
Wen Xin “Yi ge,
bagaimana ini ? apa kita hanya bisa melihat Hong Ling sekali lagi meninggalkan
kita ? aku tidak mau, dia putriku…” Bai Yi “Xin er, aku juga tidak mau, tapi
kita tidak dapat berbuat apapun. Kau sudah melihat perbedaan kekuatan kita,
bahkan Yu Huang pun tidak mampu mencapai tingkat 25”. Sou Wan “Zu Zhe, saat
dulu kau mengenalnya, apa kau tahu kekuatan Hong Ling begitu besar ?” Zu Zhe
menggeleng. Gun Gun “bagaimana ? bagaimana caranya membantu Niang Qin ?” Ling
Ling “gege, raga kultivasi Niang Qin hanya memiliki sisa waktu 8.000 tahun. Jika
raga asli tidak bisa melawan Hei Ye, berarti Niang Qin akan bertarung didalam
8.000 tahun ini” Bai Chen “benar, kita tidak memikirkan kemungkinan ini”
Zhe Yan “bukan Hong Ling saja yang harus diperhatikan. Yu
Huang, apa yang akan terjadi pada Yu Huang !” Gun Gun “Fu Qin… mereka dengan
tidak mudah bersatu…” Bai Qian “sebenarnya apa yang tertulis di batu jodoh ?
siapa jodoh Yu Huang yang sebenarnya ?” Lian Song “saat itu, batu jodoh
mengatakan harusnya Di Jun tidak memiliki jodoh sedikitpun dengan Feng Jiu.
Jika bukan tekad Feng Jiu yang kuat dan jodoh bayangan mereka, mereka tidak
akan memiliki jodoh saat itu.” Ling Ling “tapi kalau seperti itu, dikehidupan
kedua, mereka tidak mungkin bertemu. Fu Qin Niang Qin juga memiliki kami,
bukankah ini sudah menjelaskan adanya ikatan jodoh diantara mereka.” Gun Gun
“Niang Qin juga sudah mengatakan, akan menaruh aura Fu Qin disisinya saat
mencapai tingkat 40. Jika mereka tidak berjodoh, tidak mungkin Niang Qin
mengatakan hal seperti itu !” Bai Chen “walaupun mereka berjodoh, tapi jodoh
mereka sangat pendek”.
Hua Zi menemani Feng Wei di ruang kerja “Feng Wei,
istirahatlah !” Feng Wei “Hua Zi gege istirahat saja… aku masih mau
menyelesaikan laporan-laporan ini” membaca perkamen-perkamen. Hua Zi cemberut
“Feng Wei, tidak terburu-buru harus selesai hari ini kan !” Feng Wei “aku ingin
secepatnya menyelesaikannya. Aku ingin bermain, tidak mau terganggu dengan
hal-hal ini” Hua Zi membelai kepala Feng Wei “kau sangat keras kepala…” Feng
Wei nyengir “ehm… Hua Zi gege, sini… rebahkan kepalamu disini, istirahatlah…”
memberikan pangkuannya untuk Hua Zi istirahat. Feng Wei membaca perkamen,
dengan 1 tangan membelai kepala Hua Zi. Dulu juga pernah seperti ini, tapi saat
itu Dong Hua Di Jun lah yang membaca kitab Dhamma dengan xiao hu li yang
tertidur di pangkuannya. Hua Zi melihat wajah Feng Wei yang serius membaca
sampai tertidur.
Acara penobatan para jenderal dan para jun wang diadakan di
aula Zhong. Feng Wei hanya melihat, tidak melakukan apapun. Yang bertugas
__ADS_1
menobatkan para jenderal adalah Long Jin Shan Zuo Zun. Sedangkan Feng Huo Huang
menobatkan para jun wang. Selesai semua acara, Feng Wei masih mengikuti
beberapa rapat dan berkeliling di beberapa tempat. Feng Wei merenggangkan badan
“huah… akhirnya selesai semua… Hua Zi gege, kita kembali ke Si Hai Ba Huang ?
aku ingin kealam fana, uh manisan plum…” Hua Zi mengetuk keningnya “kau sudah
janji akan istirahat !” Feng Wei cemberut “haih satu-satunya yang berani
mengetuk kening yang mulia hanya kau saja… tidak akan menjanjikan apapun lagi
padamu cih…” protes, semua menggelengkan kepala melihatnya. Jika bukan
janjinya, tidak ada yang bisa mengatur Shen Zhu ini.
Sehari sebelum kembali ke Si Hai Ba Huang, Feng Wei rapat bersama
kedua Zun wang dan 3 asistennya. “Shen Zhu, bagaimana dengan anda ? sudah mengeluarkan
begitu banyak energi sebelumnya, sebaiknya anda istirahat, jangan melakukan hal
lain lagi” Qing Yun khawatir. Feng Wei “kata-kata ini jangan sampai terdengar
mereka” Feng Huo Huang “Huo Feng, kau belum memberitahu mereka kondisimu ?”
Feng Wei “kurang lebih aku sudah mengisyaratkannya.” Long Jin Shan “Huo Feng,
katakan yang sebenarnya, berapa lama waktu tersisa ?” Feng Wei memijat
pelipisnya “yang jelas tidak akan sampai 8.000 tahun. Kemungkinan hanya 1.000,
paling lama 2.000 tahun” Feng Huo Huang “dan hal ini kau tidak mengatakannya
pada mereka !” Feng Wei menggeleng “Huo Feng, berapa persen kemungkinan kau
bisa kembali dengan selamat ?” Feng Wei tersenyum miring “dengan kondisi saat
Long
Jin Shan “jadi apa rencanamu ?” Feng Wei “sebelum pertempuran terakhir, aku
akan menemui Budha yeye dan Kwam In jiejie, kalian juga harus bersiap akan dampaknya.
Paling tidak para iblis dan siluman itu pasti terpengaruh. Persiapkan kelima
jenderal untuk mengatasi perang.” Feng Huo Huang “kau tidak perlu
mengkhawatirkan disini, ada kami dan 10 jenderal besar. Di Jun ? Si Hai Ba
Huang ? apa yang kau rencanakan untuk mereka ?” Feng Wei menghela nafas “tidak
merencanakan apapun, dia sudah tahu aku akan meninggalkannya. Aku sudah
memberinya pelindung, dia tidak akan dapat mencelakai dirinya sendiri. Si Hai
Ba Huang akan aman, sebelumnya aku sudah mengajari mereka. Dengan kemampuan
mereka saat ini, mampu melindungi Si Hai Ba Huang.”
Long
Jin Shan “jangan hanya membicarakan kemungkinan terjelek, bagaimana dengan
kemungkinan terbaik ? bagaimana jika kau…” Feng Wei menggeleng “aku tidak
menyimpan harapan pada hal itu. Itu hanya mitos, sebuah legenda yang diciptakan
entah oleh siapa.” Feng Huo Huang “tapi jika memang ada ? Huo Feng, darah
aslimu masih kurang 1 warna. Jangan begitu pesimis, mungkin saja akan ada
__ADS_1
keajaiban, kau bisa hidup kembali sebagai Supreme Emperor. Budha saja memiliki
kelahiran terakhir sebelum menempati posisinya saat ini, mungkin saja kau juga
seperti itu.” Feng Wei hanya tersenyum.
Selebihnya
mereka membahas beberapa hal yang perlu dipersiapkan untuk menjaga keamanan
seluruh semesta. Qing Yun “Shen Zhu, apa anda akan kembali kesini lagi ?” Feng
Wei mengangguk “mereka sudah tahu identitasku, aku bebas kemana saja… sebelum
menghadapi pertempuran, aku juga pasti kembali kesini. Oh Qing Yun, Xiao Hua,
ajar dia dengan baik. Dia memiliki potensi kedepannya selama dia berada di
jalur sekarang ini” Qing Yun “baik Shen Zhu, anda tidak perlu khawatir, Xiao
Hua termasuk anak yang pintar dan penurut.” Long Jin Shan “kami akan
menjengukmu di Si Hai Ba Huang” Feng Wei mengangguk “setelah aku pergi, atur
waktu kalian dinas, pastikan tidak ada masalah” semua mengangguk “baiklah,
sampai disini saja. Kita akan makan malam sebagai keluarga, mereka sudah
menyiapkannya.” Semua berbinar mengangguk.
Semua
berkumpul makan malam dengan suasana kekeluargaan, tidak ada perbedaan status.
Bahkan Xiao Hua juga ikut dalam acara “Shen Zhu, apa anda akan pergi ?” Feng
Wei tersenyum “Xiao Hua, belajar dengan baik, yang mulia akan mengetesmu saat
kembali” Xiao Hua mengangguk. Feng Huo Huang “Dong Hua Di Jun, Gun Gun, Ling
Ling, jaga baik-baik Huo Feng. Oh jangan biarkan dia mendekati gula batu !”
semua mengkerutkan kening “Huo Huang ayi, ada apa dengan gula batu ?” Feng Huo
Huang menepuk keningnya “jika sudah menyentuh gula batu, dia tidak akan
melepasnya, bahkan melupakan makanan lainnya” semua tertawa. Feng Wei cemberut “cih,
tidak ada makanan lagi untukmu…” Hua Zi “apa kau sangat suka makan gula batu ?”
Feng Wei sewot “jangan dengarkan mereka…” Bai Qian “apa ada cerita dibalik gula
batu ?” Long Jin Shan “itu makanan favoritnya bersama para kesayangannya” Feng
Wei melirik sinis.
Lian
Song “kesayangan ?” Qing Yun “apa Shen Zhu belum membawa kalian bertemu dengan
ketujuh kesayangannya ?” semua menggeleng. Hua Zi cemberut “7 kesayangan ?”
Feng Huo Huang cekikikan “kau jangan cemburu dulu, yang dimaksud dengan
kesayangan adalah 7 hewan mistis kesayangan Shen Zhu” Bai Chen “apa hubungannya
dengan gula batu ?” semua tersenyum saling melihat. Hua Zi “Feng Wei…” Feng Wei
sewot “haih tidak ada apa-apa… dulu tidak ada makanan, jadi kami hanya memakan
madu hutan… aku membuatnya menjadi seperti gula batu agar gampang membawanya
kemana-mana. Itu saja, tidak ada hal lain… mereka saja terlalu
__ADS_1
membesar-besarkan” semua teringat tempat asal Feng Wei. Disana memang tidak ada
apapun selain hamparan salju, semua tersenyum sedih.