
Zhe Yan segera memeriksa “Dong
Hua baik-baik saja, darahnya…” semua melihatnya. Zuo Zun “dia sudah hampir
menjadi Shan Shen – Yu Zhou Da Lu, ada perubahan pada darah mungkin pengaruh
Huo Feng” Ling Ling “bagaimana Fu Qin sekarang ?” You Zun “lupa… dia sudah
melupakan segalanya…” Gun Gun “Niang Qin…” Ling Ling “aku akan menempatkan
jasad Niang Qin di Wang Sheng Hai” You Zun “jasad…” tampak berfikir, Ling Ling
“ayi, kumohon biarkan jasad Niang Qin disini, aku akan menjaganya dengan baik…”
You Zun menggeleng, menatap Zuo Zun “jiwanya tercabik-cabik, mungkin hanya raga
manusia fana…” You Zun menghela nafas. Ling Ling takut mereka tidak mengizinkan
jasad Cai Hong Huo Feng ditempatkan di Si Hai Ba Huang “ayi, Niang Qin pernah
berjanji pada Fu Qin akan selalu bersamanya. Walau sekarang Fu Qin sudah lupa
tapi dengan menempatkan jasad Niang Qin disini, Niang Qin sudah menepati
janjinya” Zuo Zun “Ling Ling, kau atur saja… kami tidak akan membawa jasadnya
pergi” keempatnya berterima kasih.
Zhe Yan “apa Dong Hua…” “tidak akan mengingat hal apapun
tentang Huo Feng. Sihirnya tidak bisa dipatahkan kecuali oleh Huo Feng sendiri”
Zuo Zun menjelaskan. Ling Ling menempatkan tubuh Cai Hong Huo Feng di peti
kristal, di tempatkan di Wang Sheng Hai. You Zun memberikan mutiara pelangi
yang hanya tersisa 1 untuk mempertahankan jasad Cai Hong Huo Feng. Setelah
mengatur dan melihat semuanya, yang dari Yu Zhou Da Lu semua kembali.
15 hari kemudian, Dong Hua sadar, bingung dengan
keberadaannya “dimana aku ? aduh kepalaku sakit…” keluar dari kamar, berpapasan
dengan Zhe Yan dan Bai Chen yang baru datang untuk memeriksanya “Zhe Yan ?”
“Dong Hua, kau sudah bangun !” “hentikan omong kosong ! dimana ini ? ada apa
denganku ?” Zhe Yan saling melihat dengan Bai Chen “ini Qing Qiu… kau jatuh
tidak sadarkan diri selama 15 hari… bagaimana ? apa yang kau rasakan ?” Dong
Hua “tidak sadarkan diri 15 hari ? kepalaku agak sakit” Zhe Yan memeriksa “tidak
apa, hanya pengaruh kau berbaring terlalu lama. Apa kau masih ingat apa yang
terjadi sebelum kau jatuh tidak sadarkan diri ?” Dong Hua “aku sedang membaca
kitab Dhamma di Tai Chen gong… bagaimana aku bisa ada disini ?” Zhe Yan
menghela nafas “kau jatuh di sini !” Dong Hua “jatuh ? yang mulia permisi…”
langsung berjalan keluar, kembali ke Tai Chen gong.
“Chong Lin…” “Di Jun…” “Chong Lin, bagaimana yang mulia
bisa berada di Qing Qiu ?” sebelumnya semua sudah tahu ingatan Dong Hua yang
sudah hilang “Di Jun, saat anda membaca, mengatakan ingin keluar
__ADS_1
berjalan-jalan… selanjutnya hamba mendapat kabar, anda terjatuh di Qing Qiu.
Ada apa Di Jun ?” “tidak masalah… aku ingin berendam, tidak ada apapun, jangan
menggangguku” “baik Di Jun…” Dong Hua berendam, kembali menjadi Dong Hua yang
sebelumnya. Tidak bisa mendapat jawaban yang benar, Dong Hua tidak membuang
waktu untuk memikirkannya.
Dong
Hua memanggil Lian Song untuk bermain catur “wah Dong Hua, kenapa hari ini kau
ada waktu memanggilku untuk bermain catur denganmu ?” Dong Hua ketus “kurangi
omong kosong… Chong Lin mengatakan san dianxia sangat sibuk akhir-akhir ini !”
Lian Song “aku ? aku bisa sibuk apa ! hanya membantu Jin Lan mempersiapkan
pernikahannya” Dong Hua “Jin Lan sudah menemukan pasangan yang tepat…” Lian
Song mengangguk “aku juga tidak tahu kenapa anak itu tiba-tiba menerima
perjodohannya !” Dong Hua “kau kalah !” Lian Song “wah… aku tidak melihat…
ulang sekali lagi !” Dong Hua “kenapa penyakit lamamu tidak sembuh-sembuh ?”
Lian Song cekikikan “hanya sekali lagi saja ya !” bermain lagi dan Lian Song
kalah lagi.
Lian
Song “haih setelah Jin Lan menikah, aku akan sering kesini bermain catur
denganmu” Dong Hua “tidak menerima tamu…” dengan mata yang dimainkan usil. Lian
setidaknya kau masih memiliki Cheng Yu menemanimu…” Dong Hua melanjutkan hari
dengan membaca kitab. Pernikahan Jin Lan dan Li Meng berlangsung sederhana,
atas permintaan Jin Lan. Semua berkumpul kembali kecuali Cai Hong Huo Feng dan
yang dari Yu Zhou Da Lu. Dong Hua “Gun Gun, apa yang kau lakukan akhir-akhir ini
? tidak kembali ke Tai Chen gong” Dong Hua mengingat Gun Gun, Ling Ling, Xin
Xin, Xiong Xiong sebagai anak angkatnya “Fu Qin, Ling Ling sedang mempersiapkan
Ching Ching, jadi kami menemaninya ! ada apa Fu Qin ?” Dong Hua menggeleng.
Melihat
semuanya sudah berkeluarga dan bahagia, Dong Hua merasa kesepian. Setelah
memberi selamat, Dong Hua berjalan-jalan sendiri ke air terjun cermin Miao Hua.
Dong Hua membaca kitab Dhamma dengan tenang dan tertidur sejenak disana, hingga
bangun dan kembali ke Tai Chen gong. Hidup Dong Hua kembali hampa dan usil,
masih berkutat dengan ikan asam manis. Sekarang mempunyai kebiasaan baru,
mencoba mencampur-campurkan ramuan. Sudah banyak korban yang merasakan
ramuannya yang lebih tidak dapat dimakan dibanding ikan asam manis buatannya
dulu. Zhe Yan “Dong Hua, sebenarnya ramuan apa yang ingin kau buat ?” Dong Hua
__ADS_1
memainkan bibirnya “kau yang beritahu padaku… ramuan apa ini !” memaksa Zhe Yan
meminumnya, sampai Zhe Yan muntah berhari-hari.
Di Qing
Qiu, Ling Ling gelisah membuat Jin Cheng dan Gun Gun mencemaskannya “Ling Ling,
ada apa ?” “gege, Fu Qin pernah membuatku berjanji. Jika suatu saat Niang Qin
meninggalkannya dan Fu Qin melupakan Niang Qin. Fu Qin memintaku membunuhnya.
Fu Qin ingin mengikuti Niang Qin pergi !” Gun Gun menghela nafas “Ling Ling, Fu
Qin sekarang sudah tidak mengingat Niang Qin sama sekali. Lagipula, Niang Qin
ada disini, tidak meninggalkan Fu Qin… kita sudah memastikan Niang Qin Fu Qin
selalu bersama. Janjimu itu sudah tidak perlu kau fikirkan lagi ! Fu Qin
sekarang sudah bahagia dengan caranya sendiri” Ling Ling “bisakah seperti ini !
janjiku ?” Jin Cheng “Ling Ling, jika sekarang kau pergi membunuh Dong Hua die.
Dong Hua die malah akan membunuhmu, kemampuannya diatas kita… belum lagi api
abadi dan pelindung emas, kau bahkan tidak bisa mendekatinya”
Ling
Ling “akhirnya kisah cinta mereka berakhir tragis… Niang Qin…” Jin Cheng
“walaupun seperti ini, tapi mereka pernah sangat bahagia. Dong Hua die tidak
ingat tapi kita mengingat semuanya. Huo Feng niang, akan selalu hidup dalam
ingatan dan hati kita” Ling Ling “Fu Qin tidak mau melupakan Niang Qin…” Gun
Gun “Ling Ling, apa kau tidak melihat Fu Qin sekarang ? dia sangat santai, bebas,
dan bahagia…” Ling Ling “jangan lupa usil… ramuannya sudah membuat banyak dewa
dewi sekarat, termasuk Zhe Yan…” semua cekikikan “Fu Qin tidak berbakat masak…
selain membuat ubi bakar kesukaan Niang Qin… Ikan asam manis pun yang dibuatnya,
jika bersama Niang Qin masih layak makan. Jika buat sendiri, akan memakan
korban hahaha”
Gun Gun
“Ling Ling, gege akan kembali ke Feng Huo Cang Ling, bagaimana denganmu ? Xiong
Xiong dan Xin Xin akan ikut denganku” Ling Ling “gege, kita bergantian saja…
aku tidak mau meninggalkan Niang Qin… aku akan berlatih di Qing Qiu…” Gun Gun
“baiklah, kita bergantian… terus terang, aku juga tidak mau meninggalkan Niang
Qin… aku sudah berjanji akan terus meningkat pada Niang Qin, jadi aku akan
terus belajar dengan giat” Ling Ling “aku juga… aku akan terus belajar… aku
akan menjaga Yu Zhou Da Lu” mengangguk bersama-sama. Jin Cheng “semenjak Huo
Feng niang pergi, Huo Huang ayi dan Jin Shan shushu sudah tidak pernah kemari…
ketujuh kesayangan juga !” Ling Ling “entah apa yang terjadi ! gege, apa kita
__ADS_1
perlu ke Yu Zhou Da Lu ?” Gun Gun menggeleng “untuk saat ini tidak… setelah
dari Feng Huo Cang Ling, aku akan menyempatkan diri ke Yu Zhou Da Lu”.