
Wang Hou mengangguk “Sang
er, demi keluargamu, kau bisa mengorbankan yang lain. Apa kau pernah berfikir,
yang kau lakukan akan menyebabkan berapa banyak korban ? apa keluargamu layak
hidup sementara lainnya tidak ?” suara Wang Hou dingin dan mencekam. Sang er
gemetar tersedu-sedu, yang lain was-was. Wang Hou melanjutkan “siapa orang yang
memerintahmu melakukannya ?” Sang er menggeleng. Wang Hou sinis “cih sampai
sekarang, kau masih ingin melindunginya ! sebelum orang itu menghabisi keluargamu,
kaulah yang menjadi penyebab kematian mereka. Bawa masuk…” dua pengawal membawa
seorang pria tua dan anak remaja. Sang er terkejut “die… Bo er…” “Sang er, apa yang telah kau lakukan
?” pria itu gemetar bertanya.
Sang er memegang kaki Wang Hou “Wang Hou… Wang Hou…
kumohon, aku tidak akan melakukannya lagi… Wang Hou, kumohon lepaskan mereka…
Wang Hou, bunuhlah aku…” Wang Hou tersenyum sinis “nona Sang er, tampaknya anda
sudah siap untuk menyerahkan nyawa, hanya demi seseorang yang tidak ada
hubungannya dengan anda…” Sang er menangis “Wang Hou, aku takut, orang itu
memiliki hubungan dengan Wang Jun dan Tai Hou, hamba tidak berani melawannya.”
Wang Hou “jadi kau berani melawan Wang Jun dan berniat menyabotase perayaan
yang yang mulia tanggung jawabi !” Sang er menunduk dengan linangan air mata.
Wang Hou berbicara dingin “hentikan air matamu… yang mulia
paling membenci orang yang menyelesaikan masalah dengan air mata ! sekarang
yang mulia memberimu pilihan, bicara sejujurnya atau hidanganmu ini akan dihabiskan
ayahmu…” Sang er histeris “Wang Hou, bunuh saja aku… kumohon lepaskan
keluargaku…” Wang Hou “mengapa aku mau membunuhmu ? apa kau yakin setelah
kematianmu, kedua keluargamu ini akan baik-baik saja ?” Sang er menatap
seseorang kemudian melihat kedua anggota keluarga yang disayanginya.
Sang er menatap Wang Hou “Wang Hou, apa anda bisa menjamin
keselamatan ayah dan adikku ?” Wang Hou “yang mulia tidak akan menjanjikan
apapun yang tidak pasti untukmu… yang bisa yang mulia lakukan hanya memberi
satu jalan keluar… mereka bisa selamat atau tidak, harus lihat keberuntungan
mereka, termasuk dirimu…” Sang er berfikir dan melihat keluarganya “yang
penting ada harapan mereka berdua hidup… baik, yang mulia Wang Hou, aku akan
mengatakannya” ‘tring…’ “ini sudah kedua kalinya… apa anda tidak menganggap
yang mulia disini ?” suara dingin Wang Hou keluar. “maaf Yang Mulia, hamba
tidak tahan…” “Ying Wang, yang mulia tidak peduli anda taham atau tidak tahan…
ini adalah pengadilanku, tidak ada yang bisa menghukumnya selain yang mulia…”
Sang er terkejut segera menunjuk “Wang Hou, Ying Wang-lah
yang memerintahku melakukannya !” semua terkejut. Wang Hou “Sang er, kau tahu
apa yang kau katakan ! menfitnah seseorang akan memberimu hukuman yang lebih
berat” Sang er “mana ada hukuman lebih berat dari kematian. Wang Hou, hamba
__ADS_1
bicara yang sebenarnya…” Ying Wang marah “beraninya kau…” Wang Hou menatap
tajam padanya membuat Ying Wang terkejut dan terpana. Wang Hou “Ying Wang, anda
dari awal terus bersikeras menghabisi Sang er, untuk menutup mulutkah ? Sang
er, kau mengatakan ini apa memiliki bukti ?” Sang er mengeluarkan sebuah giok
“Wang Hou, ini diberikan Ying Wang… beliau mengatakan, setelah mengganti piring
kue, hamba bisa memakai ini untuk keluar istana dan pergi bersama keluargaku”
memberikannya pada Wang Hou.
“Ying er, apa yang kau lakukan ?” Tai Hou terkejut hingga
berbicara terbata-bata. Ying Wang melirik Chu Wan yang terpesona pada Wang Hou
segera berlutut “Wang Jun, Tai Hou, Wang Hou, aku mengakui semua ini
perbuatanku…” semua terkejut “Ying er, kau…” Ying Wang “Tai Hou, aku berbuat
seperti ini karena tidak suka dengan Wang Hou… semenjak Wan Jie Gong Zhu masuk
isttana, dia lebih memperhatikan Wang Hou daripada aku suaminya.” Chu Wan yang
mendengar namanya disebut, terkejut dan melihat Ying Wang.
Xiao Jiu melirik Song Xuan Ren dengan senyum nakal “Ying
Wang, ini tidak bisa menyalahkan yang mulia kan !” Ying Wang “Wang Hou, anda
baru saja masuk istana, tapi sudah mendapat perhatian dari begitu banyak pihak,
bahkan istriku pun lebih memperhatikan anda” Tai Hou “Ying er, ucapan apa ini ?
masalah rumah tangga kalian, bukan masalah Wang Hou” Wang Jun “Ying Wang, Wan
Jie Gong Zhu baru masuk ke istana, tidak memiliki teman… disaat seperti itu,
Wang Hou menerimanya dengan baik… Wan Jie Gong Zhu merasa memiliki teman yang
masalah perhatian Wan Jie Gong Zhu pada anda suaminya, seharusnya anda
membicarakan berdua Wang Jie Gong Zhu… tindakan anda ini…” Ying Wang “Wang Jun
berkata benar, hamba tidak memikirkan apapun sebelumnya sehingga bertindak
gegabah, maafkan hamba… hamba bersedia menerima hukumannya…”
Wang Hou “tidak menyangka Ying Wang begitu mempedulikan
masalah kedekatan… Wan Jie Gong Zhu, anda sudah mendengar sendiri… anda harus
lebih mendekatkan diri pada suami anda… lihatlah karena kesalahpahaman, bisa
menyebabkan korban jiwa… yang mulia tidak mau menjadi alasan atas hilangnya
nyawa seseorang…” Chu Wan memberi hormat “baik Wang Hou, hamba akan lebih
memperhatikan…” Wang Hou memberi kode pada Wang Jun yang tersenyum manis
padanya.
Wang Hou “Wang Jun, ternyata hanya kesalahpahaman, hampir
saja membuat korban jiwa haih…” Tai Hou “ini berkat ketelitian Wang Hou, bisa
menghentikan insiden kali ini dengan baik” Wang Hou “Tai Hou, ini hanya
kebetulan saja… ini adalah hal pertama yang kutanggung jawabi, jika terjadi
sesuatu bukankah semua akan mengatakan aku tidak bisa berbuat apapun… fiuh,
untung saja Jenderal Ye bekerja dengan baik… Sang er, karena Ying Wang sudah
mengakui perbuatannya, maka hukuman mati bisa ditangguhkan… tapi tidak dapat
__ADS_1
dipungkiri, demi sedikit uang, kau hampir saja mengorbankan banyak nyawa… yang
mulia mengusirmu keluar dari istana… yang mulia percaya, Ying Wang pun tidak
akan membunuhmu… jika tiba-tiba di jalan ada sesuatu yang salah yang
menyebabkan kematianmu, tentu akan banyak yang menuduh Ying Wang yang
melakukannya…” menatap Ying Wang dengan senyum wibawa. Ying Wang segera
menunduk “anda betul yang mulia… hamba hanya kebingungan sesaat tentu tidak
akan sembarangan mengambil nyawa orang tak berdosa” Wang Hou mengangguk.
Sang er melihat Ying Wang yang meliriknya dengan tatapan
penuh kebencian, melihat ke Wang Hou segera berlutut “terima kasih Wang Hou,
hamba tidak akan berani lagi… hamba akan mengingat perkataan anda dan bekerja
dengan baik di luar sana… terima kasih Wang Hou…” Wang Hou mengangguk. Semua
disana menyadari kata-kata Wang Hou yang menyindir dan menyelamatkan Sang er.
Jika terjadi sesuatu pada Sang er, otomatis tuduhan akan jatuh pada Ying Wang.
Jadi Ying Wang bukan saja tidak boleh membunuh Sang er, bahkan harus
melindunginya. Didalam kata ada kata, Wang Hou menyelesaikan suatu masalah
dengan santai tanpa mengorbankan pihak manapun.
Wang Hou menatap Wang Jun “Wang Jun, hamba rasa urusan
hamba sudah selesai disini. Mengenai Ying Wang, kali ini memang sangat
sembrono, tapi karena tidak ada korban jiwa juga bisa menghindari hukuman
berat” Wang Jun mengangguk “karena Wang Hou sudah mengatakan seperti itu dan
akar masalah disini adalah masalah rumah tangga Ying Wang, membuktikan Ying
Wang tidak dapat berfikiran yang baik. Hanya karena emosi sesaat dapat
menyebabkan korban jiwa. Yang mulia mengambil kembali plakat pasukan kerajaan,
hingga Ying Wang dapat membuktikan sudah lebih dewasa dalam bertindak” Ying
Wang tercengang, Wang Jun mengambil kesempatan ini untuk mengambil alih
kekuatan pasukan kerajaan yang selama ini merupakan kekuatan Ying Wang yang
terkuat.
Dengan berat hati, Ying Wang menyerahkan plakat pasukan
kerajaan ke tangan Kasim Yang Shun. Wang Jun mengangguk “Ying Wang, karena
perkataan Wang Hou, yang mulia memberimu satu kesempatan, tidak memberi hukuman
untuk masalah kali ini. Mengenai masalah rumah tanggamu, Yang Mulia dan Wang
Hou memberimu hadiah liburan bersama Wan Jie Gong Zhu selama 3 bulan. Selama
kalian menikah, kalian belum bulan madu, bisa memanfaatkan kesempatan dengan
baik, untuk mempererat perasaan kalian” Ying Wang dan Chu Wan saling menatap,
tidak bisa protes akhirnya hanya bisa menerima “terima kasih atas hadiah Wang
Jun dan Wang Hou”.
Tai Hou “Ying er, kau kali ini betul-betul sembrono… Wang
Jun dan Wang Hou telah berbaik hati tidak memperpanjang masalah ini, kau harus
belajar dengan baik, jangan melakukan kesalahan lagi…” Ying Wang memberi hormat
__ADS_1
“hamba akan mengingat ajaran Tai Hou”.