Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 213 - Masuk Tai Chen gong ?


__ADS_3

          Bai Feng Jiu dan Wen Chang Di Jun


sama-sama tahu mereka tidak mungkin bersama, diantara mereka hanya ada ikatan


persahabatan. Tetapi tidak dimata yang lainnya, apalagi Dong Hua Di Jun yang


terus mengawasi mereka. Melihat Bai Feng Jiu yang bercanda ria dan tertawa


lepas bersama Wen Chang Di Jun membuatnya terbakar api cemburu. Wen Chang Di


Jun “Xiao Feng, apa kau tahu siapa Qing Qiu Nu Jun yang dibicarakan mereka ?


katanya dia wanita tercantik kedua di Si Hai Ba Huang, baru 32.000 tahun sudah


menjadi Shan Shen, merupakan dewi Shan Shen termuda sepanjang sejarah Si Hai Ba


Huang” Bai Feng Jiu melihatnya dengan senyum yang penuh arti dan berdiri


memberi hormat “Wen Chang Di Jun, Qing Qiu Nu Jun Bai Feng Jiu memberi hormat


pada anda, senang mengenal anda” Wen Chang Di Jun tercengang “Xiao Feng… kau


Qing Qiu Nu Jun yang dibicarakan itu” Bai Feng Jiu cekikikan “aku hebatkan !


hihihi” Wen Chang Di Jun ikut berdiri dan membolak balikkan Bai Feng Jiu “eh


hebat, kau memang sangat cantik, dari kultivasi juga aku sudah tahu. Tidak


sangka temanku ternyata dewi hebat, bagus bagus hahaha…” tertawa bersama.


          Dong Hua memecahkan gelas yang


digenggamnya, Lian Song mendekat “kali ini Qing Qiu Nu Jun berhasil menjadi


topik pembicaraan. Kabarnya setelah menyelesaikan kultivasi, selain menjadi


Shan Shen, Qing Qiu Nu Jun juga menemukan jodohnya. Lihatlah keakraban mereka,


pemuda itu adalah Wen Chang Di Jun, salah satu dewa berbakat di Si Hai Ba


Huang, baru menyelesaikan kultivasi juga. Dong Hua, apa kau tidak kesana


menyapa ?” Dong Hua Di Jun melirik Lian Song dingin. Kedua dewa dewi disana


tidak sadar menjadi pusat pembicaraan. Banyak dewa yang mau mendekati Bai Feng


Jiu mengurungkan niatnya, karena melihat ada dewa yang sudah berada disisinya.


          Selesai perjamuan, Wen Chang Di Jun


berpamitan dengan Bai Feng Jiu pergi menemui Chai Hua Siang. Bai Feng Jiu yang


sendirian juga sudah tidak ada hati mengikuti perjamuan, berjalan-jalan di Jiu


Jong Tian. Jalan-jalan, tanpa sadar sampai ke batu tiga kehidupan. Bai Feng Jiu


menggunakan sihir menggerakkan batu tiga kehidupan. Terlihat nama Bai Feng Jiu,


disampingnya Wen Chang Di Jun, Bai Feng Jiu tersenyum menggelengkan kepala. Bai


Feng Jiu berdiri melamun didepan batu tiga kehidupan tanpa menyadari sepasang mata


yang terus melihatnya. Dong Hua Di Jun terus mengikuti Bai Feng Jiu sejak dia


meninggalkan aula perjamuan hingga didepan batu tiga kehidupan. Melihat Bai


Feng Jiu yang tersenyum menggeleng, Dong Hua Di Jun sangat ingin mengetahui apa


yang difikirkan Bai Feng Jiu saat ini. Dong Hua Di Jun mencoba menggunakan


sihir pembaca fikiran tapi tidak bisa menembus fikiran Bai Feng Jiu. Dong Hua


Di Jun sempat merasa aneh, Bai Feng Jiu baru menjadi Shan Shen tapi sudah bisa


menutup fikirannya. Tidak banyak dewa dewi yang bisa menutup fikirannya,


apalagi dari Dong Hua Di Jun.


          Tidak dapat membaca fikiran, akhirnya

__ADS_1


Dong Hua Di Jun menghampiri “Jiu er, melamunkan apa ? seserius itu ?” Bai Feng


Jiu terkejut segera memberi hormat “Qing Qiu Bai Feng Jiu memberi hormat pada Dong


Hua Di Jun” Dong Hua Di Jun “tidak perlu sesungkan itu. Apa yang sedang kau


fikirkan ?” Bai Feng Jiu tersenyum kembali melihat batu tiga kehidupan “takdir


mempermainkan. Di Jun, anda sudah hidup 360.000 tahun, dengan susah payah


menyatukan Si Hai Ba Huang. Pernahkah terfikir kalau semua takdir ini tidak


adil ?” menatap Di Jun. Dong Hua Di Jun menatap Bai Feng Jiu dengan pandangan


rumit, mencoba mencari tahu arah kata-kata dari raut wajahnya, tapi tidak


menemukan apapun disana. Bai Feng Jiu tersenyum “Di Jun tidak perlu bingung,


aku hanya sembarang menanyakannya. Haih… sudah lama tidak datang ke Jiu Jong


Tian, tidak ada yang berubah”.


Dong


Hua Di Jun “Jiu er sekarang sangat sibuk, bahkan istana Tai Chen juga sudah


tidak menarik untukmu” Bai Feng Jiu cekikikan “hihihi Di Jun, bukan tidak


menarik, tapi tidak ada alasan masuk. Dulu Bai Feng Jiu yang tidak tahu diri


terus membuat masalah di istana Tai Chen, menyusahkan Di Jun, anda orang tua.


Sekarang aku adalah Qing Qiu Nu Jun harus menyelesaikan masalah bukan membuat


masalah” menatap Dong Hua Di Jun. Dong Hua Di Jun terkejut melihat kepercayaan


diri dalam mata Bai Feng Jiu tersenyum “rubah kecil sudah dewasa” Bai Feng Jiu


tersenyum “yah sudah harus dewasa, tidak mungkin selamanya menjadi rubah kecil


pembuat ulah” Dong Hua Di Jun “kalau begitu, orang tua ini mengundang Nu Jun


Feng Jiu tersenyum melihat Dong Hua Di Jun sejenak dan menjawab “baik, yang


mulia Nu Jun berterima kasih atas ajakan Dong Hua Di Jun. Di Jun silahkan”


mempersila dengan tangan. Dong Hua Di Jun tersenyum menggelengkan kepala,


berjalan bersama.


Dong


Hua Di Jun “Jiu er, formasi apa yang kau pakai dalam pertempuran ?” Bai Feng


Jiu tertawa “Di Jun, sejak kapan kau seorang tua tertarik pada mainan seperti


formasi hahaha… itu hanya formasi kecil buatanku, ehm harusnya lebih tepat


disebut jebakan hahaha… membuat anda orang tua melihat lelucon…” Dong Hua Di


Jun cemberut “apa aku tua ?” Bai Feng Jiu tertawa “hahaha Di Jun, bukankah anda


sendiri yang mengatakan saat anda menjadi Tian Di Gong Zhu, bahkan yeye-ku Bai


Ce Di Jun juga belum lahir. Anda saja sudah mengatakan demikian, dibanding


diriku, anda tentu sudah tua hihihi” Dong Hua Di Jun tambah cemberut. Bai Feng


Jiu yang melihat Dong Hua Di Jun cemberut merasa candaannya sudah berlebihan,


mencoba menghibur “Di Jun, walaupun anda sudah tua, tapi wajah anda masih muda.


Hmm… anda harus bersenang-senang sekali-kali, jangan sepanjang hari hanya


memasang wajah datar seperti itu. Kalau anda tidak bisa melakukannya dialam


dewa, pergilah kealam fana, banyak hal menarik disana. Bersenang-senang sejenak


mampu memudakan jiwa yang hampa” tersenyum menunduk. Dong Hua Di Jun yang

__ADS_1


melihat perubahan wajah Bai Feng Jiu yang tadinya sangat bersemangat tapi


kemudian tertunduk sedih, tidak tahu harus berbuat apa.


Dong


Hua Di Jun mendapat ide “apakah Jiu er bersedia menemani orang tua ini


bersenang-senang dialam fana ?” Bai Feng Jiu tersadar dari lamunannya “Di Jun,


yang mulia bersedia menemani anda bersenang-senang tapi tidak bisa dalam waktu


dekat ini” Dong Hua Di Jun penasaran “kenapa tidak bisa saat ini ?” Bai Feng


Jiu tersenyum “Di Jun, aku baru saja selesai berperang dan kultivasi. Aku ingin


berdinas memperkuat lapisan jiejue di Wu Huang” Dong Hua Di Jun yang melihat


keyakinan Bai Feng Jiu pun tidak bisa tidak mengaguminya “yang mulia bisa menemanimu,


sekalian mengecek Wu Huang, setelah itu kita bisa bersenang-senang sejenak.


Sehari di alam dewa setahun dialam manusia, tidak akan mengganggu tanggung


jawab Nu Jun” Bai Feng Jiu melihat Dong Hua Di Jun dengan pandangan rumit


sejenak, setelahnya menjawab “baiklah, tapi Di Jun harus menjanjikan satu hal


padaku” Dong Hua Di Jun tidak ingin melewatkan kesempatan bersama Bai Feng Jiu “janji


apa ?” Bai Feng Jiu “Di Jun tidak boleh ikut campur dalam semua keputusanku


mengenai Wu Huang. Wu Huang merupakan tanggung jawab Qing Qiu, aku sebagai Qing


Qiu Nu Jun harus bisa menjalankan tanggung jawab ini. Jika Di Jun memberi


tangan, aku tidak akan pernah bisa memutuskan segalanya sendiri” Dong Hua Di


Jun tidak bisa tidak terpesona pada Bai Feng Jiu yang sekarang “baik, yang


mulia berjanji padamu” tanpa terasa mereka sudah sampai istana Tai Chen.


Sesuai


perkataannya, Bai Feng Jiu masuk istana Tai Chen memenuhi undangan Dong Hua Di


Jun untuk minum teh. Mereka bercanda ria bersama, Bai Feng Jiu menceritakan


beberapa kisah dari pengalaman 300 tahunnya di alam fana. Saat hari sudah


petang, Bai Feng Jiu pamit “Di Jun, hari sudah petang, aku permisi dulu” Dong Hua


Di Jun belum mau mengakhiri kebersamaannya “tinggallah untuk makan malam dulu”


Bai Feng Jiu dengan sopan menolak “terima kasih Di Jun, tapi aku sudah berjanji


untuk makan malam dengan Ali” Dong Hua Di Jun diam-diam merasa kecewa “kapan


Jiu er akan memulai dinas ?” Bai Feng Jiu “2 hari lagi, besok akan menemani Ali


seharian. Di Jun, apa benar mau ikut ?” Dong Hua Di Jun “tentu saja, perkataan


seorang pria harus ditepati” Bai Feng Jiu cekikikan “hihihi Di Jun, anda lebih


kelihatan seperti anak kecil jika seperti itu hihihi…” Dong Hua Di Jun senang


mendengar suara tawa Bai Feng Jiu “apa kau tidak suka anak kecil ?” Bai Feng


Jiu langsung menjawab “suka, tentu saja suka. Baiklah Di Jun, aku permisi dulu.


2 hari lagi aku akan kesini, jika Di Jun tidak berubah fikiran, bisa menemaniku


berkeliling Wu Huang. Setelah itu aku akan menemani Di Jun bersenang-senang


dialam fana, bagaimana ?” Dong Hua Di Jun mengangguk “baik, sepakat” Bai Feng


Jiu tertawa “hahaha… baiklah orang tua kecil, yang mulia permisi dulu” Bai Feng


Jiu seakan lupa menghormati Dong Hua Di Jun, semua berjalan santai apa adanya.

__ADS_1


Dong Hua Di Jun juga senang melihat Bai Feng Jiu yang tidak was-was padanya. a


__ADS_2