
Bab 333 –
Setelah Hu Di mengumumkan dimulainya acara Ping Cang Li,
sebuah cahaya abu-abu memasuki arena. Ching Ching berdiri tanpa memegang
apapun, dengan 1 sihir memunculkan Wang Ling Jian di tangan kanannya. Sebagai
Qing Qiu Nu Di, formasi pengujian Ching Ching diberikan oleh Ling Ling. Mirip
dengan formasi Hu Di saat pengujian Bai Feng Jiu, dengan kekuatan yang lebih
tinggi.
Dong Hua dan Huo Feng tersenyum bangga, melihat Ching Ching
menerobos dan menghancurkan formasi Ling Ling. Ching Ching dan Chang Chang
sudah merupakan Shan Shen di Si Hai Ba Huang. Dengan pengalaman penempaan diri
mereka selama ini, ditambah latihan dari Huo Feng, sangat jarang ada formasi di
Si Hai Ba Huang yang bisa menyusahkan mereka.
Setelah menyelesaikan pengujian formasi dari Qing Qiu Nu
Di, tiba saatnya menghadapi 1 tantangan dari luar. Semua dewa dewi bisa
menantangnya dan apabila mengalahkannya, berkesempatan mendapatkan 1 janji dari
Qing Qiu. Semua menantikan yang akan keluar menantang calon Qing Qiu Nu Jun
yang baru ini.
Seorang pemuda keluar dari barisan dewa dewi yang menonton
aksi Ching Ching sebelumnya. Semua segera menegakkan badan, melihat siapa yang
begitu berani menantang, salah satu cucu dari Dong Hua Di Jun ini. Dong Hua
memeluk Huo Feng yang bersandar santai pada dada bidangnya. Dong Hua tersenyum,
berbisik di telinga Huo Feng “berjodoh tapi bukan pasangan !” Huo Feng membalas
senyuman Dong Hua “semua masih bergantung pada hati mereka masing-masing” Dong
Hua “hatiku sudah dipenuhi dirimu…” Huo Feng cekikikan “Hua Zi gege, semakin
lama kau semakin tidak tahu malu. Ini adalah acara resmi, seriuslah !” Dong Hua
tersenyum kekanakan “aku tidak perlu tahu apapun, hanya tahu wanita ini adalah
milikku, sudah cukup !” mengecup pipi dan pundak Huo Feng yang tersenyum manis.
Di arena “Nu Jun, hari ini lancang menantang anda !” Ching
Ching tidak pernah bertemu Bai Long jadi tidak tahu siapa dewa di hadapannya
“Shan Shen terlalu sungkan ! silahkan…” mempersila dengan tangannya. Disaat
mereka bertarung, banyak yang penasaran alasan Bai Long menantang Ching Ching,
apa mempunyai tujuan yang sama dengan Nie Chu Ying dulu ‘janji dari Qing Qiu’
atau ada tujuan lainnya. Ling Ling memundurkan tubuhnya “Niang Qin, dia bukan
datang kemari untuk merebut Niang Qin kan !” Dong Hua mendengus kesal “dia
berani, akan hancur sampai ke leluhur-leluhurnya !” Ling Ling dan Huo Feng cekikikan,
sementara lainnya menggelengkan kepala mendengar kata-kata raja pecemburu.
Dari segi tingkat kekuatan, Bai Long lebih kuat,
__ADS_1
bagaimanapun Ching Ching belum lama menjadi Shan Shen. Melewati ajaran Huo
Feng, Ching Ching menerapkan dengan sedikit kekuatan, menggunakan ketelitian,
menguasai medan, memenangkan pertempuran. Kurangnya pengalaman Bai Long sudah
merupakan suatu kemenangan mutlak bagi Ching Ching. Setelah melewati 25 jurus,
Ching Ching menjatuhkan Bai Long dan menghunuskan pedangnya di leher Bai Long
“terima kasih telah mengalah…” memberikan senyum manisnya. Bai Long terpana
untuk sejenak menatap Ching Ching, segera berdiri, memberi hormat “mana bisa
mengatakan mengalah… Qing Qiu Nu Jun memang hebat, hamba mengaku kalah…”
keduanya memberi hormat.
Ching Ching melihat ada darah di baju Bai Long, menahannya
melangkah “Shan Shen, hari ini hanya pertarungan sederhana, jangan masukkan di
hati. Jika tidak keberatan, yang mulia mengundang anda ke gua rubah untuk
mengobati luka” Bai Long mengerutkan kening, melihat dirinya sendiri, baru
menyadari terluka “kalau begitu Bai Long berterima kasih atas keramahan Nu
Jun…” Ching Ching “hei… kau yang bernama Bai Long…” Bai Long mengangguk, Ching
Ching melirik Huo Feng “Bai Long Shan Shen silahkan…” mempersila, Mi Gu segera
menjemput Bai Long.
Ling Ling berdiri, mengedipkan mata pada Huo Feng, langsung
menghilang ke arena. Huo Feng menghilang dari pelukan Dong Hua dan muncul di
Lian Song “Dong Hua, apa kau tahu mengenai hal ini ?” Dong Hua menggeleng. Bai
Qian “Qing Qiu Nu Jun berkumpul, mana boleh kekurangan diriku !” tersenyum,
ikut menghilang ke arena “kalian ini gadis nakal, ada acara seperti ini juga
tidak memberitahuku… bagaimanapun aku ini juga Qing Qiu Nu Jun” Bai Qian
protes. Semua cekikikan “maaf gugu – Da Qing Qiu Nu Jun hahaha…” semua tertawa.
Ling Ling “Ching Ching, hari ini kau menjadi Qing Qiu Nu
Jun, generasi keempat dari rubah merah ekor sembilan. Kami semua berkumpul
disini untuk merayakannya untukmu !” Huo Feng tersenyum “kalian semua sudah
melakukan hal yang baik… yang mulia percaya Qing Qiu ditanganmu, akan semakin
berkembang” menepuk bahu Ching Ching. Bai Qian memegang tangan Huo Feng dan
Ching Ching “seperti baru kemarin melihat pengangkatanmu menjadi Qing Qiu Nu
Jun. tidak menyangka waktu sudah berlalu selama ini.” Tersenyum lembut pada Huo
Feng dan beralih ke Ching Ching “Ching Ching, gu lao po yakin, kau bisa
melakukannya dengan sangat baik”.
Ling
Ling “jadi semua Qing Qiu Nu Jun sudah berkumpul disini, apa seharusnya kita
berbuat sesuatu ?” tersenyum nakal pada lainnya. Hua Feng tersenyum lembut,
menggelengkan kepala “baiklah, lihat gunung pedang itu, bagaimana kalau kita
__ADS_1
mengguncangnya ?” mengedipkan mata nakal pada lainnya yang segera mendapat
anggukan. Bai Qian “baik, biarkan semua melihat bagaimana Qing Qiu Nu Jun
bermain…” semua tertawa dan mengambil tempat di keempat sisi arena.
Huo Feng “hmm… rubah ekor sembilan kan… baiklah…”
keempatnya mengerahkan sihir yang bertabrakan di tengah arena, empat cahaya
merah, putih, emas, abu bersatu, mengarah ke gunung penyimpanan pedang semua
Jun Wang. Dalam sekejab, banyak pedang berterbangan keluar, membentuk beberapa
rubah ekor sembilan. Bersama-sama membuat tarian pedang berbentuk rubah ekor
sembilan, yang berlarian di sekitar gunung Tang Ting.
Bai Ce “Di Jun, kapan mereka merencanakan ini ?” Dong Hua
menggeleng “Bai Ce, yang mulia sama tidak tahunya sepertimu… selama Feng Wei
yang melakukannya, semua akan sempurna…” tersenyum penuh kasih sayang pada
wanita paling imut di arena. Seluruh pedang menyatu, membentuk rubah pedang
raksasa di tengah arena. Acara ditutup dengan letusan seluruh pedang yang
terbang kembali ke gunung penyimpanan pedang. Semua penonton bertepuk tangan
untuk pertunjukan keempat Qing Qiu Nu Jun.
Bai Ce mengumumkan acara Ping Cang Li telah selesai,
kembali ke gua rubah bersama-sama. Mi Gu dan Bai Long sudah menunggu mereka di
gua rubah. Dong Hua merangkul Huo Feng dengan posesif, Huo Feng tersenyum pada
Bai Long “jadi, sudah siap dengan jawabanmu ?” Bai Long tersenyum, melihat
Ching Ching sejenak “Di Jun, bisa berbicara bersama Di Hou sejenak ?” Huo Feng
melepas rangkulan Dong Hua “aku akan segera kembali…” mengecup pipi Dong Hua
yang cemberut “jangan memasang tampang seperti itu… bukankah sudah mendengarnya
memanggil ‘Di Hou’ !” Dong Hua masih murung.
Dong Hua menatap dingin Bai Long “hanya sejenak…” Bai Long
mengangguk dan berlalu mengikuti Huo Feng. Ling Ling “wah Fu Qin, anda
merelakan Niang Qin begitu saja ? tidak seperti Fu Qin yang biasanya !” Dong
Hua menghela nafas “Feng Wei sudah mengatakannya, apa yang bisa kulakukan !”
Ching Ching “yeye, gugu, apa dia Bai Long yang kalian bicarakan saat itu ?”
Ling Ling mengangguk “tidak menyangka, dia datang hari ini menantangmu… entah
apa yang diinginkannya !” Ching Ching “apa dia juga terpesona pada nainai ?”
Ling Ling “Ching Ching, Bai Long masih polos… lagipula siapa yang tidak
terpesona pada nainai-mu itu… gugu merasa Bai Long tidak memiliki perasaan pria
dan wanita pada Niang Qin… Bai Long hanya tidak pernah bertemu siapapun,
pertama kali bertemu wanita adalah Niang Qin. Ini juga mungkin adalah keberuntungannya…
Ching Ching, karena kau yang melukainya jadi rawat dia… mungkin memang sudah
ditakdirkan pertemuan ini, agar kita bisa membimbingnya di jalan yang benar”
__ADS_1