
Zhe Yan
melihat Dong Hua “ingat yang kita lihat di cermin saat itu ! Huo Feng melepas
jiwa terbaiknya untuk menyelamatkan Hei Ye. Raga dan jiwa aslinya sudah tidak
dapat bertahan, langsung yuhua saat Hong Ling kembali ke raganya” Dong Hua menatap
Zhe Yan dengan mata berkaca-kaca “Feng Wei tidak akan yuhua, dia sudah berjanji
padaku ! hanya terluka, tidak yuhua… Feng Wei tidak akan meninggalkanku !” Zuo
Zun menenangkan “jika Huo Feng sudah mengatakan seperti itu, maka beliau tidak
akan yuhua. Dong Hua, jangan melupakan keyakinanmu !” Dong Hua mengangguk.
Gun
Gun “apa Niang Qin akan sadar ?” Zhe Yan “sementara ini, Huo Feng lebih baik
tertidur. Setiap tindakannya, akan sangat mempengaruhi kondisinya. Sudah 10
hari, Huo Feng berjuang, dia akan bangun pada saatnya. Aku akan membuatkan
ramuan. Dong Hua, sebaiknya bersihkan Huo Feng, obati semua lukanya. Dia akan
merasa tidak nyaman seperti ini !” semua segera keluar, meninggalkan Dong Hua
yang membersihkan dan mengobati semua luka Huo Feng.
Ketujuh
kesayangan berdiri di luar, tidak menimbulkan suara apapun. Zuo Zun mendekati
mereka dengan senyuman lembut “tenanglah… Huo Feng akan baik-baik saja !”
ketujuhnya menitikkan air mata “Zhu Ren, karena kami…” Zuo Zun menggeleng
“bukan saja kalian, ikatan itu memang harus di pasang kembali. Semua sangat
bergantung padanya, semua mengandalkannya. Apa kalian fikir, dia bisa tidak
bertindak saat melihat ada yang membutuhkannya ? kalian paling mengerti
sifatnya, hal ini cepat lambat pasti terjadi, jangan menyalahkan diri kalian.”
Shanguang
tertunduk menangis “tapi Zhu Ren sedang sangat kesakitan… aku bisa
merasakannya… Zhu Ren kembali membelenggu dirinya… Zhu Ren…” You Zun mengangguk
“apa beliau tampak keberatan ?” Shanguang menggeleng “maka kalian baik-baiklah
padanya… bukankah kalian tahu, beliau tidak bisa dilarang dan dihalau !
dampingi dan lindungi beliau, hanya itu yang bisa kita berikan untuknya !”
ketujuhnya mengangguk.
Setelah
menggantikan pakaian Huo Feng, Dong Hua memanggil Zhe Yan “apa yang kau temukan
?” Zhe Yan “Dong Hua, aku tidak mau menutupinya darimu, kau juga bisa
memeriksanya. Spiritual yang dikeluarkan Huo Feng selama 7 hari itu adalah semua
yang terkumpul selama masa 3.000 tahun lebih ini. Tubuhnya yang lemah terluka
__ADS_1
karena tidak mampu menahan tekanan energi besar yang langsung keluar sekaligus
itu. Aku harus mengatakan ini padamu, kondisi Huo Feng saat ini hampir sama
dengan saat dia terjatuh setelah pernikahan 200 tahun kalian. Tapi… tapi dia
tidak membagi jiwanya, jantungnya masih berdetak. Jantungnya berdetak tidak
sampai 10 jari tangan ini dalam sejam. Huo Feng sudah separuh jalan yuhua,
separuhnya seperti sedang menunggu terbebas dari jeratan.” melihat reaksi Dong
Hua yang mematung.
Dong
Hua tertunduk, masuk kembali ke dalam kamar Huo Feng, mengingat kata-kata Zhe
Yan “Dong Hua, aku bahkan tidak tahu harus memberinya obat apa sekarang. akupun
merasa gagal, dia adalah gadis yang kujaga dari lahir. Saat ini, tubuh Huo Feng
tidak bisa menerima apapun, kelebihan cairan sedikit saja akan merusak
tubuhnya. Aku…” Zhe Yan pun menitikkan air mata sedih dan frustasi.
Dong
Hua menatap wajah pucat tertidur Huo Feng “Feng Wei, saat itu, apa yang kau
fikirkan ? apakah kau melihat Hei Ye pada diriku ? apakah kau sedang
memikirkanku ? memikirkan janjimu padaku ?” membelai wajah Huo Feng. Dong Hua
menitikkan air mata “Feng Wei, kau… apa kau sedang menungguku ?” menangis,
tidak sanggup menyelesaikan kata-katanya.
Dong
sangat egois ? Feng Wei, apa yang kau inginkan ? aku melakukan segalanya,
berusaha untuk mempertahankanmu di sisiku… Feng Wei, katakan dimana yang salah
? kenapa ? kenapa aku tidak dapat melindungimu ? Feng Wei…” terisak bagai anak
kecil “Feng Wei, apa kau kesakitan ? apa merasa tak nyaman ?” mengangkat wajah
melihat Huo Feng.
Dong
Hua memeluk erat Huo Feng “Feng Wei, aku mencintaimu… aku sangat mencintaimu…
sebelum mengenalmu, aku tidak pernah mengenal cinta. Aku terlahir dari batu,
semua mengatakan aku tidak memiliki perasaan. Hanya kau yang mengerti diriku,
kau yang menjaga perasaanku, membangkitkan perasaan terdalam yang selalu
kukubur selama ini. Feng Wei, mulai disaat kau mengenalku, kau selalu
melindungiku dengan sangat baik. Aku sudah terlena dengan cinta dan kasih
sayangmu, tidak dapat terlepas darimu. Feng Wei… katakan padaku, apa yang harus
kulakukan saat ini ? apa yang harus kulakukan ?”
Dong
__ADS_1
Hua melerai pelukan, membelai wajah Huo Feng “Feng Wei, seumur hidupku, aku
tidak pernah mengalami kegagalan. Aku selalu bisa menyelesaikan setiap misiku
dengan baik. Berdiri diatas tampuk kekuasaan, menjadi Si Hai Ba Huang - Tian Di
Gong Zhu. Semua hanya berjalan apa adanya bagiku, sudah tidak ada apapun yang
spesial. Disaat mengenalmu dan jatuh cinta padamu, tujuanku hanya satu,
menjagamu tetap aman disisiku. Feng Wei, kau adalah Si Hai Ba Huang-ku,
semesta-ku. Aku tahu, kau menghilangkan ingatanku agar aku tidak menderita,
agar aku bisa tetap berdiri tegap menjadi Si Hai Ba Huang – Tian Di Gong Zhu yang
tidak terkalahkan. Tapi Feng Wei… aku sudah kalah ! aku sudah gagal ! aku gagal
menyelesaikan misi hidupku ! aku gagal… Feng Wei…” menangis tersedu-sedu.
Dong
Hua tersenyum sedih melihat Huo Feng “Feng Wei, pao pei, cintaku…” mengecup
kening Huo Feng “Feng Wei, sangat sakit kah !” di kamar itu, sudah banyak yang
mengelilingi mereka, semua menitikkan air mata dalam diam. Dong Hua menatap Huo
Feng “Feng Wei, pao pei, kau bebas sayangku… aku membebaskanmu dari semua
janjimu… Feng Wei, kau bebas… tidak ada jeratan dan belenggu lagi… jangan
pedulikan aku, aku akan hidup dengan baik” air mata tidak pernah berhenti
terjatuh dari mata Dong Hua.
“Niang
Qin…” keempat anak berlutut. Gun Gun mengetukkan kepalanya tiga kali di lantai,
diikuti ketiga saudaranya “Niang Qin, terima kasih… terima kasih sudah mau
berjuang demi kami… Niang Qin, berbahagialah… kami akan baik-baik menjaga Fu
Qin…” ketujuh kesayangan pun berlutut dan mengetukkan kepala mereka.
“kalian
memang sangat merepotkan !” terdengar suara lemah dari dalam pelukan Dong Hua.
Huo Feng perlahan membuka mata, melepaskan diri dari pelukan Dong Hua “kau !
kau membebaskanku ?” menunjuk dan menatap dingin Dong Hua. Dong Hua tercengang,
tidak menjawab, hanya melihat Huo Feng dengan bodohnya “aih kenapa aku bisa terjebak
dengan para dewa dewi bodoh ini cih…”.
Huo
Feng kesal sampai batuk berdarah, Dong Hua memapahnya “jangan menyentuhku !”
Huo Feng menghempaskan tangan Dong Hua “Feng Wei…”. Huo Feng memegang dadanya
dan berdiri “anda harus memanggil yang mulia Shen Zhu…” melirik sinis Dong Hua.
Huo Feng berjalan keluar kamar “kau, bawa mereka kembali ke Si Hai Ba Huang…
mulai saat ini, tidak ada yang boleh ke Si Hai Ba Huang, kultivasipun tidak
__ADS_1
boleh. Jika ada yang melanggar, musnahkan !” perintah tegas dan dingin keluar
dari mulut Huo Feng, sambil menunjuk Zuo Zun.