Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 57 - Yuhua Bersama


__ADS_3

Kekuatan terkuat di Si


Hai Ba Huang adalah Dong Hua, menjadikannya lawan terkuat Qing Cang. Di benak


Qing Cang tersimpan sedikit ketakutan, tidak mampu mengalahkan Dong Hua. Hal


ini yang membuatnya memakai kebencian Su Jing dan Zhi He mencelakai Bai Feng


Jiu. Tujuannya adalah untuk mengacaukan konsentrasi Dong Hua Di Jun. Tidak


pernah menyangka, setelah mengetahui wanitanya diserang, malah membuat Dong Hua


mengerahkan semua kemampuannya untuk membinasakannya.


          Setelah merasakan kekuatan Qing Cang, Dong Hua perlahan


menyadari Qing Cang yang merupakan rintangannya ‘Xiao Bai, takutnya aku tidak


bisa pulang lagi… Xiao Bai, aku merindukanmu…’. Kilatan-kilatan cahaya terjadi


di Ruo Shui He Phan. Seiring dengan pertarungan mereka, petir menyambar


dimana-mana, 9 alam langit jatuh. Mo Yuan, Sou Wan, Ye Hua, Bai Qian, Lian


Song, dan Zu Zhe dari Jiu Jong Tian bersama-sama ke Ruo Shui He Phan “9 alam


jatuh, ada apa ini ? Shan Shen mana yang akan yuhua ?” Zhe Yan dan Bai Chen


dari Shi Li Tao Ling, Bai Ce dan Bai Yi dari Qing Qiu, Meng Hao dan Mu Rong


mendatangi Ruo Shui He Phan. Saat mereka sampai, melihat Dong Hua dan Qing Chan


yang sama-sama terluka parah.


          Dong Hua mengerahkan semua kekuatannya yang telah


didapatkannya berkat latihan bersama Feng Jiu selama ini. Qing Cang “Dong Hua


Di Jun, tidak baikkah bersama denganku menguasai Si Hai Ba Huang ? kenapa kau


harus mengorbankan dirimu sendiri ? apa kau sudah tidak memikirkan xiao di


houmu ?” Dong Hua “Qing Cang, jika hari ini aku tidak memusnahkanmu, maka aku


bersalah pada Xiao Bai. Xiao Bai-ku akan selalu mendukung tiap langkahku” Qing


Cang “hahaha apa kau tidak takut, xiao di houmu itu akan dimiliki pria lain


saat kau tidak ada” Dong Hua tersenyum “Qing Cang, jika itu adalah wanitamu


maka kau sudah pasti ditinggalkan. Tapi beda dengan Xiao Baiku, berbeda dengan


semua wanita yang pernah ada. Xiao Bai hanya akan menjadi milikku di kehidupan


manapun” Qing Cang mencibir “setelah membunuhmu, aku akan mencicipi Xiao Baimu


itu…” mendengar kata-kata Qing Cang, emosi Dong Hua naik, tubuhnya diselimuti


aura kekuatan bercahaya ungu yang sangat kuat, pedang Cang He pun bersinar


terang.


          Mendapat latihan dari Feng Jiu, kekuatan Dong Hua berada


setingkat diatas Qing Cang. Disaat Qing Cang goyah, Dong Hua segera menusukkan


pedang Cang He pada dada Qing Cang “hahaha… Dong Hua Di Jun, kau kira begini


sudah bisa memusnahkan…” belum selesai kata-kata Qing Cang, sebuah kilatan


merah, menebas lehernya. Kepala Qing Cang beterbangan di angkasa “siapa kau ?”


Feng Jiu sudah tiba di sisi Dong Hua, memegang pedang Hong Liu Yu “Xiao Bai,


kau sudah datang… apa yang terjadi padamu ?” Dong Hua melihat pakaian Feng Jiu


yang penuh darah. Qing Cang tertawa terbahak-bahak “hahaha ternyata ini adalah


Di Hou hahaha… hari ini yang mulia akan mengantar kalian berdua musnah


bersama”.

__ADS_1


          Feng Jiu tidak mempedulikan lukanya, mengangkat pedang


menunjuk Qing Cang, nyengir “Qing Cang, iblis yang sombong akan lebih cepat


binasa…” Qing Cang tertawa terbahak-bahak “hanya berdasar kekuatan Shan Shen-mu


itu hahaha…” Feng Jiu menatap Dong Hua “ingat ilmu yang kuajarkan padamu ?”


Dong Hua mengangguk, Feng Jiu tersenyum. Dong Hua mencabut pedang Cang He dari


tubuh Qing Cang. Kepala Qing Cang kembali ke tubuhnya tapi tidak bisa menyatu.


Qing Cang berusaha menyatukan tubuh dan kepalanya, tapi selalu terkendala,


terlihat percikan api dari luka di leher dan dadanya. Dong Hua dan Feng Jiu menarikan


ilmu pedang bersama, tampak pedang Cang He dan pedang Hong Liu Yu yang perlahan


menyatu. Dong Hua memeluk Feng Jiu, bersama memegang pedang yang menyatu,


seperti di Fan Yin Gu “sekarang…” terdengar suara Feng Jiu. keduanya bergerak


seirama, membuat gelombang kekuatan yang dasyat menembus tubuh Qing Cang. Tubuh


Qing Cang terbakar dan musnah tak bersisa.


          Setelah menyaksikan Qing Cang musnah, tubuh Feng Jiu


lunglai dan terjatuh. Dong Hua segera memeluknya dan turun ke tanah “Xiao Bai,


bagaimana denganmu ?” Feng Jiu muntah darah dan menggeleng “tidak masalah…”


Dong Hua mengangkat tangan Feng Jiu, mengerahkan sihir pada Ban Xin Liu Li Jie


dan cincin di jarinya, kemudian menarik sesuatu dari dada keduanya. Feng Jiu


tersenyum “Dong Hua…” Dong Hua tersenyum mencium kening Feng Jiu “Xiao Bai,


kita akan bertemu dan bersama kembali…”. Sihir penyatuan membentuk cahaya merah


keemasan membungkus cahaya ungu didalamnya. Feng Jiu tersenyum lembut “Dong


menghilang dalam cahaya merah keemasan. Dong Hua meneteskan air mata “Xiao Bai,


aku juga mencintaimu… tunggu aku, aku akan menemukanmu kembali…” muntah darah


dan terjatuh, menghilang dalam cahaya ungu, diikuti oleh cahaya yang bersatu.


Kedua pedang yang sebelumnya menyatu sudah terpisah dan tergeletak di tempat


kedua pemiliknya yang yuhua.


          Bai Qian menangis tersedu-sedu “Xiao Jiu… Xiao Jiu…” Sou


Wan pun menitikkan air mata “yuhua… Xiao Jiu dan Dong Hua yuhua… Mo Yuan,


bagaimana bisa seperti ini ! bukankah kekuatan Xiao Jiu sangat hebat ?” Mo Yuan


“Wan Wan, kau lihat tadi penampilan Xiao Jiu ! dia sudah terluka sebelum


kemari. Mereka mengerahkan seluruh kemampuan untuk melawan Qing Cang.” Ye Hua


“Qian Qian, maaf… Qng Cang harusnya adalah rintanganku dan da ge, maaf…” Lian


Song “tidak menyangka, terakhir mereka tetap yuhua bersama…” Bai Chen “bagaimana


Xiao Jiu bisa terluka ?” Mo Yuan “Qing Cang mengirim seseorang ke Tai Chen gong


mencelakai Xiao Jiu. sekarang Tai Chen gong masih berada dalam jiejue Xiao Jiu”


Bai Yi “Gun Gun – Ling Ling” bersama kembali ke Jiu Jong Tian. Seiring dengan


perbincangan mereka, turun hujan fengwei hua dan fuling hua di seluruh Si Hai


Ba Huang.


          Gun Gun dan Ling Ling berusaha keluar dari jiejue, tapi


sekuat apapun mereka mencoba tetap tidak berhasil menghancurkan jiejue. Bai Ce


memberi perintah “Gun Gun – Ling Ling hentikan. Redam energi kalian, jangan

__ADS_1


memberi perlawanan, jangan ada yang mengeluarkan energi, keluar satu persatu”


Gun Gun dan Ling Ling segera keluar dari jiejue, diikuti Chong Lin, akhirnya


jiejue hancur “tai lao ye, Niang Qin mana ? mana Fu Qin – Niang Qin ?” Ling


Ling melihat kedua pedang yang dibawa Lian Song “Lian Song shushu, kenapa kau


membawa pedang Fu Qin – Niang Qin ? mana Fu Qin – Niang Qin ?” semua memandang


tidak tega pada kedua anak. Perlahan mereka menceritakan hal yang terjadi pada


kedua anak.


Dalam


sekejab, Gun Gun dan Ling Ling yang masih kecil kehilangan kedua orang tua


mereka. Dengan bantuan keluarga Bai, Gun Gun merawat Ling Ling, menggantikan


sosok ayah dan ibu untuk Ling Ling. Gun Gun membawa Ling Ling berguru ke Mo


Yuan. Semua sangat menyukai Gun Gun yang seperti Dong Hua dan Ling Ling yang


seperti Feng Jiu. Ling Ling melihat semua yang memiliki orang tua, sering


menangis tersedu-sedu pada Gun Gun. Gun Gun tidak menutupi apapun pada Ling


Ling, menceritakan segala yang diketahuinya. Ling Ling dari kecil sudah


mempelajari sejarah prasejarah kepahlawanan Dong Hua Di Jun dan Bai Feng Jiu.


Gun Gun dan Ling Ling menjadikan kedua orang mereka sebagai panutan. Walaupun


masih kecil, mereka sudah memiliki status yang tinggi, selain sebagai pewaris


Tai Chen gong, mereka juga adalah keturunan rubah berekor sembilan, pewaris


Qing Qiu. Qing Qiu mempunyai 3 pewaris, Asiang rubah abu berekor sembilan, Gun


Gun rubah perak berekor sembilan, dan Ling Ling rubah emas berekor sembilan.


Dari kecil, mereka sudah ditempa oleh berbagai guru. Semua hal ini, mereka


sendiri yang menginginkannya, ingin menggantikan ayah ibu mereka menjaga Si Hai


Ba Huang. Di usia Gun Gun 18.000 tahun berhasil menjadi dewa Shan Shen termuda


sepanjang sejarah. Ling Ling menjadi dewi Shan Shen termuda di usia 21.000


tahun setelah Bai Feng Jiu. Pencapaian mereka membuat heboh Si Hai Ba Huang,


bahkan Ali dan Asiang pun tidak dapat menyamai mereka. Gun Gun dan Ling Ling


menerima semua rintangan mereka sendiri, walaupun sangat gigih tapi mereka


selalu ada untuk satu sama lain.


          Bai Ce menobatkan Ling Ling menjadi Qing Qiu Nu Jun di usia


28.000 tahun, sementara Gun Gun mengurus Tai Chen gong. Hal yang paling mereka


senangi adalah ketika berkumpul bersama di perpustakaan Tai Chen gong. Ling


Ling paling suka melihat lukisan-lukisan Dong Hua, mengenal orang tuanya dari


lukisan-lukisan itu. Gun Gun pun menceritakan kisah masing-masing lukisan,


sesuai dengan yang pernah diceritakan Dong Hua padanya. Di usia mereka yang


masih sangat muda, sudah banyak surat perjodohan yang dikirim ke istana Tai


Chen dan Qing Qiu. Kedua kakak beradik ini tidak pernah menggubris satupun


surat, bagi mereka jodoh akan datang dengan sendiri. Mereka ingin seperti kedua


orang tuanya, mendapat pasangan yang benar-benar belahan jiwa mereka, saling mencintai


selamanya. Disaat keluarga mendesak, keduanya akan melarikan diri pergi bermain


bersama.

__ADS_1


__ADS_2