Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Extra Part 20


__ADS_3

       Huo


Feng menghabiskan harinya bersantai, membaca laporan dan bermain catur. Dengan


rengekan Ling Ling dan Dong Hua, Huo Feng sudah mengembalikan cincin dan


liontin pada kelimanya. Selain itu, Zhe Yan juga mendapat giok sebagai kunci


keluar masuk Yu Zhou Da Lu. Ketujuh kesayangan yang datang, mengacaukan


ketenangan Huo Feng dengan segala rengekan, gerutuan, dan protes, menyebabkan


Huo Feng menghukum ketujuhnya menjadi anak hewan kecil.


       Dong


Hua merangkul Huo Feng “Feng Wei, apa kau tidak lelah ? istirahatlah, besok


akan melatih para jenderal kan !” Huo Feng masih membaca laporannya “Hua Zi


gege lelah, istirahatlah terlebih dahulu… aku masih mau membaca laporan-laporan


ini !” Dong Hua menggeleng “aku akan selalu menemanimu… tubuhmu masih lemah,


jangan memaksakan diri !” Huo Feng menjawab acuh tak acuh “aku sudah terlalu


banyak tidur selama ini. Tubuhku terasa tidak nyaman, tidak ingin tidur”.


       Dong


Hua mengambil laporan Huo Feng, membalikkan tubuh Huo Feng “ada apa ?” Huo Feng


mengerutkan keningnya “Feng Wei, apa yang kau rasakan ? apa kau merasa


kesakitan ? ketidak nyamanan apa yang kau rasakan ?” Dong Hua memberi banyak pertanyaam


yang menjadi kecemasannya. Semenjak Huo Feng bangun, sangat sedikit kata-kata


yang keluar dari bibirnya. Huo Feng juga tidak seperti biasa yang ceria dan


senang bercanda tawa. Huo Feng lebih pendiam, hanya tersenyum melihat gurauan


dan tingkah semua.


       Huo


Feng tersenyum lembut, memegang wajah Dong Hua “aku baik-baik saja, tidak ada


sakit sama sekali, jangan khawatir. Mungkin tidur terlalu lama, saat ini aku


tidak bisa memejamkan mata” Dong Hua “apa yang kau fikirkan ?” Huo Feng


menggeleng “tidak ada, aku hanya mengisi waktu membaca laporan-laporan ini !”


Dong Hua tersenyum usil “hmm… weifu tahu yang bisa membuatmu memejamkan mata !”


Huo Feng semakin mengerutkan kening.


       Dong


Hua tidak menjelaskan, langsung menggendong Huo Feng ke kamar “apa yang mau kau


lakukan ?” Huo Feng membelalakkan matanya melihat Dong Hua. Dong Hua nyengir


“memberi olahraga malam pada Fu Ren, dijamin Fu Ren akan terlelap dengan


nyenyak…” Huo Feng tercengang, tidak dapat mengatakan apapun. Benar saja,


setelah diberi olahraga yang panjang, Huo Feng tertidur kelelahan.


       Keesokan


harinya, Huo Feng sudah terbangun pagi-pagi sekali. Melihat Dong Hua yang masih

__ADS_1


tertidur, Huo Feng mengecup kening Dong Hua dan keluar dari kamar mereka. Huo


Feng tidak menunggu Dong Hua, keluar dari Cai Hong gong menuju lapangan Yu


Ting. Huo Feng duduk di atas singgasananya di satu sisi lapangan Yu Ting


melamun dan menunggu semua datang.


       Dong


Hua yang bangun, terkejut mendengar Huo Feng sudah ke lapangan Yu Ting. Bersama


lainnya, langsung menyusul ke lapangan Yu Ting. Di lapangan Yu Ting, sudah


mulai berkumpul banyak dewa dewi. Ketiga Zun Wang sudah berada di posisinya,


Dong Hua berjalan ke singgasana samping Huo Feng. Dong Hua melihat Huo Feng


yang tidak terganggu dengan hiruk pikuk di sekitarnya, duduk santai dengan


tangan yang menopang kepalanya dengan mata tertutup.


       Semua


saling melihat tapi tidak ada yang naik bertanya pada Huo Feng, menunggunya


membuka mata dan mengeluarkan kata. Lapangan sudah hampir penuh dengan


kehadiran dewa dewi, ketujuh kesayangan juga menempati posisi mereka,


berlawanan arah dengan para jenderal. Gun Gun sudah menjemput yang dari Si Hai


Ba Huang berkumpul bersama mereka.


       Huo


Feng membuka mata, terduduk dengan tegap “mulailah…” meninggalkan satu kata,


berdiri dan masuk ke tengah-tengah lapangan, tanpa menoleh kanan kiri bahkan


mulai maju ke lapangan, berhadapan dengan Huo Feng “Shen Zhu, hari ini sudah


lancang…” Huo Feng tidak membalas kata, mengacungkan pedangnya dengan mata


kosong. Pelatihan segera di mulai, para jenderal maju perlahan, dari hanya 1


menjadi 3 menjadi 5 dan seterusnya.


       Zuo


Zun berbicara dengan Dong Hua “apa ada yang terjadi pada Huo Feng ?” Dong Hua


menggeleng “dari saat dia sadar di Bing Yu Hai, Feng Wei menjadi lebih pendiam


!” Xin Xin memegang Zuo Zun “Long ge, ada apa dengan Niang Qin ?” Zuo Zun


menggeleng “sepertinya ada yang tidak benar pada dirinya… kita amati saja !”


       Huo


Feng menghentakkan semua “keluarkan semua spiritual kalian…” berbicara dingin,


mengibaskan tangan, melindungi semua dalam jiejue pelindung, tersisa 15


jenderal dan Huo Feng di lapangan “mulai…”. Pedang Huo Feng bercahaya pelangi,


aura mengintimidasi dan mencekam, keluar dari tubuhnya. Masing-masing jenderal


mengeluarkan spiritualnya, mengikuti perintah Huo Feng. Huo Feng bertarung


dengan kelima belas jenderalnya, tidak ada apapun di wajahnya. Satu persatu di


pukul mundur oleh Huo Feng, tanpa luka tapi semua muntah darah.

__ADS_1


       Huo


Feng turun kembali ke lapangan, menatap ketujuh kesayangan “giliran kalian !”


menghilangkan jiejue yang melindungi 7 kesayangan. Ketujuhnya langsung berdiri


dan masuk ke lapangan, memberi hormat dan mengeluarkan senjata masing-masing


“Zhu Ren… kami bersamamu…” Huo Feng menggerakkan lehernya, mengusir kepenatan


tubuhnya.


       Segera


tubuh ke delapannya di penuhi aura kekuatan, pertarungan pun di mulai. You Zun


“apa yang terjadi pada Huo Feng ?” Zuo Zun “bersiaplah… setelah ini giliran


kita !” You Zun mengangguk. Xiong Xiong meminta penjelasan “Feng er, ada apa ?”


You Zun “Xiong Xiong, aku tidak tahu apa yang terjadi pada Huo Feng. Sepertinya


dia ingin mencari pelampiasan, kita lihat saja…”


       “kalian


berlima maju !” terdengar suara dingin Huo Feng, tanpa menghentikan


pertarungannya dengan ketujuh kesayangan. Kedua Zun Wang saling melihat dan


mengangguk, mengeluarkan senjata, masuk ke dalam pertempuran, diikuti ketiga


asisten. Lainnya terlindung dalam jiejue Huo Feng, walaupun bisa merasakan aura


kekuatan yang mengerikan tapi tidak terluka olehnya.


       Terlihat


kilatan-kilatan aura yang bertarung di angkasa. Satu persatu dari tujuh


kesayangan di pukul mundur oleh Huo Feng. Gun Gun menghampiri tujuh kesayangan


yang sudah keluar dari pertarungan “Gang Laba, ada apa dengan Niang Qin ?” Gang


Laba “dianxia, Zhu Ren sedang mencari kembali dirinya sendiri” Gun Gun “Niang


Qin kehilangan dirinya !” Gang Laba mengangguk, Shanguang menimpali “Zhu Ren


sedang mencari kembali tujuan hidupnya !”


       Ketujuh


kesayangan mengangkat kepala mereka, melihat pertarungan Huo Feng yang tersisa


bersama kedua Zun Wang. 3 asisten pun sudah dipukul mundur. Cahaya pelangi yang


mengintari Huo Feng semakin terang. Hingga kedua Zun Wang mulai muntah darah,


Huo Feng mengakhiri pertarungan, memukul mundur keduanya. Xin Xin dan Xiong


Xiong segera memapah kedua Zun Wang.


       Huo


Feng tanpa ekspresi, melihat semua dari angkasa. Dong Hua berdiri, menerobos


jiejue, melayang ke samping Huo Feng. Dong Hua mengambil tangan Huo Feng,


membelai wajahnya dan mengarahkan mata Huo Feng menatapnya. Huo Feng menatap


Dong Hua tanpa ekspresi, hanya diam membisu. Dong Hua tersenyum lembut,


mengelap keringat Huo Feng “Feng Wei melakukannya dengan sangat baik… sudah

__ADS_1


lelahkan !”


__ADS_2