Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 264 - Ibu dan anak


__ADS_3

            Ling Ling “Niang Qin, pengalaman kami tidak bisa


dibandingkan dengan Yu Zhou Da Lu… tapi sudah belajar selama ini, walau masih


sangat kurang, tapi kami sudah memiliki peningkatan… kami anak-anak Fu Qin


Niang Qin, kami bukan dewa dewi yang harus selalu dilindungi… kami ingin


penjadi pelindung… Niang Qin…” Xiao Shen Zhu menatap keyakinan dimata Ling Ling


dan Gun Gun “perang bukan permainan… kalian harus menggunakan kekuatan kalian


sendiri untuk bertahan hidup… setiap saat dalam perang, kehidupan kalian akan


berada di ujung tanduk…” Gun Gun “Niang Qin, aku tidak takut…. Aku adalah anak


kalian, dewa penjaga alam semesta… lebih baik yuhua dalam perang daripada yuhua


dalam kepengecutan…” Xiao Shen Zhu menggelengkan kepala “selain para dewa dewi


disini… siapa yang mengetahui kau adalah anakku… sudah, tidak perlu mengatakan


apapun… yang mulia bukan dewi yang akan termakan oleh kata-kata…”


            Gun Gun dan Ling Ling menatap Xiao Shen Zhu dengan


keyakinan tinggi “hmm… kalian belajar saja yang baik… kita akan melihat


kemampuan kalian 5.000 tahun mendatang” Gun Gun dan Ling Ling tersenyum “Niang


Qin, aku juga akan berusaha…” Xiao Shen Zhu mengangguk “baiklah, berikan


kesempatan pada kalian…” semua tersenyum. Xin Xin “kapan kami bisa seperti gege


jiejie…” Xiao Shen Zhu “kalian ! sebaiknya kalian belajar dulu bagaimana


mengejarku hahaha…” tertawa terbahak-bahak. “Niang Qin…” Xiong Xiong dan Xin


Xin kesal. Jin Chen “Huo Feng niang…” Xiao Shen Zhu “hmm… perang kali ini hanya


perang biasa… bukan tidak bisa jika kalian ingin ikut… hanya saja kalian akan


mengurangi kesenanganku hihihi…” semua berbinar.


            “Shen Zhu, apa kami bisa ikut ?” Meng Hao antusias “wah


shushu, sebaiknya kau rawat kumis dan jenggotmu saja… perang biasa buatku,


perang besar buat kalian… kekuatan para prajurit itu melampaui Di Xian… setelah


keluar dari Bing Huo Dao, aku akan mengetes kalian” semua berdiri “kami akan


berusaha Shen Zhu…” Xiao Shen Zhu memutar matanya “diberi kesempatan malah


melunjak… sepertinya yang tadi meminta kesempatan hanya Gun Gun dan Ling Ling,


kenapa menjadi sebanyak ini cih… yang bisa ikut hanya yang melampaui tingkat


35, dibawah itu pulang saja rawat kumis dan janggut…” “Shen Zhu…” Meng Hao


merajuk dibalas ketus Xiao Shen Zhu “apa ulat tua ?”


            Dong Hua “Feng Wei, yang kau maksud dengan perang biasa


?” Xiao Shen Zhu “oh kalian bisa bebas menggunakan spiritual… sedangkan aku,


aku akan bertarung dengan pedang Hong Liu Yu…” Bai Qian “kau menggunakan pedang


Si Hai Ba Huang ?” Dong Hua “apa kau tidak menggunakan spiritual ?” Xiao Shen


Zhu menggeleng “mereka masih belum layak untukku mengeluarkan spiritual…” semua


saling melihat “Huo Feng, yang seperti apa yang layak untukmu memakai spiritual


?” Sou Wan penasaran, Xiao Shen Zhu cekikikan “kalian sangat penasaran ! perang


itu debut pertamamu… kaulah yang harus mencuri perhatian disana ! aku hanya


bersenang-senang saja”


            Ling Ling “Niang Qin, kau tidak boleh muncul

__ADS_1


ditengah-tengah membereskan medan perang.” Xiao Shen Zhu berooo ria “aku


berencana membuat pegunungan hihihi…” Dong Hua “pegunungan ?” Xiao Shen Zhu


mengangguk “mau melihat matahari terbit, posisi paling baik berada di titik


teratas. Matahari yang menyinari wilayah selatan sangat cantik… kalian belum


pernah melihatnya ?” semua menggeleng “haih kalian tidak mengasikkan… wilayah


selatan cenderung panas, saat matahari menyinarinya, di berbagai tempat


terlihat berkilauan, sangat cantik…” semua berooo ria “Niang Qin minta


membesarkannya ?” “semakin banyak sumber daya maka semakin tinggi gunung yang


kubangun hihihi” semua menganga melihat Xiao Shen Zhu yang tertawa.


            Xiao Shen Zhu mengucek-ucek matanya “lelah ?” Xiao Shen


Zhu mengangguk, berbalik, mengalungkan kedua tangannya pada leher Dong Hua dan


merebahkan kepalanya di pundak Dong Hua. Dong Hua tersenyum, membelai kepala


Xiao Shen Zhu “kita beristirahat didalam ?” Xiao Shen Zhu menggeleng “gendong…”


Dong Hua “ingin berjalan-jalan ?” Xiao Shen Zhu mengangguk. Dong Hua tersenyum,


mencium kepalanya, menggendong Xiao Shen Zhu dan berjalan-jalan di sekitar.


Xiao Shen Zhu yang merasakan angin semilir-milir, perlahan masuk ke alam


mimpinya.


            Mu Rong “Di Jun sangat memanjakannya !” Meng Hao “siapa


yang tidak ingin memanjakannya !” Mu Rong “jika saat perang dulu ada Di Hou,


semua akan lebih menyenangkan” Meng Hao “Gun Gun, kapan kalian kembali ke Feng


Huo Cang Ling ?” Gun Gun “setelah Fu Qin Niang Qin ke Bing Huo Dao…” Mu Rong


dipimpin Di Hou…” Mo Yuan “Gun Gun, shifu juga ikut !” semua saling menyahut


“baiklah… aku akan meminta Niang Qin meminjamkan Juan Feng” semua mengangguk.


            Mereka sering berkumpul di Bi Hai Cang Ling, bersantai


bersama, lebih tepatnya menemani Xiao Shen Zhu bersantai. Xiao Shen Zhu tidak


selalu bermain, sering menghabiskan waktunya mengerjakan laporan-laporan yang


dikirimkan Qing Yun. Ling Ling “Niang Qin, bagaimana kau bisa begitu santai


menyelesaikan semua persoalan ini ?” Xiao Shen Zhu “jadi mau bagaimana


menyelesaikannya ?” Ling Ling termenung “Niang Qin, jika seperti ini, bukankah


hanya akan memberi kesempatan pada pemberontak !” Xiao Shen Zhu tersenyum “Ling


Ling, jika selalu menyelesaikan masalah-masalah sepele dengan begitu serius


bukankah akan sangat melelahkan…” Ling Ling “kenapa Qing Yun jiejie


memberikanmu laporan-laporan ini ?” Xiao Shen Zhu “hanya penghibur saja,


seperti buku cerita Sie Ming”.


            Ling Ling “Niang Qin, apa yang biasa kau lakukan untuk


para pemberontak ini ?” Xiao Shen Zhu tersenyum “disimpan saja untuk permainan


selanjutnya” Ling Ling “perang kali ini ?” Xiao Shen Zhu “termasuk salah


satunya ! nanti saatnya, Niang Qin akan membawamu bermain !” Ling Ling berbinar


dan mengangguk “apa seperti ini tidak menjadi masalah di Yu Zhou Da Lu ?” Xiao


Shen Zhu menggeleng “hingga saat ini belum ada yang menjadi masalah…” Ling Ling


terbelalak. Jika hal ini terjadi di Si Hai Ba Huang, mereka sudah pusing

__ADS_1


mencari cara menyelesaikannya.


            Ling Ling “Niang Qin, jika di Si Hai Ba Huang, Lao Tian


Jun dulu biasa mengambil ikatan pernikahan untuk menyelesaikan masalah dan


mempererat hubungan…” Xiao Shen Zhu “hal itu biasa terjadi pada tingkat bawah…


hal itu tidak berlaku di tingkat atas… tidak pernah melihat hubungan, selama


berkemampuan, bisa unjuk diri… walau memiliki status setinggi apapun, tanpa


kemampuan sama dengan orang lumpuh…” Ling Ling “kemampuan ? spiritual ?” Xiao


Shen Zhu “semua mendukung dari spiritual dan kemampuan berfikir… jika hanya


memiliki spiritual tinggi tapi tidak mempunyai kemampuan berfikir, sama seperti


Meng Hao shushu akan dipermainkan dengan mudahnya”


            Ling Ling “Niang Qin, kau jarang mengikuti pertemuan !”


Xiao Shen Zhu “hmm… jika maksudmu pertemuan seperti yang lalu sangat jarang.


Semua sudah berada di pos masing-masing, tidak perlu kehadiranku. Jika ada yang


mendesak, mereka bisa langsung menemuiku” Ling Ling “Niang Qin, apa kau yang


mengatur semua seperti itu ?” Xiao Shen Zhu mengangguk “kenapa dulu Niang Qin


tidak mengatur Qing Qiu ?” Xiao Shen Zhu “sudah diatur… hanya saja waigong-mu


menyukai banyak aturan jadi menyesuaikan dengannya !” Ling Ling mengangguk.


            Xiao Shen Zhu “Ling Ling, kau sekarang Qing Qiu Nu Di,


Qing Qiu – Wu Huang adalah aturanmu… kau ingin bagaimana, sesuaikan saja !”


Ling Ling “Niang Qin, sebenarnya aku ingin mengangkat Ching Ching menjadi Qing


Qiu Nu Jun…” Xiao Shen Zhu menunggu kata-kata Ling Ling “Niang Qin, aku tidak


mementingkan status… dulu menerima status, menggantikan Niang Qin… tidak ada


gadis lain keturunan rubah ekor sembilan…” Xiao Shen Zhu “jadi apa yang kau


inginkan ?” Ling Ling “Niang Qin, aku ingin mengikutimu… aku akan tetap


membantu jika Si Hai Ba Huang atau Qing Qiu saat membutuhkanku, tapi aku ingin


mengikuti Niang Qin…”


            Xiao Shen Zhu “Jin Cheng ? Chang Chang ?” Ling Ling “Jin


Cheng juga sependapat denganku… Jin Cheng sama seperti Lian Song diedie, dia


tidak menyukai kekuasaan. Jin Cheng suka berlatih tapi tidak menyukai terikat


pada status. Chang Chang, sama seperti ayahnya dan Xiong Xiong, sangat suka


pada senjata. Chang Chang sudah pernah mengatakan mengidolakan Fu Qin. Melihat


perjuangan Fu Qin untuk bisa berdampingan dengan Niang Qin, Chang Chang sangat


terinspirasi. Hanya Chang Chang masih belum paham, kenapa Niang Qin selalu


terluka !” Xiao Shen Zhu cekikikan “biarkan dia mencari jawabannya sendiri !”


            Ling Ling “Niang Qin, kenapa dari terlahir kembali,


begitu banyak rintangan yang harus Niang Qin lalui ?” Xiao Shen Zhu tersenyum “Ling


Ling, ini semua tidak berarti apapun… rintangan-rintangan ini hanya luka


kecil…” Ling Ling “tapi aku tidak suka melihat Niang Qin terluka !” Xiao Shen


Zhu “putri cantikku… apa kau lupa siapa Niang Qin-mu ini ? luka adalah teman


hidupku. Jika tidak ada dia, aku tidak akan ada di sini dan tidak akan


mempunyai putri secantik dirimu…”

__ADS_1


__ADS_2