Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 96 - Sehari sebelum kembali ke Si Hai Ba Huang


__ADS_3

Wen Xin “Yi ge,


bagaimana ini ? apa kita hanya bisa melihat Hong Ling sekali lagi meninggalkan


kita ? aku tidak mau, dia putriku…” Bai Yi “Xin er, aku juga tidak mau, tapi


kita tidak dapat berbuat apapun. Kau sudah melihat perbedaan kekuatan kita,


bahkan Yu Huang pun tidak mampu mencapai tingkat 25”. Sou Wan “Zu Zhe, saat


dulu kau mengenalnya, apa kau tahu kekuatan Hong Ling begitu besar ?” Zu Zhe


menggeleng. Gun Gun “bagaimana ? bagaimana caranya membantu Niang Qin ?” Ling


Ling “gege, raga kultivasi Niang Qin hanya memiliki sisa waktu 8.000 tahun. Jika


raga asli tidak bisa melawan Hei Ye, berarti Niang Qin akan bertarung didalam


8.000 tahun ini” Bai Chen “benar, kita tidak memikirkan kemungkinan ini”


          Zhe Yan “bukan Hong Ling saja yang harus diperhatikan. Yu


Huang, apa yang akan terjadi pada Yu Huang !” Gun Gun “Fu Qin… mereka dengan


tidak mudah bersatu…” Bai Qian “sebenarnya apa yang tertulis di batu jodoh ?


siapa jodoh Yu Huang yang sebenarnya ?” Lian Song “saat itu, batu jodoh


mengatakan harusnya Di Jun tidak memiliki jodoh sedikitpun dengan Feng Jiu.


Jika bukan tekad Feng Jiu yang kuat dan jodoh bayangan mereka, mereka tidak


akan memiliki jodoh saat itu.” Ling Ling “tapi kalau seperti itu, dikehidupan


kedua, mereka tidak mungkin bertemu. Fu Qin Niang Qin juga memiliki kami,


bukankah ini sudah menjelaskan adanya ikatan jodoh diantara mereka.” Gun Gun


“Niang Qin juga sudah mengatakan, akan menaruh aura Fu Qin disisinya saat


mencapai tingkat 40. Jika mereka tidak berjodoh, tidak mungkin Niang Qin


mengatakan hal seperti itu !” Bai Chen “walaupun mereka berjodoh, tapi jodoh


mereka sangat pendek”.


          Hua Zi menemani Feng Wei di ruang kerja “Feng Wei,


istirahatlah !” Feng Wei “Hua Zi gege istirahat saja… aku masih mau


menyelesaikan laporan-laporan ini” membaca perkamen-perkamen. Hua Zi cemberut


“Feng Wei, tidak terburu-buru harus selesai hari ini kan !” Feng Wei “aku ingin


secepatnya menyelesaikannya. Aku ingin bermain, tidak mau terganggu dengan


hal-hal ini” Hua Zi membelai kepala Feng Wei “kau sangat keras kepala…” Feng


Wei nyengir “ehm… Hua Zi gege, sini… rebahkan kepalamu disini, istirahatlah…”


memberikan pangkuannya untuk Hua Zi istirahat. Feng Wei membaca perkamen,


dengan 1 tangan membelai kepala Hua Zi. Dulu juga pernah seperti ini, tapi saat


itu Dong Hua Di Jun lah yang membaca kitab Dhamma dengan xiao hu li yang


tertidur di pangkuannya. Hua Zi melihat wajah Feng Wei yang serius membaca


sampai tertidur.


          Acara penobatan para jenderal dan para jun wang diadakan di


aula Zhong. Feng Wei hanya melihat, tidak melakukan apapun. Yang bertugas

__ADS_1


menobatkan para jenderal adalah Long Jin Shan Zuo Zun. Sedangkan Feng Huo Huang


menobatkan para jun wang. Selesai semua acara, Feng Wei masih mengikuti


beberapa rapat dan berkeliling di beberapa tempat. Feng Wei merenggangkan badan


“huah… akhirnya selesai semua… Hua Zi gege, kita kembali ke Si Hai Ba Huang ?


aku ingin kealam fana, uh manisan plum…” Hua Zi mengetuk keningnya “kau sudah


janji akan istirahat !” Feng Wei cemberut “haih satu-satunya yang berani


mengetuk kening yang mulia hanya kau saja… tidak akan menjanjikan apapun lagi


padamu cih…” protes, semua menggelengkan kepala melihatnya. Jika bukan


janjinya, tidak ada yang bisa mengatur Shen Zhu ini.


          Sehari sebelum kembali ke Si Hai Ba Huang, Feng Wei rapat bersama


kedua Zun wang dan 3 asistennya. “Shen Zhu, bagaimana dengan anda ? sudah mengeluarkan


begitu banyak energi sebelumnya, sebaiknya anda istirahat, jangan melakukan hal


lain lagi” Qing Yun khawatir. Feng Wei “kata-kata ini jangan sampai terdengar


mereka” Feng Huo Huang “Huo Feng, kau belum memberitahu mereka kondisimu ?”


Feng Wei “kurang lebih aku sudah mengisyaratkannya.” Long Jin Shan “Huo Feng,


katakan yang sebenarnya, berapa lama waktu tersisa ?” Feng Wei memijat


pelipisnya “yang jelas tidak akan sampai 8.000 tahun. Kemungkinan hanya 1.000,


paling lama 2.000 tahun” Feng Huo Huang “dan hal ini kau tidak mengatakannya


pada mereka !” Feng Wei menggeleng “Huo Feng, berapa persen kemungkinan kau


bisa kembali dengan selamat ?” Feng Wei tersenyum miring “dengan kondisi saat


Long


Jin Shan “jadi apa rencanamu ?” Feng Wei “sebelum pertempuran terakhir, aku


akan menemui Budha yeye dan Kwam In jiejie, kalian juga harus bersiap akan dampaknya.


Paling tidak para iblis dan siluman itu pasti terpengaruh. Persiapkan kelima


jenderal untuk mengatasi perang.” Feng Huo Huang “kau tidak perlu


mengkhawatirkan disini, ada kami dan 10 jenderal besar. Di Jun ? Si Hai Ba


Huang ? apa yang kau rencanakan untuk mereka ?” Feng Wei menghela nafas “tidak


merencanakan apapun, dia sudah tahu aku akan meninggalkannya. Aku sudah


memberinya pelindung, dia tidak akan dapat mencelakai dirinya sendiri. Si Hai


Ba Huang akan aman, sebelumnya aku sudah mengajari mereka. Dengan kemampuan


mereka saat ini, mampu melindungi Si Hai Ba Huang.”


Long


Jin Shan “jangan hanya membicarakan kemungkinan terjelek, bagaimana dengan


kemungkinan terbaik ? bagaimana jika kau…” Feng Wei menggeleng “aku tidak


menyimpan harapan pada hal itu. Itu hanya mitos, sebuah legenda yang diciptakan


entah oleh siapa.” Feng Huo Huang “tapi jika memang ada ? Huo Feng, darah


aslimu masih kurang 1 warna. Jangan begitu pesimis, mungkin saja akan ada

__ADS_1


keajaiban, kau bisa hidup kembali sebagai Supreme Emperor. Budha saja memiliki


kelahiran terakhir sebelum menempati posisinya saat ini, mungkin saja kau juga


seperti itu.” Feng Wei hanya tersenyum.


Selebihnya


mereka membahas beberapa hal yang perlu dipersiapkan untuk menjaga keamanan


seluruh semesta. Qing Yun “Shen Zhu, apa anda akan kembali kesini lagi ?” Feng


Wei mengangguk “mereka sudah tahu identitasku, aku bebas kemana saja… sebelum


menghadapi pertempuran, aku juga pasti kembali kesini. Oh Qing Yun, Xiao Hua,


ajar dia dengan baik. Dia memiliki potensi kedepannya selama dia berada di


jalur sekarang ini” Qing Yun “baik Shen Zhu, anda tidak perlu khawatir, Xiao


Hua termasuk anak yang pintar dan penurut.” Long Jin Shan “kami akan


menjengukmu di Si Hai Ba Huang” Feng Wei mengangguk “setelah aku pergi, atur


waktu kalian dinas, pastikan tidak ada masalah” semua mengangguk “baiklah,


sampai disini saja. Kita akan makan malam sebagai keluarga, mereka sudah


menyiapkannya.” Semua berbinar mengangguk.


Semua


berkumpul makan malam dengan suasana kekeluargaan, tidak ada perbedaan status.


Bahkan Xiao Hua juga ikut dalam acara “Shen Zhu, apa anda akan pergi ?” Feng


Wei tersenyum “Xiao Hua, belajar dengan baik, yang mulia akan mengetesmu saat


kembali” Xiao Hua mengangguk. Feng Huo Huang “Dong Hua Di Jun, Gun Gun, Ling


Ling, jaga baik-baik Huo Feng. Oh jangan biarkan dia mendekati gula batu !”


semua mengkerutkan kening “Huo Huang ayi, ada apa dengan gula batu ?” Feng Huo


Huang menepuk keningnya “jika sudah menyentuh gula batu, dia tidak akan


melepasnya, bahkan melupakan makanan lainnya” semua tertawa. Feng Wei cemberut “cih,


tidak ada makanan lagi untukmu…” Hua Zi “apa kau sangat suka makan gula batu ?”


Feng Wei sewot “jangan dengarkan mereka…” Bai Qian “apa ada cerita dibalik gula


batu ?” Long Jin Shan “itu makanan favoritnya bersama para kesayangannya” Feng


Wei melirik sinis.


Lian


Song “kesayangan ?” Qing Yun “apa Shen Zhu belum membawa kalian bertemu dengan


ketujuh kesayangannya ?” semua menggeleng. Hua Zi cemberut “7 kesayangan ?”


Feng Huo Huang cekikikan “kau jangan cemburu dulu, yang dimaksud dengan


kesayangan adalah 7 hewan mistis kesayangan Shen Zhu” Bai Chen “apa hubungannya


dengan gula batu ?” semua tersenyum saling melihat. Hua Zi “Feng Wei…” Feng Wei


sewot “haih tidak ada apa-apa… dulu tidak ada makanan, jadi kami hanya memakan


madu hutan… aku membuatnya menjadi seperti gula batu agar gampang membawanya


kemana-mana. Itu saja, tidak ada hal lain… mereka saja terlalu

__ADS_1


membesar-besarkan” semua teringat tempat asal Feng Wei. Disana memang tidak ada


apapun selain hamparan salju, semua tersenyum sedih.


__ADS_2