
Sesampainya
di aula, semua sudah menempati tempat masing-masing, Sie Ming menghampiri Bai
Feng Jiu “Nu Jun, bagaimana kabar anda akhir-akhir ini ?” Bai Feng Jiu
tersenyum “Sie Ming, tetap panggil aku xiao dianxia, lebih nyaman mendengarnya
dari mulutmu” segera mereka akrab kembali “xiao dianxia, bagaimana luka-lukamu
? kapan biguang ?” Bai Feng Jiu “sudah membaik, beberapa hari lagi biguang. Oh
terima kasih atas kedatangan kalian saat aku menerima petir.” Sie Ming “xiao
dianxia ikut ke Jiu Jong Tian ? sudah lama kita tidak berkumpul bersama” Bai
Feng Jiu cekikikan “tentu saja, hari ini pernikahan gugu. Aku Qing Qiu Nu Jun
tentu harus mengantarnya hingga Jiu Jong Tian. Sie Ming, nanti kita cari waktu
berkumpul bersama Cheng Yu. Beberapa hari ini aku akan berada di istana Xi Wu,
sudah janji pada Ali akan menemaninya” Sie Ming bersemangat “baik, aku akan
mengabari Cheng Yu” Bai Feng Jiu mengangguk. Dong Hua Di Jun terus
memperhatikan Bai Feng Jiu ‘raut wajah Jiu er belum seberapa baik. Efek petir
saat itu tentu sangat besar. Jiu er, apa yang sudah kau alami dialam fana
sampai bisa menerima 18 petir emas !’.
Hu
Di dan Hu Hou membawa Bai Qian keluar, memasuki tandu pengantin. Iringan
pengantin segera berangkat kembali menuju Jiu Jong Tian. Dari belakang, Bai
Feng Jiu mengikuti bersama Ali “Feng Jiu jiejie, kau sudah janji akan
menemaniku” “Ali, jiejie akan menemanimu beberapa hari. Jiejie tidak bisa lama,
harus segera biguang” Ali mengangguk. Selama di Jiu Jong Tian, Bai Feng Jiu
menemani Ali bermain ke beberapa tempat.
Bai
Feng Jiu pun menjamu Cheng Yu dan Sie Ming “Feng Jiu, kukira kamu sudah
melupakan kami. Kau sudah tidak pernah menemui kami lagi sejak menjadi Nu Jun”
“Cheng Yu, aku kealam fana menempa diri, setelah kembali masih menerima petir.
Kalau bukan hari pernikahan gugu, aku sudah biguang, mana menunggu selama ini”
“Feng Jiu, bagaimana lukamu ? kami melihat 18 petir itu, sebenarnya apa yang
terjadi ?” Bai Feng Jiu menggeleng “aku juga tidak tahu apa yang terjadi. Saat
bangun, yeye, adie, dan Zhe Yan bertanya padaku tentang alam fana. Aku tidak
ingat melakukan kesalahan yang fatal di alam fana. Selain berbaur dengan
manusia, sebagian waktu juga kuhabiskan di gunung menempa ilmu. Semua berjalan
normal saja menurutku, tidak tahu jika aku tanpa sengaja melakukan kesalahan.”
Sie
Ming “xiao dianxia, kau betul-betul mengejutkan kami semua. Di Jun pun
terkejut. Xiao dianxia, kali ini naik ke Jiu Jong Tian, apa tidak ke istana Tai
Chen ?” Bai Feng Jiu menggeleng “tidak, aku tidak mengganggu Di Jun. Besok aku
__ADS_1
akan kembali ke Qing Qiu dan mulai biguang, pernikahan gugu juga sudah selesai,
aku sudah tenang”. Karena Bai Feng Jiu belum sepenuhnya pulih, jadi mereka pun
hanya sebentar.
Di
istana Tai Chen, Sie Ming menceritakan pertemuannya bersama Bai Feng Jiu dan
Cheng Yu pada Dong Hua Di Jun “bagaimana kondisinya ?” “menjawab Di Jun, xiao
dianxia masih pucat, tapi seluruh luka luarnya sudah sembuh” Dong Hua Di Jun
“kapan dia akan biguang ?” Sie Ming “besok, katanya dia hanya menunggu pernikahan
Bai Qian Shan Shen. Sekarang pernikahan sudah selesai, dia sudah tenang
biguang” Dong Hua Di Jun mengangguk “keluarlah…” Sie Ming undur diri. Dong Hua
Di Jun ‘Jiu er, sekarang bahkan istana Tai Chen pun sudah menjadi tabu bagimu
haih… tampaknya aku betul-betul sudah menyakitimu… apa yang kuharapkan, kau
sudah memutus semua hubungan diantara kita haih… apa yang sebenarnya terjadi
dengan 18 petir emas itu ? tidak ada Shan Xian yang menerima lebih dari 3 petir
dan itupun petir biasa. Aku menerima 89 petir emas saat menjadi Tian Di Gong
Zhu. Belum lagi darah merah perak itu, ada apa sebenarnya ? besok aku akan ke
gunung Kun Lun, mungkin ada sesuatu di perpustakaan sana. Jiu er, kau harus
baik-baik saja’.
Esoknya,
Bai Feng Jiu mulai biguang menghabiskan 200 tahun. Dong Hua Di Jun bersama Sie
Ming dan Mo Yuan sudah menelusuri seluruh perpustakaan gunung Kun Lun, tidak
merekapun tidak meneruskan pencarian. Setelah Bai Feng Jiu chuguang, menetap di
Qing Qiu, melanjutkan pendidikan dan mengurus hal-hal di Qing Qiu. Bai Feng Jiu
pun terus menempa ilmunya dengan petunjuk dari Hu Di, Zhe Yan, Bai Chen, dan
Bai Yi. Selain itu, Bai Feng Jiu juga mempelajari ilmu-ilmu leluhur dan mistis
suku rubah. Tidak tahu mengapa, Bai Feng Jiu tidak mempunyai kendala yang
berarti mempelajari semua ilmu itu. Selain itu, Bai Feng Jiu juga meluluskan
pendidikannya dalam waktu tidak sampai 100 tahun. Hal ini membuat semua
keluarga tercengang, tidak ada yang tidak bisa dilakukan Bai Feng Jiu saat
serius.
Suatu
hari datang laporan, ada yang menyerang salah satu wilayah Dong Huang. Para
pengikut yang masih setia pada Qing Cang ingin menuntut balas dendam. Tidak
berani langsung melawan Jiu Jong Tian, mereka beralih ke Qing Qiu yang
dianggapnya lemah. Setelah berdiskusi dengan semua tetua, Bai Feng Jiu membawa
masalah ini ke rapat di Jiu Jong Tian. Rapat kali ini merupakan kemunculan
pertama Bai Feng Jiu di Jiu Jong Tian setelah pernikahan Bai Qian.
Melihat
__ADS_1
Bai Feng Jiu yang masih sangat muda, para tetua di Jiu Jong Tian menganggap
remeh dirinya. Ye Hua sebagai menantu Qing Qiu, berusaha membantu “Tian Jun,
Qing Qiu juga salah satu bagian Si Hai Ba Huang. Sekarang Qing Qiu mengalami
penyerangan, tentu harus memberi bantuan” salah satu tetua “Taizi, prajurit
langit selama ini dilatih untuk pertempuran besar. Qing Qiu selama ini tidak
pernah mengalami peperangan besar. Hamba percaya kali inipun demikian. Jika
sembarang mengeluarkan prajurit langit, nanti kita dikatakan menyalahgunakan
kekuatan” Tian Jun “ini…” Dong Hua Di Jun baru mau berbicara sudah didahului
Bai Feng Jiu. Bai Feng Jiu memberi hormat “Tian Jun, yang mulia kesini hari ini
untuk menyampaikan berita. Sebagai salah satu bagian dari Si Hai Ba Huang,
adalah kewajiban kami Qing Qiu melaporkan yang terjadi. Qing Qiu tidak meminta
bala bantuan dari Jiu Jong Tian. Kami Qing Qiu sanggup menjaga wilayah Wu Huang
kami sendiri, jangan sampai nanti ada yang mengatakan keberhasilan kami karena
pihak lain. Tian Jun, yang mulia undur diri, masih harus kembali ke Qing Qiu
mengurus semut-semut kecil pengganggu.” Memberi hormat dan langsung
meninggalkan rapat.
Dong
Hua Di Jun tercengang dengan kata-kata Bai Feng Jiu, kepercayaan diri semacam
itu sangat mempesona. Peserta rapat lainnya ada yang merasa Bai Feng Jiu
terlalu sombong, ada yang khawatir jika kali ini Bai Feng Jiu berhasil tanpa
bantuan Jiu Jong Tian, selanjutnya Qing Qiu akan berada diatas angin. Tian Jun
mengkhawatirkan hal itu, walaupun Qing Qiu selama ini tidak terjadi hal yang
besar, tapi semua keluarga Bai adalah Shan Shen. Ini Qing Qiu Nu Jun, baru 32.000
tahun sudah menjadi Shan Xian dan petir yang diterimanya juga tidak biasa. Jika
Qing Qiu berhasil bertahan, maka kedepannya statusnya akan lebih terangkat.
Tian Jun menanyakan pendapat Dong Hua Di Jun “Di Jun, bagaimana menurut anda ?”
Dong Hua Di Jun dengan acuh tak acuh “Tian Jun sendiri sudah mendengar yang
dikatakan Qing Qiu Nu Jun, lakukan saja sesuai perkataannya”.
Dong
Hua Di Jun sudah mendengar semua pencapaian Bai Feng Jiu selama hampir 200 ratus
tahun ini. Dibawah kepemimpinan Bai Feng Jiu, Wu Huang sudah berkembang pesat,
baik dari strategi, kemampuan, maupun kehidupannya. Kepemimpinan Bai Feng Jiu
jauh berada diatas Tian Jun, bahkan Hu Di yang sudah memegang kendali Wu Huang
pun tidak pernah sesukses gadis muda ini, Tian Jun masih selalu menanyakan
pendapatnya untuk tiap masalah. Bai Feng Jiu mampu menyelesaikan semua masalah
Wu Huang, bahkan kelima keluarganya yang memegang tiap wilayah pun sekarang
mendengarkannya. Dong Hua Di Jun malah mau melihat apa yang akan dilakukan Bai
Feng Jiu, apalagi sudah berani mengatakan semut-semut pengganggu. Jelas
__ADS_1
terlihat Bai Feng Jiu tidak menganggap penyerangan kali ini. Dong Hua Di Jun
mendengar semua perkembangan Bai Feng Jiu dari 3 raja gosip.