Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 403 - Shaolin


__ADS_3

Bab 403 –


          Xi Juan “Hao Cun ge, aku memiliki perasaan, semuanya tidak


akan sempat lagi !” Hao Cun dan Fang Ying mengerutkan kening “ada apa ?” Xi


Juan menggeleng “aku juga tidak tahu, aku memiliki perasaan buruk. Perjalanan


kita selanjutnya tidak akan setenang ini.” Fang Ying “apa akan ada bahaya di


depan ?” Xi Juan menggeleng “tidak tahu !”


          Hao Cun berguman “sebenarnya aku juga memiliki perasaan


seperti itu !” Fang Ying bertanya “ada apa ?” Hao Cun “dalam perjalanan ini,


walau kita sangat berhati-hati, tidak pernah menunjukkan identitas sebenarnya.


Tapi hal-hal yang terjadi, paling tidak sudah mengundang perhatian dari


pihak-pihak tertentu” Fang Ying “sebenarnya ada yang ingin kutanyakan pada


kalian. Sepanjang perjalanan ini, apakah ada pengawal yang mengikuti ?” Hao Cun


tersenyum “kau sudah menyadarinya !” Fang Ying “aku terlambat menyadarinya,


Tian Guang yang pertama sadar” Hao Cun “ooo…”


          Fang Ying “dari air terjun pertama, Tian Guang sudah


menyadarinya !” Xi Juan cekikikan “mana mungkin Wang Jun membiarkan Shen Yao


keluar tanpa pengawalan” Fang Ying “tapi mereka tidak pernah menampakkan diri


!” Hao Cun “menampakkan diri ? jangan berharap. Begitu mereka menampakkan diri,


istana akan gempar hahaha” Fang Ying “maksudnya ?” kebingungan. Xi Juan menjelaskan


“jika sampai mereka keluar, Shen Yao akan marah besar, yang menderita akhirnya


ya Wang Jun dan para pengawal itu” Hao Cun menambahkan “jangan lupa ditambah


kakek-kakek tua itu hahaha…”


          Fang Ying “apa Shen Yao tidak tahu kehadiran mereka ?” Hao


Cun cekikikan “mana mungkin gadis nakal itu tidak tahu. Dia bahkan menguasai


langit ! dia hanya berpura-pura tidak tahu. Selama mereka tidak menampakkan


diri, dia anggap tidak mengetahui apapun !” Fang Ying “hmm… aku masih penasaran


komunikasinya dengan hewan-hewan itu !” Xi Juan tersenyum sedih “sudah ada


pengertian di antara mereka. Mungkin hewan-hewan itu lebih mengenalnya dari


kami”.


          Hao Cun “aku akan beristirahat. Hari ini sudah mengagetkan


semua. Kalian juga istirahatlah !” Xi Juan “iya, sudah malam, besok akan


berangkat lagi, harus beristirahat” Fang Ying menarik tangan Xi Juan “baik,


istirahatlah… jangan kelelahan !”  Xi


Juan mengangguk dengan senyum manis.


          Mereka melakukan perjalanan lagi ke Shaolin, tempat yang

__ADS_1


ditawarkan Hui Shi. “Shen Yao, disana hanya bisa memakan sayur, apa akan


menyulitkanmu ?” Shen Yao menggeleng “apa aku bisa berkunjung ke perpustakaan


mereka ?” Hui Shi mengangguk “aku akan memintakan ijinnya. Sekarang Shaolin


sangat terbuka, walau masih membatasi murid wanita, tapi sudah tidak antipati.


Hanya beberapa tempat yang masih melarang kehadiran salah satu gender.” Shen


Yao bertanya “kau juga pernah belajar disini ?” Hui Shi mengangguk “aku pernah


menghabiskan hampir 3 tahun di Shaolin…” Shen Yao mengejek “tidak tahu dimana


ajaran yang sudah kau dapatkan itu cih !” Hui Shi protes “hei walaupun aku


pernah di Shaolin, tapi aku bukan biarawan” Shen Yao mengejek lagi “kau yang


seperti ini, mana bisa menjadi biarawan, akan sangat memalukan Shaolin cih…”


Hui Shi “kau…”


          Hui Shi merubah arah “ya… ya… tentu saja aku tidak bisa


menjadi biarawan, aku masih harus meracaumu… bagaimana jadi biarawan, rambut


gundul, tidak tampan lagi ! nanti kau malah meremehkanku !” Shen Yao mencibir


“sekarangpun meremehkanmu !” Hui Shi “cih, apa kau tidak bisa mengatakan hal


yang baik padaku ?” Shen Yao “bisa, jika otakmu waras !” Hui Shi “kau…” Shen


Yao cekikikan.


          Fang Ying “haih Hui Shi, kau tidak akan menang melawannya


!” Hui Shi tersenyum ‘aku juga tidak berniat menang darinya… gadis kecilku,


aku bisa melupakan segalanya, hanya hidup untukmu gadisku’ batin Hui Shi sangat


hangat. Tian Guang melihat senyuman Hui Shi, ada rasa cemburu di dadanya ‘Shen


Yao, apa kau memilih Hui Shi ? bagaimana denganku ? apa yang harus kulakukan


jika kau bersama dengannya ? aku tidak akan menyulitkanmu, yang penting kau


bahagia. Tapi tanpa dirimu, bagaimana aku hidup ? hatiku dan hidupku sudah


kuberikan padamu. Perjalanan ini akan menjadi kenangan terindah untukku. Tidak


peduli kau memilih siapa, kau akan selalu berada di hatiku. Jika kau tidak


memilihku, aku akan bertahan hidup dengan kenangan ini’ tersenyum sedih.


          Sesampainya di Shaolin, karena peraturan, sering membuat


mereka terpisahkan pria dan wanita. Di kuil, Shen Yao lebih tenang, membaca


buku di perpustakaan dan ikut belajar. “Hui Shi, siapa dia ?” beberapa biarawan


bertanya sambil menunjuk Shen Yao yang sedang meditasi “shifu berkata gadis itu


adalah orang penting, apa benar ?” Hui Shi mengangguk sebagai jawaban


pertanyaan para biarawan.


          “kulihat gadis itu memiliki pencapaian yang lebih tinggi


dari shifu ! ketenangannya bahkan shifu pun tidak bisa memancarkan cahaya

__ADS_1


seperti itu.” “Hui Shi, apa kau membawanya kesini sebagai calon biarawati ?”


Hui Shi menggeleng ‘dia adalah calon istriku, apa yang dikatakan biarawan ini


cih’ tidak senang.


          “nona, hati anda sangat bersih… jalan yang akan anda lalui


sangat berliku, tapi anda akan meluruskan segalanya… hambatan anda berada di


depan, membawa atau meninggalkan adalah pilihan anda… anda memiliki segalanya,


menggenggam satu tangan akan memperkuat anda... akan ada yang selalu ada saat


anda berbalik. Ditempat itu sudah berdiri seseorang yang akan selalu ada untuk


anda” kepala biara memberi petuah. Shen Yao tersenyum “membawa kenapa ?


meninggalkan juga kenapa ? menggenggam kenapa ? berbalik juga kenapa ? ada atau


tiada, sama saja ! ada adalah tiada, tiada adalah ada. Kepala biara, tidak maju


tidak mundur, maju dan mundur, tidak ada artinya. Belakang kosong, depan


kosong, samping pun kosong, segala hanya semu belaka”


          Kepala biara memberi hormat “sudah lama mendengar kebesaran


anda, hari ini hamba benar-benar menerima ajaran !” Shen Yao tersenyum “kepala


biara, anda berlebihan…” Kepala biara tersenyum “keberadaan anda adalah


pengertian… membawa tangan, tidak untuk dilepas” Shen Yao “pengertian perlu


pelan-pelan di mengerti, tidak bisa dipaksakan ataupun diabaikan !” Kepala


mengangguk-anggukkan kepalanya “anda sudah menentukan arah jalan anda” Shen Yao


“jalan liku ataupun lurus, semua adalah jalanku sendiri. Karena jalanku


sendiri, tidak perlu menarik siapapun kedalamnya”


          Kepala biara menggeleng “tidak menarik, datang dengan


sendirinya… takdir sudah mengikat, jalan tidak berkabut !” Shen Yao tersenyum “yang


mulia, kembalilah… jalan sudah tidak gelap… cahaya anda sudah menerangi


segalanya… sudah saatnya anda kembali…” Kepala biara menasehati. Shen Yao


“tidak ada pergi darimana datangnya kembali ?” Kepala biara tersenyum


menggelengkan kepala “terlalu terang, sudah hilang dalam cahaya”.


Shen


Yao cekikikan “Kepala Biara, anda sudah terlalu lama di Shaolin, saatnya turun


gunung berlatih !” Kepala Biara tersenyum “ada tamu agung, hamba mana mungkin


melewatkan !” Shen Yao “hanya sekalian lewat saja, berpapasan juga baik, tidak


berpapasan juga baik… jodoh dan tidak jodoh hanya terpisah 1 benang kecil…


ketemu tidak berarti jodoh, tidak bertemu juga tidak berarti tidak jodoh”


Kepala Biara “anda sudah jauh diatas, hamba masih merangkak…” Shen Yao


cekikikan “kalau seperti itu, cepatlah bangkit berdiri, berjalan, berlari, dan

__ADS_1


terbang” Kepala Biara menunduk “baik, menaati perintah yang mulia.” Shen Yao


mengangguk.


__ADS_2