Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 51 - Tangga Energi


__ADS_3

Setelah Feng Jiu bangun


dan semua sudah membersihkan diri, mereka makan bersama. Makan paling bahagia


selama mereka berlatih. “Xiao Jiu, apa yang kau rencanakan ? energimu…” Feng


Jiu acuh tak acuh “die die, walaupun sekarang hanya 6 tingkat, sudah sangat


cukup, tenang saja, aku sudah baik-baik saja” Sou Wan “Xiao Jiu, setelah kedua


arena ini, apa latihan selanjutnya ?” Feng Jiu menggeleng “setelah ini akan


mengetes tingkat energi kalian, selanjutnya kalian akan berlatih sendiri, tidak


perlu terus disini. nanti setiap 200 tahun balik berlatih lagi disini sudah


cukup…” Lian Song “tingkat energi ?” Feng Jiu mengangguk “tidak perlu


penasaran, besok akan tahu sendiri…” Gun Gun “Niang Qin, bagaimana dengan Gun


Gun ?” Feng Jiu tersenyum, membelai kepala Gun Gun “Gun Gun, kau masih kecil,


bisa lulus dari kedua arena ini, sudah sangat baik… setelah keluar dari Feng


Huo Cang Ling, Gun Gun ingin belajar dimana ? kembali ke gunung Kun Lun ?” Gun


Gun melihat Mo Yuan yang tersenyum “Gun Gun ingin lanjut di gunung Kun Lun,


tapi Gun Gun juga ingin berlatih bersama Fu Qin Niang Qin. Di Tai Chen gong


juga ada Ling Ling meimei…” berfikir, susah memutuskan. Dong Hua “Gun Gun bisa


belajar semua… Niang Qin sudah mengatakan tiap 200 tahun akan kembali ke Feng


Huo Cang Ling. Tiap 200 tahun, Gun Gun bisa belajar di tempat berbeda” Gun Gun


mengangguk “baik Fu Qin…”


            Xiao Long Nu tidak tenang, Sou Wan menyadarinya “Nu er,


ada apa denganmu ?” Xiao Long Nu melihat Gun Gun sejenak, kemudian menatap Dong


Hua – Feng Jiu “shushu, yiniang, bisakah Long Nu ikut Gun Gun gege saat ke Tai


Chen gong ?” Feng Jiu menatap Xiao Long Nu dan Gun Gun, tersenyum “baik, Long


Nu bisa ikut…” segera binary kebahagiaan muncul di wajah Xiao Long Nu “terima


kasih yiniang…” Bai Qian “wah Xiao Jiu, kau sudah memiliki menantu hahaha…”


Lian Song “wah, Zu Zhe, kita harus cepat berusaha…” Dong Hua mencibir “cih


berusaha ! sebelum berusaha harus menikah dahulu…” Lian Song “segera… segera


menikah… kembali ke Jiu Jong Tian langsung menikah…” Cheng Yu “cih siapa yang


mau menikah denganmu… dasar playboy…” membuat semua tertawa.


            Feng Jiu membawa mereka ke gunung tertinggi di Feng Huo


Cang Ling, masuk dari kaki gunung. Didalamnya terdapat tangga yang sangat


tinggi “Xiao Jiu, apa yang kita lakukan disini ? menuju kemana tangga ini ?”


Bai Chen bertanya dambil mengamati sekeliling. Feng Jiu “xiao shu, hari ini


hanya naik tangga saja… ini ada 34.567 anak tangga… kalian masing-masing


membawa 1 benda naik tangga dan menaruh benda itu dipuncak tangga…” Sou Wan

__ADS_1


“hanya begitu ?” Feng Jiu mengangguk “tidak boleh duduk dan berhenti. Jika


kalian berhenti, ulang kembali dari awal…” Yan Ci Wu “semudah ini ? jangankan


34.567, 50.000 anak tangga pun hanya sekelebat saja…” Feng Jiu nyengir


“benarkah ? kalau kalian berhasil dalam sehari ini, aku akan membuatkan makanan


kesukaan kalian, bagaimana ?” Sou Wan “baik, sepakat…” Meng Hao “Zheng Zhu,


mainan apa lagi ini ?” Feng Jiu tersenyum “hanya naik tangga, tidak ada


permainan… jika kalian sudah siap, mulailah… jika tidak sanggup, kalian bisa


turun beristirahat, tapi setelahnya mulai lagi dari awal” Mu Rong “xiao Di Hou,


ada sesuatu dengan tangga ini kan ?” Feng Jiu “kalian naik saja… aku sudah


membebaskan energi kalian… oh taruh benda yang kalian bawa di tingkat tertinggi


yang bisa kalian capai” semua bersiap.


            Feng Jiu membawa anak-anak berlatih di arena sebelumnya.  Mu Rong “hmm… ada apa dengan tangga ini ?”


Meng Hao “haih Mu Rong, tidak perlu banyak berfikir. Zheng Zhu suruh naik, ya


kita naik saja…” Lian Song “setelah 2 arena latihan, sekarang malah semudah


naik tangga ini saja…” Yan Ci Wu “hanya naik tangga, tidak sampai sehari juga


sudah bisa menyelesaikan tangga ini !” Zhe Yan “Xiao Yan, buktikan saja !”


masing-masing mengambil langkah mereka. Diluar pemikiran mereka, setiap langkah


sangat berat dilalui, ada tekanan yang berbeda di tiap tangga. Semakin tinggi,


semakin kuat tekanan yang dihadapi mereka “ini tangga setan apa ! kenapa begini


menaiki tangga ini” Mo Yuan “Dong Hua, bagaimana denganmu ?” Dong Hua masih


merasa enteng, walau sudah mulai merasakan tekanannya “jika aku tidak salah,


ini adalah ‘Tangga Energi’. Xiao Bai kemarin sudah mengatakan akan mengetes


tingkat energi kita.” Meng Hao “betul sekali, kenapa tidak teringat !” Mu Rong


tersenyum “semua latihan dari Di Hou benar-benar tidak biasa… entah siapa yang


pernah lolos dari semua metode latihan Di Hou” Bai Qian “menurut kalian, Xiao


Jiu bisa sampai ke tingkat mana ?” semua berfikir sambil melangkah


            Setelah mengatur anak-anak latihan, Feng Jiu kembali ke


dalam gua gunung tertinggi “jangan sampai terjatuh…” suaranya menggema di dalam


gua “aku disini, jika kalian membutuhkan bantuan !” Xiao Yan “lao zi tidak


percaya tidak bisa sampai ke tangga teratas…” Feng Jiu “semangat yang bagus,


pertahankan !” duduk meditasi. Setelah melalui 2.000 tangga, sudah ada yang


mulai kesusahan menahan tekanan energi. Feng Jiu bisa merasakan kesusahan


mereka “jangan dipaksakan… kalian bisa beristirahat dan mulai lagi… ingat taruh


benda bawaan kalian di tangga tertinggi yang kalian capai” menasehati. Satu


persatu turun dari tangga, Bai Qian yang paling pertama turun setelah mencapai

__ADS_1


tangga ke 2.855. Diikuti Yan Ci Wu dan Bai Chen, setelahnya Lian Song, Bai Yi,


Ye Hua, Zu Zhe, Sou Wan, Bai Ce, Zhe Yan, Mo Yuan, terakhir Dong Hua. Dong Hua


berhasil hingga tangga ke 7.891, setelahnya Mo Yuan di tangga 6.255, dan


seterusnya.


            Feng Jiu menyiapkan teh untuk semua, duduk di samping


Dong Hua, mengelap keringatnya “bagaimana ?” Dong Hua “hmm… harusnya masih bisa


terus…” Feng Jiu memainkan bibirnya “besok bisa mencoba lagi !” Yan Ci Wu “Xiao


Jiu, tangga apa ini ? kenapa begitu kuat tekanannya ?” Feng Jiu “kalian sudah


mengetahui, ini adalah ‘Tangga Energi’, semakin tinggi tingkat kekuatan kalian,


maka semakin tinggi tangga yang bisa kalian capai.” Lian Song “Di Hou, anda


bisa sampai ke tangga keberapa ?” Feng Jiu tersenyum “kalian tebaklah…” Dong


Hua “Xiao Bai…” Feng Jiu “aku menaruh sebuah permata pelangi, kalian bisa


mencarinya !” Sou Wan “permata pelangi… Dong Hua, kau yang paling jauh, kau


yang cari…” Dong Hua mengangguk. Feng Jiu “kalian masih mau mencoba atau cukup


untuk hari ini ?” Mu Rong “aku mau mencoba sekali lagi !” Feng Jiu mengangguk


“baik… Dong Hua ?” Dong Hua “coba sekali lagi !” Feng Jiu “baik, aku akan


membawa anak-anak kemari… biarkan mereka mencoba juga” tersenyum pada Dong Hua.


Dong Hua membelai kepala Feng Jiu “Fu Ren harus melihat weifu…” Feng Jiu


tersenyum manis “sudah tahu, aku akan segera kembali…” mengecup pipi Dong Hua.


            Sou Wan “Qin Jie, sedang latihan pun, kau tidak lupa


mengumbar kemesraan…”  Dong Hua hanya


melirik. Bai Ce “ayo kita mulai lagi…” segera menaiki tinggi dari tingkat


pertama lagi. Feng Jiu membawa anak-anak “Gun Gun, Ali, Asiang, Long Nu, kalian


juga cobalah… jangan memaksakan diri…” keempatnya mulai menaiki tangga. Dari


keempat anak, Asiang paling pertama turun, diikuti Xiao Long Nu, Ali dan Gun


Gun hanya berbeda 20 anak tangga. Feng Jiu “dengan usia dan kemampuan kalian


saat ini, bisa melewati 200 anak tangga, sudah baik. Jangan kecewa, berlatihlah


dengan baik…” “Siap Niang Qin / Jiejie / Yi niang” Ali “Feng Jiu jiejie, Ali


juga ingin ikut berlatih Gun Gun dan Long Nu di Tai Chen gong” Feng Jiu “baik…


kalian memang perlu belajar dari banyak guru, terutama dari kehidupan… tapi


semua guru hanya membantu kalian, kalian perlu mencari jati diri kalian


sendiri, menciptakan ilmu kalian sendiri” Gun Gun “Niang Qin, bagaimana


menciptakan ilmu sendiri ?” Feng Jiu “hmm… belajar dari pengalaman… Gun Gun,


saat belajar, jangan hanya fokus mempelajari ilmu dari guru, tapi carilah


celahnya… ciptakan ilmu yang bisa menutup celah itu, buat diri sendiri tanpa

__ADS_1


celah. Ingat tidak selamanya kekuatan menang, harus diikuti dengan pemikiran


matang dan akal yang baik” semua mengangguk.


__ADS_2