Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 131 - Berakhirnya Fu Shen / Fu Mo


__ADS_3

Hua Zi membawa bayi Feng Wei ke rapat


di aula Jiu Tian. Saat di gerbang, para pengawal bingung bagaimana menghormat


bayi itu. Mereka tidak tahu siapa bayi itu dan tidak ada berita Di Jun memiliki


anak lagi. Hua Zi melihat dingin ke para pengawal “Di Hou”. Pengawal sempat


terpana segera memberi hormat “menyambut Di Jun, Di Hou” diikuti yang lain.


        Hua


Zi menggendong bayi Feng Wei yang terlelap, memberikan selimut yang cukup. Bayi


Feng Wei tidak suka dingin dan aula Jiu Tian lumayan dingin. Hua Zi memeluknya


dengan hati-hati membuat posisi yang nyaman, takut membangunkannya. Setelah


semua berkumpul, rapat pun dimulai, termasuk Yan Ci Wu juga diundang.


        Di


tengah rapat, Fu Mo dan para anteknya dihadapkan di tengah aula. Bayi Feng Wei


bergerak-gerak tak nyaman saat Fu Mo dan para anteknya  memasuki ruangan. Fu Mo dan para anteknya memperhatikan


bayi di pelukan Di Jun. Melihat Di Jun begitu menjaga bayi itu, mereka tahu


bayi itu sangat penting untuk Di Jun. Fu Mo dan para antek terus memperhatikan


bayi itu tidak mendengar tuduhan dan pertanyaan dari peserta rapat lainnya,


perlahan mata mereka memerah.


        Bayi


Feng Wei semakin tak nyaman di pelukan, seperti mencium sesuatu yang salah. Hua


Zi berusaha menenangkan bayi Feng Wei. Sebelumnya bayi Feng Wei tidak pernah


membuat reaksi semacam ini. Tiba-tiba bayi Feng Wei menangis kencang


“oek…oek…oek…” sekelebat cahaya hitam menyerang bayi Feng Wei. Dari tubuh bayi


Feng Wei mengeluarkan pelindung cahaya pelangi, melindungi dirinya dan Hua Zi.


        Hua


Zi yang segera tanggap membuat pembatas mengurung Fu Mo dan para anteknya. Pas


saat muncul pembatas, Fu Mo dan para anteknya meledak menyatu membentuk naga


hitam. Naga hitam itu terkurung dalam pembatas Hua Zi, tidak bisa melarikan


diri. Yang mengikuti rapatpun segera berdiri melihat naga hitam bermata merah


itu. Kalau bukan tangisan bayi memperingati dan gerakan cepat dari Di Jun, saat


ini mungkin mereka sudah mati.


        Pelindung


cahaya pelangipun kembali menghilang ke tubuh bayi. Bayi Feng Wei masih


terisak-isak melihat Hua Zi dengan mata berkaca-kaca. “Sudah tidak apa-apa Feng


Wei, ada Fu Jun disini. Fu Jun akan melindungimu” Hua Zi mengecup kening dan


pipinya, menghapus air mata, dan menimang-nimang menenangkannya. Perlahan bayi


Feng Wei kembali tidur di pelukan Hua Zi. Melihat bayi Feng Wei yang sudah


terlelap di pelukan, Dong Hua tersenyum dan mengecup keningnya.


        Mo


Yuan mendekati naga itu “siapa kamu sebenarnya ? kenapa bisa mempunyai wujud


ayahanda Fu Shen ?” Naga hitam ketawa menyeramkan “hahahahaha… anakku, kamu


masih mengenaliku… aku adalah Fu Shen juga bukan Fu Shen. Siapa Fu Shen, apa


kamu tahu ? hahahahaha…” Mo Yuan menjawab dingin “kamu berbohong, ayahanda Fu


Shen adalah maha dewa agung yang menjaga keamanan Si Hai Ba Huang. Mana mungkin

__ADS_1


kamu adalah Fu Shen!”


Naga hitam tertawa


“hahahahaha… Mo Yuan, Mo Yuan, kamu tidak cukup mengenal ayahandamu itu.


Diawal, memang Fu Shen bertarung demi keamanan Si Hai Ba Huang, tapi lama


kelamaan muncul keinginan egois dihatinya, sisi gelap dirinya. Dia ingin


menguasai seluruh Si Hai Ba Huang. Pada saat dia menyadari sisi gelapnya, dia


berusaha menekan dan menghilangkannya. Itulah sebabnya dia mengangkat Dong Hua


Di Jun sebagai Tian Di Gong Zhu menggantikan dirinya. Sisi gelap itu bertumbuh


semakin besar dalam dirinya. Dong Hua Di Jun, kamu tahu kenapa dulu menghadapi


begitu banyak masalah ? perang dimana-mana, padahal sebelumnya telah diamankan Fu


Shen.”


Hua Zi menatap naga hitam


dengan dingin “apa yang ingin kamu katakan ?” Naga hitam mencibir “kamu pasti


tidak menyangka sebelumnya kan, semua adalah campur tangan Fu Shen. Dia ingin


membunuh dirimu hingga bisa kembali menguasai Si Hai Ba Huang. Sisi gelapnya


sudah bertumbuh begitu besar hingga mengalahkan sisi baiknya. Pada saat dia


musnah, dia mengeluarkan sisi gelapnya bersama seluruh sisa aura kekuatannya.”


Mo Yuan menebak “jadi


kamulah sisi gelap Fu Shen!” Naga hitam mengangguk “yah, akulah sisi gelapnya.


Aku membawa keinginan tergelap hatinya. Selama ini aku selalu berusaha membunuh


Dong Hua Di Jun, menghancurkan Si Hai Ba Huang tapi selalu gagal, terutama


semenjak ada rubah kecil disampingmu (melihat Hua Zi). Sejak saat itu, kamu


Mengetahui kamu yang masuk dalam jerat cinta, aku mencoba berkali-kali melukai


orang yang kamu sayangi. Apa sebenarnya rahasiamu ? Bagaimana kamu bisa lolos


berkali-kali ?”


Hua Zi tersenyum lembut, melihat


bayi Feng Wei, dalam hatinya ‘rubah kecilku tidak pernah meninggalkanku, dialah


pelindungku’. Naga hitam yang melihat Hua Zi menatap bayi dengan penuh kasih


sayang pun murka “Dong Hua Zi Fu Shao Yang Jun, aku akan membunuh bayi itu. Aku


akan melihatmu hancur. Aku akan menguasai Si Hai Ba Huang. Si Hai Ba Huang


adalah milikku”


Hua Zi yang mendengar naga


hitam mengancam bayi Feng Wei pun murka “kamu tidak akan memiliki kesempatan


itu”. Naga hitam “Dong Hua Zi Fu Shao Yang Jun, dengan kemampuanmu belum bisa


membunuhku. Saat di pertempuran kalau bukan wanita ****** itu memakai Suo Hun


Yu datang membantumu, kamu sudah pasti kalah”. Mendengar naga hitam memaki Feng


Wei ‘wanita jalang’, Hua Zi sudah tidak bisa bersabar, sekelebat tangan, naga


hitam terbakar oleh api abadi.


Naga hitam meronta


“bagaimana ? bagaimana kamu bisa memiliki kekuatan ini ?” Hua Zi menjawab


dingin “pelindungku yang memberikannya padaku” naga hitam terbakar hingga jiwa


terdalam, musnah seketika. Dari saat itu sudah tidak ada lagi Fu Shen / Fu Mo.


Mo Yuan dan Ye Hua pun sempat terkejut dengan kemarahan Hua Zi. Semua yang ada

__ADS_1


di aula, melihat musnahnya Fu Shen / Fu Mo.


Ye Hua “Di Jun, bagaimana


dengan sisa prajurit Fu Mo ? mereka sebagian besar adalah Long Ling Zhu dan sisa


pasukan terdahulu” tidak menyebutkan pasukan bayangan. Hua Zi “Long Ling Zhu…”


melihat ke bayi Feng Wei “panggil Xie Gu Cou…” segera Xie Gu Cou menghadap “Di


Jun…” menghormat ke Hua Zi. Hua Zi “Long Ling Zhu, kuliti, raganya masukkan


dalam Ling Shao He. Jika ada jiwa yang tertinggal, turunkan ke alam fana,


selamanya tidak bisa kembali kealam dewa” Xie Gu Cou segera menunduk “menaati


perintah Di Jun”.


Lao Tian Jun “Di Jun, Yuan


Chen dan adik-adiknya ?” Hua Zi “Lao Tian Jun, Yuan Chen dan adik-adiknya juga


membawa kutukan itu tapi sementara tidak akan menginginkan nyawa mereka” melihat


ke Hai Long Wang “Long Wang, Tai Chen gong !” Hai Long Wang segera berdiri


memberi hormat “baik Di Jun…” Hua Zi berdiri, menggendong bayi Feng Wei,


perlahan meninggalkan aula Jiu Tian “mengantar Di Jun Di Hou”.


Hai Long Wang segera


bertamu ke Tai Chen gong, Hua Zi, Ye Hua, dan Mo Yuan sudah menunggunya “Long


Wang, sekarang andalah yang melindungi Yuan Chen dan adik-adiknya ?” Hai Long


Wang mengangguk “mohon Di Jun memberi petunjuk !” Hua Zi “Long Wang, di tubuh


mereka masih membawa darah Zhizhu Wang. Anda pasti sudah pernah melihat mereka


menerima hukuman” Hai Long Wang mengangguk “Di Jun, mereka sudah mengalami hal


itu semenjak lahir, hanya baru menyadarinya setelah kasus Ba She. Apa ada cara


membebaskan mereka ?” Hua Zi melihat bayi Feng Wei “bukan tidak ada cara… hanya


akan sangat menyakitkan untuk mereka. jika ingin mematahkan kutukan tidak


berlanjut ke keturunan selanjutnya”.


Hai Long Wang “Yuan


Sheng…” Hua Zi menggeleng “anak itu sudah bebas… Feng Wei sudah memurnikannya


!” Hai Long Wang “oh Di Hou, dimana beliau ?” Hua Zi tersenyum lembut melihat


bayi Feng Wei. Mo Yuan “Long Wang, bayi ini adalah Di Hou, karena sesuatu hal


membuatnya yuhua dan terlahir kembali” Hai Long Wang mengangguk “apa tidak bisa


memurnikan Yuan Chen dan adik-adiknya ?” Hua Zi menggeleng “anak itu sudah


dimurnikan dari dalam kandungan… keberuntungannya Ba She memasukkan janin


terkutuk itu kedalamnya” Hai Long Wang “jadi apa caranya ?” Hua Zi “sama seperti


Long Ling Zhu lainnya…” Hai Long Wang tercengang “bukankah ini menginginkan


nyawa mereka !” Hua Zi “hanya Ling Shao He yang bisa memurnikan jiwa dan raga


mereka”.


Hai Long Wang berfikir


keras “Di Jun, ini adalah pilihan yang sangat sulit” Hua Zi “yang mulia sudah


memberitahu caranya… menjalankannya atau tidak adalah keputusan Yuan Chen dan


adik-adiknya. Jika mereka tidak menjalankannya, maka kutukan itu akan terus


menurun ke keturunannya. Tidak ada bayi terkutuk kedua yang bisa menyelamatkan


janin berikutnya” Hai Long Wang “baik Di Jun, aku akan membicarakannya dengan


Yuan Chen dan adik-adiknya” Hua Zi mengangguk, Hai Long Wang undur diri.

__ADS_1


__ADS_2