
Bab 347 –
Dong Hua memeluk erat Huo Feng “Feng Wei, kau akan
baik-baik saja kan !” Huo Feng “sudah kukatakan aku akan selalu bersamamu !”
Dong Hua “Feng Wei, jangan bermain trik lagi padaku ! apapun yang terjadi, aku
ingin bersama denganmu !” Huo Feng menghela nafas, terduduk “Hua Zi gege, aku
tidak bermain trik padamu… sudah kukatakan, akupun tidak tahu bagaimana
akhirnya… semua ini hanya prediksiku !”
Dong Hua kembali menarik Huo Feng masuk ke pelukannya “aku
tahu kau sudah membuat segala persiapan terbaik… aku tidak akan ragu melakukan
yang kau minta dariku… hanya… aku hanya meminta untuk bisa bersamamu… Feng Wei,
jangan meninggalkanku sendiri lagi !” air matanya tidak dapat dihentikan,
mengalir jatuh dari mata Dong Hua.
Huo Feng “Hua Zi gege, walaupun tidak ada jantung, jiwaku
sudah melekat padamu ! masih ingat saat aku yuhua di Fan Yin Gu ?” Dong Hua
mengangguk “mungkin kali ini pun seperti itu… jika kau berhasil selamat, maka
tunggulah, suatu saat aku akan kembali padamu… selama jiwaku ada padamu, sudah
memastikan keberadaanku di semesta ini !” Dong Hua memeluk erat Huo Feng “Feng
Wei… tidak bisakah aku bersamamu ? kita berjuang bersama, pergi bersama dan
kembali bersama” Huo Feng “Hua Zi gege, semua yang kukatakan hanya kemungkinan
terburuk ! mungkin saja nanti kejadiannya tidak seperti prediksiku sama sekali.
Kita nikmati saja hari-hari ini ! tidak perlu memikirkan apapun, yakin pada
dirimu sendiri !” memegang dada Dong Hua dengan mata penuh keyakinan menatap
kedalam mata Dong Hua. Dong Hua hanya bisa tersenyum pasrah dan mengangguk.
Keesokan harinya, You Zun membawa Xiong Xiong ke Si Hai Ba
Huang. Dong Hua menahan Huo Feng dikamar, hatinya tidak dapat tenang. Huo Feng
cekikikan “hihihi Hua Zi gege, apa yang akan terjadi padamu saat melihatku
menerima rintangan dan berubah ?” Dong Hua cemberut, memeluk tubuh polos Huo
Feng “Feng Wei…” merenung dalam kesedihan.
Huo Feng “Hua Zi gege, 2 hari lagi, aku akan masuk Bing Yu
Hai. Kau ingin makan apa ? beberapa hari ini, aku akan memasakkan kesukaanmu !”
Dong Hua cemberut, menutup mata, menempelkan kening mereka “aku hanya ingin
memakanmu !” mencium bibir mungil Huo Feng “Feng Wei, aku mencintaimu… jangan
__ADS_1
meninggalkanku ! aku bisa menghadapi apapun, tapi tidak bisa kehilanganmu !
Feng Wei…” mencurahkan ketakutannya dalam berhubungan.
Huo Feng tersenyum menatap wajah tidur Dong Hua ‘Hua Zi
gege, walau sudah memberikan jiwa dan hidupku padamu, masih tidak bisa
menenangkanmu. Haih… apa yang harus kulakukan padamu ! Hua Zi gege, aku tidak
tahu apa yang akan terjadi ! ada kemungkinan ikatan itu terlepas dengan
hancurnya jantungku dan menyelamatkanmu. Jika seperti itu, maka tiba saatnya,
sihir dalam cincin akan melindungimu. Jika kedua jantung hancur, maka kita akan
bersama meninggalkan semesta ini. Jika aku berhasil kembali, maka tidak akan
ada lagi yang akan memisahkan kita. Jika yang terburuk yang terjadi, maka aku
akan memastikan kalian tidak akan bersedih dan mengingatku. Kembalilah ke Si
Hai Ba Huang, hidup dengan baik ! Hua Zi gege, aku mencintaimu…’ bangun dan ke
dapur. Huo Feng membuatkan semua kesukaan keluarganya, paling banyak untuk Dong
Hua-nya yang super manja.
Huo Feng tidak menunggu yang datang dari Si Hai Ba Huang, 3
hari sebelum hari penentuan, sudah masuk ke Bing Yu Hai. Semua protes “Niang
Qin, aku akan memanggil mereka hari ini !” Xin Xin ingin Huo Feng bertemu semua
sebelum menghadapi rintangan. Huo Feng menarik Xin Xin “Xin Xin, yang
sudah mengerti banyak hal… Niang Qin meminta maaf pada kalian, karena dari
awal, dengan bertahan di sisi kalian, Niang Qin sudah membawa kalian berjalan
di jalan ini ! maaf… jalan terakhir ini, Niang Qin ingin kembali menjadi diri
Niang Qin sendiri, bisakah ?” semua terkejut. Di wajah Cai Hong Huo Feng hanya
ada senyuman dan keteguhan, tidak ada air mata, kesedihan, maupun penyesalan.
Semua merasakan keagungannya, bersinar terang, bahkan menyinari mereka semua.
Xin Xin menitikkan air mata, segera mengelapnya, mengangguk
dan memeluk Huo Feng “Niang Qin, aku tidak akan menangis… aku adalah putri Cai
Hong Huo Feng Shen Zhu, seorang dewi terhebat… aku tidak akan menangis…”
melerai pelukan, dengan mata berkaca-kaca “Niang Qin, pergilah… jalani jalanmu…
kami semua akan disini, menunggumu kembali membawa kesuksesan…” Huo Feng
tersenyum manis, mengangguk. Bergantian satu persatu memeluk dan melepasnya
“Niang Qin, kami akan menunggumu membawa kesuksesanmu kembali !” memberi jalan
pada wanita kesayangan mereka untuk menjadi diri sendiri, tanpa menambah beban
__ADS_1
padanya.
Dong Hua tersenyum lembut, memeluk Huo Feng “aku menemanimu
berjalan ke Bing Yu Hai…” Huo Feng mengangguk. Semua berjalan, bersama-sama
mengantar Huo Feng ke Bing Yu Hai sampai pada tempat terdekat yang bisa mereka
jangkau. Mulai dari keluar dari Cai Hong gong, semua dewa dewi di Yu Zhou Da Lu
sudah menunggunya, berlutut disamping kiri kanan, memberinya jalan dan dukungan
terbaik mereka “Mengantar Shen Zhu… Shen Zhu berjaya selamanya… berjaya
selamanya…” terdengar di seantero Yu Zhou Da Lu. Huo Feng berjalan dengan
berwibawa, menegakkan tubuh, mengangkat wajah, dan menatap lurus ke depan.
Dong Hua memeluk erat dan mencium bibirnya “pergilah… lalui
jalanmu ! aku akan selalu berada disini menunggumu !” Huo Feng tersenyum,
melepas Dong Hua “Cai Hong Huo Feng berterima kasih pada kalian semua… walau
jalan yang kalian tempuh juga tidaklah mudah, semua sudah kalian jalani dengan
baik. Jalanku, aku sendirilah yang harus melaluinya… aku tidak akan mengatakan
selamat tinggal, karena tidak ada selamat datang !” tersenyum lembut pada semua
yang membalas senyumannya.
Ketujuh kesayangan berdiri di samping Huo Feng “Zhu Ren…
mari berjalan, kita taklukan jalan terakhir ini !” Huo Feng tersenyum manis,
bersama-sama ketujuhnya, memberi hormat pada semua yang sudah mengantar mereka.
Kedelapan remaja, berbalik, melangkah dengan tegap tanpa ketakutan sama sekali,
menyingsing rintangan mereka bersama-sama. Semua dapat merasakan aura kemuliaan
dan keagungan dari punggung kedelapannya, hingga memasuki Bing Yu Hai. Setelah
Huo Feng berbalik, air mata semua tidak terbendung, menangis dalam diam
menghantar kepergian Cai Hong Huo Feng menghadapi rintangan terakhirnya.
Disaat You Zun membawa Xiong Xiong dan rombongan dari Si
Hai Ba Huang, mereka terkejut Cai Hong Huo Feng sudah berada dalam Bing Yu Hai.
Xiong Xiong segera berlutut “Niang Qin…” Xin Xin tersenyum dengan mata berkaca-kaca,
menguatkan saudara kembarnya “Xiong Xiong, Niang Qin ingin kembali menjadi
dirinya sendiri, menjalani jalan terakhirnya… jangan bersedih untuk Niang Qin,
kita harus bangga padanya… menantikannya kembali dengan membawa kesuksesan…
jangan menangis… Niang Qin tidak mengucapkan selamat tinggal dan tidak
meneteskan air mata. Niang Qin tersenyum manis, mengambil langkahnya sendiri. Xiong
__ADS_1
Xiong, apa kau mengerti ?” Xiong Xiong menatap Xin Xin, mengelap air matanya
dan berdiri “Niang Qin, jalani jalanmu, kami selalu disini menunggumu”.