
Bayi Feng Wei bertumbuh dalam kasih
sayang Hua Zi dan anak-anak mereka. Yang lain pun sering datang menjenguk bayi
Feng Wei. Bayi Feng Wei dan Bai Jin sudah hampir sepuluh tahun di Jiu Jong Tian,
sudah merangkak. Bayi Feng Wei sangat lincah, sering membuat Gun Gun, Xiao Long
Nu, Ling Ling, Jin Cheng, Xiong Xiong, Xin Xin, dan Mu Yun kewalahan
menangkapnya. Bai Jin pun selalu melindungi dan ikut menyembunyikan bayi Feng
Wei dari kejaran lainnya. Tubuhnya yang masih kecil tetapi sangat ulet dan
lincah itu membuatnya merangkak dengan cepat.
Ling
Ling memberikan ide untuk membuat perayaan sepuluh tahunnya bayi Feng Wei yang
disetujui semuanya. Perayaan sepuluh tahun bayi Feng Wei akan dirayakan di Bi
Hai Cang Ling. Yang diundang hanya keluarga dan teman dekat. Hua Zi tidak suka
banyak yang memandang bayi Feng Wei. Bayi Feng Wei sangat cantik, sangat imut
dan lucu. Tanda bunga Feng Wei dan setengah lingkaran pelangi di keningnya
menambah pesonanya. Banyak anak laki-laki dan dewa-dewa muda yang selalu
memperhatikan saat bertemu di Jiu Jong Tian. Banyak yang mengira Feng Wei
adalah anak Hua Zi, walaupun sudah bolak balik konfirmasi Di Hou. Selain Hua
Zi, Bai Jin pun tidak suka dengan tatapan yang memandang bayi Feng Wei. Selain
keluarga dan orang yang sudah dikenalnya, Bai Jin akan mengeluarkan tampang
ganasnya di hadapan semua yang memandang bayi Feng Wei.
Tingkah
Bai Jin yang sama over protektif dengan Hua Zi membuat semua tertawa
terbahak-bahak. Ling Ling “Bai Jin, tidak heran dulu kau sampai tersesat,
tampaknya di Yu Zhou Da Lu, lebih banyak pemuja Niang Qin” Bai Jin mengangkat
kepalanya dan menggangguk sambil menghela nafas, membuat semua tertawa. Bai Jin
melirik bayi Feng Wei yang sedang memakan buah, membelai kepalanya dengan
sayang “sangat susah menjaga jiejie yang seluar biasa ini…” Xin Xin “eh Bai
Jin, kau sudah bisa berbicara…” Bai Jin memegang tenggorokannya “sedikit… belum
bisa terlalu banyak…”.
Sou
Wan “Bai Jin, apa kau masih mencintai Hong Ling ?” Bai Jin mengangguk, Hua Zi
terbelalak, segera memeluk erat Feng Wei “hihihi Di Jun tidak perlu seperti
itu… cintaku padanya, tidak sepertimu… cintaku padanya sebagai keluarga,
sebagai pemilik, sebagai pemimpin, tidak ada perasaan antara pria dan wanita… dari
dulu aku sudah tahu posisiku di hatinya…” Hua Zi menghela nafas lega membuat
semua tersenyum. Lian Song “Bai Jin bagaimana kisahmu ? sekarang kau dalam
wujud ini…” Bai Jin “inilah wujudku yang sebenarnya…” semua mengkerutkan
kening.
Bai
Jin “aku adalah salah satu dari 7 hewan mistis Zuan Bao Shi Dao… Di Jun, bukan
hanya aku, ke-6 hewan lainnya juga sangat overprotektif pada Da Hua… Jika bukan
melihat perjuanganmu selama 1.000 hari di Zuan Bao Shi Dao, aku tidak akan rela
menyerahkan Da Hua padamu”
Hua Zi mengerutkan kening “tapi
yang lalu, aku sudah melihat 7 hewan mistis” Bai Jin mengangguk “sama seperti
Da Hua, kami juga berevolusi… saat tiba masanya aku evolusi yang lalu, para Mo
dan Yao itu memerangkap jiwaku kedalam batu hitam dan menyesatkanku. Semua
__ADS_1
hewan mistis paling lemah pada saat evolusi, untuk itulah aku tidak dapat
melawan semua aura iblis itu. Saat Da Hua menemukanku, aku sudah berkembang
dengan seluruh jiwa iblis. Da Hua yang menyesali tidak dapat melindungiku,
hanya bisa melindungi batu hitam itu. Selama 500.000 tahun, Da Hua membimbingku
dan berusaha menghilangkan jiwa iblis dari dalam jiwaku. Tapi karena begitu
banyaknya jiwa iblis, aku tidak dapat mengontrol emosi dan jatuh kedalam
kesesatan. Da Hua tidak pernah menyerah kepadaku, bahkan saat aku melukainya
sangat dalam hingga dia harus mengorbankan nyawanya.”
Bai
Jin tersenyum “dia adalah dewi yang luar biasa… segala sesuatunya tidak ada
yang lolos dari pengamatannya… dia tidak pernah meminta kami untuk
mengikutinya, tapi kami dengan suka rela mengikutinya. Kirin yang anda lihat
saat itu, adalah sisa jiwa murniku yang evolusi. Tidak sampai 8.000 tahun lagi,
kami semua akan kembali berevolusi. Saat itu, jiwaku akan kembali bersatu…” Gun
Gun membelai kepala Bai Jin “kau adalah keluarga Niang Qin, berarti keluarga
kami juga… kita semua akan bersama-sama melindungi Niang Qin…”
Bai Jin tersenyum “apa
kalian tidak pernah menyadarinya ? dewi luar biasa yang nakal ini, selalu
melindungi semua dalam pelukannya ! saat dia seperti inilah, kita baru bisa
melindunginya. Lihat saja, saat dia sudah bisa berjalan dan sadar akan
lingkungannya, tidak akan ada yang dapat menghentikannya hahaha…” semua
tersenyum lembut melihat Feng Wei yang acuh tak acuh, sibuk dengan dunianya
sendiri.
Keluarga
Bai dan keluarga Dong Feng mempersiapkan sendiri perayaannya. Semua mengikuti
pohon bunga fuling dan bunga fengwei. Hua Zi sudah menambah ayunan di pohon
bunga Fuling. Xiong Xiong, Xin Xin, Bai Jin, Feng Yin dan Feng Yang (kedua anak
Yan Ci Wu) bermain bersama bayi Feng Wei.
Tibalah hari perayaan sepuluh
tahun Feng Wei, pagi-pagi semua sudah berdatangan di Bi Hai Cang Ling. Keluarga
Bai, Zhe Yan, keluarga Mo Yuan, keluarga Ye Hua, keluarga Lian Song, Sie Ming, keluarga
Yan Ci Wu, Mu Yun dan Chong Lin. Mereka melihat Hua Zi, Gun Gun, Long Nu, Jin
Cheng, Ling Ling, Bai Jin, Xiong Xiong, dan Xin Xin yang kebingungan mencari sesuatu. Sou Wan menghampiri “Yu Huang,
kamu tidak bersama Hong Ling, diluar sini bikin apa ?” Hua Zi dengan wajah
panik “Feng Wei menghilang, pagi saat bangun, Feng Wei tidak berada di
sampingku. Aku tidak bisa merasakan auranya” Xin Xin sudah menitikkan air mana
“yi niang, bantu cari Niang Qin. Niang Qin… Niang Qin…” yang lainpun
kebingungan membantu mencari. Mereka mencari ke seluruh penjuru Bi Hai Cang
Ling, karena tidak bisa merasakan aura Feng Wei jadi tidak bisa menggunakan
sihir.
Saat
mereka berkumpul kembali ke halaman Bi Hai Cang Ling, Hua Zi sudah berkaca-kaca,
anak-anak sudah bercucuran air mata. Tiba-tiba bunga fuling beterbangan
mengelap air mata mereka. Terdengar suara ‘kekekekeke…’ dari atas pohon. Bayi
Feng Wei sedang terduduk di atas pohon menggoyang-goyangkan tangannya membuat
bunga fuling menari-nari. Hua Zi segera naik mengendong bayi Feng Wei, bayi
Feng Wei tertawa ‘kekekekeke…’ “Feng Wei, kamu kemana ? bagaimana bisa naik ke
__ADS_1
pohon setinggi itu ?” Hua Zi memeluk dan bertanya dengan kelegaan. Bayi Feng
Wei memegang wajah Dong Hua dengan tangan kecilnya, mengelap air matanya sambil
mencoba berbicara bahasa bayi “wa wa wa wa wa…” membuat Hua Zi tersenyum.
“Niang Qin…” 4 anak berteriak, menghampiri dan memeluknya.
Bayi Feng Wei membuka mata
besarnya melihat mereka, tersenyum dan memainkan tangannya. Segera bunga Fu
Ling menari mengelilingi keempat anak kecil lainnya. Bayi Feng Wei tertawa dan
terus menggerakkan tangannya. Semuanya dikelilingi bunga Fuling, anak-anak
sudah melayang bersama bunga Fuling. Suara tawa mereka terdengar. Yang dewasa menatap
takjub, Feng Wei bayi 10 tahun sudah bisa mengendalikan bunga Fuling. Long Jin
Shan dan Feng Huo Huang melayang turun “Huo Feng, kami datang mengunjungimu”.
Bayi Feng Wei menguap dan hampir menjatuhkan anak-anak. Segera diambil alih
Feng Huo Huang, menurunkan anak-anak dengan aman. Feng Wei menutup mata, masuk
ke pelukan Hua Zi dan tertidur. Hua Zi melihatnya dengan kasih sayang. Yang
lain geleng-geleng kepala ‘bayi sepuluh tahun membuat semua pusing mencari
sementara bermain sendiri di atas pohon, haih…’
Hua Zi membawa bayi Feng Wei masuk, perayaan
dimulai saat bayi Feng Wei bangun. Long Jin Shan memberitahu semua “kekuatan
Huo Feng tidak hilang, akan menyesuaikan dengan kekuatan raganya. Saat ini dia
sudah menguasai pengendalian angin, nanti akan berkembang seiring
pertumbuhannya.” Bai Yi bertanya “Zuo Zun, kami tidak bisa merasakan auranya.
Apa yang terjadi ?” Xian Zun menjelaskan “dia pasti tanpa sengaja
menyembunyikannya. Huo Feng masih bayi, sesuai bayi pada umumnya belum ada aura
yang terasa. Sebaiknya kalian memberinya tanda, jika suatu saat dia menghilang
bisa menemukannya menggunakan tanda itu” Zuo Zun tampak berfikir “sebaiknya
berikan yang dia sukai. Jangan lupa kejahilan Shen Zhu ini tiada banding
hahaha…”
Bai Qian memberi ide
“bagaimana jika kita menaruh beberapa hadiah didepannya, biarkan dia memilih
sendiri. Di Jun nanti masukkan sedikit esensimu kedalam benda yang dipilihnya,
itu akan menemaninya kemanapun. Kemanapun dia pergi nantinya, Di Jun bisa
merasakannya, tidak akan ada lagi kejadian seperti hari ini” semua mengangguk.
Mereka mengeluarkan banyak
hadiah, menaruhnya mengelilingi Feng Wei. Feng Wei melihat semuanya,
berputar-putar. Ada giok, bulu, liontin, pedang kecil, batu warna, sirip naga,
dan lain sebagainya. Feng Wei mengambil satu dan menaruhnya kembali, ambil lagi
taruh lagi. Mendengar kicauan burung diluar, bayi Feng Wei tersenyum,
menyingkirkan barang yang menghalangi jalannya, merangkak keluar. Mereka
mengikuti, Gun Gun cemberut “haih… tampaknya Niang Qin tidak menyukai semua
hadiahnya” Xian Zun menghibur “Gun Gun, Huo Feng bisa dikatakan memiliki
semuanya, wajar saja jika dia tidak memandang semua itu”
Ling Ling menjawab “aku
masih ingat dulu Niang Qin selalu memakai Ban Xin Liu Li Jie” Hua Zi melihat
Ling Ling. Semua melihat Ling Ling kemudian melihat Hua Zi. Zhe Yan yang
bersuara “Yah, kenapa tidak kepikiran sebelumnya. Xiao Jiu selalu membawa
pemberianmu. Oh ada juga liontin yang diambil dari Sou Ying saat itu tapi tidak
tahu di simpan dimana” Dong Hua menjawab “sudah kuhancurkan”. Hua Zi menggendong
__ADS_1
Feng Wei dan melihat cincin dijarinya.