
Setelah
3 hari beristirahat, Feng Jiu sudah berlatih kembali seperti biasa, walaupun
wajahnya masih agak pucat. Dong Hua Di Jun pun tidak bisa mencegahnya,
melarangnya berlatih pedang, dia akan meditasi melatih spiritualnya. Bai Feng
Jiu tidak bisa diam diistana Tai Chen, ada saja yang dilakukannya. Dong Hua Di
Jun merasa sakit hati melihat Bai Feng Jiu yang begitu keras menempa dirinya
sendiri “Jiu er, makan bersamaku…” Feng Jiu menolak “tidak usah Di Jun, aku
sudah menyisakan untukku di dapur” Dong Hua Di Jun tidak mau menerima bantahan,
cemberut “kalau kau tidak makan bersamaku hari ini, singkirkan saja makanan
ini, yang mulia tidak mau memakannya” Bai Feng Jiu tercengang “hanya makan kan,
apa perlu diperdebatkan… haih Di Jun, apa anda tidak merasa anda seperti anak
kecil ? haih… baiklah, aku akan mengambil mangkok lain…” berlalu kedapur, Dong
Hua Di Jun tersenyum ‘hanya rubah kecil ini yang bisa menganggapku seperti anak
kecil’.
Bai Feng Jiu pun kembali membawa
semangkok nasi untuknya “ayo, Di Jun, aku akan menemanimu makan…” Dong Hua Di
Jun membersihkan ikan dari tulangnya dan memberikan ke mangkok Bai Feng Jiu
“kau harus makan yang banyak, lihat tubuhmu sudah sekurus ini” Bai Feng Jiu
terkejut, segera sadar “terima kasih Di Jun, anda juga makanlah, sudah
menyusahkan anda mengajariku” Dong Hua Di Jun pun makan dengan gembira dan
banyak, sekali-kali melayani Bai Feng Jiu. Wajah Bai Feng Jiu pun memerah “Di
Jun, terima kasih, aku sudah kenyang… anda makanlah, aku permisi…” Dong Hua Di
Jun tersenyum lembut “selanjutnya makanlah denganku, makan sendiri sungguh
sangat kesepian” Bai Feng Jiu tercengang melihat Dong Hua Di Jun, Dong Hua Di
Jun menghampiri dan merapikan rambut Bai Feng Jiu “Jiu er, masakanmu sangat
lezat, aku sangat menyukainya, terima kasih…” Bai Feng Jiu merasa seperti
sedang bermimpi Dong Hua Di Jun berkata lembut padanya, segera menjauh “Di Jun,
tidak perlu sungkan, aku tidak bisa apapun, hanya bisa memasak sedikit makanan
ini untuk membalas jasamu. Aku permisi” segera pergi. Bai Feng Jiu merasa ada
yang salah pada Dong Hua Di Jun, Dong Hua Di Jun tidak mungkin bersikap lembut
padanya.
Selanjutnya Bai Feng Jiu akan selalu
menemani Dong Hua Di Jun makan, dikarenakan Dong Hua Di Jun yang tidak akan
makan jika tidak ditemani. Melihat Bai Feng Jiu yang begitu giat berlatih, Dong
Hua Di Jun terus terngiang kata-kata Zhe Yan dan Budha. Memanfaatkan saat
makan, Dong Hua Di Jun menyiapkan arak Shi Hong Guo, baunya seperti teh,
seharusnya dengan tingkatan Bai Feng Jiu tidak akan menyadarinya.
Dong Hua Di Jun menuangkan arak ke
__ADS_1
gelas yang sebelumnya dipakai Bai Feng Jiu, tanpa mengatakan apapun. Selesai
makan, Bai Feng Jiu mengambil gelasnya, hendak meminumnya, mencium sesuatu yang
berbeda. Bai Feng Jiu melihat Dong Hua Di Jun yang sedang asik memakan
makanannya, tersenyum sejenak “Di Jun, aku sudah selesai makan, aku permisi…”
menaruh kembali gelasnya, meninggalkan Dong Hua Di Jun sendiri. Dong Hua Di Jun
tersenyum menggeleng “rubah kecil sudah tidak dapat dibohongi”. Beberapa hari
selanjutnya, Bai Feng Jiu tidak makan bersama Dong Hua Di Jun, bahkan lebih
menjaga jarak daripada sebelumnya. Dong Hua Di Jun yang sudah terbiasa makan
berduapun, tidak bisa makan dengan baik, beberapa kali melewatkan waktu
makannya.
Bai Feng Jiu selalu bangun lebih
pagi dari Dong Hua Di Jun, berlatih pedang. Dong Hua Di Jun mencari cara
memperbaiki hubungannya dengan Bai Feng Jiu “Jiu er, aku lapar, kau buatlah
beberapa kue untukku sebelum melanjutkan latihan” Bai Feng Jiu pun tidak menolak,
dengan wajah datar mengiyakan kemauan Dong Hua Di Jun dan segera membuatkannya.
Saat membawakan kue kembali, Zhe Yan dan Bai Chen sedang duduk bersama Dong Hua
Di Jun. Setelah menaruh semua kue diatas meja, Bai Feng Jiu menyapa mereka “si
shu, lao feng huang, ada masalah kah di Qing Qiu ?” Zhe Yan segera mengambil
kue “yatou, sudah lama tidak memakan masakanmu… ini sangat lezat… Dong Hua, kau
betul-betul beruntung” Dong Hua Di Jun meliriknya sinis “kurangi makanmu…”
mengambil kuenya.
“Xiao Jiu, ini ada beberapa laporan perlu kau lihat.” Bai Feng Jiu segera
mengambil dan duduk membaca laporannya, tidak mempedulikan 3 pria yang
menatapnya. Zhe Yan melirik Dong Hua Di Jun, memberinya kode melihat sikap Bai
Feng Jiu yang serius. Dong Hua Di Jun “Jiu er, apa ada masalah ?” mencoba
memancing percakapan dengan Bai Feng Jiu. Bai Feng Jiu tidak menggubris
perkataan Dong Hua Di Jun, melanjutkan membaca laporannya.
Zhe
Yan mengkode Dong Hua Di Jun menjauh dari Bai Feng Jiu “bagaimana ? apa sudah
menemukan sesuatu ?” Dong Hua Di Jun menggeleng “rubah kecil sudah tidak mudah
dibohongi. Karena hal itu, dia menjauhiku 10 hari ini”. Zhe Yan “hahaha, bahkan
Dong Hua Di Jun pun tidak dapat menanganinya… Dong Hua, sepertinya gelarmu perlu
difikirkan kembali”. Dong Hua Di Jun mencibir “kau hebat, kenapa tidak mencari
tahu sendiri !” Zhe Yan cekikikan “hihihi… jangan begitu piciklah… haih…
sekarang hanya bisa menunggu…”.
Dong
Hua Di Jun menghela nafas “Zhe Yan, jika suatu saat aku yuhua, Jiu er
kuserahkan padamu, bantu aku menjaganya… Jika… Jika dia bahagia bersama Wen
__ADS_1
Chang Di Jun nantinya, aku memberikan restuku untuk mereka…” Zhe Yan serius
“Dong Hua, kenapa berbicara seperti itu ? apa kau bisa merelakan yatou dengan
pria lain ? yang lain mungkin tidak mengetahuinya, tapi aku tahu dengan jelas,
yatou sudah menarikmu masuk dalam jeratan cintanya. Kau, Dong Hua Zi Fu Shao
Yang Jin mencintai Bai Feng Jiu, katakan padaku jika aku salah !” Dong Hua Di
Jun tersenyum sedih “mencintaipun bisa bagaimana, diantara kami terbentang batu
3 kehidupan dan sekarang Miao Yi Yuan. Zhe Yan, tidak menutupinya darimu,
mungkin aku tidak akan selamat kembali. Aku bisa merasakan Miao Luo sebentar
lagi akan bangun. Bisa bersama Jiu er 100 tahun ini sudah merupakan kebahagiaan
terbesarku. Seperti yang kau katakan, aku tidak rela dia bersama pria lain,
membayangkannya saja aku tidak sanggup, tapi aku tidak bisa melakukan apapun.
Aku tidak bisa menemaninya selamanya, dia masih muda, jalannya masih panjang”
menggeleng sedih.
Zhe
Yan menghela nafas “Dong Hua, bukan aku tidak ingin membantumu menjaganya,
sebisa mungkin aku dan keluarga Bai pun ingin melindunginya. Tapi seperti yang
kau ketahui, dari semenjak dia menjadi Nu Jun, perlindungan kami sudah tidak
berguna lagi padanya. Haih sudahlah… semoga kami bisa mencegahnya menghadapi
bahaya” Dong Hua Di Jun “100 tahun ini, aku akan mengajarkan segala sesuatunya,
dapat membantunya menjaga diri sendiri” Zhe Yan mengangguk “sementara hanya
bisa seperti itu…”.
Bai
Feng Jiu sedang berdiskusi dengan Bai Chen penanganan masalah di Wu Huang “si
shu, ikut caraku harusnya tidak akan ada masalah. Tunggu aku sudah selesai
disini, aku akan merubah sistem di Qing Qiu, begini terus terlalu merepotkan.”
Selesai berdiskusi, Bai Feng Jiu pun ke dapur menyiapkan makan siang Dong Hua
Di Jun dan lainnya. Saat mengantar makanan “Di Jun, aku akan pergi ke Qing Qiu
memeriksa situasi, akan kembali sebelum malam. Makan malam anda sudah
kusiapkan, anda bisa meminta Chong Lin menghidangkannya” Zhe Yan “yatou, sini
makan bersama dulu, kau juga belum makan…” Bai Feng Jiu “terima kasih lao feng
huang, aku langsung saja, ada beberapa hal yang perlu kuperiksa, aku permisi…”
langsung menghilang, ketiga pria itu menggelengkan kepala.
Bai Chen “Zhe Yan, hari ini kau ada
memeriksa yatou ?” Zhe Yan menggeleng “ada apa ?” Bai Chen “kulihat tubuhnya
semakin mengurus, tidak seperti terakhir kali melihatnya” Zhe Yan melihat Dong
Hua Di Jun “bukankah kalian selalu makan bersama ?” Dong Hua Di Jun “karena idemu
itu, sudah 10 hari dia menghindariku…” Bai Chen “sudah kukatakan jangan
melakukannya, kau tidak mendengarku…” Zhe Yan salah tingkah “Chen Chen, aku ini
__ADS_1
bukannya ingin membantu kalian.” Bai Chen pun pergi, Zhe Yan menggeleng “para
rubah ini, satupun tidak bisa disinggung haih…”. Akhirnya mereka makan berdua.