Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 284 - Mimpi Buruk


__ADS_3

Sepeninggal Bai Long, Dong Hua


langsung muncul di samping Cai Hong Huo Feng dengan wajah cemberutnya “Feng


Wei…” Cai Hong Huo Feng cekikikaan “wah… wah… Hua Zi gege kesayanganku… kenapa


wajahmu seperti itu, siapa yang mengganggumu ?” memegang kedua pipi Dong Hua


dan memutar-mutarnya. Dong Hua cemberut melihat Cai Hong Huo Feng, menarik dan


memeluknya “aku mencintaimu…” Cai Hong Huo Feng tersenyum “cemburu ?” Dong Hua


mengangguk, Cai Hong Huo Feng melingkarkan tangannya di pinggang Dong Hua “dia


toh bukan jodohku, untuk apa Di Jun-ku yang tampan ini cemburu !”.


            Dong Hua melerai pelukan, menatap Cai Hong Huo Feng,


mengingat kata-katanya “Bai Long berjodoh dengan kita tapi bukan sebagai


pasangan !” Cai Hong Huo Feng tersenyum mengangguk. Dong Hua pun tersenyum “kau


sudah tahu… tapi jangan berbicara selembut itu lagi padanya…” merengek. Cai


Hong Huo Feng cekikikan “dia hanya anak kecil bagiku…” Dong Hua merengek “aku


tidak peduli, kau tidak boleh berbicara selembut itu pada siapapun… kau hanya


boleh tersenyum dan berbicara lembut padaku…” Cai Hong Huo Feng tertawa


terbahak-bahak. Dong Hua kesal “Feng Wei… apa yang perlu ditertawakan !


pokoknya kau tidak boleh lagi bicara lembut pada siapapun !”.


            Cai Hong Huo Feng “baik… baik… baik… anak tua kecilku…


hihihi…” Dong Hua kembali memeluknya “kemari…” menariknya berbaring “tidurlah…”


Cai Hong Huo Feng tersenyum, masuk ke pelukan Dong Hua dan terlelap. Dong Hua


tersenyum menatapnya ‘yang dikatakan Bai Long benar, aku sangat beruntung


memilikimu… memiliki cintamu…’ memasang jiejue dan tertidur bersama.  Xin Xin mencibir “cih… lihatlah… kita


mengkhawatirkannya… mereka malah tertidur…” Lian Song “hmm… itulah yang


dimaksud lalat-lalat pengganggu !” Xiong Xiong “yang penting Niang Qin


bersenang-senang…” Gun Gun “tapi setelah ini, Niang Qin akan semakin terkenal…”


Ling Ling “selama Fu Qin tidak murka saja hahaha,,,”


            Lian Song “Ling Ling, Fu Qinmu sudah menunjukkan


taringnya…” Jin Cheng “Dong Hua die sudah menghukum semua yang tadi


dipermainkan Huo Feng niang kultivasi ke alam fana” Ling Ling “wah… gerakan Fu


Qin cepat sekali…” Lian Song “Fu Qin-mu itu bisa menganggap tidak melihat

__ADS_1


apapun didepan matanya, tapi hal terkecil mengenai Huo Feng, tidak ada yang


lolos darinya”. Jin Cheng memeluk Ling Ling “aku juga akan seperti itu, jika


ada yang memandangimu !” Gun Gun tertawa “Ling Ling, kau tidak tahu ulah


suamimu ini…” Ling Ling mengerutkan kening “apa kau tahu bagaimana nasib ketiga


pemuda yang pernah mengikuti kencan butamu ?” Ling Ling menggeleng, Gun Gun tertawa


“suamimu ini sudah membuat ketiganya menjadi mainan Jin Nu Sou hahaha…”.


            Ling Ling terkejut dan menatap suaminya yang menampilkan


wajah merajuk padanya “kau ini hihihi…” cekikikan. Jin Cheng tersenyum “kau


milikku, tidak ada yang boleh memiliki pemikiran lain padamu…” Gun Gun memeluk


Long Nu “semoga keluarga kita bisa bahagia seperti ini selamanya !” “haih Long


Nu, akupun berharap seperti itu…” “Gun Gun, tidak apa-apa… semua akan baik-baik


saja !” Long Nu menenangkan. Ling Ling yang mendengar, merasa ada sesuatu yang


salah “gege, ada masalah ?” Gun Gun menggeleng, Long Nu mewakilinya menjawab


“beberapa bulan ini, Gun Gun terkadang bermimpi buruk… Gun Gun sering memanggil


Huo Feng niang didalam mimpinya !”


            Ling Ling “gege, apa kau bermimpi Niang Qin tergeletak


dengan wajah pucat tanpa jantung ?” Gun Gun melihat Ling Ling “kau juga


akan dilakukan keduanya. Jika terjadi sesuatu pada Huo Feng niang, seharusnya


Dong Hua die juga mengalaminya !” Jin Cheng “jangan khawatir… aku percaya, Huo


Feng niang akan menepati janjinya apapun yang terjadi” Gun Gun “aku sangat


yakin pada Niang Qin, hanya saja aku sungguh tidak ingin melihat Niang Qin


menderita lagi… selama kelahiran kembalinya, Niang Qin selalu terluka…” Ling


Ling menghela nafas “entah sampai kapan penderitaan Niang Qin akan berakhir…


apa yang bisa kita lakukan untuk meringankan beban penderitaannya ?” Jin Cheng


“Ling Ling, jika ingin membantu, lindungi Dong Hua die dengan baik… selama Dong


Hua die sanggup bertahan, aku yakin Huo Feng niang akan selalu bersamanya !”


            Ling Ling menunduk “Jin Cheng, aku pernah berjanji pada


Fu Qin… jika Niang Qin meninggalkannya dan Fu Qin melupakan Niang Qin, Fu Qin


memintaku untuk membunuhnya. Fu Qin tidak ingin hidup di semesta tanpa Niang


Qin” Jin Cheng “Ling Ling, Dong Hua die akan bertahan… selama Dong Hua die

__ADS_1


bertahan, Huo Feng niang akan kembali bersamanya… jika suatu saat hal itu


terjadi, kita hanya perlu melindungi Dong Hua die agar kuat menunggu saat


penyatuannya kembali bersama Huo Feng niang” menenangkan Ling Ling.


            Gun Gun “Ling Ling, gege akan terus berjuang agar layak


mendampingi Niang Qin… shifu mengatakan Si Hai Ba Huang kemungkinan akan


menghadapi perang besar dan berganti pemilik… ini mengartikan Fu Qin


kemungkinan akan meninggalkan Si Hai Ba Huang… selama ada Niang Qin, Fu Qin


akan baik-baik saja… kemungkinan Fu Qin akan mengikuti Niang Qin ke Yu Zhou Da


Lu… akupun demikian…” Ling Ling “gege…” Gun Gun melanjutkan “Ling Ling, dari


kecil, semenjak masih di alam fana, gege sudah bertekad menjaga Niang Qin…


sudah lewat sekian lama, gege belum sekalipun melakukan hal itu… gege akan


berusaha lebih keras lagi… gege ingin menjadi salah satu pelindung Niang Qin…”.


            Ling Ling “gege, bukankah aku juga seperti itu ! niatku


menyerahkan status Nu jun pada Ching Ching pun karena hal itu… aku tidak bisa


meminta Xin Xin menggantikanku, karena Xin Xin bukanlah rubah ekor sembilan…


aku tidak mau merubah sejarah Qing Qiu…” Jin Cheng “aku akan menemanimu…” Ling


Ling tersenyum lembut mengangguk. Long Nu “Fu Qin sudah mengatakan, Dong Hua


die sudah lama menderita demi Si Hai Ba Huang… ini saatnya Dong Hua die hidup


demi dirinya sendiri” Gun Gun melanjutkan “hidup Fu Qin adalah Niang Qin…” ketiganya


menyetujui ucapan Gun Gun.


            Lian Song tersenyum “kalian adalah anak-anak yang baik…


jika saja, 100.000 tahun lalu, ada yang memberitahu padaku ‘Dong Hua akan


memiliki keluarga dan istri yang sangat dicintainya’, aku tidak akan


mempercayainya. Jika tidak melihatnya sendiri, sangat susah mempercayainya.


Sudah banyak kisah percintaan yang kulihat, Ye Hua yang begitu bersusah payah


mendapatkan Bai Qian bahkan kisahku sendiri bersama Zu Zhe. Dari semua cerita


cinta yang paling romantis hingga paling pahit, tidak akan ada yang bisa


menandingi mereka. Aku ingat dulu Dong Hua pernah bertanya ‘apakah cinta itu ?


membuat seseorang rela menyerahkan nyawanya demi seseorang !’ sekarang, dia


sudah merasakannya sendiri. Dong Hua Di Jun – Tian Di Gong Zhu yang tinggi di

__ADS_1


atas langit itu, sudah ditarik turun oleh seekor rubah kecil”. Zu Zhe “sudah,


jangan mengganggu mereka…”.


__ADS_2