Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Extra Bab 22


__ADS_3

          You Zun memancing pembicaraan


“bagaimana perkembangan tubuhmu 2.000 tahun ini ?” Huo Feng acuh tak acuh


“seperti yang kau lihat.” Zuo Zun “energimu tadi ! berapa banyak energi yang


kau gunakan ?” Huo Feng mengangkat bahunya “energi ringan…” kedua Zun Wang


terkejut “bagaimana peningkatanmu ?” Huo Feng “mengalir dengan sendirinya !”


pernyataan yang membuat kedua Zun Wang menelan ludah dengan susah payah.


          Zuo Zun meneruskan “kenapa tubuhmu


masih sangat lemah ?” Huo Feng acuh tak acuh “apa aku terlihat lemah untukmu ?”


Zuo Zun “nadimu ? jantungmu ?” Huo Feng “akan membaik dengan sendirinya” Dong


Hua “perlu berapa lama lagi ?” Huo Feng mengangkat bahunya, You Zun menghela


nafas “kau ini ! perhatikanlah tubuhmu itu ! banyak yang mengkhawatirkanmu, kau


sendiri acuh tak acuh pada hidupmu !” Huo Feng menghela nafas kasar.


          Dong Hua tersenyum lembut, sambil


membelai kepala Huo Feng “kau adalah hidupku… kau adalah milikku satu-satunya…


bersandarlah padaku… jalan di depan, kita akan selalu bersama menjalaninya… kau


tidak boleh dengan alasan apapun menyingkirkanku… aku tidak memiliki apapun,


hanya sebuah hati yang tulus mencintaimu… Feng Wei, saat kau menjadi Bai Feng


Jiu, kau memberikanku seluruh jantungmu… saat ini, kau pun memberikan jantungmu


padaku… karena kau sudah memberikannya padaku, jantungmu adalah milikku…


walaupun aku yuhua, tidak akan mengembalikannya lagi padamu… jantung dan jiwamu


adalah milikku, demikian juga dirimu… aku menjaga milikku…” tersenyum lembut


pada Huo Feng.


          Huo Feng menatap Dong Hua sesaat dengan


wajah merahnya, bangun dari pangkuan Dong Hua. Huo Feng mengambil kendi arak


baru, membuka, dan langsung meminum arak sekendi sampai tandas. Wajahnya sudah


sangat merah “hei Dong Hua Di Jun, kau bahkan tidak memiliki keyakinan pada


dirimu ! ingin memiliki yang mulia, apa kau pantas !” suara Huo Feng acuh tak


acuh, mengejutkan Dong Hua dan lainnya.


          You Zun berbisik pada Zuo Zun “masih


tidak bisa kah ?” Zuo Zun “kukira dia sudah menerima !” Dong Hua tersenyum


lembut, menghampiri dan memeluk Huo Feng dengan lembut “yah kau benar, aku


tidak yakin pada diriku sendiri… Aku lebih yakin padamu dari pada diriku,


karena aku sudah menyerahkan diriku padamu ! Aku bukan tidak yakin tapi sudah


gagal total. Aku gagal kembali menjadi diriku sendiri sebelum mengenalmu. Aku


gagal menjadi Si Hai Ba Huang – Tian Di Gong Zhu yang tidak berperasaan itu.

__ADS_1


Aku sudah gagal menghadapi rintanganku kehilanganmu. Feng Wei, dari saat kau


masuk dalam hidupku, aku sudah tidak memiliki diriku sendiri lagi.”


          Dong Hua melerai pelukan, menatap


lembut Huo Feng “Feng Wei, yang ada di hadapanmu saat ini adalah Hua Zi


gege-mu. Feng Wei, aku mencintaimu. Feng Wei, aku tahu kau tidak terikat


apapun. Selama ini kau bersama denganku, karena permintaanku dan janji yang kau


berikan padaku. Hati sucimu ini tidak tersentuh apapun.” Sebuah ketukan


menyentil kening Dong Hua “dasar bodoh !” Huo Feng ketus.


          Dong Hua menggosok keningnya dan


mengangguk “pria bodoh…” Huo Feng membelai kepala Dong Hua, berdiri dan


menempelkan kening mereka “pria bodoh…” sambil menutup mata. Nafas dan


mulutnya, semua berbau arak “pria bodoh, tidak ada yang bisa menahan yang mulia


walau ‘janji’ sekalipun. Jiwa dan jantung itu sudah menjadi pemenuhan janji.


Yang mulia ingin berada di manapun terserah yang mulia. Jangan selalu memandang


rendah dirimu pria bodoh… karena sudah yakin padaku maka jangan mengacaukannya.”


          Dong Hua tersenyum lembut, memeluk Huo


Feng dan menaruh kepalanya di dada Huo Feng “tidak mengacaukannya, aku sangat


yakin tidak pernah ragu” Huo Feng mengangguk “jadi Feng Wei, kau lelah ?” Huo


kebawelan kalian, apa yang mulia bisa tidak merasa lelah ?” kedua Zun Wang


tersenyum “Feng Wei, jangan meninggalkanku lagi !” Huo Feng menggeleng “kalian


sangat menyebalkan tapi juga sangat menggemaskan hihihi…” ketiganya ikut


cekikikan, Huo Feng sudah mabuk.


          Dong Hua mengeratkan pelukannya “jika


lelah, bersandarlah padaku !” Huo Feng melerai pelukan dengan mengerutkan


kening “bukankah tadi mengatakan sudah kehilangan dirimu ! ah kau membuatku


pusing !” Dong Hua mengangguk “kau pemilikku… jangan lelah denganku…” Huo Feng


mengangguk “lelah… sangat lelah… begitu lama mengintari semesta ini,


benar-benar melelahkan !”


          Zuo Zun “Huo Feng…” Huo Feng


menggeleng-gelengkan kepalanya “tidak usah memanggilku, kepalaku sakit !” You


Zun mencibir “siapa suruh kau minum begitu banyak !” Huo Feng menunjuk You Zun


“hei bawel, aku mau melakukan apapun terserah aku… siapa kau berani memprotes


yang mulia !” dengan nada tidak senang. You Zun “ya ya kau paling besar, kau


paling hebat…” mengejek dengan mata malas. Huo Feng cekikikan “hihihi kau sudah


tahu tapi masih berani !”

__ADS_1


          Huo Feng terduduk kembali, mengambil 1


kendi arak lagi. Dong Hua menahan “Feng Wei…” Huo Feng menyingkirkan tangan


Dong Hua “hei pria bodoh, ini adalah arakku ! aih bersama kalian tidak


mengasikkan !” Zuo Zun tidak terima “hei… karena menemanimu, aku sudah


meninggalkan istri kecilku…” Huo Feng membalas “siapa yang menyuruhmu kemari ? kau


yang tidak sabar mencicipi arak gratis !” Zuo Zun “bukankah karena


mengkhawatirkanmu !”


          Huo Feng meminum arak lagi “aih untuk


apa mengkhawatirkanku… khawatirkan dirimu sendiri saja, kemampuan tidak


meningkat cih…” You Zun menghela nafas “haih untuk apa kau berdebat dengan


gadis mabuk ini !” Huo Feng menghardik “kau yang mabuk ! aku tidak mabuk… ah


kalian bawel sekali !” terduduk sempoyongan.


          Huo Feng kembali meminum araknya,


kedua Zun Wang menggelengkan kepala melihat tingkahnya. Zuo Zun berbicara santai


“jadi kenapa mabuk-mabukan seperti ini ?” “terlalu kosong…” Huo Feng bersuara


santai tanpa emosi, ketiganya menjadi serius kembali. You Zun menatapnya “ingin


kembali ?” Huo Feng mengangkat wajahnya melihat You Zun sesaat dan menunduk


lagi, memijat pelipisnya “bisa kembali kemana ? ada dan tiada sudah tidak ada


bedanya”


          Zuo Zun “apa yang kau inginkan ?” Huo


Feng menggeleng “apa yang bisa kuinginkan ?” Zuo Zun meneruskan “Huo Feng…” Huo


Feng menggeleng “Feng Wei, bukankah mengatakan akan mendengar kata-kataku !


kita masih belum berkeliling, aku masih ingin melihat semua semesta yang pernah


memiliki sejarahmu” Dong Hua berkata lembut. Feng Wei mengangkat kepala melihat


Dong Hua yang tersenyum lembut padanya “kau sudah mempunyai 3 kepala…”


          Dong Hua memegang tangan Huo Feng yang


menggenggam kendi arak “karena kau sudah mabuk ! kepalamu sakit ?” Huo Feng


mengangguk “sudah cukup minumnya ?” Huo Feng menggeleng “ kau akan sakit kepala


beberapa hari !” Huo Feng cemberut dan mengangguk. Dong Hua tersenyum manis


“aku membopongmu ke Cai Hong gong, bagaimana ?” Huo Feng tersenyum dan mengangguk.


          Dong Hua memegang kendi arak Huo Feng


“bisa berikan padaku ?” Huo Feng cemberut, memberikan kendi araknya pada Dong


Hua “gendong !” Dong Hua mengecup kening Huo Feng “baik… ayo, naiklah !” Huo


Feng naik di belakang Dong Hua, kedua Zun Wang tersenyum dan menggelengkan


kepala. Dong Hua berjalan perlahan, keluar dari Bing Yu Hai.

__ADS_1


__ADS_2