Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 127 - Hari-hari mencekam


__ADS_3

Di Yu


Zhou Da Lu, Hua Zi tiap hari ke Bing Yu Hai sejam menemui raga aura Feng Wei


didalam pilar salju. Selain itu, Hua Zi juga giat berlatih di Cai Hong gong,


bertekad menembus tingkat 30 segera. Hua Zi juga menelusuri perpustakaan di Cai


Hong gong, mencoba mencari harapan dan info mengenai Supreme Emperor. Hua Zi


tidak dapat terlelap, hatinya masih sangat sakit. Hua Zi tidak tahu harus


bagaimana, dia tidak dapat bersedih, takut sihir cincin bekerja dan menghapus


ingatannya. Saat tidak dapat menahan kesedihannya, Hua Zi akan ke ruang kerja


Feng Wei, melukis lukisan Feng Wei.


          Dalam 100 hari, tidak ada apapun yang


terjadi selain langit mendung dan hujan fengwei hua yang semakin menipis. Di


hari ke 101, di langit Yu Zhou Da Lu, menampilkan pemandangan gunung salju


abadi dengan 9 matahari diatasnya. Hua Zi melihatnya bersama kedua Zun Wang dan


3 asisten “bukankah itu Zuan Bao Shi Dao ?” “bukankah sudah menghilang dengan


kepergian Shen Zhu ?” “Zuan Bao Shi Dao muncul kembali, Feng Wei…” “Jin Shan,


sepertinya mitos itu benar adanya !” ada senyuman di wajah mereka. Hua Zi


“bagaimana cara pergi ke Zuan Bao Shi Dao ?” Long Jin Shan “kau tidak bisa


kesana !” Hua Zi “kenapa ?” Feng Huo Huang “Di Jun, bahkan kami saja yang sudah


setingkat ini hanya bisa mendekati kaki gunung. Yang lalu kalian kesana berada


dalam perlindungan Huo Feng, kami tidak mampu membuatkan pelindung seperti itu”


Long Jin Shan “Di Jun, jangan terlalu banyak berharap dulu, perhatikan fenomena


ini dengan baik, jika saja ada perubahan”.


          Hua Zi ‘Feng Wei, kumohon padamu,


jangan menghilang… kau sudah memberiku harapan, jangan sekejam itu merampas


kembali harapan itu… Feng Wei, kembalilah, kumohon padamu…’ “Fu Qin… Fu Qin…”


terdengar panggilan dari cincin Hua Zi. Hua Zi segera mengerahkan sihir,


membuka cermin pada cincin “Fu Qin, apa terjadi sesuatu disana ?” Hua Zi


mengkerutkan kening “ada apa ?” Ling Ling “Si Hai Ba Huang disinari cahaya


perlangi yang terang benderang” Hua Zi tersenyum, mengarahkan cermin ke


fenomena di langit “Zuan Bao Shi Dao muncul di langit Yu Zhou Da Lu” Ling Ling


berbinar “apa ini berarti Niang Qin akan kembali ?” Hua Zi tersenyum manis


“Feng Wei akan kembali, aku yakin Feng Wei-ku akan kembali… Feng Wei tidak akan


tega meninggalkanku…” Ling Ling bersorak “yey… Niang Qin kembali… Fu Qin, aku


akan ke Yu Zhou Da Lu” Hua Zi menggeleng “jangan sekarang…” Jin Cheng “Fu Qin,


kami menunggu kabarmu…” Hua Zi mengangguk dan mengakhiri komunikasi.


          Fenomena terjadi selama 7 hari, cahaya


yang menyinarinya berubah sesuai dengan urutan warna pelangi. Saat semua


memupuk harapan, fenomena menghilang, terjadi getaran hebat di Yu Zhou Da Lu.


Long Jin Shan “ada apa ini ?” Feng Huo Huang “Jin Shan, ini…” Long Jin Shan


melihat Feng Huo Huang “ke Bing Yu Hai…” keenamnya segera ke Bing Yu Hai. Di


atas Bing Yu Hai terlihat langit yang menggelap “ada apa ini ? Feng Wei…” petir


turun satu persatu menghantam permata berlian di tengah Bing Yu Hai. Long Jin


Shan “ini tidak mungkin…” Feng Huo Huang “bagaimana ini ? kalau tempat ini


hancur…” Hua Zi cemas “apa yang terjadi ?” Long Jin Shan “Di Jun, apa Huo Feng


pernah memberitahumu inti keberadaan Bing Yu Hai ?” Hua Zi mengangguk. Feng Huo


Huang “seharusnya tidak ada apapun yang bisa menyerang Bing Yu Hai… takutnya petir-petir


ini datang untuk menghancurkan Bing Yu Hai, jika seperti itu…” Qing Yun


“kehancuran alam semesta…” Hua Zi menggeleng “tidak akan, Feng Wei tidak akan


membiarkan itu terjadi…”.


          Feng Huo Huang “sudah sampai disini,


kita tidak dapat berbuat apapun !” Hua Zi “aku ingin ke Zuan Bao Shi Dao… aku


memiliki api abadi dan batu ini, walaupun hanya sekejab, aku ingin melihatnya”

__ADS_1


Long Jin Shan “baiklah… apa kau sudah tahu cara menggunakannya ?” Hua Zi


menggeleng “aku sudah bisa merasakannya !” Feng Huo Huang “Qing Yun, Mei Shang,


Hao Lun, kalian berjaga disini… segera laporkan perubahan apapun yang terjadi…


10 jenderal menjaga ketertiban…” setelah meninggalkan pesan, ketiganya ke Zuan


Bao Shi Dao.


          Di Zuan Bao Shi Dao, mereka menemukan


kondisi mencekam. 9 matahari yang bersinar terang menyinari permata berlian.


Ada lubang merah yang besar, meteor turun menghantam permata berlian dan hancur


dimana-mana. Petir berkekuatan mega petir dengan 6 warna pelangi pun terus


menghantam permata berlian pelangi. Saat mereka tiba, Budha dan Dewi Kwam In


pun sudah berada di angkasa. Budha memberikan jiejue untuk mereka “Budha, ada


apa ini ?” Budha menggeleng “kalian tidak bisa lama, jiejue ini hanya bertahan


15 menit… hanya ada 2 kemungkinan, semesta akan ikut hancur bersama Shen Zhu


atau terlahirnya Supreme Emperor” Feng Huo Huang “kenapa semua ini sampai


menyerang kesini juga !”


          Hua Zi “aku ingin menemaninya, hancur


ataupun terlahir kembali, aku ingin menemaninya !” Long Jin Shan “Di Jun, anda


jangan keras kepala…” Budha “tidak apa, Shao Yang berada disini juga bisa


mengamati yang terjadi pada permata berlian. Jika benar adalah kehancuran


semesta, maka tempat ini yang akan hancur terlebih dahulu.” Feng Huo Huang


“tapi bagaimana Di Jun bisa bertahan disini ?” Budha mengamati “berikan Shao


Yang 1 tingkat energi masing-masing, akan memicu api abadi dalam tubuhnya.


Apapun yang terjadi, pelindung emas dan api abadi Shen Zhu akan melindunginya.


Shao Yang, walaupun ada api abadi, kau paling dekat juga hanya bisa bertahan


500 meter dari kaki gunung” Hua Zi “tidak masalah…” Budha mengangguk, bersama


memberikan masing-masing 1 tingkat energi pada tubuh Hua Zi.


          Budha “Shao Yang, jangan memaksakan


situasi disini… jika sudah sampai mempengaruhi semesta, maka akan ada kekacauan


dimana-mana…” Hua Zi “mengerti…” semua pergi meninggalkan Hua Zi sendiri. Hua


Zi “Feng Wei, aku menemanimu… apapun yang terjadi, aku tidak akan


meninggalkanmu… aku percaya Feng Wei-ku akan mengatasi semuanya… Feng Wei akan


kembali dan mencerahkan semesta ini… Feng Wei, Hua Zi gege menunggumu… tidak


peduli berapa lamapun, aku akan disini menunggumu…”.


          Hua Zi melihat satu persatu mega petir


dan meteor yang menghantam permata berlian. Permata berlian tetap berdiri kokoh


di tempatnya, memancarkan cahaya pelangi yang cemerlang. Serpihan-serpihan


meteor yang hancur beterbangan dan mendarat dimana-mana. Hua Zi memanfaatkan


giok untuk mendekat ke kaki gunung. Hua Zi tetap berlatih dan mencoba mengeluarkan


kekuatan api abadi dari dalam tubuhnya. Berkat pelindung emas, api abadi, dan


energi yang diberikan padanya, Hua Zi berhasil mendekat hingga ke kaki gunung.


Bulan


demi bulan berlalu, tahun pun berganti, petir dan meteor tidak berhenti


menghantam permata berlian. Zuan Bao Shi Dao hancur berantakan, dimana-mana ada


bongkahan meteor. Walaupun demikian, permata berlian pelangi masih belum


tergoyahkan sama sekali, bahkan cahayanya semakin terang. Hua Zi hampir tidak


dapat melihat permata berlian karena ketutupan bongkahan meteor. Hua Zi mulai


kehilangan harapan, sudah hampir 2 tahun dia mengawasi situasi tanpa perubahan.


          Sedangkan di Yu Zhou Da Lu, beberapa


wilayah sudah mulai terdampak. Bing Yu Hai mulai hancur, membuat semua warga


menyimpan ketakutan. Di bawah pantauan kedua Zun Wang, 3 asisten dan 10


jenderal besar, tidak ada yang berani berbuat onar. Ada sedikit pemberontakan


langsung dihancurkan. 3 asisten memastikan ketertiban di Yu Zhou Da Lu,

__ADS_1


sementara ke 10 jenderal menindak.


          Di hari ke – 777, terdapat perubahan


warna pada petir yang menghantam. Sekarang ada 7 warna petir dengan kekuatan


yang lebih besar dari sebelumnya. Hua Zi dan kedua Zun Wang yang melihat ini


mulai memiliki harapan. “Lihat warna petir, sekarang ada 7” Feng Huo Huang


menginfokan. “Jin Shan, Huo Huang, apa ini berarti…” Hua Zi antusias dengan


sedikit senyuman di bibirnya. Kedua Zun Wang mengangguk, Long Jin Shan


melanjutkan “semoga Di Jun, semoga. Kita hanya bisa menunggu. Semoga sesuai harapan.”


Hua Zi menimpali sambil tersenyum dengan mata berkaca-kaca “pasti, itu pasti


Feng Wei, dia akan kembali. Dia tidak akan tega meninggalkanku. Dia akan


kembali.”


          Mulai dari saat itu, mereka semakin


bersemangat menunggu kembalinya Feng Wei. Perubahan cuaca semakin ekstrim tiap


harinya. Bing Yu Hai pun mengeluarkan cahaya lemah yang berubah-ubah setiap


harinya. Di Zuan Bao Shi Dao, mereka bisa melihat petir terus menghantam giok


pelangi. Semua sisi Bing Yu Hai sudah hancur, pilar kristal sudah berserakan.


Tubuh aura sudah berubah menjadi bola aura terkunci didalam pecahan pilar


Kristal salju.


Langit


di atas Bing Yu Hai berubah gelap dan menampilkan lorong hitam yang meluncurkan


petir 7 warna dan meteor. Tiap petir menghantam membuat Yu Zhou Da Lu bergetar.


Pada saat meteor menghantam, tanah bergejolak, keretakan dimana-mana. Banyak


kerusakaan yang terjadi walaupun ada perlindungan kedua Zun Wang. Para jenderal


pun bergantian menyalurkan tenaga mempertahankan pelindung.


Sejak


saat petir berubah 7 warna, petir yang semula berubah menjadi mega petir lebih


hebat tiap harinya. Suaranya memekakkan telinga. Kerusakan Yu Zhou Da Lu makin


parah. Kedua Zun Wang sudah memindahkan penduduk ke tempat terjauh dari Bing Yu


Hai. Sementara Hua Zi di Zuan Bao Shi Dao pun semakin cemas, hantaman petir dan


meteor semakin banyak tiap harinya. Tanah tidak berhenti bergetar, gunung salju


abadi sudah hampir rata oleh bongkahan-bongkahan meteor. Permata berlian


pelangi, sudah mulai tenggelam ketutupan bongkahan meteor.


Mereka


semua memantau dan berharap dalam kecemasan. Tidak ada tanda-tanda perubahan


situasi, sementara kerusakan semakin parah tiap harinya. Situasi ini sudah


berlangsung hampir 1.000 hari. Selain itu, energi mereka semua sudah banyak


terkuras, termasuk Hua Zi yang terus mempertahankan diri berada di Zuan Bao Shi


Dao. Kedua Zun Wang yang melihat tanda-tanda kehancuran di Yu Zhou Da Lu mulai


kehilangan harapan. Kedua Zun Wang menatap giok pelangi di Bing Yu Hai dari


kejauhan ‘Huo Feng, jika ini benar rintangan terakhirmu, cepatlah kembali.


Lebih lama lagi maka semua akan hancur’.


Tepat


1.000 hari, selain petir pelangi yang menyambar giok pelangi, ada petir-petir


kecil yang menyambar hampir seluruh Zuan Bao Shi Dao dan Bing Yu Hai.


Petir-petir kecil itu menghancurkan bongkahan meteor menjadi serpihan. Langit


semakin lama semakin cerah. Lubang hitam semakin lama semakin mengecil. Mega


petir pelangi yang turunpun semakin berkurang.


Perlahan


giok pelangi memancarkan cahaya, membuat aurora pelangi yang indah di langit.


Mega petir berhenti seiring dengan pergantian hari. Kedua Zun Wang, 3 asisten


dan para jenderal menatap perubahan kondisi dengan mata penuh syukur. Mereka


berharap semua kejadian mencekam itu betul-betul sudah berhenti. Para jenderal

__ADS_1


sudah tidak sanggup bertahan lebih lama lagi.


__ADS_2