
Sementara sepasang
pemuda pemudi menikmati waktu mereka, sudah banyak yang uring-uringan mencari
mereka. Banyak yang mencari keberadaan Dewi Hong Ling dan Dewa Misterius yang
sudah lama tidak menampakkan diri. Selain itu Ling Ling pun uring-uringan di
Qing Qiu, berulang kali menyuruh Gun Gun mengecek ke Bi Hai Cang Ling
“sebenarnya dimana Feng Huo Cang Ling ? sudah 6.000 tahun lebih, dimana Fu Qin
Niang Qin… jangan-jangan mereka sudah menikah dan melupakanku…” mondar mandir
di gua rubah. Gun Gun hanya menggelengkan kepala “Ling Ling, Hong Ling dan Yu
Huang biguang, Zhe Yan juga sudah mengatakan mereka butuh biguang ribuan tahun.
Untuk apa kau seperti ini ?” Ling Ling “ah gege, aku sangat merindukan Hong
Ling…” Bai Chen “haih Ling Ling, daripada memusingkan mereka, sebaiknya kau
bersiap-siap untuk kencan buta mu” Ling Ling “sudah kukatakan aku tidak mau
kencan buta…” Gun Gun menggoda “jadi kau sudah memutuskan bersama Jin Cheng ?”
Ling Ling menhentakkan pantatnya turun “haih gege, sudah kukatakan aku tidak
mau. Aku hanya mau Fu Qin Niang Qin, kapan mereka kemari ?” meminum tehnya.
Bai Chen “haih Ling Ling, kau sekarang sudah Qing Qiu Nu Di…
kenapa sifat kekanakanmu tidak hilang-hilang !” Ling Ling hanya melirik “gege,
pergilah ke Bi Hai Cang Ling lagi melihat, mungkin saja Fu Qin Niang Qin sudah
kembali kesana, gege…” Gun Gun frustasi “haih Ling Ling, aku baru kesana 5
tahun lalu, kau memanggilku hanya untuk ini ? aku masih banyak kerjaan di Tai
Chen gong, aku pergi dulu…” berdiri dan mau melangkah pergi. Zhe Yan masuk “Gun
Gun, kau mau kemana ?” Gun Gun “Zhe Yan yeye, aku mau kembali ke Jiu Jong Tian
!” Zhe Yan “duduklah dulu, wai gong dan tai lao ye mu perjalanan kemari…” Ling
Ling segera serius “Zhe Yan yeye, ada apa ? apa Yao Zhu berulah lagi ?” Zhe Yan
“tunggu tai lao ye mu kembali” semua menunggu sambil bercengkrama.
Bai Ce dan Bai Yi masuk ke ruangan “Gun Gun, kau juga
disini !” Gun Gun mengangguk “tai lao ye, wai gong” Bai Ce “bagus, Gun Gun
bagaimana pemeriksaanmu ?” Gun Gun “tai lao ye, aku curiga Yao Zhu
mempergunakan jiwa makhluk fana…” Bai Ce mengangguk “mungkin saja, sementara
jangan gegabah…” Zhe Yan “Yao Zhu sebelumnya sudah tenang, kenapa sekarang
berulah lagi ?” Gun Gun “6.000 tahun lalu, aku memeriksa Desa Hei Feng, aku
bisa merasakan hawa mencekam tapi tidak pasti hawa siluman.” Bai Yi “Desa Hei
Feng ?” Gun Gun mengangguk “oh Yu Huang yang memberitahuku tentang desa itu.
Saat itu aku sedang mencari informasi tentang yao yang sering berbuat onar di Desa
Ji Dao. Disanalah aku bertemu Yu Huang, dari dia, aku mengetahui tempat
__ADS_1
persembunyian yao itu di Desa Hei Feng” Zhe Yan “kalau ada Dong Hua, dia pasti
bisa segera menyelesaikan masalah ini…”.
Ling Ling “tai lao ye, jadi bagaimana ?” Bai Ce “tai lao ye
sudah memeriksa perbatasan, harusnya tidak ada masalah.” Bai Yi “tapi anak-anak
rubah yang hilang itu bagaimana ?” Ling Ling mengangguk “aku sudah menelusuri
tempat yang mereka datangi, tapi selalu menemui jalan buntu. Aku sudah mengecek
sekitarnya, tapi tidak ada tanda-tanda adanya jalan lain. Aku sudah memberi
sihir di beberapa tempat, jika ada yang kesana, akan segera ketahuan” Bai Yi
mengangguk “harus bergerak cepat, hal ini cukup meresahkan !” Gun Gun “Ling
Ling, dimana sihir yang kau pasang, bawa gege kesana !” Ling Ling mengangguk.
Zhe Yan “aku ikut kalian” bersama Bai Chen pergi melihat beberapa tempat.
Ling Ling “gege, apa kau menemukan sesuatu ?” Gun Gun
“memang tidak terlihat seperti ada jalan keluar lain, tapi bagaimana mereka
bisa menghilang secara tiba-tiba ?” Bai Chen “hal ini sudah berlalu 2 hari,
belum menemukan mereka…” Zhe Yan membubuhkan sesuatu seperti bubuk abu-abu
“haih semoga mereka segera ditemukan…” Gun Gun “kita melihat tempat lain ?”
“hik… hik… hik… ada orang…” samar-samar ada suara. Ling Ling berbalik mencari
sumber suara “suara mereka berasal dari sini…” berdiri di hadapan sebuah pohon
besar “apakah ada orang ? siapa yang bersuara ?” samar-samar “to…long… to…long…
sebentar…” Zhe Yan “Gun Gun, ini adalah dunia ilusi” Gun Gun “apa ? bagaimana
menyelamatkan mereka ?” Zhe Yan mengeluarkan lagi serbuk abu-abu, meniupnya,
serbuk abu-abu berterbangan di udara “ternyata seperti perkiraanku…” Ling Ling
“ada apa ?” Zhe Yan “ada dunia ilusi disini ! panggil Bai Ce. jangan sembarang
bertindak, kita tidak tahu bagaimana kondisi didalamnya”
Bai Chen segera ke gua rubah memanggil Bai Ce dan Bai Yi
“apa dunia ilusi ? Yi er, kau pergi ke Jiu Jong Tian, panggil Zu Zhe kemari”
Bai Yi segera pergi, Bai Ce ikut Bai Chen. Bai Ce sampai dan melihat serbuk
abu-abu yang berterbangan di udara “bagaimana ?” Zhe Yan “bisa berkomunikasi,
ada beberapa anak didalam… harus memastikan sihirnya, jika memaksa membuka,
takutnya…” Ling Ling “tai lao ye, mereka sudah sangat lemah, sudah 2 hari
didalam, bagaimana ini ?” Bai Ce “tunggu Zu Zhe sebentar… Ling Ling, dunia
ilusi ada banyak macam, jika memaksa bisa menghancurkan seluruh isi di
dalamnya” Ling Ling mengangguk “aku tahu yeye, dunia ilusi ini beda dengan yang
pernah kutemui, aku tidak menyadari keberadaannya sama sekali” Bai Ce “sihir
yang dipakai bukan sihir biasa”.
__ADS_1
Zu Zhe datang bersama Lian Song dan Jin Cheng “Bai Ce, ada
apa ?” Bai Ce “Zu Zhe, apa kau bisa melihat dunia ilusi didalam ?” Zu Zhe
melihat kearah serbuk yang terbang berhenti di udara “ini bukan dunia ilusi
biasa, ini penghisap jiwa murni… anak-anak itu sudah sangat lemah” Ling Ling
“Zu Zhe ayi, bagaimana menyelamatkan mereka ?” Zu Zhe “harus mencari pintu
masuknya, jika memaksa, jiwa dan tubuh mereka akan hancur bersama” Gun Gun “Zhe
Yan yeye, serbukmu…” mengulurkan tangan. Ling Ling “yeye, berikan juga padaku…”
bersama-sama menaburkan serbuk untuk mencari pintu. Setelah semua ditaburkan
tetap tidak mendapatkan pintu dunia ilusi “pintu itu tidak harus besar, bisa
saja hanya berupa 1 titik kecil” Zu Zhe menjelaskan.
Ling Ling dan lainnya memeriksa dengan seksama, Mi Gu
berlarian datang “Nu Di… Nu Di…” Ling Ling berbalik “Mi Gu, ada apa ?” Mi Gu
terengah-engah “Ye ayi datang ke gua rubah, bao bao menghilang…” semua terkejut
“apa ? apa anak itu kesini juga ?” Mi Gu menggeleng “tidak, Bao Bao tadi
bermain dengan 2 Ming Ge dan Ming Jin di dekat kebun ubi.” Bai Ce “Ling Ling,
pergilah lihat…” Gun Gun “Ling Ling, gege menemanimu…” segera mengikuti Mi Gu
menemui Ye ayi yang sedang menangis tersedu-sedu di gua rubah “Nu Di, Bao Bao
anakku satu-satunya… tolong Nu Di…” Ling Ling “ayi, bawa kami ke tempat Bao Bao
menghilang” bersama ke kebun ubi.
Disebelah kebun ubi, ada hutan yang lebat, berdasarkan
penciuman rubah yang tajam, Ling Ling dan Gun Gun mencari anak yang bernama Bao
Bao. Mereka masuk kedalam hutan, menemukan dua anak tertidur di bawah pohon
besar “Ming Ge… Ming Jin…” kedua anak mengucek matanya dan bangun “Nu Di…” Ling
Ling “apa yang kalian lakukan disini ?” Ming Ge segera menutup mulut Ling Ling
“shuuuu Nu Di, jangan berisik…” Ling Ling berbisik “ada apa ? mana Bao Bao ?”
Ming Jin “Bao Bao ge pergi mencari Nu Di, apa tidak bertemu ?” Ling Ling
menggeleng “kalian disini untuk apa ?” Ming Jin memberi isyarat jari untuk
diam, menarik tangan mereka ke balik semak-semak “Nu Di, kami tidak sengaja
menemukannya, ada ubi yang menggelinding kesini.” tidak ada apapun dihadapan
mereka “Nu Di, lihat baik-baik…” menggelindingkan sebuah kentang kecil ditanah,
kentang itu berjalan terus dan menghilang. Ming Jin menempelkan tangan kecilnya
“Nu Di, ada lapisan dinding disini !” Ling Ling menyebar serbuk abu tapi serbuk
itu terjatuh ke tanah “Mi Gu, pergi cari Zhe Yan…” Gun Gun “Ling Ling, kau bawa
mereka kembali dulu, aku akan menunggu disini !” Ling Ling mengangguk “gege
hati-hati…” membawa kedua anak dan Ye ayi kembali “Ye ayi, kami akan mencari
__ADS_1
Bao Bao, anda menunggu dirumah saja, mungkin Bao Bao sudah kembali ke rumah”
segera kembali ke tempat Gun Gun.