feng Wei tidak berhasil melalui ini, tidak ada restu untuk kalian !” Zuo Zun
cekikikan “menaati perintah yuefu da ren hihihi…” Dong Hua hanya melirik
dingin, Gun Gun “Fu Qin, kau sudah tahu ?” Ling Ling “Niang Qin juga tahu ?”
Dong Hua mengangguk “tiada apapun yang bisa ditutupi dari Feng Wei… dari awal,
Feng Wei sudah mengetahuinya…” Sou Wan “awal ? kapan awal itu ?” Dong Hua
melirik dingin “urus saja naga tuamu sendiri !”
Keluarga Bai kebingnngan, tapi bahkan Dong Hua Di Jun pun
tidak mengatakan apapun, apa yang bisa mereka katakan. Mereka tidak memiliki
hak berbicara. Secara garis darah, Xin Xin dan Xiong Xiong tidak berhubungan
dengan mereka. Lagipula, Xin Xin seperti ini, sama saja mengulangi sejarah Dong
Hua Di Jun dan Bai Feng Jiu. Semua melirik Xiong Xiong dan diam-diam menghela
nafas dalam hati.
Kedua Zun Wang meditasi memulihkan diri. keduanya hanya
terluka ringan, karena terlalu banyak mengeluarkan energi. Budha menghampiri
Dong Hua “Shao Yang, kami akan kembali… kami akan datang saat ujian sebenarnya
!” Dong Hua hanya mengangguk melihat kepergian Budha dan rombongannya.
Xiong Xiong melamun sendiri, menatap mega-mega petir yang
turun menghantam tubuh Cai Hong Huo Feng yang berdiri diam. Dong Hua
mendekatinya, berdiri di samping tanpa bersuara. Xiong Xiong “Fu Qin, kita akan
bisa melalui ini kan ! Niang Qin akan berhasil kan !” Dong Hua tersenyum “dari
awal, Fu Qin tidak memiliki keraguan. Fu Qin sangat yakin pada Feng Wei, hanya
__ADS_1
tidak yakin pada diri sendiri. Untuk kali ini, Fu Qin sangat yakin, semuanya
akan baik-baik saja”
Xiong
Xiong “Fu Qin, apa yang kau fikirkan ketika menyelamatkan ketujuh kesayangan ?’
Dong Hua menggeleng “tidak memikirkan apapun !” Xiong Xiong terkejut “Fu Qin…”
Dong Hua memegang pundak Xiong Xiong “Xiong Xiong, Fu Qin tahu apa yang kau
fikirkan ! saat dulu berjuang sendiri, Fu Qin pun memikirkan hal yang sama…
kurasa itu juga yang difikirkan bayanganku di dimensi lain sehingga membuat
kesalahan…” Xiong Xiong tercengang “Fu Qin…”
Dong
Hua tersenyum “Xiong Xiong, tidak perlu memikirkan apapun, lakukan saja apa
yang ada di depan mata… takdir semua, tidak ada di tangan seseorang, ada di
tangan diri mereka sendiri. Berjuanglah sesuai keyakinanmu sendiri, semua
bergantung pilihanmu sendiri…” Xiong Xiong menunduk “Fu Qin, aku ingin
menemanimu dan Niang Qin…” Dong Hua menggeleng “anak sudah besar, sudah
waktunya memiliki hidup sendiri…”
Xiong
Xiong mengangkat kepala melihat Dong Hua “Xiong Xiong, apapun yang terjadi,
kalian tetaplah anak-anak kami, kita tetap satu keluarga. Ambil langkahmu
sendiri, tidak perlu memikirkan apapun, jangan ragu… Fu Qin Niang Qin selalu
Dong Hua nyengir “bukan Fu Qin, Feng Wei yang pertama mengetahuinya !” Xiong
Xiong menggeleng “tiada apapun yang bisa ditutupi dari Niang Qin…”
Dong
Hua “Xiong Xiong, kalian semua memiliki sifat kami, tapi kau yang paling mirip
dengan bayanganku !” Xiong Xiong menunduk “demi alasan konyol, membuat
kesalahan… walaupun dia sudah menerima hukumannya, masih menyebabkanku
melupakan Feng Wei 5.000 tahun cih…” berdecak kesal. Xiong Xiong tersenyum “aku
tidak akan berbuat hal yang sama… “ Dong Hua mengangguk “Xiong Xiong, Fu Qin
Niang Qin memiliki satu hal yang sama, kami hanya memiliki satu dengan yang
lain. Kalian pun memilikinya, mereka juga memilikinya, jika tidak, tidak
mungkin menunggu sampai selama ini kan hihihi…”
Xiong
Xiong “Fu Qin, kau jangan menertawakanku lagi !” Dong Hua “Fu Qin akan
memberitahumu sebuah rahasia besar, rahasia terpenting seorang pria…” Xiong
Xiong penasaran, mendekat pada Dong Hua. Dong Hua berbisik di telinga Xiong
Xiong “di hadapan cinta, tidak perlu peduli wajah…” Xiong Xiong kesal “Fu Qin…”
Dong Hua cekikikan “hihhi… haih kau masih muda, belum memahami kata-kata Fu
Qin… ikuti saja dan kau akan tahu kebenarannya… kau akan menyesal sendiri jika
tidak mengikutinya hihihi…” “Fu Qin…” Xiong Xiong semakin kesal, membuat Dong
__ADS_1
Hua tertawa. Yang lain penasaran dengan pembicaraan ayah dan anak ini.
Lian
Song mendekati “apa yang kalian bicarakan ? begitu senangnya ?” Dong Hua
menunjuk “nah… datang satu lagi… kau tidak percaya pada Fu Qin, kau tanyakan
saja pada playboy ini” meninggalkan keduanya. Lian Song langsung melirik Zu Zhe
yang menggelengkan kepala padanya. Lian Song menghela nafas “apa yang mau kau tanyakan
?” Xiong Xiong langsung berlalu “tidak ada, Fu Qin menyebalkan !” dengan kesal.
Dong
Hua melihat situasi Cai Hong Huo Feng, mendekati Zhe Yan yang sudah bersama
mereka kembali “bagaimana ketujuhnya ?” Zhe Yan menghela nafas “aku dan Yao
Wang sudah berusaha keras, akhirnya bisa menyelamatkan sisa nafas mereka…
mereka semua terluka parah, dalam tidur panjangnya. Tapi cahaya pelangi itu
membawa sedikit perbaikan dalam diri mereka. Luka dan energinya
berangsur-angsur stabil. Kurasa, mereka akan bangun setelah rintangan kedua Huo
Feng ini”
Dong
Hua menghela nafas “ada Feng Wei yang menjaga mereka, mereka akan baik-baik
saja. Tapi Feng Wei…” Zhe Yan “Dong Hua, bukan mau menakutimu… melihat ketujuh
kesayangan itu dan merasakan ujian pertama Huo Feng haih…” Dong Hua “Zhe Yan,
apapun yang terjadi, aku akan bersamanya !” Zhe Yan “Dong Hua, ini adalah
jantung kalian berdua, apa kau yakin ?” Dong Hua mengangguk “tidak ada keraguan
! ini adalah permintaan Feng Wei, apapun yang terjadi, aku akan melakukannya !”
Zhe Yan
“kau sangat yakin kali ini !” Dong Hua mengangguk “tidak ada trik… hanya
menjaganya !” Zhe Yan “Dong Hua, apa yang akan terjadi ? Si Hai Ba Huang ?”
Dong Hua “Zhe Yan, Si Hai Ba Huang - Dong Hua Di Jun sudah lama yuhua… yang ada
saat ini, hanya Dong Hua-nya Huo Feng, Hua Zi gege-nya Feng Wei” Zhe Yan
mengangguk “jika semuanya berhasil, bisa kembali dengan baik ?” Dong Hua “kami
akan berkeliling… Feng Wei mengatakan akan membawaku berkeliling, melihat semua
tempat di semesta” tersenyum lembut.
Zhe Yan
“Dong Hua, berapa persen kau yakin akan dapat melalui semua ini ?” Dong Hua
menggeleng “kau…” “Zhe Yan, sudah bersamanya sekian lama, walau tidak bisa
mengerti semua pemikirannya, aku sudah mulai bisa memahaminya. Feng Wei
melakukannya disini untuk melepas Yu Zhou Da Lu, memberikan sebuah semesta yang
utuh tanpanya pada lainnya. Ikatan Tubuh Suci yang dilakukannya, selain untuk
membuktikan cintanya, juga untuk memberi jalan untuknya. Dari awal, dia sudah
memikirkan semua hal ini. Feng Wei berhasil atau tidak, tidak akan mempengaruhi
kehidupan lainnya lagi”
__ADS_1