Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 17 – Kisah Ji Heng


__ADS_3

Sesampai di Jiu Jong


Tian, Dong Hua dan lainnya segera ke air terjun cermin Miao Hua. Dong Hua


berfikir sejenak, kemudian mengarahkan cermin Miao Hua, melihat dari masa


kelahiran Ji Heng. Mo Yuan dan Bai Zhi membuat jiejue, agar tidak ada yang


mengetahui apa yang terjadi didalam jiejue. Cermin Miao Hua menampakkan


sepasang kekasih yang sedang bercanda ria. Wanita itu juga mempunyai pasangan


lain selain kekasihnya, berputar diantara 3 pria. Tidak lama terlihat wanita


itu yang melahirkan bayi perempuan diberi nama Ji Heng. Ayah Ji Heng yang


sebenarnya adalah Nie Mo Jun, ayah yang sama dengan Nie Chu Ying. Semenjak


lahir, Ji Heng sangat dimanjakan terutama oleh kakaknya Su Yang. Sebagai satu-satunya


putri di suku iblis, Ji Heng sangat cerdik dan sangat dielu-elukan kaum iblis.


Ibu Ji Heng adalah Mo Hao, setelah ketahuan berselingkuh dihukum mati oleh Su


Mo Jun (ayah Su Yang). Sebelum dihukum, Mo Hao menyalurkan obsesinya untuk


menjadi wanita no 1 di Si Hai Ba Huang kepada Ji Heng. Mo Hao juga memberitahu


beberapa ide yang bisa membantu Ji Heng menjadi wanita no. 1. Mo Hao pun


memberitahu kekasihnya bahwa Ji Heng adalah anaknya. Semenjak saat itu, kekasih


itu menjaga Ji Heng dan melindunginya dengan sebuah Long Ling. Kekasih itu


adalah Meng Hao yang melindungi Ji Heng dengan Long Ling pemberian Di Jun.


Dengan berdasar masukan Mo Hao, perlindungan Meng Hao, dan obsesinya sendiri,


Ji Heng mulai menyusun strategi.


Semua


terbelalak, Dong Hua melihat seksama. Dari berumur 10.000 tahun, Ji Heng sudah


menjalankan siasatnya, termasuk mempengaruhi Miao Luo. Miao Luo awalnya adalah


putri siluman yang sangat berbakat, tapi tidak mempunyai keinginan untuk


menguasai Si Hai Ba Huang. Miao Luo adalah putri yang bebas dan ramah awalnya,


Ji Heng perlahan mempengaruhinya hingga membunuh kakak kandung Miao Luo. Ji


Heng mengatakan kematian kakak Miao Luo disebabkan oleh Dong Hua Zi Fu Shao Yan


Jun. Inilah yang menjadi penyebab pertarungan selama 2.000 tahun antara Miao


Luo dan Dong Hua. Semua pun menyadari Ji Heng yang merupakan salah satu


penyebab perang 33.000 tahun yang lalu antara Dong Hua dan Miao Luo.


Sesuai


dengan perkataan Feng Jiu sebelumnya, 21.000 tahun yang lalu ada seorang anak


12.000 tahun yang mengendap-ngendap ke suku iblis, sempat melihat Ji Heng yang


sedang memberi makan beberapa hewan berwarna putih, termasuk harimau putih dan


singa salju. Disaat melihat Feng Jiu kecil, Dong Hua tersenyum menitikkan air


mata, keluarga Bai dan lainnya pun tersenyum sedih. 3.000 tahun lalu, Ji Heng


menyuruh harimau putih untuk mencari jalan membebaskan Miao Luo. Kebetulan Feng


Jiu lewat dan menabrak Miao Yi Yuan, jadi menyerang Feng Jiu, untungnya


diselamatkan Dong Hua. Ji Heng juga mempengaruhi Su Yang untuk menjodohkannya


dengan Dong Hua. Dalam penyelamatan di Shi E Lian Hua, Ji Heng dengan bantuan

__ADS_1


Miao Luo berhasil masuk, awalnya ingin meninggalkan kesan baik untuk Dong Hua,


tidak menyangka didahului rubah kecil.


Ji


Heng tidak segan-segan mengorbankan yang lain untuk memuluskan rencananya. Dari


awal hingga pertarungan Xing Guang Jiejue, semua ada campur tangan Ji Heng.


Sudah lama Ji Heng mengincar Dong Hua, mengincar pemilik Si Hai Ba Huang. Ji


Heng juga mengembangbiakkan kumbang Qiu Shui Du dalam skala besar. Sesuai dengan


kata-kata Meng Hao, Ji Heng mempunyai pasukan bayangan peninggalan pengikut Mo


Hao dan sebagian diberikan oleh Su Yang. Saat ini, Ji Heng sedang berusaha


meningkatkan kemampuannya dengan sihir peninggalan Mo Hao, sihir yang diberikan


Miao Luo dan beberapa sihir rahasia yang didapatnya di perpustakaan. Ji Heng


pun berusaha menyerap jiwa iblis dari dalam Suo Hun Yu, tetapi karena


kemampuannya tidak cukup membuatnya  berulang kali gagal menyerap jiwa iblis.


Setelah


lama melihat, akhirnya mereka menemukan yang mereka cari. Ji Heng yang


mengendap-ngendap ke Qing Qiu, sehari sebelum pernikahan. Awalnya Ji Heng akan


menyerang Feng Jiu saat melihatnya berdua Jie Lu, tanpa sengaja mendengar


pembicaraan mereka. Ji Heng pun kembali ke suku iblis setelahnya, menyusun


rencana membunuh Feng Jiu dan langkah selanjutnya. Saat Yan Ci Wu keluar dari


suku iblis ke Qing Qiu, Ji Heng pun mengambil Suo Hun Yu dan mengendap-ngendap


ke Qing Qiu. Melihat Yan Ci Wu dan Jie Lu yang memimpin kaum Biyiniao ke Fan


dengan kemampuan Feng Jiu, sehingga mencari saat yang tepat untuk menusuknya.


Sebelum Ji Heng menusuk Feng Jiu, dia sudah memperhatikan raut wajah Feng Jiu


yang mulai memucat setelah mengeluarkan banyak energi. Terlihat Yan Ci Wu dan


Jie Lu yang cemas dengan kondisi Feng Jiu sehingga tidak memperhatikan sekitar.


Disaat Feng Jiu goyah dan mengambil semua perhatian itulah, Ji Heng segera maju


dan menusuk Feng Jiu dari belakang hingga menembus dadanya. Ji Heng terluka


parah terkena serangan tiba-tiba Dong Hua, setelah meninggalkan kata, segera


menghilang ke alam fana. Cermin Miao Hua sudah tidak menampakkan apapun lagi


selanjutnya.


            Air mata Dong Hua dan keluarga Bai sudah menetes kembali.


Dong Hua tidak dapat menutupi kesedihannya hingga memegang dadanya, Zhe Yan


segera memeriksanya “Dong Hua, kau tidak bisa begini, kau masih mempunyai Gun


Gun… apa yang akan terjadi pada Gun Gun jika sesuatu terjadi padamu !” Lian


Song “untung Ji Heng tidak mengetahui keberadaan Gun Gun…” semua segera melihat


ke Lian Song. Lian Song salah tingkah “eee… Dong Hua, jadi apa rencanamu ?


mencarinya di alam fana seperti mencari jarum di lautan…” Dong Hua berfikir


“cari keberadaan pasukan bayangan itu…” Yan Ci Wu “wajah es, Xiao Jiu sudah


tidak ada, apakah Ji Heng bisa menguasai Suo Hun Yu ?” Dong Hua tidak menjawab


‘Xiao Bai, apakah jebakanmu untuk Ji Heng masih bekerja ? jika kau masih ada,

__ADS_1


pasti bisa merasakan keberadaan Suo Hun Yu. Jika Ji Heng bisa menyerap semua


jiwa iblis Suo Hun Yu, maka dia akan menjadi ancaman bagi Si Hai Ba Huang. Aku


harus menjaga Gun Gun’ “Zhe Yan, apakah Xiao Bai bisa kembali ?” sambil


menunduk. Zhe Yan saling memandang dengan lainnya “Dong Hua, yang tidak bisa


kita lakukan mungkin bisa dilakukan Xiao Jiu. Dia sangat pintar, kau sendiri


sudah mulai mengetahui kepintarannya. Siapa yang pernah menyangka Xiao Jiu


sudah memberi jalan kembali untuk Meng Hao ! aku percaya pada Xiao Jiu, kau


juga harusnya percaya padanya. Selama ini, tidak ada satupun kata-katanya yang


tidak ditepati. Dia mengatakan akan kembali jadi pasti kembali, kau hanya perlu


menunggunya dengan sabar. Suatu saat, Xiao Jiu akan kembali padamu” walaupun


berbicara meyakinkan Dong Hua, Zhe Yan sendiri tidak yakin pada kata-katanya.


Shan Shen yuhua, kecuali masih menyimpan tubuh ataupun sedikit jiwa, masih bisa


kembali. Tapi saat Feng Jiu yuhua, tubuhnya sudah menjadi cahaya dan


menghilang. Zhe Yan dan lainnya benar-benar tidak bisa memikirkan adanya


kemungkinan Feng Jiu masih bisa kembali hidup. Tapi mereka tidak ada yang


mengatakan hal ini pada Dong Hua, takut Dong Hua kehilangan harapan dan


memutuskan menyusul Feng Jiu.


Dong


Hua berdiri dan berjalan perlahan menuju istana Tai Chen, tidak ada yang


mengikutinya. Semua melihat punggung Dong Hua yang tersirat kesedihan dan


kesepian. Sesampai di gerbang istana Tai Chen, Chong Lin, Ye Qing Ti, dan Gun


Gun sudah menunggunya. Dong Hua terhenti melihat gerbang Tai Chen, matanya


berkaca-kaca. Terakhir kali disini, dia sedang menggandeng Feng Jiu yang tersenyum,


setelah melakukan prosesi pernikahan mereka. Gun Gun dengan mata berkaca-kaca


menghampiri dan menggandeng Dong Hua, menariknya masuk ke kamar dan


membaringkannya “Fu Qin, tidurlah… Gun Gun menemanimu…” Dong Hua menutup mata,


meneteskan air mata dan tertidur. Gun Gun memakaikan selimut dengan baik dan


berbaring disisi Dong Hua “Niang Qin, Gun Gun akan menjaga Fu Qin, bersama


menunggu Niang Qin kembali. Niang Qin, kau harus kembali… Niang Qin, Gun Gun


akan belajar dengan giat, saat Niang Qin kembali, Gun Gun akan menjaga Niang


Qin” meneteskan air mata dan tertidur.


Lian


Song sudah mengabarkan pada semua, berita ‘Di Hou yuhua’. Lian Song, Ye Hua, Mo


Yuan, keluarga Bai, dan Yan Ci Wu mulai mencari keberadaan pasukan bayangan Ji


Heng. Sekali-kali, mereka juga turun kealam fana, mencari keberadaan Ji Heng.


Dong Hua sering ke Fan Yin Gu, melamun dan menunggu disana, disamping itu juga


mengajar kaum Biyiniao. Feng Jiu sudah mengorbankan seluruh kekuatan bahkan


nyawanya untuk membalas budi Meng Shao, jadi Dong Hua sangat menjaga kaum


Biyiniao. Dong Hua tidak mau apa yang diusahakan dan ditinggalkan Feng Jiu


hancur berantakan.

__ADS_1


__ADS_2