
Song Xuan Ren dan Bai Xiao
Jiu keluar dari istana memakai pakaian biasa. Xiao Jiu sudah menutup tanda
fengwei hua dikeningnya memakai sebuah hiasan wajah yang menutupi setengah
wajahnya. Sementara Song Xuan Ren mengangkat semua rambutnya dan mengaitnya menjadi
satu. Awalnya Xiao Jiu ingin berdandan pria keluar, tapi ditentang Song Xuan
Ren. Mereka menonton pertunjukan wayang dan bersenang-senang di pasar malam.
Sesuai yang dikatakan, mereka hanya sebentar bersenang-senang dan kembali ke
istana. Song Xuan Ren memeluk Xiao Jiu di ranjang “senang ?” Xiao Jiu
mengangguk antusias “boneka-boneka wayang itu sangat lucu…” dengan senyum
ceria. Song Xuan Ren senang melihat senyum Xiao Jiu, ada kebanggaan tersendiri
melihat senyum manis Xiao Jiu.
Song Xuan Ren “Xiao Jiu, kau harus selalu tersenyum…” Xiao
Jiu mengangguk “Xuan Ren gege, terima kasih untuk hari ini” Song Xuan Ren
mengecup keningnya “Xiao Jiu, dapat membuatmu bahagia adalah kebanggaan buatku…
Xiao Jiu, aku sangat mencintaimu… sejak pertama bertemu denganmu, aku sudah
jatuh cinta padamu… apa kau tahu hatiku begitu takut melihatmu muntah darah dan
tidak sadarkan diri di hadapanku !” Xiao Jiu tersenyum manis “itu hal yang
biasa terjadi semenjak aku kecil… semakin kesini sudah semakin jarang” Song
Xuan Ren mengerutkan kening “hal biasa ?” Xiao Jiu mengangguk “aku terlahir
sebelum waktunya membuatku agak lemah… setelah berlatih, gejala kekacauan
energi sudah jarang terjadi” Song Xuan Ren cemas “apa tidak bisa disembuhkan ?”
Xiao Jiu menggeleng “tabib sudah memeriksa, mengatakan tidak ada apapun pada
tubuhku, energiku sudah stabil… kekacauan energi yang kualami datang pada saat
tubuhku agak melemah, karena sakit atau kondisi lainnya. Saat itu menerima satu
pukulan saat tidak siap, membuatku kambuh”.
Song Xuan Ren “apa ada saat-saat tertentu hal itu terjadi
?” Xiao Jiu menggeleng “selama setahun ini, hanya pada saat di medan perang itu
kembali terjadi” Song Xuan Ren mengangguk “katakan padaku jika merasa tidak
sehat…” Xiao Jiu mengangguk “Fu Ren, kau sangat cantik…” mencium bibirnya dan
dilanjutkan pergumulan mereka.
Pagi-pagi, mereka dibangunkan oleh gedoran pintu dari
dayang yang panik. Ternyata yang mulia Wang Jun terjatuh dan tabib mengatakan
sudah tidak tertolong hanya menyisakan separuh nafas. Song Xuan Ren dan Xiao
Jiu segera berlari ke kediaman Wang Jun. Setelah menyampaikan beberapa kata, Wang
Jun meninggal. Song Xuan Ren diangkat menjadi Wang Jun (Raja) dan Xiao Jiu
menjadi Wang Hou (Ratu). Song Xuan Ren mengumumkan kedukaan untuk 3 tahun di
__ADS_1
seluruh kerajaan. Song Xuan Ying yang melihat Song Xuan Ren menaiki tahta
semakin benci, dengki, dan iri.
Song Xuan Ren membawa Xiao Jiu ke Wang Ling “Xiao Jiu,
perhatikan baik-baik, jangan sampai terluka…” Xiao Jiu tersenyum manis
mengangguk. Song Xuan Ren menjelaskan kembali mengenai Batu Ling Bi dan meminta
Xiao Jiu menyentuhnya. Lain dengan reaksi terdahulu, Batu Ling Bi seakan
memiliki jiwa melayang dan mengitari Xiao Jiu ‘Fu Wang pernah mengatakan Xiao
Jiu lah harta berharga Cheng Yu guo, apa Fu Wang sudah mengetahui hal ini ? ini
reaksi berbeda dengan dulu… apa ini berarti Xiao Jiu berjodoh dengan Batu Ling
Bi atau mungkin saja Xiao Jiu… pemilik Batu Ling Bi’ Song Xuan Ren tercengang
dengan pemikirannya sendiri.
Song Xuan Ren melihat tubuh Xiao Jiu yang memancarkan
cahaya yang sama dengan Batu Ling Bi. Seakan Batu Ling Bi mengirimkan
kekuatannya ke tubuh Xiao Jiu “hmm Batu Ling Bi, ini sangat aneh…” Batu itu
masuk ke genggaman Xiao Jiu dengan sendirinya “aku tidak pernah melihatnya tapi
terasa sangat akrab denganku, seperti pernah memilikinya sebelumnya” Song Xuan
Ren “sepertinya kau berjodoh dengan Batu Ling Bi” Xiao Jiu menaruhnya kembali
“Xuan Ren gege, perangkap yang mau kau buat untuk melindungi Batu ini ?” Song
Xuan Ren mengangguk “dari semenjak Fu Wang membawaku kesini, aku sudah
Song Xuan Ren membawa Xiao Jiu berkeliling “hmm bangunan
ini cukup kokoh, ingin merobohkannya sangat disayangkan…” “tapi ini
satu-satunya cara bisa melindungi Batu Ling Bi lebih baik lagi…” “Xuan Ren
gege, perangkap memang harus diubah… yang disini terlalu lemah… hmm… kita akan
memikirkan satu perangkap istimewa di sini !” Song Xuan Ren tersenyum
mengangguk “ayo kita kembali…” menggandeng Xiao Jiu kembali ke istana. Xiao Jiu
merasa agak aneh di dalam kereta, tepatnya setelah berhubungan dengan Batu Ling
Bi. Batu Ling Bi adalah milik Bai Feng Jiu mengenali energi Bai Xiao Jiu.
Sekarang Batu Ling Bi sudah kehilangan jiwa-jiwa didalamnya jadi kekuatannya
hanya tersisa sedikit, tidak dapat menopang energi Feng Wei yang besar.
Song Xuan Ren yang melihat Xiao Jiu melemah, cemas “Xiao
Jiu, ada apa ? apa merasa tidak sehat ?” Xiao Jiu bersandar di pelukan Song
Xuan Ren “aku juga tidak tahu… rasanya tubuhku tidak nyaman… Xuan Ren gege…”
jatuh tidak sadarkan diri, dari hidungnya keluar darah segar, Song Xuan Ren panik
“Xiao Jiu… Xiao Jiu… segera ke istana, panggil tabib…” memeluk erat Xiao Jiu
“Xiao Jiu, kau tidak boleh bermasalah… aku tidak mengijinkanmu bermasalah… Xiao
Jiu…” sambil menahan darah di hidungnya.
__ADS_1
Tabib merasakan nadi Xiao Jiu yang tidak beraturan “sepertinya
Wang Hou sedang banyak fikiran, nadinya tidak stabil… hamba akan membuatkan
resep…” “bagaimana hidungnya ? kenapa mengeluarkan begitu banyak darah ?” Song
Xuan Ren sangat cemas. “Wang Jun, Wang Hou mungkin terlalu lelah dan terkena
panas yang menyengat membuat lapisan di hidung Wang Hou terluka dan
mengeluarkan darah. Tidak apa-apa hal ini biasa terjadi, hanya biasanya pada
anak-anak, jarang terjadi pada dewasa. Usia Wang Hou masih sangat muda, mungkin
ada perubahan suhu dengan tempat asal menjadikan Wang Hou belum terbiasa”
setelah mendengar penjelasan tabib, Song Xuan Ren lebih tenang.
“Wang Jun…” Xiao Jiu sadar “Xiao Jiu, bagaimana dengamu ?
dimana yang sakit ?” Song Xuan Ren bertanya dengan cemas “agak sedikit pusing…”
“istirahatlah, aku disini… aku menjagamu…” Xiao Jiu mengangguk dan tertidur
kembali. Song Xuan Ren membaca laporan sambil menjaga Xiao Jiu “Xuan Ren gege…”
Xiao Jiu bangun dan melihat hanya ada Song Xuan Ren seorang yang menungguinya.
Song Xuan Ren segera meletakkan laporannya dan memapah Xiao Jiu “bagaimana ?
sudah baikan ? apa lapar ?” Xiao Jiu meggeleng “tidak mau makan…” Song Xuan Ren
tersenyum “kemarilah…” memapah Xiao Jiu ke meja santai. Ada sebuah kotak makan
tertutup “Xuan Ren gege, apa ini ?” “buka dan lihatlah…”.
Xiao Jiu membukanya, wangi ubi bakar menjalan ke hidungnya
“ubi bakar…” ada binar bahagia di wajahnya. Xiao jiu segera mengambilnya dan
membaginya “hmm… manis sekali… Xuan Ren gege, terima kasih… kau yang
membakarnya ?” Song Xuan Ren tersenyum manis mengangguk “suka ?” Xiao Jiu
mengangguk-angguk antusias “makanlah perlahan, hati-hati keselek” memberikan
segelas air. “Bagaimana ? apa masih ada yang sakit ?” Song Xuan Ren khawatir.
Xiao Jiu menggeleng “hmm tidak sakit malah lebih bersemangat… entah kenapa aku
merasa nafasku lebih ringan… apa mungkin pengaruh Batu Ling Bi ?” Song Xuan Ren
“apa yang kau rasakan ?”
Xiao Jiu menjelaskan “cahaya itu seperti mengirim energi ke
tubuhku. Saat di kereta merasa tubuh tidak nyaman seperti ada yang menjalar.
Saat ini sepertinya tubuhku lebih ringan…” Song Xuan Ren “semoga membawa
pengaruh baik untukmu…” Xiao Jiu mengangguk. “betul sekali, Suo Hun Yu adalah
milik Xiao Jiu, pasti bisa membantunya meningkatkan energi…” Zhe Yan berasumsi
“semoga bisa meningkatkan energi Huo Feng” You Zun “ayi, apa yang terjadi jika
energi Niang Qin masih lemah saat kembali ?” Gun Gun mencemaskan Hong Ling. You
Zun “akan tidur untuk waktu yang sangat panjang…” Ling Ling “apa Niang Qin akan
kultivasi lagi ?” Zuo Zun “harusnya tidak… berita Shen Zhu kultivasi sudah
__ADS_1
tersebar, akan sangat berbahaya jika Huo Feng kultivasi sendiri”.