Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 404 - Cahaya


__ADS_3

Bab 404 –


          Semua mendengar mereka, hanya bisa mengerti sebagian, tidak


mengerti lainnya. Shen Yao bisa dengan tenang berbicara dengan Kepala Biara


bahkan memperoleh penghormatannya. Kepala biara memberi hormat “Yang Mulia,


hamba memiliki permintaan, berharap anda dapat mengabulkannya” Shen Yao


tersenyum menatap kepala biara “sebelum anda pergi, bisakah ada melakukan


pembabaran !” Shen Yao tersenyum lembut, mengangguk.


          Hui Shi “shifu, Shen Yao melakukan pembabaran ?” tidak


percaya dengan yang di dengarnya. Kepala biara tersenyum mengangguk “bisa


mendapat ajaran anda, merupakan keberuntungan bagi kuil kami” memberi hormat


pada Shen Yao “Kepala biara, anda berlebihan !” Tian Guang tersenyum lembut


‘Shen Yao memang luar biasa. Dimanapun berada bisa mendapat penghormatan dan


kekaguman semua pihak padanya. Hanya hati itu, siapakah yang akan berhasil


masuk ke dalamnya !’ tertunduk.


          Kepala biara berjalan bersama Hui Shi “Hui Shi, lepaskan


segala hambatan… jalanmu sudah diterangi, jangan menutupnya sendiri…” Hui Shi


mengerutkan kening, melihat punggung Shen Yao, kepala biara menggeleng “Hui


Shi, yang mulia memiliki jalannya sendiri…” Hui Shi “shifu, aku melepas semua


deminya… selama ada Shen Yao, aku tidak memerlukan apapun lagi !” Kepala biara


tersenyum “Hui Shi, beliau membuka jalan terang untukmu… kau mendengar


kata-kata beliau sebelumnya !”


          Hui Shi terkejut, mengerutkan keningnya “apa Shen Yao tahu


?” kepala biara menggeleng “shifu tidak mempunyai jawaban untuk pertanyaanmu


ini. Berdasarkan pemahaman shifu, yang mulia memiliki hati yang bersih, tidak


terpengaruh oleh apapun. Hui Shi, diantara semua murid, pemahamanmu yang


terdalam. Jangan menutup matamu, lepaskan semua, jalani jalanmu… bertemu atau


tidak bertemu, tidak berarti jodoh atau tidak jodoh. Hati welas asih yang mulia


ditujukan untuk semua”


          Hui Shi “shifu, maksudmu Shen Yao tidak menyukaiku ?”


Kepala Biara tersenyum “Hui Shi, sudah terlambat !” Hui Shi terkejut “hilang


dalam terangnya cahaya” Hui Shi tercengang “Shen Yao… apa tidak bisa menariknya


?” Kepala Biara menggeleng “ada adalah tiada, tiada adalah ada, dalam


ketiadaan…” Hui Shi merenung “shifu, kau pernah mengatakan suatu saat aku akan


bertemu cahaya. Sekarang aku sudah menemukannya !” Kepala Biara “kau sudah


menemukannya !” Hui Shi “jika seperti itu, aku bisa mendampinginya ! tidak


perlu dia menyukaiku, selama aku bisa mendampinginya.”


          Kepala biara menggeleng “Hui Shi, kau bisa mendampinginya

__ADS_1


tapi bukan berada disisinya ! kau datang bersama dengan teman-temanmu ! kau


sudah mengetahui artinya !” Hui Shi terkejut “shifu, apa kekuranganku ? kenapa


bukan aku ?” Kepala biara “Hui Shi, kau sendiri mengetahui jawabannya !” Hui


Shi “apa dari awal aku sudah kalah ?” Kepala biara menepuk pundak Hui Shi


“kalah menang apalah artinya… karma sudah berjalan, kau harus menghadapinya…


cahaya itu akan membimbingmu, jangan berbalik lagi !”


          Hui Shi “shifu… apa aku tidak memiliki kemungkinan ?”


Kepala biara “Hui Shi, shifu tidak ingin kau terjerumus lagi… disampingnya


sudah ada yang mendampingi tanpa noda sepertinya… jika kau mencintainya,


bukankah ingin yang terbaik untuknya ?” Hui Shi tercengang “apa Shen Yao


mencintainya ?” kepala biara menggeleng “cinta yang mulia tidak terbatas…


hatinya tidak terikat dan bukan milik siapapun !” Hui Shi “jika seperti itu,


aku juga bisa !” Kepala biara tersenyum “Hui Shi, kau mengenalnya sudah 2


tahun, kau bisa memikirkannya sendiri !”


          Kepala biara “Hui Shi, jalan yang mulia kedepannya akan


berliku… kau sudah waktunya menentukan jalanmu !” Hui Shi mengerutkan kening


“ada bahaya ?” Kepala biara mengangguk “kau sudah mengetahuinya !” Hui Shi


“tidak, aku tidak akan membiarkan mereka mendekatinya !” kepala biara


melihatnya “kau sudah menentukan langkahmu !” Hui Shi “shifu, anda memanggilku,


kepala biara tersenyum “kau sudah mengerti, shifu tidak akan mengatakan apapun


lagi. Kau sudah mendengar kata-kata yang mulia. Dengan tingkat pemahamanmu,


shifu yakin kau sudah bisa memikirkannya. Ayo, yang mulia akan memulai pembabarannya


!” Hui Shi terdiam sejenak, memikirkan perbincangan kepala biara dan Shen Yao


sebelumnya ‘cahayaku… kau betul-betul mulia !’ tersenyum lembut.


          Memenuhi permintaan kepala biara, Shen Yao ikut dalam acara


kebaktian yang mengumpulkan seluruh warga Shaolin. Shen Yao mengisi satu sesi


dengan membabarkan ajaran Dhamma sesuai dengan pemahamannya. Walau sudah


melihat Shen Yao dan teman-temannya sebelumnya, masih banyak yang tidak yakin


padanya. Gadis yang belum sampai berusia 14 tahun, bisa memiliki pemahaman


sedalam itu. Pemahaman yang sangat sederhana, dengan mudah dimengerti tapi


sulit untuk dijalankan.


          Pengajaran Shen Yao membuat semua teman-temannya takjub


sekali lagi “dari mana dia mempelajarinya ?” Fang Ying penasaran. Hao Cun dan


Xi Juan pun terbelalak, Hui Shi “Hao Cun – Xi Juan, apa yang terjadi pada Shen


Yao selama 12 tahun di istana ? bukannya dia adalah putri kesayangan ?” Hao Cun


menunduk “putri kesayangan saat ini adalah putri yang menghadapi begitu banyak


kebencian dan iri hati dalam rumah kuning itu. Dia hanyalah putri kesayangan

__ADS_1


dari Wang Jun bukan lainnya. Kesibukan Wang Jun tidak dapat menjaganya dari


kebencian dan iri hati lainnya. Disamping kasih sayang Wang Jun, Putri Mahkota


berjuang sendiri hingga sampai seperti ini.”


          Fang Ying “kenapa kalian membencinya ?” Xi Juan tersenyum


“banyak yang mengatakan ‘istana adalah lingkaran iblis’, itu benar adanya.”


Semua terkejut. Hao Cun “lingkaran iblis itu secara perlahan ditaklukkan


seorang putri kecil.” Xin Qian “bagaimana caranya ?” Xi Juan tersenyum “apa


yang dilakukannya, hingga membuat kalian berbalik mendukungnya ?” Hui Shi


“bukankah kalian mengatakan menyukai kebebasan ? sikap kalian ini bukankah sama


saja dengan lainnya yang menyukai kekuasaan ?”


          Hao Cun membela diri “kami tidak menyukai istana. Pertama


membencinya, karena dia, kami harus melepas kebebasan kami, masa kecil kami,


hanya untuk menemani 1 gadis kecil yang manja, kesayangan Wang Jun. Seandainya


kalian di posisi kami, apa yang kalian rasakan ? kami tidak tertarik dengan


kekuasaan istana, tapi bukan berarti yang di belakang kami juga tidak


tertarik.” Semua tercengang “apa hanya karena seperti itu, kalian menyalahkan


seorang anak yang tidak mengerti apapun ?” Tian Guang tidak terima.


          Xi Juan nyengir sedih “kami saat itu juga masih anak-anak.


Tidak mampu menyalahkan yang dewasa, kami hanya bisa memusatkan kebencian kami


padanya.” Hui Shi “sebegitu mengerikannya kah istana ?” Hao Cun “yang diluar


tidak pernah merasakannya. Istana itu memiliki masalah yang berkali-kali lipat


lebih ruwet dibanding yang kalian hadapi di hidup kalian. Kedamaian istana saat


ini didapat dari pengorbanan seorang gadis kecil”


          Tian Guang “bukannya Wang Jun juga sangat berwibawa ?” Xi


Juan mengangguk “sepanjang sejarah, Wang Jun adalah yang pertama mendapat


penghormatan rakyat dengan sifat welas asihnya. Tapi Wang Jun yang seorang


Putra Mahkota, dari awal sudah memiliki posisi penting, banyak yang setia yang


menaruh kepercayaan dan pengabdian padanya. Berbeda dengan Shen Yao yang


seorang perempuan, walaupun menjadi Putri Mahkota. Selain Wang Jun, dari awal


semua meremehkannya.”


Hao Cun


melanjutkan “mengetahui Wang Jun tidak mau menambah anak lagi, banyak yang


mencari kekuatan diluar yang bakal menggantikan Wang Jun” Tian Guang “jadi Shen


Yao berjuang dari bawah hingga seperti ini ? tidak ada yang melihatnya ?” Hao


Cun mengangguk “sudah melihat potensinya dari kecil, tapi semua dipatahkan


dengan kata ‘kebetulan atau keberuntungan’. Dibawah begitu banyaknya tekanan,


tidak merubahnya, sudah sangat luar biasa.”

__ADS_1


__ADS_2