
Ling Ling “gege,
bagaimana ?” Gun Gun sedang bersama Zhe Yan, tersenyum melihat Ling Ling “Ling
Ling sudah datang… tidak apa-apa, disini aman !” Ling Ling melihat Gun Gun yang
mengobrol dengan Zhe Yan “ini adalah jiejue Niang Qin…” Ling Ling terkejut “apa
?” Gun Gun mengangguk “sini, kemarikan tanganmu…” Ling Ling menaruh tangannya,
tangannya menembus dinding. Gun Gun tersenyum menarik Ling Ling menembus jiejue
“permandian ?” Gun Gun mengangguk, Zhe Yan “ini adalah permandian rahasia Xiao
Jiu, sudah sekian lama masih terlindung jiejuenya…” Ling Ling “Bao Bao ?” Gun
Gun tersenyum “anak itu sudah dibawa pulang Mi Gu. Dia tertidur sama seperti
kedua temannya, mereka baru selesai memakan ubi bakar, kekenyangan, ngantuk dan
tertidur” Ling Ling tersenyum menggeleng “dasar anak gendut…” Zhe Yan “kita
kembali ke tai lao ye mu…” mengangguk, bersama-sama kembali ke tempat Bai Ce.
Semua masih mencari pintu masuk dunia ilusi “waigong
bagaimana ?” Bai Yi menggeleng “dunia ilusi ini rapat sekali, sangat susah
mencari pintunya” mereka mencari sampai petang, tidak juga menemukannya,
sesekali terdengar suara rintihan dari balik dunia ilusi “haih bagaimana ini,
suara mereka semakin melemah…” “ehm… Ling Ling, apa yang sedang kalian cari ?”
sebuah suara merdu mengalihkan perhatian mereka, semua berbalik melihat kearah
suara. Seorang pemuda tampan dengan tanda fuling hua dikeningnya dan seorang
gadis cantik dengan tanda fengwei hua dikeningnya, datang bersama Mi Gu “Xiao
Jiu / Feng Jiu / Niang Qin…” Zhe Yan, Bai Chen, Bai Yi, Bai Ce, Lian Song, Zu
Zhe, dan Gun Gun segera bersuara. Ling Ling segera tersenyum, berlari memeluk
sang gadis “Hong Ling, akhirnya kau datang, aku sangat merindukanmu…” Feng Wei
yang sekarang, sangat mirip dengan Bai Feng Jiu, Hua Zi pun seperti Dong Hua
hanya berbeda di rambut hitam dan tanda fuling hua di kening. Feng Wei
tersenyum “wah aku baru mendengar berita Qing Qiu Nu Di yang berwibawa, tampaknya
rumornya salah besar !” Ling Ling segera merengek “Hong Ling… kau kemana saja ?
aku sangat merindukanmu !” Feng Wei tersenyum “aku baru chuguang beberapa bulan
yang lalu, setelah beristirahat langsung kemari…” memberi salam kepada semua.
Hua Zi “apa yang kalian lakukan disini ?” Feng Wei “kami
sudah menunggu di gua rubah sejaman, ada apa ?” melihat ke serbuk yang terdiam
di udara “hmm… dunia ilusi…” Ling Ling “kau bisa melihatnya ?” Hua Zi dan Feng
Wei mengangguk “ada anak-anak didalamnya, kami sedang mencari pintunya !” Hua
Zi mengangguk, Feng Wei “pintu ?” Gun Gun “dunia ini sangat rapat, tidak tahu
dimana letak pintunya” Feng Wei mengangguk, berjalan maju, Hua Zi menahannya,
Feng Wei berbalik tersenyum, Hua Zi mengangguk dan melepasnya. Feng Wei berdiri
di depan dunia ilusi, semua melihatnya mengerahkan sihir, sebuah kabut merah
__ADS_1
terbentuk, masuk ke satu titik di dinding dunia ilusi. Segera dinding dunia
ilusi roboh, terlihat ada 5 anak-anak yang sudah tidak sadarkan diri di
dalamnya. Feng Wei menarik kembali sihirnya, kabut merah menghilang. Hua Zi
merangkul Feng Wei, sementara lainnya segera menggendong kelima anak. Feng Wei
dan Hua Zi menghampiri mereka, Feng Wei kembali mengerahkan sihir masuk ke
kepala masing-masing anak “mereka baik-baik saja, hanya kelelahan” tersenyum.
Semuanya kembali ke gua rubah, orang tua masing-masing anak
telah datang dan menjemput anak mereka, sangat berterima kasih pada Feng Wei.
Ling Ling sangat manja pada Feng Wei, sampai Hua Zi pun merasa cemburu “hihihi
Ling Ling, kenapa kau tidak berubah sama sekali ? bukankah sekarang sudah
menjadi Nu Di !” Ling Ling “biar saja, aku hanya Ling Ling-mu, hari ini kau
harus tidur denganku…” mata Hua Zi terbelalak, cemberut melihat Feng Wei yang
cekikikan melihatnya “Ling Ling, kami datang karena Hong Ling sudah berjanji
padamu akan melakukan pernikahan di sini !” Ling Ling tersontak “kalian mau
menikah ?” Hua Zi dan Feng Wei mengangguk.
Bai
Yi “kalian berencana kapan menikah ?” Hua Zi “kami tidak mempersoalkan apapun,
semua adalah hari baik selama kami bisa bersama. Aku ingin menikah secepatnya”
tersenyum melihat Feng Wei. Feng Wei “Ling Ling, ehm… sebenarnya kami ingin
mengurusnya, aku akan membuat pernikahan mewah untuk kalian !” Feng Wei segera
menggeleng “tidak… tidak perlu… Ling Ling, kami hanya menginginkan pernikahan
sederhana…” Ling Ling “tidak, pernikahan kalian harus meriah…” Feng Wei masih
mau menolak “Hong Ling, jangan menolak lagi, anggap saja ini terima kasih kami
telah membantu menyelesaikan dunia ilusi” Gun Gun menengahi.
Feng
Wei tersenyum “Gun Gun, kami tidak mengenal siapapun, lagipula kami tidak
mempersoalkan hal seperti itu… tidak penting meriah atau sederhana, yang
penting kami bersama… kami hanya tamu disini, tidak pantas kalian melakukan
itu. Kami datang hanya untuk mengabarkan dan mengundang kalian. Kami akan
menikah di tempat Yu Huang, hanya pernikahan sederhana” saling melihat dengan
Hua Zi. Semua saling memandang, Ling Ling mau protes, segera dipotong Zhe Yan
“bagus juga, kami bisa berkunjung ke tempatmu. Ling Ling, kita bisa membantu
mereka menyiapkan pernikahan di tempat Yu Huang!” Ling Ling cemberut “tapi…”
Gun Gun memegang tangan Ling Ling menggeleng “Yu Huang, di mana tempatmu, kapan
kami bisa melihatnya ?” Hua Zi “Bi Hai Cang Ling. Jika kalian bersedia, aku
akan membawa kalian kesana.” Semua saling mengangguk, Bai Yi “kalian tinggal
dulu di Qing Qiu beberapa hari, aku akan meminta Ling Ling waipo untuk
__ADS_1
menyiapkan…” Feng Wei “Shan Shen terima kasih, kami sudah menyiapkan, hanya
perlengkapan sederhana. Kedatangan kalian sudah merupakan suatu kehormatan
untuk kami” tersenyum tulus. Bai Yi berkaca-kaca mendengar kata-kata Feng Wei.
Ling
Ling tegas “baik ditempat Yu Huang, tapi kami akan menyiapkan semuanya.
Pernikahan sederhana tetapi tetap harus melewati semua prosesnya” Hua Zi dan
Feng Wei saling menatap “eee…” Gun Gun “kalian tidak usah bingung, kami akan
bertindak sebagai keluarga dan wali kalian” Bai Ce “iya, Hong Ling, Yu Huang,
walau sederhana harus tetap melalui proses pernikahan suci. Kalau kalian tidak
keberatan, kami akan menjadi wali menikahkan kalian” Hua Zi dan Feng Wei saling
menatap dan mengangguk “terima kasih atas bantuan semua” Ling Ling tersenyum,
memeluk Feng Wei “Hong Ling tidak perlu berterima kasih, ini hal yang harus
kami lakukan !”. Berita Hua Zi dan Feng Wei yang akan menikah segera tersebar
ke Mo Yuan – Sou Wan, Ye Hua – Bai Qian. Mereka membawa serta anak-anak, segera
ke Qing Qiu berkumpul bersama. Hu Hou dan Wen Xin sibuk menyiapkan semua
persiapan pernikahan walaupun sering mendapat penolakan Feng Wei.
Drama
kesibukan terjadi di Qing Qiu selama seminggu, dengan Ling Ling yang sangat
manja pada Feng Wei membuat Hua Zi cemberut dan cemburu. Gun Gun pun selalu
mencari mereka, walau tidak semanja Ling Ling, Gun Gun pun tidak melepas
mereka. Feng Wei pusing menghadapi sikap
semuanya, Ling Ling yang seperti anak kecil terus lengket padanya, Hua Zi yang
memasang tampang cemberut sepanjang hari, keluarga Bai yang tiada hentinya
memberikan barang untuknya. Memanfaatkan waktu disaat Ling Ling lengah, Hua Zi
segera membawa Feng Wei menghilang ke atas gunung “hah, akhirnya bisa
berduaan…” Feng Wei tertawa terbahak-bahak “hahaha…” Hua Zi cemberut “kau masih
tertawa… Feng Wei, kita tidak usah memiliki anak ya…” Feng Wei terkejut “kenapa
?” Hua Zi cemberut “kalau memiliki anak seperti Ling Ling, aku tidak akan
memiliki waktu berdua denganmu…” Feng Wei semakin kencang tertawa “hahaha… Hua
Zi gege, Ling Ling seperti itu hanya karena tanda fengwei hua ku ini. Lagipula,
dia bukan hanya manja padaku, bukankah manja padamu juga” Hua Zi “haih… aku
juga tidak tahu kenapa, tapi aku tidak merasa marah menghadapi Gun Gun dan Ling
Ling yang manja” Feng Wei mengangguk “seperti ada perasaan sayang yang aneh…”
Hua Zi mengangguk “Feng Wei, aku ingin memiliki anak denganmu… tapi kau tidak
boleh mengabaikanku…” Feng Wei terbahak-bahak “Hua Zi gege, kau tetap yang
terpenting di hatiku” mengecup bibirnya yang dibalas Hua Zi dengan ciuman
mesra. Mereka menikmati langit berbintang sampai tertidur di atas gunung.
__ADS_1