Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 362 - Sudah Sembuh


__ADS_3

Bab 362 –


          Dong Hua tidak mau meninggalkan Huo Feng walau sekejab,


bahkan tidak ada bacaan apapun yang bisa menariknya. Sepanjang hari hanya


menatap wajah cantik yang masih menutup mata itu. Zhe Yan masuk membawakan


ramuan pemulih “Dong Hua, sebelumnya kau juga terluka terkena serangan Huo


Feng… walau jantungmu tidak terluka tapi juga terkena efeknya…” Dong Hua


meminum sup pemulihnya “tidak masalah… tunggu semuanya selesai disini, aku akan


biguang bersama Feng Wei…” Zhe Yan mengejek “kenapa ? pandanganmu sudah tidak terlepas


dari Huo Feng” Dong Hua mengangguk “Zhe Yan, aku takut melihat matanya tertutup


seperti ini !”


          Zhe Yan memeriksa “tidak ada masalah… dia hanya tertidur,


mungkin membutuhkan sebulan untuk bangun… 10 tahun saja sudah terlewati,


biarkan dia beristirahat dengan baik… melewati semua rintangan dan ujian itu,


belum lagi keajaiban yang dilakukannya, sangat menguras energinya…” Dong Hua


mengangguk “semoga Feng Wei tidak menutupi lukanya !” Zhe Yan “tenanglah…


pil-pil yang kuberikan sebelumnya, minumkan padanya, itu akan membantu” Dong


Hua mengangguk.


          Cai Hong Huo Feng membuka mata kembali setelah tertidur 49


hari. Dong Hua terus mengamati wajahnya, melihat kelopak mata yang bergetar,


segera terlonjak melihat kedua mata itu. “air…” terdengar kata lirih dari bibir


yang kering pucat itu. Dong Hua mendekatkan wajahnya, mendengar sekali lagi,


segera mengambilkan secangkir air. Dong Hua memapah Huo Feng “Feng Wei, air…


perlahan…” menyuapi ke bibir mungilnya “apa masih mau ?” Huo Feng menggeleng,


membuka mata kecilnya “Hua Zi gege…”.


          Dong Hua memeluknya “bagaimana ? masih ada dimana yang


sakit ?” Huo Feng “kepalaku sakit ! seluruh tubuh tidak bertenaga !” Dong Hua


“aku membawamu berendam !” langsung menggendong Huo Feng keluar. Diluar Zhe Yan


dan Mo Yuan sedang bermain catur “Dong Hua, kau ingin membawa Huo Feng kemana


?” Dong Hua “berendam…” langsung berjalan tanpa mempedulikan siapapun.


          Dong Hua mengelap semua tubuh Huo Feng perlahan “apa enakan


?” Huo Feng mengangguk “Hua Zi gege, lukamu ?” memegang dada Dong Hua. Dong Hua


mengambil tangan kecil itu dan mengecupnya “sudah sembuh… selama ada dirimu,


aku akan beik-baik saja…” menarik dan memeluk Huo Feng. Huo Feng merasakan


tubuh Dong Hua yang bergetar “ada apa ?” Dong Hua menggeleng “Feng Wei, sudah


tidak ada lagi kan ?” Huo Feng tersenyum mengangguk “sudah melewati yang


terberat…”


          Dong Hua melerai pelukan “saat menusukmu, aku sangat takut


kau meninggalkanku lagi ! Feng Wei, jangan meninggalkanku lagi ! selama

__ADS_1


seminggu itu, aku berusaha untuk bangun… aku takut kehilanganmu dalam


ketidaksadaranku… Feng Wei, jangan tinggalkan aku… jika kau mau pergi, bawa aku


bersamamu !” Huo Feng tersenyum mengusap wajah Dong Hua “tidak akan pergi lagi…


akan selalu menemanimu…” Dong Hua “ini kau yang mengatakannya, kau tidak boleh


mengingkarinya… seluruh dirimu harus selalu bersamaku !” memeluk tubuh mungil


itu.


          Huo Feng mengangguk “Hua Zi gege, kepalaku pusing !” sambil


memijat pelipisnya. Dong Hua segera menggendongnya, menyudahi berendam,


memakaikan pakaian dan kembali ke kamar. Zhe Yan sudah bersiap dengan ramuannya


“Huo Feng, minum ini !” Huo Feng cemberut “ramuan pahit lagi !” Bai Yi “semakin


pahit semakin baik ! ayo cepat diminum !” Huo Feng meminum ramuannya dengan


wajah cemberut. Sou Wan mengejek “hei, harusnya ujian terakhirmu bukan sisi


iblis, harusnya ramuan pahit !” semua menertawakan Huo Feng.


          Huo Feng merengek “Hua Zi gege, mereka menindasku…” Dong


Hua membelai kepalanya “ini !” memberikan 1 permen madu, Huo Feng segera


berbinar memakan permen madunya. Zhe Yan “yatou, apa yang kau rasakan ?” Huo


Feng “tidak bertenaga !” Zhe Yan mengangguk “ini adalah tubuh baru, jauh lebih


kuat dibanding yang dulu… beristirahatlah…” Bai Ce “Huo Feng, kapan biguang ?”


Huo Feng “setelah upacara !” Ling Ling “Niang Qin, kau tidak tahu, seluruh Yu


Zhou Da Lu mempersiapkan perayaan besar-besaran” Dong Hua langsung memotong


“kau tidak boleh memaksakan diri… jika tidak sehat, harus memberitahuku !” Huo


apa yang mulia memaksakan diri !” Dong Hua membelai kepalanya “bagus kau


mengetahuinya !”


          Sou Wan penasaran “Huo Feng, disaat ujian pertama dan


kedua, apa kau benar kehilangan dirimu ?” Huo Feng menggeleng “Niang Qin…” Xin


Xin datang bersama Zuo Zun “wah xiao gong zhu sudah tiba, atau yang mulia harus


memanggil Zuo Hou !” Huo Feng mengejek Xin Xin. Wajah Xin Xin memerah “Niang


Qin, kau jangan menertawakanku lagi !” Huo Feng cekikikan sampai terbatuk “Feng


Wei, ada apa denganmu ?” Dong Hua sangat khawatir, menepuk lembut punggungnya.


          Huo Feng memegang tangan Dong Hua “tenanglah, aku baik-baik


saja ! tubuh baru ini masih sangat lemah…” Dong Hua “Feng Wei, kau tidak


menutupi lukamu kan ?” Huo Feng tersenyum manis “Hua Zi gege, tidak akan


terjadi hal yang kau takutkan ! aku baik-baik saja !” Dong Hua mengangguk “kau


tahu aku begitu mengkhawatirkanmu, jangan terluka lagi !” Huo Feng mengangguk.


          Ling Ling tidak sabar “Niang Qin, kau tidak kehilangan


kesadaranmu saat ujian, kenapa melawan kami ?” Huo Feng menyandarkan tubuhnya ke


pelukan Dong Hua “Ling Ling, bukan aku yang mulai penyerangan terlebih dahulu…”


semua terkejut dan mengingat-ingat, menyadari jika penyerangan dimulai oleh

__ADS_1


mereka. Disaat menyadari, belum sempat menanyakan sesuatu kembali, Huo Feng


sudah tertidur.


          Lian Song “apa bisa dikatakan, harusnya tidak perlu


menyerangnya ? cukup menunggunya menyelesaikan semuanya sendiri ?” Mo Yuan


“rintangan sendiri harus dilalui sendiri !” Zuo Zun “kita hanya membantu


memberinya tambahan waktu, sama seperti yang dilakukan Shen Jun untuk ketujuh


kesayangan”. Dong Hua masih khawatir “Jin Shan, apa Feng Wei benar baik-baik


saja ? apa ada yang ditutupinya dariku lagi ?” Zuo Zun menggeleng “tidak ada


Dong Hua. Kali ini tidak ada yang menutupi apapun darimu… Huo Feng baik-baik


saja ! ini adalah tubuh Supreme Emperor. Huo Feng hanya masih sangat lemah


saja. Biarkan saja istirahat, beberapa bulan lagi, dia akan ceria dan aktif


kembali”. Akhirnya ada senyuman kelegaan di wajah Dong Hua.


          Xin Xin “shushu, setelah Niang Qin cukup kuat, apa kalian


akan biguang ?” Zuo Zun mengangguk “setelah Huo Feng cukup kuat, akan ada


upacara perayaan dan penerimaan status Supreme Emperor. Setelah itu akan


biguang bersama” Xin Xin “berapa lama ?” Zuo Zun menggoda “kenapa ? tidak


merelakanku atau tidak merelakan Huo Feng ?” wajah Xin Xin memerah “shushu…”


kesal. Zuo Zun cekikikan, membelai kepala Xin Xin “kami akan biguang 10.000


tahun.” Xin Xin cemberut “selama itu ?”


Zuo Zun


memeluknya “setelah kami chuguang, saatnya membuat pernikahan kita… selama 10.000


tahun, kau harus menungguku. Kau adalah milikku ! Long Jin Shan Zuo Hou,


mengerti ?” Xin Xin mengejek “shushu, aku belum menyetujui permintaanmu…” Zuo


Zun tersenyum “Xin Xin, aku tahu kau masih memiliki keraguan. Aku tidak akan


memaksamu, memberimu 10.000 tahun untuk berfikir. Saat chuguang, aku akan


menanyakan kesediaanmu. Saat itu, bisa memberiku jawabanmu ?” menatap mata Xin


Xin dengan lembut.


Xin Xin


memang memiliki keraguan “shushu, bagaimana bisa kau menyukaiku ? sejak kapan


menyukaiku ?” Zuo Zun “Xin Xin, suka ya suka, tidak perlu alasan. Kapan


menyukaimu ! mungkin dari pertama melihatmu !” Xin Xin “aku masih bayi saat itu


!” Zuo Zun mengangguk “bayi cantik dengan cahaya dimatamu… seketika itu aku


terpana pada wajah kecilmu… Xin Xin, awalnya akupun ragu-ragu, bukan karena


perasaanku tapi karena kau masih begitu kecil. Aku tahu selama ini


perjuanganmu, bagaimana kau berusaha untuk bisa berdiri bersama Huo Feng. Aku


sangat takut tidak layak untukmu, lebih memilih menjagamu asal kau bahagia. Kemudian


Huo Feng lah yang mencerahkanku… Xin Xin, aku tidak bisa menjanjikan


kebahagiaan, sama seperti ayah ibumu, akan ada saatnya rintangan, kesakitan,

__ADS_1


dan kesedihan menghampiri kita. Tapi aku bisa berjanji hanya mencintaimu dan


menemanimu selamanya.”


__ADS_2