
Bab 336 –
Zuo Zun
“Huo Feng, apa arti semua ini ?” Huo Feng “hmm… mungkin semesta merasa kalian
sudah terlalu tua dan kasihan dengan kesendirian kalian, jadi mengirimku untuk
memberikan teman hidup buat dewa dewi tua hihihi…” You Zun mencibir “tampaknya
kau yang paling senang !” Huo Feng memainkan alisnya “tidak ada pengaruhnya
buatku… Jin Shan, Huo Huang, semua memiliki kisahnya sendiri, apakah ini
termasuk kisah kalian, kalian sendirilah yang harus memutuskan ! jangan pernah
memberi suatu alasan pada sesuatu, jalani saja, semua memiliki jalannya
sendiri… dewa dewi seperti kita, apa yang tidak pernah dilihat ! ketika hati
sudah terbuka, tidak perlu menutupnya”.
You Zun “Huo Feng, sudah lama aku ingin menanyakannya… Di
Jun… dia adalah jodoh kultivasimu… terlepas dari batu jodoh itu…. Selama ini,
berbagai macam kultivasi sudah kau alami, kaupun memiliki pasangan di beberapa
kultivasi sebelumnya, walau tidak sampai bersama… kenapa Di Jun ? aku yakin,
saat kau kembali, rasa itu sudah hilang !” Huo Feng tersenyum “jatuh cinta pada
pandangan pertama ! jika aku mengatakan seperti ini, apa kalian percaya ?”
kedua Zun Wang saling melihat.
Zuo Zun “kau bukan merasa kelahiran kembalimu ini untuknya,
jadi menyerahkan dirimu padanya kan ?” Huo Feng menggeleng “bisa dikatakan,
pertama kali aku melihatnya adalah saat di Tian Ling Dong, saat raga
kultivasiku kembali… sesaat itu, merasa hatiku sakit sejenak melihat air
matanya ! saat terlahir kembali, melihatnya yang menatapku. Saat itu aku merasa
hangat di dada… aku pun tidak tahu cara menjelaskannya pada kalian. Semua yang
terjadi padanya, semua gerak geriknya, bahkan pandangannya menjadi perhatianku.
Kalian alami saja sendiri ! aku bukan ahli cinta, aku hanya menjalani segalanya
tanpa perlawanan !”
You Zun “jadi bisa dikatakan, kau jatuh cinta berulang kali
pada orang yang sama ?” Huo Feng mengangguk “bagaimana dengan lainnya ? apa
hatimu tidak pernah tergerak sedikitpun ?” Huo Feng menggeleng “seperti yang
kalian katakan, aku ini hanya batu permata tak memiliki hati…” Zuo Zun “apa
yang kau fikirkan, berani melakukan ikatan tubuh suci itu ?” Huo Feng memainkan
bibirnya “hmm… dia selalu memaksaku berjanji untuk selalu bersamanya… trauma
hatinya sangat dalam…” keduanya terbelalak “jadi Ikatan itu hanya bentuk pemenuhan
__ADS_1
janjimu ?” Huo Feng mengangguk.
Zuo Zun “apa kau tidak pernah khawatir ?” Huo Feng
menggeleng “aku tidak menuntut apapun darinya… aku yang berjanji maka aku
memenuhinya… dia bisa atau tidak menjaga hatinya, semua terserah dia sendiri…
Ikatan yang kubuat tidak berhubungan dengan itu semua. Walaupun suatu hari dia
memilih yang lain juga tidak berhubungan dengan janjiku…” kedua Zun Wang
menghela nafas “haih itulah anda, tidak ada suatu apapun yang mempengaruhi
keputusanmu !” “semudah itu menyerahkan dirimu di tangannya, tanpa memikirkan
apapun ckckckck…” Huo Feng hanya tersenyum.
“apa yang kalian bicarakan ?” Dong Hua masuk, langsung
duduk disamping Huo Feng yang tersenyum “Jin Shan ingin mengadakan acara
Penentuan Tingkat Jenderal di Mo Shi Jie” Dong Hua mengangguk “kita perlu
berjalan kesana !” Huo Feng “hmm…” Dong Hua tersenyum “jika seperti itu…”
mengambil kuas dari tangan Huo Feng “ehm…” Dong Hua “saatnya kau beristirahat
yang mulia Shen Zhu…” kedua Zun Wang cekikikan. Huo Feng menghela nafas kasar
“kapan aku menyelesaikannya, jika seperti ini terus !” cemberut pada Dong Hua.
You Zun “Shen Jun, bawa saja dia… Shen Zhu ini terlalu banyak pemikiran
hihihi…” Zuo Zun menyetujui “Huo Feng, kau baru berusia hampir 23.000 tahun,
kalian sudah bekerja sama untuk mengerjaiku ya !” semua cekikikan.
Mereka sudah terlibat pembicaraan sebelumnya, mengetahui
Huo Feng akan menghadapi rintangan terakhir. Bersama-sama mengusahakan agar Xiao
Shen Zhu yang super aktif ini memiliki waktu istirahat yang cukup dan tubuh
yang prima untuk menghadapi rintangan. Zuo Zun “apa kalian akan berjalan
terlebih dahulu ke Mo Shi Jie ?” Dong Hua mengangguk, Huo Feng menghela nafas
“sepertinya andalah yang Shen Zhu disini !” Dong Hua nyengir “sudah kukatakan
bahkan Supreme Emperor pun harus mendengarkanku !” Huo Feng berdecak kesal,
membuang muka, tidak melihat Dong Hua, kedua Zun Wang hanya cekikikan.
Dong Hua langsung menggendongnya “ayo, kau harus beristirahat…”
Huo Feng kesal, tidak mau melihat Dong Hua. You Zun “Huo Feng, masih ada 7 hari
lagi…” Huo Feng “oh… Huo Huang, pergilah ke Si Hai Ba Huang, mereka mau melihat
acara itu !” Zuo Zun “Xin Xin sudah mengatakannya, aku akan menjemput mereka 2
hari sebelum acara… mereka tidak bisa bertahan lama di Mo Shi Jie…” Huo Feng
mengangguk “baik, kalian atur saja…” You Zun “Huo Feng…” Huo Feng hanya
mengangguk “kalian atur saja sendiri…” Zuo Zun tersenyum “terima kasih…”.
__ADS_1
Dong Hua “Feng Wei, apa yang kalian bicarakan ?” Huo Feng
membuang muka “tidak memberitahumu…” Dong Hua tersenyum, menggendongnya ke
kamar, menurunkan Huo Feng dengan lembut, mengecup singkat bibirnya “Feng Wei,
masih marah ?” Huo Feng mengerucutkan bibirnya, memandang kesal Dong Hua, tidak
menjawab. Dong Hua tersenyum, mencium lembut bibirnya, dengan tangan yang mulai
merajalela “pao pei, aku begitu mencintaimu… apa kau masih tidak mengerti
kekhawatiranku ? kau sudah berulang kali meninggalkanku… setiap kali membuatku
lebih menderita daripada menghadapi yuhua… aku sudah takut, sangat takut ! jika
bisa, aku ingin menggantikanmu yuhua, menggantikanmu menerima semua rintangan
itu… Feng Wei…” tanpa menghentikan gerakannya.
Huo Feng hanya bergeliyat di bawah kungkungan Dong Hua yang
menggoda dan memberinya kenikmatan “ahhh…” Huo Feng mengeluarkan suara indahnya
saat Dong Hua memasukinya dengan lembut “Feng Wei, panggil namaku…” sambil
menggoyangkan pinggulnya “Hua Zi gege ah… ah… ah…” Dong Hua “ah…. Feng Wei, aku
mencintaimu… ah… jangan menutupi apapun dariku… sangat nikmat berada di
dalammu…” semakin menaikkan intensitasnya. Huo Feng hanya bisa mengikuti semua
gerakan Dong Hua dengan terus mengeluarkan suara indahnya, hingga mencapai
pelepasan bersama.
Huo Feng merengek “keluarkan…” Dong Hua menggeleng “biarkan
saja di dalam, kau sangat nikmat…” Huo Feng meronta, Dong Hua memeluk erat
tubuh mungilnya “jangan bergerak, kecuali kau menginginkannya lagi… ah Feng
Wei, ini kau yang memintanya… egh… Feng Wei, aku tidak bisa menahannya…”
hasratnya kembali naik membuat Huo Feng menyesal sudah meronta “ah… ha… ah… Hua
Zi gege… sudah… aku lelah… ah…” Dong Hua “sebentar lagi, Feng Wei, ah… Feng
Wei…” mendapat pelepasan kembali dan ambruk di atas tubuh Huo Feng. (jangan
vulgar-vulgar, bahaya g bisa tidur bayangin yang engak engak hihihi !!!)
Dong Hua “sekarang sudah bisa mengatakannya padaku ?” memeluk
Huo Feng dengan kepala di dada yang masih polos. Dong Hua hanya menutup tubuh
mereka dengan sebuah selimut agar Huo Feng tidak kedinginan. Huo Feng “apa yang
mau dikatakan ? bukannya kau sudah mencurigainya !” Dong Hua mengangkat
kepalanya menatap Huo Feng “sejak kapan ?” Huo Feng mengangkat bahu “entah,
mungkin sejak pertama bertemu ! hei, aku sendiri masih bayi saat itu, mana
menyadarinya !” Dong Hua “tapi mereka masih anak-anak !” Huo Feng membuka mata
melihat Dong Hua “bukannya aku juga masih anak-anak ?” Dong Hua cemberut.
__ADS_1