
Sepeninggal Bai Long, Dong Hua
langsung muncul di samping Cai Hong Huo Feng dengan wajah cemberutnya “Feng
Wei…” Cai Hong Huo Feng cekikikaan “wah… wah… Hua Zi gege kesayanganku… kenapa
wajahmu seperti itu, siapa yang mengganggumu ?” memegang kedua pipi Dong Hua
dan memutar-mutarnya. Dong Hua cemberut melihat Cai Hong Huo Feng, menarik dan
memeluknya “aku mencintaimu…” Cai Hong Huo Feng tersenyum “cemburu ?” Dong Hua
mengangguk, Cai Hong Huo Feng melingkarkan tangannya di pinggang Dong Hua “dia
toh bukan jodohku, untuk apa Di Jun-ku yang tampan ini cemburu !”.
Dong Hua melerai pelukan, menatap Cai Hong Huo Feng,
mengingat kata-katanya “Bai Long berjodoh dengan kita tapi bukan sebagai
pasangan !” Cai Hong Huo Feng tersenyum mengangguk. Dong Hua pun tersenyum “kau
sudah tahu… tapi jangan berbicara selembut itu lagi padanya…” merengek. Cai
Hong Huo Feng cekikikan “dia hanya anak kecil bagiku…” Dong Hua merengek “aku
tidak peduli, kau tidak boleh berbicara selembut itu pada siapapun… kau hanya
boleh tersenyum dan berbicara lembut padaku…” Cai Hong Huo Feng tertawa
terbahak-bahak. Dong Hua kesal “Feng Wei… apa yang perlu ditertawakan !
pokoknya kau tidak boleh lagi bicara lembut pada siapapun !”.
Cai Hong Huo Feng “baik… baik… baik… anak tua kecilku…
hihihi…” Dong Hua kembali memeluknya “kemari…” menariknya berbaring “tidurlah…”
Cai Hong Huo Feng tersenyum, masuk ke pelukan Dong Hua dan terlelap. Dong Hua
tersenyum menatapnya ‘yang dikatakan Bai Long benar, aku sangat beruntung
memilikimu… memiliki cintamu…’ memasang jiejue dan tertidur bersama. Xin Xin mencibir “cih… lihatlah… kita
mengkhawatirkannya… mereka malah tertidur…” Lian Song “hmm… itulah yang
dimaksud lalat-lalat pengganggu !” Xiong Xiong “yang penting Niang Qin
bersenang-senang…” Gun Gun “tapi setelah ini, Niang Qin akan semakin terkenal…”
Ling Ling “selama Fu Qin tidak murka saja hahaha,,,”
Lian Song “Ling Ling, Fu Qinmu sudah menunjukkan
taringnya…” Jin Cheng “Dong Hua die sudah menghukum semua yang tadi
dipermainkan Huo Feng niang kultivasi ke alam fana” Ling Ling “wah… gerakan Fu
Qin cepat sekali…” Lian Song “Fu Qin-mu itu bisa menganggap tidak melihat
__ADS_1
apapun didepan matanya, tapi hal terkecil mengenai Huo Feng, tidak ada yang
lolos darinya”. Jin Cheng memeluk Ling Ling “aku juga akan seperti itu, jika
ada yang memandangimu !” Gun Gun tertawa “Ling Ling, kau tidak tahu ulah
suamimu ini…” Ling Ling mengerutkan kening “apa kau tahu bagaimana nasib ketiga
pemuda yang pernah mengikuti kencan butamu ?” Ling Ling menggeleng, Gun Gun tertawa
“suamimu ini sudah membuat ketiganya menjadi mainan Jin Nu Sou hahaha…”.
Ling Ling terkejut dan menatap suaminya yang menampilkan
wajah merajuk padanya “kau ini hihihi…” cekikikan. Jin Cheng tersenyum “kau
milikku, tidak ada yang boleh memiliki pemikiran lain padamu…” Gun Gun memeluk
Long Nu “semoga keluarga kita bisa bahagia seperti ini selamanya !” “haih Long
Nu, akupun berharap seperti itu…” “Gun Gun, tidak apa-apa… semua akan baik-baik
saja !” Long Nu menenangkan. Ling Ling yang mendengar, merasa ada sesuatu yang
salah “gege, ada masalah ?” Gun Gun menggeleng, Long Nu mewakilinya menjawab
“beberapa bulan ini, Gun Gun terkadang bermimpi buruk… Gun Gun sering memanggil
Huo Feng niang didalam mimpinya !”
Ling Ling “gege, apa kau bermimpi Niang Qin tergeletak
dengan wajah pucat tanpa jantung ?” Gun Gun melihat Ling Ling “kau juga
akan dilakukan keduanya. Jika terjadi sesuatu pada Huo Feng niang, seharusnya
Dong Hua die juga mengalaminya !” Jin Cheng “jangan khawatir… aku percaya, Huo
Feng niang akan menepati janjinya apapun yang terjadi” Gun Gun “aku sangat
yakin pada Niang Qin, hanya saja aku sungguh tidak ingin melihat Niang Qin
menderita lagi… selama kelahiran kembalinya, Niang Qin selalu terluka…” Ling
Ling menghela nafas “entah sampai kapan penderitaan Niang Qin akan berakhir…
apa yang bisa kita lakukan untuk meringankan beban penderitaannya ?” Jin Cheng
“Ling Ling, jika ingin membantu, lindungi Dong Hua die dengan baik… selama Dong
Hua die sanggup bertahan, aku yakin Huo Feng niang akan selalu bersamanya !”
Ling Ling menunduk “Jin Cheng, aku pernah berjanji pada
Fu Qin… jika Niang Qin meninggalkannya dan Fu Qin melupakan Niang Qin, Fu Qin
memintaku untuk membunuhnya. Fu Qin tidak ingin hidup di semesta tanpa Niang
Qin” Jin Cheng “Ling Ling, Dong Hua die akan bertahan… selama Dong Hua die
__ADS_1
bertahan, Huo Feng niang akan kembali bersamanya… jika suatu saat hal itu
terjadi, kita hanya perlu melindungi Dong Hua die agar kuat menunggu saat
penyatuannya kembali bersama Huo Feng niang” menenangkan Ling Ling.
Gun Gun “Ling Ling, gege akan terus berjuang agar layak
mendampingi Niang Qin… shifu mengatakan Si Hai Ba Huang kemungkinan akan
menghadapi perang besar dan berganti pemilik… ini mengartikan Fu Qin
kemungkinan akan meninggalkan Si Hai Ba Huang… selama ada Niang Qin, Fu Qin
akan baik-baik saja… kemungkinan Fu Qin akan mengikuti Niang Qin ke Yu Zhou Da
Lu… akupun demikian…” Ling Ling “gege…” Gun Gun melanjutkan “Ling Ling, dari
kecil, semenjak masih di alam fana, gege sudah bertekad menjaga Niang Qin…
sudah lewat sekian lama, gege belum sekalipun melakukan hal itu… gege akan
berusaha lebih keras lagi… gege ingin menjadi salah satu pelindung Niang Qin…”.
Ling Ling “gege, bukankah aku juga seperti itu ! niatku
menyerahkan status Nu jun pada Ching Ching pun karena hal itu… aku tidak bisa
meminta Xin Xin menggantikanku, karena Xin Xin bukanlah rubah ekor sembilan…
aku tidak mau merubah sejarah Qing Qiu…” Jin Cheng “aku akan menemanimu…” Ling
Ling tersenyum lembut mengangguk. Long Nu “Fu Qin sudah mengatakan, Dong Hua
die sudah lama menderita demi Si Hai Ba Huang… ini saatnya Dong Hua die hidup
demi dirinya sendiri” Gun Gun melanjutkan “hidup Fu Qin adalah Niang Qin…” ketiganya
menyetujui ucapan Gun Gun.
Lian Song tersenyum “kalian adalah anak-anak yang baik…
jika saja, 100.000 tahun lalu, ada yang memberitahu padaku ‘Dong Hua akan
memiliki keluarga dan istri yang sangat dicintainya’, aku tidak akan
mempercayainya. Jika tidak melihatnya sendiri, sangat susah mempercayainya.
Sudah banyak kisah percintaan yang kulihat, Ye Hua yang begitu bersusah payah
mendapatkan Bai Qian bahkan kisahku sendiri bersama Zu Zhe. Dari semua cerita
cinta yang paling romantis hingga paling pahit, tidak akan ada yang bisa
menandingi mereka. Aku ingat dulu Dong Hua pernah bertanya ‘apakah cinta itu ?
membuat seseorang rela menyerahkan nyawanya demi seseorang !’ sekarang, dia
sudah merasakannya sendiri. Dong Hua Di Jun – Tian Di Gong Zhu yang tinggi di
__ADS_1
atas langit itu, sudah ditarik turun oleh seekor rubah kecil”. Zu Zhe “sudah,
jangan mengganggu mereka…”.