Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 132 - Identitas Bai Jin


__ADS_3

Bayi Feng Wei bertumbuh dalam kasih


sayang Hua Zi dan anak-anak mereka. Yang lain pun sering datang menjenguk bayi


Feng Wei. Bayi Feng Wei dan Bai Jin sudah hampir sepuluh tahun di Jiu Jong Tian,


sudah merangkak. Bayi Feng Wei sangat lincah, sering membuat Gun Gun, Xiao Long


Nu, Ling Ling, Jin Cheng, Xiong Xiong, Xin Xin, dan Mu Yun kewalahan


menangkapnya. Bai Jin pun selalu melindungi dan ikut menyembunyikan bayi Feng


Wei dari kejaran lainnya. Tubuhnya yang masih kecil tetapi sangat ulet dan


lincah itu membuatnya merangkak dengan cepat.


        Ling


Ling memberikan ide untuk membuat perayaan sepuluh tahunnya bayi Feng Wei yang


disetujui semuanya. Perayaan sepuluh tahun bayi Feng Wei akan dirayakan di Bi


Hai Cang Ling. Yang diundang hanya keluarga dan teman dekat. Hua Zi tidak suka


banyak yang memandang bayi Feng Wei. Bayi Feng Wei sangat cantik, sangat imut


dan lucu. Tanda bunga Feng Wei dan setengah lingkaran pelangi di keningnya


menambah pesonanya. Banyak anak laki-laki dan dewa-dewa muda yang selalu


memperhatikan saat bertemu di Jiu Jong Tian. Banyak yang mengira Feng Wei


adalah anak Hua Zi, walaupun sudah bolak balik konfirmasi Di Hou. Selain Hua


Zi, Bai Jin pun tidak suka dengan tatapan yang memandang bayi Feng Wei. Selain


keluarga dan orang yang sudah dikenalnya, Bai Jin akan mengeluarkan tampang


ganasnya di hadapan semua yang memandang bayi Feng Wei.


        Tingkah


Bai Jin yang sama over protektif dengan Hua Zi membuat semua tertawa


terbahak-bahak. Ling Ling “Bai Jin, tidak heran dulu kau sampai tersesat,


tampaknya di Yu Zhou Da Lu, lebih banyak pemuja Niang Qin” Bai Jin mengangkat


kepalanya dan menggangguk sambil menghela nafas, membuat semua tertawa. Bai Jin


melirik bayi Feng Wei yang sedang memakan buah, membelai kepalanya dengan


sayang “sangat susah menjaga jiejie yang seluar biasa ini…” Xin Xin “eh Bai


Jin, kau sudah bisa berbicara…” Bai Jin memegang tenggorokannya “sedikit… belum


bisa terlalu banyak…”.


        Sou


Wan “Bai Jin, apa kau masih mencintai Hong Ling ?” Bai Jin mengangguk, Hua Zi


terbelalak, segera memeluk erat Feng Wei “hihihi Di Jun tidak perlu seperti


itu… cintaku padanya, tidak sepertimu… cintaku padanya sebagai keluarga,


sebagai pemilik, sebagai pemimpin, tidak ada perasaan antara pria dan wanita… dari


dulu aku sudah tahu posisiku di hatinya…” Hua Zi menghela nafas lega membuat


semua tersenyum. Lian Song “Bai Jin bagaimana kisahmu ? sekarang kau dalam


wujud ini…” Bai Jin “inilah wujudku yang sebenarnya…” semua mengkerutkan


kening.


        Bai


Jin “aku adalah salah satu dari 7 hewan mistis Zuan Bao Shi Dao… Di Jun, bukan


hanya aku, ke-6 hewan lainnya juga sangat overprotektif pada Da Hua… Jika bukan


melihat perjuanganmu selama 1.000 hari di Zuan Bao Shi Dao, aku tidak akan rela


menyerahkan Da Hua padamu”


Hua Zi mengerutkan kening “tapi


yang lalu, aku sudah melihat 7 hewan mistis” Bai Jin mengangguk “sama seperti


Da Hua, kami juga berevolusi… saat tiba masanya aku evolusi yang lalu, para Mo


dan Yao itu memerangkap jiwaku kedalam batu hitam dan menyesatkanku. Semua

__ADS_1


hewan mistis paling lemah pada saat evolusi, untuk itulah aku tidak dapat


melawan semua aura iblis itu. Saat Da Hua menemukanku, aku sudah berkembang


dengan seluruh jiwa iblis. Da Hua yang menyesali tidak dapat melindungiku,


hanya bisa melindungi batu hitam itu. Selama 500.000 tahun, Da Hua membimbingku


dan berusaha menghilangkan jiwa iblis dari dalam jiwaku. Tapi karena begitu


banyaknya jiwa iblis, aku tidak dapat mengontrol emosi dan jatuh kedalam


kesesatan. Da Hua tidak pernah menyerah kepadaku, bahkan saat aku melukainya


sangat dalam hingga dia harus mengorbankan nyawanya.”


        Bai


Jin tersenyum “dia adalah dewi yang luar biasa… segala sesuatunya tidak ada


yang lolos dari pengamatannya… dia tidak pernah meminta kami untuk


mengikutinya, tapi kami dengan suka rela mengikutinya. Kirin yang anda lihat


saat itu, adalah sisa jiwa murniku yang evolusi. Tidak sampai 8.000 tahun lagi,


kami semua akan kembali berevolusi. Saat itu, jiwaku akan kembali bersatu…” Gun


Gun membelai kepala Bai Jin “kau adalah keluarga Niang Qin, berarti keluarga


kami juga… kita semua akan bersama-sama melindungi Niang Qin…”


Bai Jin tersenyum “apa


kalian tidak pernah menyadarinya ? dewi luar biasa yang nakal ini, selalu


melindungi semua dalam pelukannya ! saat dia seperti inilah, kita baru bisa


melindunginya. Lihat saja, saat dia sudah bisa berjalan dan sadar akan


lingkungannya, tidak akan ada yang dapat menghentikannya hahaha…” semua


tersenyum lembut melihat Feng Wei yang acuh tak acuh, sibuk dengan dunianya


sendiri.


        Keluarga


Bai dan keluarga Dong Feng mempersiapkan sendiri perayaannya. Semua mengikuti


pohon bunga fuling dan bunga fengwei. Hua Zi sudah menambah ayunan di pohon


bunga Fuling. Xiong Xiong, Xin Xin, Bai Jin, Feng Yin dan Feng Yang (kedua anak


Yan Ci Wu) bermain bersama bayi Feng Wei.


Tibalah hari perayaan sepuluh


tahun Feng Wei, pagi-pagi semua sudah berdatangan di Bi Hai Cang Ling. Keluarga


Bai, Zhe Yan, keluarga Mo Yuan, keluarga Ye Hua, keluarga Lian Song, Sie Ming, keluarga


Yan Ci Wu, Mu Yun dan Chong Lin. Mereka melihat Hua Zi, Gun Gun, Long Nu, Jin


Cheng, Ling Ling, Bai Jin, Xiong Xiong, dan  Xin Xin yang kebingungan mencari sesuatu. Sou Wan menghampiri “Yu Huang,


kamu tidak bersama Hong Ling, diluar sini bikin apa ?” Hua Zi dengan wajah


panik “Feng Wei menghilang, pagi saat bangun, Feng Wei tidak berada di


sampingku. Aku tidak bisa merasakan auranya” Xin Xin sudah menitikkan air mana


“yi niang, bantu cari Niang Qin. Niang Qin… Niang Qin…” yang lainpun


kebingungan membantu mencari. Mereka mencari ke seluruh penjuru Bi Hai Cang


Ling, karena tidak bisa merasakan aura Feng Wei jadi tidak bisa menggunakan


sihir.


        Saat


mereka berkumpul kembali ke halaman Bi Hai Cang Ling, Hua Zi sudah berkaca-kaca,


anak-anak sudah bercucuran air mata. Tiba-tiba bunga fuling beterbangan


mengelap air mata mereka. Terdengar suara ‘kekekekeke…’ dari atas pohon. Bayi


Feng Wei sedang terduduk di atas pohon menggoyang-goyangkan tangannya membuat


bunga fuling menari-nari. Hua Zi segera naik mengendong bayi Feng Wei, bayi


Feng Wei tertawa ‘kekekekeke…’ “Feng Wei, kamu kemana ? bagaimana bisa naik ke

__ADS_1


pohon setinggi itu ?” Hua Zi memeluk dan bertanya dengan kelegaan. Bayi Feng


Wei memegang wajah Dong Hua dengan tangan kecilnya, mengelap air matanya sambil


mencoba berbicara bahasa bayi “wa wa wa wa wa…” membuat Hua Zi tersenyum.


“Niang Qin…” 4 anak berteriak, menghampiri dan memeluknya.


Bayi Feng Wei membuka mata


besarnya melihat mereka, tersenyum dan memainkan tangannya. Segera bunga Fu


Ling menari mengelilingi keempat anak kecil lainnya. Bayi Feng Wei tertawa dan


terus menggerakkan tangannya. Semuanya dikelilingi bunga Fuling, anak-anak


sudah melayang bersama bunga Fuling. Suara tawa mereka terdengar. Yang dewasa menatap


takjub, Feng Wei bayi 10 tahun sudah bisa mengendalikan bunga Fuling. Long Jin


Shan dan Feng Huo Huang melayang turun “Huo Feng, kami datang mengunjungimu”.


Bayi Feng Wei menguap dan hampir menjatuhkan anak-anak. Segera diambil alih


Feng Huo Huang, menurunkan anak-anak dengan aman. Feng Wei menutup mata, masuk


ke pelukan Hua Zi dan tertidur. Hua Zi melihatnya dengan kasih sayang. Yang


lain geleng-geleng kepala ‘bayi sepuluh tahun membuat semua pusing mencari


sementara bermain sendiri di atas pohon, haih…’


 Hua Zi membawa bayi Feng Wei masuk, perayaan


dimulai saat bayi Feng Wei bangun. Long Jin Shan memberitahu semua “kekuatan


Huo Feng tidak hilang, akan menyesuaikan dengan kekuatan raganya. Saat ini dia


sudah menguasai pengendalian angin, nanti akan berkembang seiring


pertumbuhannya.” Bai Yi bertanya “Zuo Zun, kami tidak bisa merasakan auranya.


Apa yang terjadi ?” Xian Zun menjelaskan “dia pasti tanpa sengaja


menyembunyikannya. Huo Feng masih bayi, sesuai bayi pada umumnya belum ada aura


yang terasa. Sebaiknya kalian memberinya tanda, jika suatu saat dia menghilang


bisa menemukannya menggunakan tanda itu” Zuo Zun tampak berfikir “sebaiknya


berikan yang dia sukai. Jangan lupa kejahilan Shen Zhu ini tiada banding


hahaha…”


Bai Qian memberi ide


“bagaimana jika kita menaruh beberapa hadiah didepannya, biarkan dia memilih


sendiri. Di Jun nanti masukkan sedikit esensimu kedalam benda yang dipilihnya,


itu akan menemaninya kemanapun. Kemanapun dia pergi nantinya, Di Jun bisa


merasakannya, tidak akan ada lagi kejadian seperti hari ini” semua mengangguk.


Mereka mengeluarkan banyak


hadiah, menaruhnya mengelilingi Feng Wei. Feng Wei melihat semuanya,


berputar-putar. Ada giok, bulu, liontin, pedang kecil, batu warna, sirip naga,


dan lain sebagainya. Feng Wei mengambil satu dan menaruhnya kembali, ambil lagi


taruh lagi. Mendengar kicauan burung diluar, bayi Feng Wei tersenyum,


menyingkirkan barang yang menghalangi jalannya, merangkak keluar. Mereka


mengikuti, Gun Gun cemberut “haih… tampaknya Niang Qin tidak menyukai semua


hadiahnya” Xian Zun menghibur “Gun Gun, Huo Feng bisa dikatakan memiliki


semuanya, wajar saja jika dia tidak memandang semua itu”


Ling Ling menjawab “aku


masih ingat dulu Niang Qin selalu memakai Ban Xin Liu Li Jie” Hua Zi melihat


Ling Ling. Semua melihat Ling Ling kemudian melihat Hua Zi. Zhe Yan yang


bersuara “Yah, kenapa tidak kepikiran sebelumnya. Xiao Jiu selalu membawa


pemberianmu. Oh ada juga liontin yang diambil dari Sou Ying saat itu tapi tidak


tahu di simpan dimana” Dong Hua menjawab “sudah kuhancurkan”. Hua Zi menggendong

__ADS_1


Feng Wei dan melihat cincin dijarinya.


__ADS_2