
Sesaat kemudian, terjadi pertarungan, didominasi Bai Long
“yeye, jika aku tersesat, bunuh aku… aku tidak ingin melukai siapapun…” memohon
pada Dong Hua. Dong Hua mengangguk, Bai Long berterima kasih dan membawa Mu
Shen masuk ke Wang Shen Hai. Wang Shen Hai bergejolak oleh sihir-sihir yang Bai
Long dan Mu Shen keluarkan “dimana Ching Ching ?” Bai Long marah. Mu Shen
mengeluarkan sihir, Ching Ching melayang tidak sadarkan diri dalam bola sihir.
Bai Long melihat Ching Ching, langsung panik “Ching Ching…”
Mu Shen nyengir “percuma kau mendekatinya… selain aku, tidak ada yang bisa
membuka bola sihir itu !” Bai Long marah “apa yang sebenarnya kau inginkan !”
Mu Shen “serahkan jiwamu sebagai penggantinya !” Bai Long nyengir “apa anda
mengira dengan mendapatkan jiwaku, anda bisa lolos dari kutukan ini !” Mu Shen
“dengan jiwa kalian berdua, aku akan memiliki cukup kekuatan untuk melawan
kutukan sialan ini !” Bai Long marah “kau tidak berniat melepaskan kami” Mu
Shen nyengir mengerikan “kau masih terlalu polos. Aku dengan susah payah
menangkap kalian, tentu saja tidak akan melepaskan kalian !”
Bai Long menyerang Mu Shen “jiwamu ini adalah pemberianku,
kau tidak akan pernah menang melawanku.” Mu Shen menghantam Bai Long hingga
terluka parah dan tidak bisa bergerak. Mu Shen menyerap jiwa Bai Long membuat
wajahnya semakin mengerikan. Dengan nafas terbata-bata, Bai Long berusaha
bangun “Ching Ching… Ching Ching…” Mu Shen tertawa “aku akan berbuat baik pada
kalian berdua…” mengarahkan Ching Ching ke Bai Long, mengurung keduanya dalam
bola sihir.
Ching Ching membuka matanya “Bai Long… kenapa kau begitu
bodoh ? dia tidak akan melepaskan kita ! Bai Long…” mereka berpelukan. Bai Long
tersenyum lembut, menggeleng “Ching Ching, bisa mati bersamamu adalah
keberuntunganku. Aku mencintaimu…” Ching Ching menangis “Bai Long, aku juga
mencintaimu !”
Mu Shen menarik jiwa Ching Ching “sekarang giliranmu…
jiwamu akan kujadikan tameng untuk melindungiku dari kegilaan para leluhurmu”
Ching Ching yang sudah lemah, tidak dapat melawan, berusaha mempertahankan
ikatan tangannya bersama Bai Long. Bai Long yang melihat penderitaan Ching
Ching, tidak tahan. Dalam keputusasaannya, aura iblis mendominasi tubuhnya, perlahan
menyesatkannya “Ching Ching… Ching Ching…” Bai Long berubah menjadi seekor naga
putih, menghajar Mu Shen.
Bai Long dikuasai aura iblis, tapi kemampuannya belum cukup
untuk melawan Mu Shen yang juga sudah tersesat. Mu Shen memanfaatkan situasi,
__ADS_1
menguasai jiwa iblis Bai Long. Tujuan Mu Shen adalah mengunci jiwa Bai Long
dengan jiwanya, memusnahkan Bai Long dan mengambil alih raganya. Sementara
untuk Ching Ching yang merupakan keturunan rubah ekor sembilan, akan dijadikan
tameng, melindunginya dari kutukan jiwa murni suku rubah ekor sembilan. Mu Shen
mau memindahkan kutukan du hua pada diri Bai Long. Di darat, Mu Shen tahu tidak
dapat melampaui Dong Hua, tapi di bawah Wang Shen Hai, masih bisa berkuasa.
Selain itu, Mu Shen bisa membuat bola ruang hampa yang tidak akan tertembus
oleh Dong Hua sekalipun. Berhubung mereka melupakan tentang Huo Feng jadi
mengira tidak ada yang dapat mengatasi bola hampa.
Gun Gun dan Long Nu yang cemas, ingin turun ke Wang Shen
Hai. Di saat mereka menapakkan kaki, seekor naga putih yang dipenuhi aura iblis
melayang naik dari Wang Shen Hai. Di mulutnya membawa bola sihir dengan Ching
Ching di dalamnya. Diikuti oleh naga hitam keemasan yang terus menempel
padanya. Dengan sisa kesadaran, Bai Long menurunkan bola sihir ke hadapan
semua, menitikkan air mata sebelum berbalik menghadapi naga hitam. Bai Long
yang sudah melemah tidak sanggup melawan naga hitam, mulai kehilangan
kesadarannya.
Mo Yuan “Bai Long akan menghilang, bagaimana ini ?’ Dong
Hua melihat, mengerahkan sihir ke kedua naga, berusaha menarik Bai Long keluar.
Dasar jiwa Bai Long berhubungan dengan Fu Shen, aura iblisnya juga merupakan
tidak bisa menarik tanpa melukai salah satunya.” Gun Gun “apa kita sudah
kehilangan Bai Long ?” Dong Hua menghentikan sihirnya, menarik sisa Bai Long,
keluar dari raga naganya.
Gun Gun berlari memapah Bai Long “Bai Long…” Bai Long
sangat lemah “die, Ching Ching…” Ching Ching masih berada dalam bola sihir
hampa. Bai Long merangkak memegang bola hampa “yeye, tolong Ching Ching… yeye…”
Dong Hua menghantam bola sihir, tapi tidak bisa menimbulkan keretakan apapun.
Lian Song dan Zu Zhe datang, Zu Zhe mencoba menghantam bola
sihir, tetap tidak dapat meretakkannya. Disana, naga hitam sudah berhasil
memakan naga putih, tubuhnya mulai berubah. Dong Hua mencari cara mengeluarkan
Ching Ching, tapi selalu menemui kegagalan. Bukan karena kemampuan Dong Hua
kurang, tapi tidak memahami bola hampa. Jika terlalu memaksakan, takutnya Ching
Ching akan hilang dalam kehampaan.
Ching Ching sadar dan berusaha menggapai Bai Long. Zhe Yan
berusaha mempertahankan Bai Long dengan luka yang sangat parah, sebagian
jiwanya sudah terlepas darinya. Ching Ching melihat Bai Long, bingung bagaimana
__ADS_1
cara menolongnya. Melihat Mu Shen yang
merajalela, Ching Ching mengeluarkan 9 ekor rubahnya “Ching Ching, apa yang mau
kau lakukan ?” Bai Ce terkejut.
Ching Ching tersenyum “tai lao ye, walaupun aku yuhua, aku
tidak akan membiarkannya berhasil memanfaatkanku” menyihir pisau kecil,
memotong salah satu ekor rubahnya sendiri. Ching Ching menggunakan kekuatan
mistis suku rubah digabungkan denga kekuatan dari ekor rubahnya, menghancurkan
bola hampa.
Mu Shen terkejut dengan tindakan Ching Ching, ingin
menyerangnya, tapi langkahnya terhalang Mo Yuan dan lainnya. “Mo Yuan, kau anak
durhaka !” Mo Yuan “Niang Qin, jangan melakukan kesalahan lagi, bertobatlah !”
Sou Wan “Mu Shen, kau hanya akan membuat dirimu sendiri semakin menderita !
tidak akan ada suatu keuntungan yang kau dapatkan dari melakukan hal ini !” Mu
Shen “jika berani bunuh aku !” Dong Hua menyindir “kau hanya tinggal separuh
nafas ! bahkan jiwa terkutukmu itu sadar diri, tidak bisa meninggalkan sini
tanpa menyelesaikan kutukan.” mengeluarkan sihir api, membakar tubuh Mu Shen.
Ching Ching terluka parah setelah memotong ekornya, kembali
memotong salah satu ekornya, menghantamkannya ke Mu Shen, berusaha menarik jiwa
Bai Long keluar “Ching Ching…” semua terkejut dengan yang dilakukannya. Luka
karena memotong 1 ekor saja sudah sangat sakit, ini memotong kedua ekor, akan
membuatnya menderita sangat lama. Bai Long memegang Ching Ching “hentikan…
Ching Ching, jangan teruskan… kau harus hidup dengan baik !” Ching Ching
menggeleng “tidak ada dirimu, aku tidak akan bisa bertahan.”
Mu Shen melihat Ching Ching yang berusaha menarik jiwa Bai
Long, melakukan 1 trik, mengirim sihir api Dong Hua ke jiwa Bai Long. Bai Long
semakin tersiksa begitu juga Ching Ching. Bai Long bangkit, memegang tangan
Ching Ching “jika harus pergi, kita pergi bersama…” sekali lagi berusaha
berdua, menyerang Mu Shen, tapi mereka bukanlah lawan Mu Shen.
Bersama Ching Ching, Bai Long mendapatkan ketenangannya
kembali. Dalam keterpurukan mereka, Bai Long melepas kesesatannya, kembali
normal terjatuh di samping Ching Ching. Sementara jiwa iblis dan tersesat Bai
Long, mengikuti Mu Shen, yang melarikan diri untuk menghilangkan sihir api Dong
Hua ke bawah Wang Shen Hai.
Bai Long dan Ching Ching saling menarik satu sama lain,
berpelukan dengan tubuh penuh luka “Zhe Yan yeye, bagaimana ?” Gun Gun
bertanya. Zhe Yan langsung memeriksa keduanya, meminumkan masing-masing sebuah
__ADS_1
pil “jiwa dan raga mereka terluka parah !” Bai Long tersenyum “Zhe Yan Shan
Shen, terima kasih… aku tahu hidupku tidak akan lama lagi !” semua tertunduk.