Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 149 - Bertemu kultivasi Hei Ye / Qin Lin


__ADS_3

Di sekitar Desa Huo Mei


sangat panas, banyak gunung berapi dengan kawah yang masih terlihat


letupan-letupan lahar. Berbeda dengan diluar, inti Desa Huo Mei lumayan asri,


dilalui oleh sebuah kali yang besar, langsung menuju ke laut lepas. Yang Guang


“wah disini lumayan, diluar panas didalam sejuk… apa kau sering kemari ?” Huang


Guang “tidak sering, die pernah mengajakku kemari beberapa kali. Ketua Huo dan


die berteman baik. Ayo… aku mengenalkanmu pada temanku…” menarik Yang Guang ke


kediaman paling besar di desa itu.


          “shushu… ini temanku Yang Guang, apa Jing Guang ada ?”


memberi hormat pada seorang pria yang seusia ayahnya “oh ini remaja yang


menggemparkan seantero negri ? panggilan Jing er…” “shushu, selain disini, anda


panggil saja Xiao Guang” pria itu sempat berfikir dan melihat wajah Huang Guang


dan Yang Guang, mengangguk “apa kau menjemput Jing er ?” Huang Guang mengangkat


bahunya acuh tak acuh, Yang Guang tersenyum “ketua, maaf kami mengganggu kenyamanan


anda. Aku Yang Guang…” pria itu tersenyum “tidak perlu sesungkan itu. Huang er


memanggilku shushu, Xiao Guang juga memanggilku shushu saja” “terima kasih


shushu…” “ayo masuk, Jing er akan segera datang…”


          Yang Guang mengerutkan kening “apa kalian bersaudara ? nama


kalian memiliki huruf Guang semua…” Huang Guang “kalau begitu kenapa namamu


Yang Guang ? apa kita bersaudara ?” Yang Guang “waktu aku lahir, matahari


bersinar terang, jadi aku diberi nama Yang Guang…” Huang Guang “ooo… mungkin


sama dengan kami. Saat aku lahir ada cahaya kuning yang terang dan cahaya


jingga saat kelahiran Jing Guang. Nama kamipun diambil dari cahaya warna saat


itu” Yang Guang membulatkan mulutnya.


          “hmm… secepat ini sudah ketemu Qin Lin…” yang bicara adalah


You Zun. Gun Gun “ayi, apa ada sesuatu ?” You Zun menggeleng “karena dulu


menjadi Hei Ye, membuatnya menjadi satu-satunya jiwa hewan yang berani


menunjukkan perasaannya dan sangat dekat dengan Huo Feng. Hmm… entah apa yang


akan terjadi dalam kultivasi ini !” Long Nu “ayi, kultivasi pertama ini untuk


membantu energi yang mana ?” You Zun “semua akan terkena dampaknya… selama Huo


Feng memastikan kultivasinya lancar, akan ada peningkatan yang baik untuk


kedelapannya.” Hua Zi “Feng Wei sudah menyadari kehadiranku…” dengan senyum bangga.


Semua menatapnya, You Zun “mana mungkin bisa mengelabuinya… bukan hanya dirimu,


kurasa dia juga tahu kami yang sering melihatnya…” Hua Zi mengangguk “Feng Wei


tahu, bahkan bisa menyebut dengan benar, jumlah dewa yang menatapnya…” You Zun

__ADS_1


mengangguk.


          “Fu Qin, Ling Ling mengatakan Niang Qin mengeluarkan


auranya !” Hua ZI mengangguk “secara spontan dalam sesaat, membuat semua


terpana padanya” You Zun “anak dengan aura Kaisar ! sepanjang perjalanan sudah


mendengar desas desusnya” Hua Zi “akan membawa masalah untuknya !” You Zun


“apapun yang terjadi, anda tidak boleh ikut campur… itu adalah salah satu


rintangannya !” Hua Zi “bagaimana Bi Hai Cang Ling ?” You Zun “sangat baik,


semua sangat tenang…” Hua Zi mengangguk.


          “Huang xiong, kau disini…” seorang remaja tampan masuk dan


terpana melihat Yang Guang, ada kilatan pelangi di matanya. “Jing di, sudah


lama tidak bertemu… sini, kukenalkan…” menyadarkan Huo Jing Guang “ini Yang


Guang, panggil sama Xiao Guang… Yang Guang, ini Huo Jing Guang” Jing Guang


segera sadar “eh Yang Guang, jangan mengatakan saat kau lahir ada cahaya juga


!” mengulurkan tangan untuk berjabatan. Yang Guang menerima uluran tangan


sambil tersenyum dan mengangguk.


          “ketua… ketua…” seorang pria berlari masuk “Han shushu, ada


apa ? kenapa sepanik itu ?” Jing Guang menenangkan “tuan muda, sisi timur


meledak lagi…” Jing Guang “cepat panggil ayahku… Huang xiong, Xiao Guang, maaf


tidak bisa menemani kalian…” “Jing di, kami ikut bersamamu…” Yang Guang


ada apa ? kenapa begitu panik ?” Jing Guang “sudah 3 bulan ini, sisi timur


melontarkan lahar panas. Kami mengarahkannya ke kali, hingga air kali membludak


dan membanjiri lahan pertanian… jika tidak segera berhenti, takutnya Desa akan


tenggelam…” Yang Guang mendengarkan dengan seksama.


          Seperti yang diceritakan, 2 gunung sedang melontarkan batu


lahar panas dan lahar panas teruk keluar masuk ke kali. “apa ada yang terluka


?” Jing Guang bertanya pada penduduk sekitar. “Jing Guang, yang terluka sudah


ditempatkan di seberang kali…” “baik, aku akan melihat mereka…” Jing Guang


segera bergegas diikuti Huang Guang. Yang Guang berdiri disana, melihat kearah


kedua gunung yang meletus-letus. “Xiao Guang, dimana Xiao Guang ?” Huang Guang


menyadari ketidak hadiran Yang Guang setelah tiba di tenda pengobatan. Jing


Guang “mungkin masih diluar… harusnya tidak akan ada masalah…” Huang Guang “aku


akan mencarinya…” Jing Guang “tunggu sebentar, aku menemanimu. Die, aku sudah


melihat semuanya, luka mereka semua tidak membahayakan… aku akan menemani Huang


xiong mencari Xiao Guang” “baik, pergilah, hati-hati…” “baik die, ayo…”


meninggalkan tenda pengobatan.

__ADS_1


          “Huang xiong, siapa anak itu ? kau membawanya kemari,


apakah ?” Jing Guang penasaran dengan alasan Huang Guang bersama Yang Guang dan


sudah mencurigai sesuatu. Huang Guang “Jing di, ingat pembicaraan kita di Kuil


Huo Ma ! sudah kukatakan, suatu hari ketika aku menentukan kesetiaanku, baik


kepada tuanku maupun pasanganku, aku akan mengenalkanmu padanya” “Huang xiong…”


Jing di, aku akan menemani Xiao Guang berkelana… kesetiaanku sudah kuberikan


padanya…” Jing Guang “tapi dia hanya anak kecil…” Huang Guang “Jing di, aku


tidak memintamu mengikuti jejakku, aku hanya datang mengenalkannya padamu…


semua terserah padamu…” “apa yang dilakukannya hingga memenangkan kesetiaanmu ?


tidak mungkin hanya karena rumor kecil, kau langsung menentukan pilihanmu kan


!” Huang Guang tersenyum “sebelum adanya kejadian itu, disaat pertama aku


melihatnya, aku sudah yakin padanya !” Jing Guang tampak berfikir.


          “Yang Guang… Xiao Guang, apa yang kau lakukan disini ?”


menemukan Yang Guang yang sedang melamun melihat aliran lahar yang masuk ke


kali “oh, kalian sudah datang…” “Xiao Guang, kau dari tadi disini ?” Yang Guang


mengangguk “ehm… Jing Guang, apa kejadian seperti ini sering terjadi ?” Jing


Guang mengangguk “apa yang kalian lakukan untuk mengatasinya ?” Jing Guang


“setelah keadaan stabil, kami akan menggali jalan yang tertutup untuk


mempersiapkan keadaan selanjutnya. Bebatuan itu biasa di hancurkan dan


dialirkan ke laut agar air kali tidak tumpak ruah.” Yang Guang mengangguk “apa


laut jauh dari sini ?” Jing Guang “sekitar 3km dari perbatasan desa.”


          Yang Guang “bisa kita melihatnya ?” Huang Guang “mau ke


laut ? apa ada sesuatu ?” Yang Guang menggeleng “hanya mau melihatnya…” Huang


Guang “baik, aku akan menemanimu… Jing di, kalau sibuk, kau kembalilah, aku


akan membawa Xiao Guang melihat laut…” Jing Guang yang penasaran pada Yang


Guang “tidak, aku akan menemani kalian, tapi kita berpamitan pada die dan


mengambil kuda…” keduanya saling menatap dan mengangguk.


          Segera ketiganya berpacu ke arah laut. Yang Guang paling


dekat dengan sisi kali, beberapa kali berhenti melihat situasi hingga ke laut.


Jalan air kali ke danau menemui banyak hambatan karena banyaknya bebatuan besar


yang menghalangi. Di mulut kali adalah air terjun yang langsung mengalir ke


laut. Tidak seperti air terjun biasa, air yang mengalir tidak deras dan sangat


banyak bebatuan di laut pinggir tebing. Yang Guang berdiri di atas batu besar


di mulut kali. Cahaya matahari terbenam menyinarinya, membuat tubuh Yang Guang


bercahaya. Kedua remaja yang mengikutinya terpana melihat pemandangan itu dan

__ADS_1


penasaran hal yang difikirkan Yang Guang.


__ADS_2