
Feng
Jiu mengeluarkan Yao Chu Xin “Hei Ye… Hei Ye… kau ingin bersembunyi dibawah
bayanganku… masih terlalu dini untukmu…” sebuah bayangan hitam keluar “hahaha…
Feng Wei, akhirnya kau menyadari keberadaanku…” Feng Jiu mencibir “akhirnya ? hahaha…
Hei Ye, dari dulu kau selalu mencari bahan candaan tidak berbobot…” Hei Ye
berkata sinis “huh… kalau bukan mereka, mana mungkin kau menyadari keberadaanku
!” Feng Jiu membalas “oh ya ? mereka ? hahaha… kau betul-betul sudah tua…
tampaknya terkurung selama itu, otakmu juga menjadi tumpul…” Hei Ye “cih kau
hanya menyombongkan diri… hahaha sangat nyaman berada dalam genggamanmu… kau
tidak pernah menyangka kan, kaulah yang memberikan yang mulia kekuatan untuk
bangkit !” Feng Jiu tertawa mengerikan “hahaha… benarkah ! haih Hei Ye,
seandainya itu benar, yang mulia akan menyembahmu 3 kali… sayangnya, kau hanya
bisa bermimpi” Hei Ye “Cih Feng Wei, mulutmu hanya bisa berkata kosong… hahaha
yang mulia tidak pernah menyangka, suatu hari kau akan menikah, bahkan menikahi
dewa kecil seperti ini” satu kilatan menyerang Hei Ye, membuatnya muntah darah
hitam perak emas “Hei Ye, apakah tidak ada yang pernah memberitahumu, orangku
tidak bisa disinggung terlebih lagi Dong Hua !” Hei Ye mengelap darahnya “cih,
kau menolakku, hanya karena dewa kecil ini !” satu kilatan meluncur lagi segera
ditangkis Hei Ye, tapi tetap terkena dampaknya dan kembali muntah darah.
Feng
Wei “Hei Ye, sebaiknya kau menyadari posisimu… sudah begitu lama ikut dibawah
bayangan yang mulia, apa kau tidak menyadari apapun ?” Hei Ye mengerutkan
keningnya “kau tidak mungkin menyadariku !” Feng Wei mencibir “apa kau betul
mengira, kau bisa bersembunyi dari yang mulia ?” Hei Ye “kau tidak mungkin
mengetahuinya, kalau tidak, tidak mungkin sekarang kau baru memanggilku keluar
!” Feng Wei tersenyum sinis “ooo… ternyata kemampuanmu benar-benar sudah
menurun jauh…” Budha “Zheng Zhu, jangan mempermainkannya…” Feng Jiu melirik
Budha “kalian datang kesini hanya untuk memberiku masalah tapi tidak
mengijinkanku bermain sejenak ! cih lao yeye, kau juga terlalu picikkan !”
Budha nyengir. Feng Jiu “haih sudahlah… Hei Ye, dari awal menjadi pemilik Yao
Chu Xin, yang mulia sudah menyadari keberadaanmu.” Hei Ye menggeleng “tidak
mungkin…” Feng Jiu “tidak percaya ! coba saja keluarkan kemampuanmu…” Hei Ye
mencoba dan gagal “bagaimana bisa seperti ini ! Yao Chu Xin ! kau… kau
mengambil kekuatanku !”
Feng
Jiu memainkan matanya “bagaimana kau bisa menyadari keberadaanku ?” Feng Jiu “sebelum
jiwaku kembali, aku tidak mengingatmu, tapi aku tahu ada bayangan hitam yang
ingin menyerap kekuatan Yao Chu Xin… apa tidak pernah ada yang memberitahumu,
__ADS_1
Jiu Tou Long Zi dari awal adalah tungganganku ? hanya karena suatu kesalahan,
membuatnya terjebak di Yao Zu – Si Hai Ba Huang. Apa yang ada dan terjadi pada
Yao Zhu Xin, semua dibawah pantauanku ! kau yang membaur dengan jiwa-jiwa itu
secara tidak langsung menyerahkan jiwamu pada Jiu Tou Long Zi, yang berarti
bayanganmu yang sekarang berdiri di hadapanku ini adalah milikku… sampai sini,
kau sudah mengerti ?” Hei Ye menggeleng “takutnya aku mengecewakanmu hahaha…
energi yang dikumpulkan bayanganku sudah berpindah padaku…” Feng Jiu tertawa
terbahak-bahak “hahaha… kalau begitu kau harus berhati-hati…” Hei Ye “hahaha…
segelmu sudah retak, sebentar lagi aku akan keluar, aku akan menghancurkan
semua yang kau jaga hahaha…”
Feng
Jiu mencibir “hanya sebuah bayangan, berani mencari masalah dihadapan yang
mulia…” Hei Ye “bayangan yang sudah begitu lama keluar dariku, aku tidak mau
pun sudah tidak ada masalah… tapi raga dan jiwaku sudah hampir pulih, kau
tunggu saja… hari dimana kekuasaanmu berpindah padaku sudah semakin dekat
hahaha…” Feng Jiu nyengir “tertawalah selagi kau bisa… sayangnya hari itu tidak
akan datang padamu…” satu kibasan bayangan Hei Ye musnah dari hadapan mereka.
Budha “Zheng Zhu, apa yang akan anda lakukan ?” Feng Jiu melirik dan
mengkerutkan keningnya, melirik Dong Hua disampingnya, menghela nafas lelah
“kalian kembalilah… pastikan yang terjadi pada Tian Ling Dong… Dong Hua, aku
aku akan segera kembali… Budha…” berdiri dan menatap Budha yang mengangguk
padanya, bersama berjalan keluar. Dewi Kwam In “Shao Yang, selama beberapa hari
ini, jagalah Zheng Zhu dengan baik… anak itu, tanggung jawabnya terlalu berat…”
pamit undur diri bersama kedelapan dewa dewi.
Sou Wan “Dong Hua, itu benar xiao di hou-mu kah ? dia
memberiku perasaan yang sangat asing… auranya itu jauh lebih mengerikan
daripada saat melawan Nie Chu Ying…” Lian Song melihat Zu Zhe “Zu Zhe, kau
sudah mengetahuinya sebelumnya ! siapa Feng Jiu ?” Zu Zhe melihat Lian Song dan
semua mata memandang padanya, menghela nafas “yah aku sudah mengenal Zheng Zhu
sebelumnya. Saat kembali, aku masih menyimpan keraguan Feng Jiu adalah Zheng
Zhu, hingga melihatnya sendiri.” Bai Qian “ada apa ini ? apa lagi yang akan
terjadi pada Xiao Jiu ? apa itu Tian Ling dong dan Hei dong ?” Zu Zhe
menjelaskan “Hei Dong adalah lubang hitam penghubung dimensi…” Sou Wan “Tian
Ling Dong ?” Zu Zhe menggeleng. Bai Ce “tadi mereka mengatakan segel Hei Ye
retak… Xiao Jiu menyegel Hei Ye di Tian Ling Dong… kekuasaan ! kekuasaan apa
yang dimaksud ?”
Sou
Wan segera duduk disamping Zu Zhe “Zu Zhe, apa yang kau ketahui ?” Zu Zhe “aku
__ADS_1
tidak mempunyai hak untuk mengatakan yang sebenarnya. Selain itu aku juga tidak
tahu apa yang sebenarnya terjadi !” Lian Song “kapan kau mengenal Feng Jiu ?”
Zu Zhe “Cheng Yu mengenal Bai Feng Jiu 7.000 tahun yang lalu” Zhe Yan “salah !
kapan kau mengenal Zheng Zhu ?” Zu Zhe melihat tampang penasaran semua yang
menatapnya “Zheng Zhu, aku pertama mengenalnya 300.000 tahun yang lalu”
menunduk, semua terperangah. Bai Chen “Xiao Jiu adalah Zheng Zhu, Zu Zhe
mengenalnya 300.000 tahun lalu. Maksudmu Xiao Jiu bukanlah Bai Feng Jiu ?” Zu
Zhe menggeleng “Zheng Zhu adalah Bai Feng Jiu juga bukan Bai Feng Jiu. Seperti
yang kukatakan, aku juga tidak tahu apa yang sudah terjadi, semua harus tunggu
Zheng Zhu menjelaskannya sendiri”.
Dong
Hua tampak sedang berfikir keras “apapun itu, aku tidak akan membiarkan Xiao
Bai meninggalkanku lagi !” Zu Zhe “Di Jun, bagaimanapun semua ini berhubungan
denganku, aku akan membantu semaksimal mungkin saat Zheng Zhu membutuhkan !”
Dong Hua “Zu Zhe, kau sudah mendengarkan kata-kata Xiao Bai, dia idak menyalahkanmu”
berdiri, berlalu dari aula.
Dong
Hua menemukan Feng Jiu berdiri menghadap danau di Liu Jiao Ting, melihat
punggungnya yang tampak kesepian, perlahan mendekat dan memeluknya dari
belakang “Xiao Bai…” Feng Jiu berbalik memeluk Dong Hua “kau sudah datang !
mereka sudah pergi ?” Dong Hua mengangguk, memeluk erat Feng Jiu “Dong Hua, aku
sangat lelah, bisakah memelukku tidur ?” Dong Hua segera menyihir ranjang dan
menggendong Feng Jiu berbaring diatasnya “tidurlah, aku memelukmu… Xiao Bai,
apapun yang terjadi, kita akan selalu bersama. Apapun yang ingin kau lakukan,
aku akan selalu mendukungmu, tapi kau harus ingat janjimu. Kau harus selalu
disisiku, hidup ataupun mati kita akan selalu bersama. apapun yang kau fikirkan
dan ingin lakukan, kau harus mengatakannya padaku. Xiao Bai, kau sudah berjanji
padaku !” Feng Jiu mengangguk “Dong Hua, aku akan menepati janjiku padamu…”
Dong Hua mendapat jawaban pasti dari Feng Jiu, perlahan merasa lega, mencium
kening Feng Jiu “tidurlah…” Feng Jiu tersenyum, segera tertidur.
Melihat
Feng Jiu yang sudah tertidur nyenyak, Dong Hua menggendongnya ke kamar. Dong
Hua melihat wajah tidur Feng Jiu ‘Xiao Bai, ada apa ini ? apa yang akan terjadi
? siapa Hei Ye itu ? Xiao Bai, kau harus menepati janjimu padaku… aku tidak
bisa kehilanganmu… Xiao Bai, berapa banyak hal lagi yang kau tutupi dariku ?’
hati Dong Hua tidak tenang, walau ada kata-kata Feng Jiu, tapi dengan pemahaman
Dong Hua terhadapnya selama ini ! tidak menutup kemungkinan Feng Jiu akan
berjuang sendiri lagi. Dong Hua takut suatu saat akan kehilangan Feng Jiu tanpa
__ADS_1
mengetahui sebabnya.