
Bab 340 –
Mo Ling Shi masih memberontak “tidak… tidak… aku tidak
mau. Shen Zhu, semua di Yu Zhou Da Lu tahu aku menyukaimu sejak lama. Aku
selalu mengikuti dan menuruti semua peraturan yang anda buat. Anda tidak bisa
seperti ini padaku, walaupun anda tidak menyukaiku.”
Huo
Feng acuh tak acuh “suka adalah masalahmu sendiri. Sebagai salah satu suku di
Yu Zhou Da Lu, sudah seharusnya ikut peraturan”. Para pengawal mulai menarik Mo
Ling Shi turun “tidak… tidak… Cai Hong Huo Feng, semua mengatakan kau tidak
berperasaan… hari ini aku sudah menyaksikannya”. 1 kilatan cahaya ungu
menghantam Mo Ling Shi, yang langsung muntah darah.
Dong
Hua terlihat sudah berdiri, merangkul pinggang Huo Feng dan menatap tajam Mo
Ling Shi. “apa kamu pantas menyebut nama yang mulia ?” Qing Yun sudah berdiri
di depan panggung. “kenapa jika kamu saksikan ? kenapa juga jika tidak
berperasaan ? kau satu sampah mau mengatur yang mulia ?” Huo Feng berdiri
dengan mata menyeramkan memandang tajam Mo Ling Shi. Semua merinding, merasakan
hawa dingin yang bisa membunuh.
Segera
Mo Ling Shi tidak bisa berkata-kata dan diseret turun. Tan Shi Yi sudah dipapah
turun arena dan segera diobati tabib beserta pasangannya. Pertarungan kembali
berlangsung seperti tidak pernah ada kejadian sebelumnya.
Ching
Ching berkomentar “wah… nainai sangat hebat…” Lian Song “sifat Huo Feng jauh
lebih dingin dan menyeramkan daripada Dong Hua” Ling Ling “Niang Qin adalah
yang terbaik…” keempat anak dan kedua cucu memandang Huo Feng dengan mata penuh
kekaguman. Semua sangat bersemangat selama acara.
Pertarungan berlangsung 2 hari dengan hasil :
1. Li Ann Chi
2. Hu Bao Yu
3. Tan Shi Yi
4. Ong Jia Zhen
5. Lu Yu Wen
6. Zhang Jiang Wu
7. Huang Ce Ling
8. Liu Chang Hai
9. Yao Ming Hao
10.Yi Fang Yin
11. Ling Qian Qian
12. Huan An
13. Li Huan Ran
14. Hong Huang Lan
15. Lin Ching Ching
16. Xing Xhing Lan
17. Hun Shao Sheng
__ADS_1
18. Wang Xue Min
19. Yu Wein
20. Ou Fen Fen
21. Xie Che Ming
22. Su Kang Jian
23. Zhang Jun Da
24. Shi Dong Liu
25. Xi Qian Cheng
26. Tan Yi Min
27. Yan Liu Li
28. Li Ming
Di penghujung acara, ke 28 jenderal besar berbaris di
depan keempat Zun Wang, berlutut memberi hormat. You Zun memberi selamat
“selamat kepada 28 jenderal. Tunaikan misi dalam menjaga perdamaian alam
semesta.” Setelahnya, keempat Zun Wang menghilang bersamaan dari lapangan Wu
Xian.
Semua kembali berkumpul di Zuan Ling gong “Dong Hua,
hebat… kau sudah mulai menampilkan diri…” Lian Song menggoda, Dong Hua
“mulutnya terlalu lancang !” dengan cemberut, memeluk Huo Feng. Huo Feng
menggoda “Shen Jun, situasi seperti ini akan sangat banyak dijumpai, bagaimana
?” Dong Hua melihat wajah nakal Huo Feng, mencubit pipinya “kalau begitu, yang
mulia akan mengurungmu di kamar, tidak perlu keluar lagi !” Huo Feng menggosok
pipinya dengan wajah cemberut “kau selalu menindasku !” Dong Hua mengecup
pipinya “terlalu mencintaimu !”
dihindari… selalu akan ada yang tidak dapat menahan dirinya… dijadikan alasan
untuk meminta belas kasihan atau sekedar mendapat simpatik dari Shen Zhu ini…”
Huo Feng acuh tak acuh “kau bukan sama saja !” You Zun cekikikan “tidak
semasyur dirimu hihihi…” Qing Yun “ketiga Zun Wang adalah primadona Yu Zhou Da
Lu, dimana saja akan mendapat perhatian… kami sudah terbiasa dengan hal ini
hihihi…” ketiga asisten cekikikan.
Zuo Zun “tidak hanya kami, sebentar lagi akan banyak
bermunculan pengagum baru… wang zi dan gong zhu sangat menarik perhatian !”
tersenyum melihat ke anak-anak Dong Feng. You Zun “tampaknya sudah ada pengagum
Shen Jun juga, hanya tidak berani dihadapan Shen Zhu ini… kalian jangan
melihatnya manis begini… diluar sifat manisnya, tersimpan Shen Zhu dingin
menyeramkan yang tidak tersentuh oleh apapun hahaha…”
Ling Ling “eh sudah lama tidak melihat 7 kesayangan,
kemana mereka ?” Mei Shang “oh mereka sedang di dunia ilusi, sedang
mempersiapkan diri… sepertinya tidak lama lagi akan menghadapi rintangan…” Xin
Xin “Niang Qin, apa mereka akan menghadapi rintangan bersama Niang Qin ?” Huo
Feng mengangguk “waktu yang sama tapi rintangan berbeda !”
Zuo Zun “Huo Feng, Yao Shi Jie sudah tidak ada
masalah… aku akan berkeliling…” You Zun mengangguk “Huo Feng…” Huo Feng
mengangguk, tersenyum “bersama…” kedua Zun Wang mengangguk. Xin Xin “Niang Qin,
ada apa ?” Mei Shang “gong zhu dianxia, ketiga Zun Wang akan biguang bersama !”
__ADS_1
Zuo Zun “Xin Xin, Huo Feng akan segera menghadapi rintangan terakhir… kami
sudah terbiasa biguang setiap beberapa puluh ribu tahun… sudah lama tertunda…
setelah Huo Feng menyelesaikan rintangan, kami akan biguang bersama…”.
Xin Xin “apa terjadi sesuatu ?” Zuo Zun tersenyum
lembut membelai kepala Xin Xin “tidak ada apapun yang terjadi… setiap dewa dewi
memiliki waktu jenuh mereka sendiri… membutuhkan biguang untuk menyegarkan
kembali raga dan jiwa !” Xiong Xiong “Niang Qin…” You Zun “Xiong Xiong, Niang
Qin-mu setelah menghadapi rintangan, perlu biguang untuk menstabilkan seluruh
energi dan raganya”. Semua mengangguk, mencoba memahami penjelasan dari para
Zun Wang.
Dong Hua membelai kepala Huo Feng “bersama…” Huo Feng
tersenyum lembut, mengangguk. Ada kilatan kekhawatiran di mata kedua Zun Wang
“acara sudah selesai, apa kalian ingin segera kembali ke Si Hai Ba Huang ?”
Ching Ching menatap Huo Feng yang mengangguk padanya “aku akan kembali… nainai
terima kasih…” Huo Feng membelai kepala Ching Ching “lakukan yang terbaik saja,
tidak ada yang dapat menebak hati seseorang… pilihan ada ditangan
masing-masing…” Ching Ching mengangguk “aku sudah tahu nainai… aku akan lebih
memperhatikan…”.
Bai Yi “Huo Feng, setelah ada tanda-tanda menerima
rintangan, minta seseorang menjemput kami !” Huo Feng terkejut “die, tidak
perlu seperti itu !” Bai Chen “perlu, kau gadis nakal masih ingin menutupi
sesuatu dari kami ?” dengan tampang garang. Huo Feng tercengang “xiao shu !”
semua melihat reaksi Huo Feng, mencurigai sesuatu “Niang Qin… ada yang kau
tutupi lagi ?” Ling Ling langsung memasang tampang serius menatap Huo Feng,
diikuti lainnya.
Huo Feng mengerutkan kening, melihat semuanya,
tersenyum menggelengkan kepala “lihatlah dewa dewi kecil ini…” beralih ke kedua
Zun Wang “haih… entah apa yang terjadi, sekarang bahkan hidupku bisa diatur
oleh dewa dewi kecil…” tersenyum mencibir sambil menggelengkan kepala. You Zun
cekikikan “siapa yang menyuruhmu memberikan kasih sayang berlebihan pada mereka
hihihi…” Huo Feng mencibir “bukannya kalian juga menuju kesana !” Zuo Zun
tersenyum menggelengkan kepalanya “semuanya ! dari awal hingga akhir, semua
jatuh ditanganmu !!!” saling menatap ketiga Zun Wang, bersama menatap dewa dewi
lainnya, tertawa terbahak-bahak bersama-sama “benar-benar takdir mempermainkan
hahaha…”
Semua melihat ketiga Zun Wang yang tertawa, berusaha
memahami pengertian diantara mereka. Huo Feng “sudah, tidak perlu memikirkan
apapun dengan kepala kecil kalian… ayo, sebelum kalian kembali, aku akan
membawa kalian berkeliling, bersenang-senang sejenak…” menarik Dong Hua keluar
dari ruangan.
Huo Feng menyiulkan nada dari mulutnya, berbagai macam
hewan bersayap turun di hadapan mereka “naiklah… Hua Zi gege, kau juga naiklah…”
Dong Hua akan mengangkat Huo Feng, ditahan olehnya “aku akan bersama mereka…
tenang saja, aku akan berada di dekatmu…” mengedipkan mata dengan nakalnya.
Dong Hua tersenyum, menggelengkan kepalanya “jangan menjauh dariku…” Huo Feng
__ADS_1
mengangguk, melihat Dong Hua menaiki Juan Feng.