Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 410 - Pembalasan


__ADS_3

Bab 410 –


          Hui Shi cemberut “Shen Yao, kau tidak mau bersamaku, karena


telah memilih Tian Guang ?” Shen Yao menggeleng “hal ini tidak ada kaitannya


dengannya.” Hui Shi “apa kelebihannya dibandingkan diriku ?” Shen Yao menghela


nafas “aku tidak pernah membandingkan siapapun.” Hui Shi “Shen Yao, apa kau


begitu tidak menyukaiku ? aku tahu kau sudah mengetahui perasaanku padamu.”


Shen Yao “aku tidak mengatakan tidak menyukaimu” menghela nafas “Hui Shi,


kalian semua memiliki arti yang sama bagiku. Apa kau mengerti ?”


          Hui Shi “Shen Yao mengapa ? apa tidak ada yang bisa


menembus hatimu ini ?” Shen Yao terdiam “Shen Yao, aku tahu kau juga mengalami


masa-masa sulit, tapi semua sudah berlalu. Kau bisa bersandar sekarang.” Shen


Yao tersenyum “berlalu ? jika berlalu, aku tidak akan terkena 2 tusukan anak


panah” Hui Shi “Tian Guang, bagaimana dengannya ?” Shen Yao “ada apa dengannya


?” Hui Shi “apa kau memberinya kesempatan ?” Shen Yao “bisa tidak jangan


membicarakan hal ini lagi. Tian Guang menolong nyawaku, sebagai balasannya, dia


meminta menjaga hatiku. Aku tidak tahu apa yang diinginkannya, tapi apapun itu


tidak akan menghalangi jalanku. Apa kau puas dengan kata-kataku ini ?”


          Hui Shi tercengang, menggeleng “tidak ! karena kau


membiarkannya menjaga hatimu, maka kau harus memberinya kesempatan !” Shen Yao


terkejut dengan kata-kata tegas Hui Shi “Shen Yao, aku bersedia mundur untuk


Tian Guang. tapi kau tidak boleh mundur, kau harus belajar membuka hatimu,


menemukan dirimu sendiri” Shen Yao kesal “haih tidak tahu apa yang kalian


inginkan ! terserahlah” Hui Shi tersenyum menggelengkan kepalanya.


          Shen Yao “dengar, orang-orang itu sudah berani menyerangku,


maka mereka akan merasakan akibatnya. Karena ulahnya sudah menyebabkan kematian


teman-temanku” Hui Shi terkejut “teman ? siapa yang meninggal ? kami semua


selamat” Shen Yao “hei demi melindungi kalian, aku sudah mengorbankan nyawa


teman-teman kecilku” Hui Shi “maksudmu burung-burung itu ?” Shen Yao dingin


“kenapa kalau burung ? apa karena mereka hewan jadi tidak pantas hidup ? sama


sepertimu, mereka juga memiliki nyawa !” Hui Shi termangu.


          Shen Yao ketus “aku bukanlah Kakek Kaisar, aku tidak memiliki


hambatan menghukum keluarga ibumu yang tidak tahu diri itu. Berani


menyinggungku, maka mereka harus menerima akibatnya !” Hui Shi termangu sambil


mengangguk. Shen Yao “aku tidak peduli kau memutuskan berdiri di pihak mana !


jika kau menghalangi jalanku, aku tidak segan-segan !” Hui Shi menggeleng tanpa


bersuara.


          Shen Yao “apa kau kehilangan suaramu ?” Hui Shi mengangguk,


kemudian menggeleng “cih… panggil mereka !” Hui Shi mengerutkan kening,

__ADS_1


kemudian membuka pintu. Tian Guang langsung menerobos masuk “Shen Yao… Shen


Yao, jangan pergi !” langsung memeluk Shen Yao yang mengerutkan kening “kalian


satu-satu bisakah lebih serius ?” Tian Guang melerai pelukan “kau tidak pergi


?” Shen Yao “apa aku kelihatan seperti akan pergi ?” Tian Guang mengamati dan


menggeleng “terlihat seperti akan ada yang sial…” dengan memainkan wajahnya.


Shen Yao mengangguk, Tian Guang tersenyum.


          Ayah Hao Cun terbelalak “Shen Yao, kalian ?” Shen Yao


“tidak ada waktu untuk bergosip !” Hao Cun “Shen Yao, pulihkan saja dirimu,


untuk apa terburu-buru !” Shen Yao memainkan alisnya “apa yang terburu-buru,


memangnya apa yang kulakukan ?” semua mengerutkan kening “hei… aku ini sedang


berkeliling untuk bersenang-senang !” Xi Juan melirik Hao Cun “baiklah Tuan


Putriku, permainan apa yang akan kita mainkan ?” Shen Yao tersenyum nakal “kalian


tahu bagaimana elang menangkap mangsanya !”


          “Tuan, diluar ada Bupati Kwang, membawa banyak barang !”


seorang lelaki masuk, memberi kabar pada Tian Guang. Tian Guang mengerutkan


kening, Shen Yao menepuk dahinya “Paman, ini semua ulahmu kan !” menatap sengit


Ayah Hao Cun yang menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. “aiyo Shen Yao, Paman


hanya menjalankan perintah ayahmu. Fu Wang-mu itu ingin kau mendapat yang


terbaik. Ah Fu Wang-mu juga akan datang, sedang mengaturnya bersama Paman


Kaisar.” Shen Yao memberikan senyuman dingin “jika orang tua itu berani


meninggalkan istana, akan kupatahkan kakinya !” semua bergidik, itu adalah


Kaisar.


ayahmu ! mendengar kau terluka, 1 istana sudah diporakporandakan olehnya !”


Shen Yao “kalau seperti itu, bukankah saatnya Paman kembali !” Ayah Hao Cun


langsung menggeleng “aku tidak berani, jika aku tidak membawa hasil dari sini,


ayahmu itu akan menggantungku !” Shen Yao tegas “maka jangan berulah !” Ayah


Hao Cun cekikikan tanpa berani melihat Shen Yao. Shen Yao “urus sendiri masalah


yang anda buat ! sampai Bupati itu melihat wajahku, anda temani Bupati yang


terhormat itu bertugas 2 tahun di Lu Guo !” Ayah Hao Cun terkejut,


menggelengkan kepala “Putri Mahkota, paman sudah tahu salah, maafkanlah pamanmu


ini. Lihat, paman sudah jauh-jauh membawakan kuda-kuda kalian, bahkan belum


beristirahat” memelas. Shen Yao nyengir, menunjuk pintu keluar. Ayah Hao Cun


melihat, menghela nafas, perlahan berjalan keluar, mengurus masalahnya.


          Selama pemulihan, Shen Yao tidak keluar dari kediaman Tian


Guang. Kepala Biara Shaolin, datang secara khusus menemuinya. Shen Yao tidak


bergerak, tapi banyak yang bergerak diluar. Shen Yao hanya menghabiskan


waktunya, bersantai, mendengar laporan-laporan. Tidak sampai 10 hari, mereka


sudah menerima laporan, kakek Hui Shi kehilangan semua hartanya, ditarik ke

__ADS_1


penjara ibukota. Kakek Hui Shi meninggal dalam perjalanan ke ibukota, karena


stres dengan kekalahannya dan pengkhiatan dari para pengikutnya. Antek-antek


pendukungnya semua turut terseret, tanpa tersisa. Yang melawan, dihabisi di


tempat, lainnya jatuh tanpa harta dan dipenjara.


          Ayah Hao Cun bergidik ngeri “Cun er, untung tidak


menyinggungnya, bisa mati tanpa tahu sebabnya.” Hao Cun menggelengkan kepala


“Shen Yao sangat efisien, walau hanya perintah biasa, mampu menundukkan semua


musuh dalam sekali tebas.” Xi Juan “bagai elang yang memangsa. Tanpa peringatan


langsung menukik dan menangkap mangsanya.” Ayah Hao Cun “mereka bahkan tidak


tahu pihak mana yang balas dendam !”


          Hui Shi pun bergidik, mendengar hasil akhirnya membuatnya


terpana. Hui Shi yang mendengar semua laporan, sangat susah mempercayai hal


yang terjadi. Sangat nampak hanya permintaan dan perintah sederhana yang disampaikan


Shen Yao. Dalam 10 hari, semua pemberontakan yang tersusun selama puluhan


tahun, terbongkar dan dibasmi tanpa sisa. Hui Shi tidak akan dapat


mempercayainya jika bukan melihat dan mengalaminya sendiri. Hui Shi tidak


merasa bersalah, bahkan merasa lega seperti bebannya sudah hilang.


          Tian Guang, Fang Ying, dan Xin Qian masih sulit mempercayai


hal yang terjadi. Dengan santai, hanya menggerakkan sedikit orang, menangkap


sekumpulan pemberontak yang juga memiliki kekuatan yang tidak kecil. Fang Ying


“pantas saja semua tunduk padanya. Siapa yang berani melawannya yang seperti


ini ?” Xin Qian “tidak salah dia diangkat sebagai Kaisar Wanita pertama


sepanjang sejarah. Dibawah kepemimpinannya, siapa yang berani memberontak ?” Tian


Guang “mereka tidak tahu siapa yang mereka singgung !”


          Fang Ying “Tian Guang, jika kau menikah dengan Shen Yao,


bukankah akan menjadi Kaisar ? wah sepertinya kau yang mendapat keuntungan


terbesar !” Tian Guang menggeleng “yang penting bisa bersamanya, tapi !” Xin


Qian “kenapa ? kau masih belum yakin ?” Tian Guang menggeleng “aku sangat


yakin, hanya Shen Yao belum membuka hatinya !” Fang Ying “jangan mengatakan kau


akan menyerah…” “tidak akan ! kecuali aku mati, aku akan selalu bersamanya !”


Fang Ying mengerutkan kening “Tian Guang, kau bukan sudah tidak dapat…” Tian


Guang mengangguk “aku sudah tidak bisa tanpanya”.


          Fang Ying “ada hal yang terjadi ?” Tian Guang menunduk


“saat melihatnya terjatuh ke jurang, hatiku sakit sekali. Terjatuh di sungai


deras, dia terlepas dariku, saat itu, aku merasa hidupku sudah terlepas dariku.


Saat aku sadar, aku sangat takut membuka mata. Beberapa menit itu, aku hampir


gila tidak dapat menemukannya. Bahkan saat menemukannya yang tengkurap tidak


bergerak, aku…” Fang Ying memegang bahunya “tapi Shen Yao sekarang baik-baik

__ADS_1


saja. Semua hal buruk itu sudah berlalu, Shen Yao sudah membalikkan semua


keadaan itu”


__ADS_2