Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 188 - Penyelesaian


__ADS_3

Wang Hou mengangguk “Sang


er, demi keluargamu, kau bisa mengorbankan yang lain. Apa kau pernah berfikir,


yang kau lakukan akan menyebabkan berapa banyak korban ? apa keluargamu layak


hidup sementara lainnya tidak ?” suara Wang Hou dingin dan mencekam. Sang er


gemetar tersedu-sedu, yang lain was-was. Wang Hou melanjutkan “siapa orang yang


memerintahmu melakukannya ?” Sang er menggeleng. Wang Hou sinis “cih sampai


sekarang, kau masih ingin melindunginya ! sebelum orang itu menghabisi keluargamu,


kaulah yang menjadi penyebab kematian mereka. Bawa masuk…” dua pengawal membawa


seorang pria tua dan anak remaja. Sang er terkejut “die…  Bo er…” “Sang er, apa yang telah kau lakukan


?” pria itu gemetar bertanya.


          Sang er memegang kaki Wang Hou “Wang Hou… Wang Hou…


kumohon, aku tidak akan melakukannya lagi… Wang Hou, kumohon lepaskan mereka…


Wang Hou, bunuhlah aku…” Wang Hou tersenyum sinis “nona Sang er, tampaknya anda


sudah siap untuk menyerahkan nyawa, hanya demi seseorang yang tidak ada


hubungannya dengan anda…” Sang er menangis “Wang Hou, aku takut, orang itu


memiliki hubungan dengan Wang Jun dan Tai Hou, hamba tidak berani melawannya.”


Wang Hou “jadi kau berani melawan Wang Jun dan berniat menyabotase perayaan


yang yang mulia tanggung jawabi !” Sang er menunduk dengan linangan air mata.


          Wang Hou berbicara dingin “hentikan air matamu… yang mulia


paling membenci orang yang menyelesaikan masalah dengan air mata ! sekarang


yang mulia memberimu pilihan, bicara sejujurnya atau hidanganmu ini akan dihabiskan


ayahmu…” Sang er histeris “Wang Hou, bunuh saja aku… kumohon lepaskan


keluargaku…” Wang Hou “mengapa aku mau membunuhmu ? apa kau yakin setelah


kematianmu, kedua keluargamu ini akan baik-baik saja ?” Sang er menatap


seseorang kemudian melihat kedua anggota keluarga yang disayanginya.


          Sang er menatap Wang Hou “Wang Hou, apa anda bisa menjamin


keselamatan ayah dan adikku ?” Wang Hou “yang mulia tidak akan menjanjikan


apapun yang tidak pasti untukmu… yang bisa yang mulia lakukan hanya memberi


satu jalan keluar… mereka bisa selamat atau tidak, harus lihat keberuntungan


mereka, termasuk dirimu…” Sang er berfikir dan melihat keluarganya “yang


penting ada harapan mereka berdua hidup… baik, yang mulia Wang Hou, aku akan


mengatakannya” ‘tring…’ “ini sudah kedua kalinya… apa anda tidak menganggap


yang mulia disini ?” suara dingin Wang Hou keluar. “maaf Yang Mulia, hamba


tidak tahan…” “Ying Wang, yang mulia tidak peduli anda taham atau tidak tahan…


ini adalah pengadilanku, tidak ada yang bisa menghukumnya selain yang mulia…”


          Sang er terkejut segera menunjuk “Wang Hou, Ying Wang-lah


yang memerintahku melakukannya !” semua terkejut. Wang Hou “Sang er, kau tahu


apa yang kau katakan ! menfitnah seseorang akan memberimu hukuman yang lebih


berat” Sang er “mana ada hukuman lebih berat dari kematian. Wang Hou, hamba

__ADS_1


bicara yang sebenarnya…” Ying Wang marah “beraninya kau…” Wang Hou menatap


tajam padanya membuat Ying Wang terkejut dan terpana. Wang Hou “Ying Wang, anda


dari awal terus bersikeras menghabisi Sang er, untuk menutup mulutkah ? Sang


er, kau mengatakan ini apa memiliki bukti ?” Sang er mengeluarkan sebuah giok


“Wang Hou, ini diberikan Ying Wang… beliau mengatakan, setelah mengganti piring


kue, hamba bisa memakai ini untuk keluar istana dan pergi bersama keluargaku”


memberikannya pada Wang Hou.


          “Ying er, apa yang kau lakukan ?” Tai Hou terkejut hingga


berbicara terbata-bata. Ying Wang melirik Chu Wan yang terpesona pada Wang Hou


segera berlutut “Wang Jun, Tai Hou, Wang Hou, aku mengakui semua ini


perbuatanku…” semua terkejut “Ying er, kau…” Ying Wang “Tai Hou, aku berbuat


seperti ini karena tidak suka dengan Wang Hou… semenjak Wan Jie Gong Zhu masuk


isttana, dia lebih memperhatikan Wang Hou daripada aku suaminya.” Chu Wan yang


mendengar namanya disebut, terkejut dan melihat Ying Wang.


          Xiao Jiu melirik Song Xuan Ren dengan senyum nakal “Ying


Wang, ini tidak bisa menyalahkan yang mulia kan !” Ying Wang “Wang Hou, anda


baru saja masuk istana, tapi sudah mendapat perhatian dari begitu banyak pihak,


bahkan istriku pun lebih memperhatikan anda” Tai Hou “Ying er, ucapan apa ini ?


masalah rumah tangga kalian, bukan masalah Wang Hou” Wang Jun “Ying Wang, Wan


Jie Gong Zhu baru masuk ke istana, tidak memiliki teman… disaat seperti itu,


Wang Hou menerimanya dengan baik… Wan Jie Gong Zhu merasa memiliki teman yang


masalah perhatian Wan Jie Gong Zhu pada anda suaminya, seharusnya anda


membicarakan berdua Wang Jie Gong Zhu… tindakan anda ini…” Ying Wang “Wang Jun


berkata benar, hamba tidak memikirkan apapun sebelumnya sehingga bertindak


gegabah, maafkan hamba… hamba bersedia menerima hukumannya…”


          Wang Hou “tidak menyangka Ying Wang begitu mempedulikan


masalah kedekatan… Wan Jie Gong Zhu, anda sudah mendengar sendiri… anda harus


lebih mendekatkan diri pada suami anda… lihatlah karena kesalahpahaman, bisa


menyebabkan korban jiwa… yang mulia tidak mau menjadi alasan atas hilangnya


nyawa seseorang…” Chu Wan memberi hormat “baik Wang Hou, hamba akan lebih


memperhatikan…” Wang Hou memberi kode pada Wang Jun yang tersenyum manis


padanya.


          Wang Hou “Wang Jun, ternyata hanya kesalahpahaman, hampir


saja membuat korban jiwa haih…” Tai Hou “ini berkat ketelitian Wang Hou, bisa


menghentikan insiden kali ini dengan baik” Wang Hou “Tai Hou, ini hanya


kebetulan saja… ini adalah hal pertama yang kutanggung jawabi, jika terjadi


sesuatu bukankah semua akan mengatakan aku tidak bisa berbuat apapun… fiuh,


untung saja Jenderal Ye bekerja dengan baik… Sang er, karena Ying Wang sudah


mengakui perbuatannya, maka hukuman mati bisa ditangguhkan… tapi tidak dapat

__ADS_1


dipungkiri, demi sedikit uang, kau hampir saja mengorbankan banyak nyawa… yang


mulia mengusirmu keluar dari istana… yang mulia percaya, Ying Wang pun tidak


akan membunuhmu… jika tiba-tiba di jalan ada sesuatu yang salah yang


menyebabkan kematianmu, tentu akan banyak yang menuduh Ying Wang yang


melakukannya…” menatap Ying Wang dengan senyum wibawa. Ying Wang segera


menunduk “anda betul yang mulia… hamba hanya kebingungan sesaat tentu tidak


akan sembarangan mengambil nyawa orang tak berdosa” Wang Hou mengangguk.


          Sang er melihat Ying Wang yang meliriknya dengan tatapan


penuh kebencian, melihat ke Wang Hou segera berlutut “terima kasih Wang Hou,


hamba tidak akan berani lagi… hamba akan mengingat perkataan anda dan bekerja


dengan baik di luar sana… terima kasih Wang Hou…” Wang Hou mengangguk. Semua


disana menyadari kata-kata Wang Hou yang menyindir dan menyelamatkan Sang er.


Jika terjadi sesuatu pada Sang er, otomatis tuduhan akan jatuh pada Ying Wang.


Jadi Ying Wang bukan saja tidak boleh membunuh Sang er, bahkan harus


melindunginya. Didalam kata ada kata, Wang Hou menyelesaikan suatu masalah


dengan santai tanpa mengorbankan pihak manapun.


          Wang Hou menatap Wang Jun “Wang Jun, hamba rasa urusan


hamba sudah selesai disini. Mengenai Ying Wang, kali ini memang sangat


sembrono, tapi karena tidak ada korban jiwa juga bisa menghindari hukuman


berat” Wang Jun mengangguk “karena Wang Hou sudah mengatakan seperti itu dan


akar masalah disini adalah masalah rumah tangga Ying Wang, membuktikan Ying


Wang tidak dapat berfikiran yang baik. Hanya karena emosi sesaat dapat


menyebabkan korban jiwa. Yang mulia mengambil kembali plakat pasukan kerajaan,


hingga Ying Wang dapat membuktikan sudah lebih dewasa dalam bertindak” Ying


Wang tercengang, Wang Jun mengambil kesempatan ini untuk mengambil alih


kekuatan pasukan kerajaan yang selama ini merupakan kekuatan Ying Wang yang


terkuat.


          Dengan berat hati, Ying Wang menyerahkan plakat pasukan


kerajaan ke tangan Kasim Yang Shun. Wang Jun mengangguk “Ying Wang, karena


perkataan Wang Hou, yang mulia memberimu satu kesempatan, tidak memberi hukuman


untuk masalah kali ini. Mengenai masalah rumah tanggamu, Yang Mulia dan Wang


Hou memberimu hadiah liburan bersama Wan Jie Gong Zhu selama 3 bulan. Selama


kalian menikah, kalian belum bulan madu, bisa memanfaatkan kesempatan dengan


baik, untuk mempererat perasaan kalian” Ying Wang dan Chu Wan saling menatap,


tidak bisa protes akhirnya hanya bisa menerima “terima kasih atas hadiah Wang


Jun dan Wang Hou”.


          Tai Hou “Ying er, kau kali ini betul-betul sembrono… Wang


Jun dan Wang Hou telah berbaik hati tidak memperpanjang masalah ini, kau harus


belajar dengan baik, jangan melakukan kesalahan lagi…” Ying Wang memberi hormat

__ADS_1


“hamba akan mengingat ajaran Tai Hou”.


__ADS_2